CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
MALAM YANG PANAS 2


__ADS_3

WARNING!!! 21+🔥🔥


Christy menjalankan aksinya. ia mendatangi Celin dan Felly yang sedang berbincang-bincang dengan teman-teman mereka sambil membawa minuman yang sudah ia campurkan dengan obat perangsang itu.


"Ini minuman untuk kalian. dan Celin, ini minuman untuk mu" ucap Christy.


"Terima kasih" ucap mereka bersama.


Christy hanya mengangguk. mereka pun bersulang dan meminum minuman yang Christy berikan tadi. mata Christy terus menatap ke arah Jerry dan juga Lyvia. ia tersenyum licik.


"Aku penasaran dengan reaksi mu saat tau, bahwa teman ku lah yang akan tidur dengan kekasih mu. dasar nenek lampir" ucap Christy dalam hati.


"Hei, kau. kemari lah" ucap Christy. memanggil seorang pelayan yang sedang mengantar minuman. pelayan itu pun segera datang pada Christy. lalu ia segera mengambil minuman itu dari baki. "Kau tunggu disini" ucap Christy. pelayan itu hanya mengangguk.


Christy diam-diam memasukkan obat perangsang itu ke dalam minuman yang ia ambil barusan, tanpa sepengetahuan siapapun.


"Ini. kau berikan minuman ini pada pria yang memakai jas warna merah maroon itu. yang sedang duduk dengan kekasih nya, ingat kau berikan dengan pria itu bukan wanita nya" ucap Christy. pelayan itu mengangguk. "Pergilah, aku akan membayar Mu nanti" ucap Christy. pelayan itu pergi ke arah dimana Jerry dan Lyvia duduk.


"Ini minuman nya Tuan Nyonya" ucap pelayan itu memberikan minuman pada Jerry dan Lyvia. pelayan itu segera pergi dari sana, meninggal Jerry dan Lyvia.


"Sayang, kau tunggu di sini sebentar" ucap Lyvia.


"Kau ingin kemana" ucap Jerry.


"Aku ingin ke toilet sebentar" ucap Lyvia. Jerry habis mengangguk. segera Lyvia pergi ke toilet, tanpa rasa curiga.


"Kenapa badan ku terasa panas ya" ucap Celin. pada ketiga teman nya.


"Panas bagaimana. di dalam ruangan ini sudah ada ac" ucap Hellen.


"Tubuh ku terasa panas" ucap Celin.


Sementara Jerry yang ada di sana pun merasakan hal yang sama seperti Celin. tubuh nya juga terasa panas.


"Sial. siapa yang berani memberikan obat sialan ini padaku" ucap Jerry. ia segera bangkit berdiri untuk mencari kekasih nya.


"Celin, kau ikut aku. aku akan mengantarkan mu, untuk mendinginkan tubuh mu" ucap Christy. Celin tanpa curiga pun mengangguk dan mengikuti Christy.


Jerry pergi mencari kekasih nya di toilet. namun ia tidak menemukan di mana keberadaan Lyvia.


"Dimana dia" ucap Jerry.

__ADS_1


Jerry pergi dari toilet itu dan menuju lift. ia masuk kedalam lift itu. saat lift itu akan tertutup ada tangan yang menahannya.


"Christy, untuk apa kita ke sini" ucap Celin.


"Aku akan mengantar mu ke kamar hotel. agar kau bisa mendinginkan tubuh mu" ucap Christy. "Celin, aku harus ke toilet dulu sebentar. ini kartu kamar nya. kau pergilah dulu, nanti aku akan menyusul" ucap Christy. Celin pun mengangguk dan mengambil kartu itu dari tangan Christy. lalu Christy pergi meninggalkan Jerry dan Celin.


Selama di dalam lift itu Jerry dan Celin terus saja gelisah. karena tubuh mereka semakin panas.


"Apa yang ingin kau lakukan Celin" ucap Jerry. saat melihat Celin ingin melepaskan resleting gaunnya.


"Panas Jer" ucap Celin.


"Kenapa kita bisa sama seperti ini" ucap Jerry.


"Aku juga tidak tau" ucap Celin.


"Celin jangan di buka" ucap Jerry. menahan tangan Celin.


"Tapi ini sangat panas Jer. aku tidak tahan lagi" ucap Celin gelisah. saat Jerry ingin menjawab pintu lift itu terbuka.


"Kita akan melakukan nya di kamar hotel" ucap Jerry. ia langsung menarik tangan Celin dan mengambil kartu itu dari tangan Celin.


Keduanya berjalan ke arah ranjang tanpa melepaskan ciuman mereka. Jerry membaringkan tubuh Celin di atas ranjang dengan pelan dan ia merangkak di atas tubuh polos Celin. Jerry terus ******* bibir Celin dengan buas begitupun dengan Celin. jari lentik Celin menyentuh otot-otot perut Jerry. begitupun dengan Jerry, ia meraba-raba inti Celin. membuat Celin geli, tangan Jerry naik ke atas dan menyentuh buah dada Celin, ia meremas nya membuat Celin mengeluarkan desahannya.


"Jer, sekarang. aku sudah tidak tahan" ucap Celin.


Jerry pun menurut. ia mengarahkan pusaka nya ke inti Celin. sedikit susah memang, karena milik Celin begitu sempit. ini adalah yang pertama untuk Celin. namun Jerry tidak menyerah, ia terus menghentak-hentakkan pinggulnya hingga.....


Jleb!


Pusakanya masuk ke inti Celin dengan sempurna, membuat Celin meringis kesakitan dan juga mendesah secara bersamaan. darah suci milik Celin mulai keluar. tapi mereka seolah tak mempedulikan nya. yang terpenting hasrat mereka tertuntaskan. Jerry seolah lupa bahwa saat ini ia memiliki seorang kekasih.


"Ah. Jer lebih cepat" ucap Celin mendesah.


Jerry pun mempercepat ritme gerakan nya. ia menghentak-hentakkan pinggulnya dengan begitu cepat. Celin terus mendesah dengan nikmat.


"Ah, ah, ah. iya seperti itu Jer" ucap Celin masih mendesah.


Jerry yang mendengar suara desahan Celin semakin mempercepat ritme nya. Celin terus mendesah dan mencengangkan lengan kekar Jerry.


Lama keduanya menuntaskan hastrat mereka akibat obat perangsang itu. mereka terus melakukan nya berkali-kali sampai efek obat itu hilang. mereka pun juga tidak tau bahwa pesta yang mereka hadiri itu telah usai. keduanya mengerang bersama saat mereka mencapai puncaknya. Jerry ambruk di atas tubuh Celin, nafas mereka tesenggal-senggal.

__ADS_1


Setelah itu Jerry mencium kening Celin, dan merebahkan tubuh nya di samping Celin. karena kelelahan keduanya pun langsung terlelap. mereka tidur sambil berpelukan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


kurang hot gak? kurang hot gak? kurang hot lah masa gak🤣

__ADS_1


__ADS_2