
Saat sudah tiba di mansion Abraham. Yezy langsung masuk ke dalam mansion mewah itu. ia melihat seluruh keluarga nya yang sedang duduk di meja makan untuk sarapan.
"Yezy, kau datang nak. kemarilah, kita sarapan bersama" ucap Emi. bangkit dari duduk nya dan menghampiri Yezy. ia membawa Yezy sarapan bersama mereka. wanita itu pun duduk di kursi yang masih kosong dengan wajahnya yang datar.
"Apa kau tidak ingin menceritakan apa masalah mu" ucap Jaemin pada putri nya.
"Tidak" ucap Yezy singkat.
"Jika ada masalah, ceritakan pada kami. jangan memendam nya sendiri" ucap Edward.
"Apa kau sedang putus cinta" celetuk Richo. membuat Maria yang berada di samping nya menyenggol lengan nya agar tidak ikut campur. Yezy hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Richo.
"Bukan putus lagi, tapi hancur berkeping-keping" ucap Yezy dingin.
"Sudah, tidak usah memaksa nya jika dia tidak ingin menceritakan masalahnya" ucap Alex. ikut menimpali. "Lebih baik, kita lanjutkan saja sarapan kita" ucap Alex lagi. mereka pun kembali melanjutkan sarapan mereka yang sempat tertunda tadi.
Saat mereka sudah selesai sarapan. Emi, Jaemin, dan juga Edward sedang bersiap-siap untuk mengantarkan Yezy ke bandara pribadi milik keluarga Moorey.
"Yezy, aku pasti akan selalu merindukan mu" ucap Yeon. memeluk kembaran nya itu.
"Aku juga pasti akan selalu merindukan mu Yeon" ucap Yezy. membalas pelukan Yeon. "Aku akan datang kesini lagi nanti. tapi aku tidak tau, kapan" ucap Yezy lagi. melepaskan pelukan nya dengan Yezy. ia melangkahkan kakinya menghampiri Kenaya dan Abraham yang sedang menggendong kedua anak mereka.
"Aunty pergi dulu. maaf, jika aunty tidak hadir saat kalian di lahirkan tadi" ucap Yezy. mencium kedua keponakan nya itu.
"Semoga kau selalu bahagia Yezy. apapun masalah mu, semoga cepat selesai" ucap Kenaya. Yezy menganggukkan kepalanya.
"Iya kakak ipar. Terima kasih karena selama aku di sini kakak ipar selalu menemani ku" ucap Yezy. Kenaya hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Aku pergi dulu, sampai jumpa" ucap Yezy. setelah berpamitan pada semuanya. ia pun segera melangkahkan kakinya keluar dari mansion Abraham, bersama Emi, Jaemin dan juga Edward.
Saat sudah tiba di bandara pribadi keluarga Moorey, mereka pun segera keluar dari mobil. Yezy kembali berpamitan pada Emi, Jaemin dan juga Edward.
"Eomma dan appa pasti akan segera pulang ke korea. kau tunggu saja kami disana" ucap Emi. memeluk putri nya. Yezy menganggukkan kepalanya, ia beralih memeluk Jaemin dan juga Edward. setelah itu dia pergi melangkahkan kakinya menuju ke pesawat pribadi keluarga nya yang sudah siap mengantarkan ia kembali ke Korea.
Semoga kau selalu bahagia Yezy. ucap Emi. dalam hati. saat melihat pesawat yang di naiki Yezy sudah terbang.
...*****...
__ADS_1
Tiga bulan kemudian.....
Saat ini kandungan Celin sudah menginjak sembilan bulan. beberapa hari ini ia selalu merasakan perut nya yang begitu sakit. seperti saat ini, dirinya yang masih tidur terbangun karena merasa sakit di perut nya. saat ini jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari waktu setempat. Celin membangunkan Jerry yang masih terlelap dengan tubuh nya yang masih polos seperti dirinya, dan mereka hanya di tutupi oleh selimut tebal saja. karena tadi, beberapa jam yang lalu mereka sempat melakukan kegiatan panas mereka.
"Sayang, bangun" ucap Celin. menggoyang-goyangkan tubuh Jerry. Jerry hanya bergumam. membuat Celin mendengus kesal. "Iisshh, Sayang bangun. perut ku sakit" ucap Celin lagi. memukul lengan Jerry. membuat Jerry terkejut dan langsung terbangun.
"Ada apa Sayang" ucap Jerry. ia bangun dan duduk di atas ranjang.
"Perut ku sakit" ucap Celin. sambil memegang perut nya yang begitu sakit. "Aaww, Sayang sakit" ucap Celin lagi, meringis. seketika Jerry menjadi panik saat melihat istrinya yang meringis seperti itu.
"Tunggu sebentar Sayang, aku ambil pakaian kita dulu" ucap Jerry. bergegas ia turun dari ranjang, dan memungut pakaian nya dan Celin yang masih berserakan di bawah. setelah Jerry memakai pakaian nya ia kembali mendekati Celin dan membantu Celin memakai pakaian nya. "Ayo kita ke rumah sakit sekarang" ucap Jerry. ia segera memapah Celin dan mengambil perlengkapan bayi mereka yang sudah di siapkan jauh-jauh hari tadi.
Saat sudah berada di lantai satu, Jerry langsung membawa Celin ke mobil. Celin semakin meringis saat sakit di perut nya semakin menjadi. saat sudah berada di dalam mobil, Jerry langsung melanjukan mobilnya menuju ke rumah sakit.
"Sayang, sakit nya semakin menjadi. aaww" ucap Celin kembali meringis.
"Tahan sebentar Sayang" ucap Jerry. berusaha fokus untuk menyetir mobilnya. sebenarnya ia ingin menyuruh sopir mereka yang mengantarkan mereka ke rumah sakit. tapi karena ini sudah larut malam, para pekerja di mansion nya sudah tidur semua.
Ah sial! dia lupa membawa ponsel nya. padahal tadi dia berniat ingin menghubungi Mommy nya untuk datang ke rumah sakit. Jerry melihat ke samping, dimana istrinya masih saja meringis kesakitan.
"Sakit, sakit sekali. huh! huh!" ucap Celin. dengan nafasnya yang mulai tersenggal-senggal.
"Iya Sayang, tahan sebentar ya" ucap Jerry. mengelus rambut istrinya dengan satu tangan nya.
Tak berapa lama, mereka pun tiba di rumah sakit. Jerry membantu Celin untuk keluar dari mobil. mereka segera melangkahkan kaki mereka, masuk kedalam rumah sakit itu.
"Tolong, istri saya ingin melahirkan" ucap Jerry. pada seorang suster yang ada di sana. suster itu pun segera membantu Jerry memapah Celin untuk membawa nya ke ruangan dokter kandungan.
"Dokter, ada pasien yang ingin melahirkan" ucap suster itu. saat mereka sudah tiba di ruangan dokter kandungan itu.
"Oh Nona Celin, coba sini saya periksa, sudah pembukaan berapa" ucap dokter kandungan itu, yang bernama Anna. dokter kandungan Celin. Jerry segera membaringkan Celin di ranjang pasien yang berada di sana. di bantu oleh dokter Anna dan suster itu. "Wah, sudah pembukaan enam. cepat sekali. tolong siapkan ruangan persalinan nya" ucap dokter Anna lagi pada suster itu. suster itu pun menganggukkan kepalanya dan melangkahkan kakinya keluar dari sana untuk menyiapkan ruangan persalinan.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
sorry guys, malam ini aku lagi ada acara keluarga. jadi up nya sampai sini dulu yaa. lanjut besok.