CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
PRIA SEWAAN JERRY (YEON & JACK)


__ADS_3

Hari ini Yeon sedang bersiap-siap untuk menemui pria yang di sewa Jerry untuk nya. tepat nya, untuk membuat Jack cemburu. tadi malam, Jerry menghubungi nya bahwa hari ini mereka akan bertemu di kafe X yang ada di negara itu. Yeon keluar dari kamar nya bersamaan dengan Yezy.


"Kau akan menemui pria itu hari ini" ucap Yezy. bertanya pada Yeon. Yeon pun menganggukkan kepalanya. keduanya berjalan ka arah lift untuk turun ke bawah. "Apa kau yakin uncle Jack akan cemburu" ucap Yezy lagi. saat mereka sudah berada di dalam lift.


"Tidak ada salahnya mencoba" ucap Yeon.


"Huh! terserah mu saja" ucap Yezy.


Saat pintu lift sudah terbuka, mereka keluar dari lift dan segera keluar dari kediaman Moorey. keduanya menuju mobil mereka masing-masing. Yeon akan pergi ke kafe X untuk bertemu dengan pria yang di sewa oleh Jerry. sementara Yezy, ia akan pergi berbelanja bersama dengan teman-teman nya yang ada di Paris. Yeon langsung melajukan mobilnya, keluar dari gerasi di kediaman Moorey dan menuju ke kafe X.


Setelah 45 menit. akhirnya Yeon tiba di kafe tersebut. ia memikirkan mobilnya. setelah memikirkan mobilnya, Yeon turun dari mobil dan masuk kedalam kafe itu. ia mengedarkan pandangan nya ke seluruh arah. hingga matanya melihat Jerry dan Celin sedang bermesraan di salah satu meja yang ada di kafe itu. Yeon memutar bola matanya malas. Abraham dan Jerry itu memang sama, tidak tau tempat jika ingin bermesraan. Yeon segera mendatangi Jerry dan Celin yang masih sibuk bermesraan itu dengan wajah kesal nya.


"Sopan kah seperti itu di depan orang yang masih jomblo" ucap Yeon. saat melihat Jerry dan Celin main kecup-kecup manja. ia duduk depan suami istri yang kurang akhlak itu dengan wajah kesal.


"Bilang saja kau iri, iyakan" ucap Jerry. ia kembali mengecup bibir istri nya itu. membuat Yeon bertambah kesal.


"Makanya Yeon, cepat cari pasangan. biar kau tidak sendiri lagi. biar kau bisa seperti kami. iyakan Sayang" ucap Celin. ia dan Jerry masih saja sibuk bermesraan tanpa memikirkan orang yang masih jomblo di depan mereka. Yeon semakin kesal di buatnya. iya, Yeon tau dia masih jomblo. tapi, sopan kah jika mereka bermesraan di depan orang yang masih jomblo.


"Ck! kak, sudahlah. tidak sopan bermesraan seperti itu di orang yang masih jomblo" ucap Yeon kesal. Jerry dan Celin pun menghentikan aksi bermesraan mereka itu dan menatap ke arah Yeon.


"Ck! yasudahlah. nanti kita lanjutkan di rumah lagi ya Sayang" ucap Jerry. kembali mengecup bibir istrinya. sengaja, biar Yeon tambah kesal. "Eheem" Jerry bedehem terlebih dahulu. sebelum melanjutkan ucapan nya.


"Seperti yang ku katakan padamu tadi malam di ponsel, aku sudah menyiapkan pria untukmu. tapi, jika kau dan dia saling jatuh cinta. itu bukan urusan ku, malah itu lebih bagus menurut ku. kau tidak perlu lagi memikirkan si Jack itu" ucap Jerry.


"Langsung saja pada intinya kak, aku tidak suka berbelit-belit" ucap Yeon.


"Sabar sedikit. kau ini tidak sabaran sekali" ucap Jerry.


"Cepat katakan, dimana pria itu" ucap Yeon.


"Mungkin dia masih di dalam perjalanan. kita tunggu saja" ucap Jerry.


"Ku pikir dia ikut bersama kakak dan kak Celin" ucap Yeon.


"Sabar sedikit Yeon. anak sabar di sayang Tuhan" ucap Celin.


"Ya, ya, ya. aku akan menunnggu nya" ucap Yeon.


Sambil menunggu pria sewaan Jerry datang ketiganya berbincang-bincang. terkadang Jerry dan Celin membuat Yeon kesal, karena mereka kembali bermesraan di depan nya. hingga suara seorang pria menghentikan obrolan mereka.

__ADS_1


"Maaf kak, aku telat" ucap pria itu. saat berada di dekat meja mereka.


"Tidak apa-apa. silahkan duduk" ucap Jerry. pria itu pun duduk di samping Yeon. ia tersenyum ke arah Yeon. Yeon pun membalas senyuman nya.


"Kita saja siang saja dulu" ucap Celin. mereka pun mengangguk.


Segera mereka memesan makanan untuk makan siang mereka. sambil menunggu pesanan mereka datang. mereka berbincang-bincang. saat pesanan mereka sudah datang. mereka pun langsung menyantap makanan mereka.


"Apa kau ingin membantu nya untuk membuat pria yang ia sukai itu cemburu" ucap Jerry. saat mereka sudah menyelesaikan makan siang mereka. ia bertanya pada pria itu dan menunjuk Yeon dengan dagunya.


"Tentu saja kak" ucap pria itu. ia menatap ke arah Yeon dan mengulurkan tangan nya pada Yeon. "Siapa namamu" ucap pria itu.


"Yeon" ucap Yeon. membalas uluran tangan pria itu.


"Aku Gerald" ucap pria itu. yang bernama Gerald. Yeon dan Gerald pun segera melepaskan uluran tangan mereka.


"Oke, karena kalian sudah saling mengenal. maka kita bisa menjalankan misi kita. tapi, jika kalian saling jatuh cinta juga tidak masalah" ucap Jerry. Yeon dan Gerald tersipu malu mendengar ucapan Jerry. "Kata Abraham, dia akan menemui klien nya di sini besok lusa. dan aku sudah memberitahu nya tentang rencana mu. dia akan datang kesini bersama Jack. jadi, tugas kalian hanya pura-pura bermesraan di depan mereka saja. kau bisa tanyakan pada kakak mu mengenai jam nya" ucap Jerry lagi. Yeon mengangguk paham.


"Tapi, ingat Yeon. kau jangan langsung luluh begitu saja nanti, jika Jack benar-benar cemburu" ucap Celin.


"Benar, kau harus mengacuhkan nya" ucap Jerry.


"Biarkan saja dia mengejar mu dulu selama satu minggu, dua minggu, satu bulan, atau dua bulan. kalau perlu sampai aku dan Kenaya melahirkan" ucap Celin. seperti nya pasangan suami istri itu sedang mencuci otak Yeon.


"Itu terlalu lama Sayang" ucap Jerry.


"Kalau begitu sebulan saja" ucap Celin. "Ah, terserah mu saja lah Yeon. ingin berapa lama, yang penting kau jangan cepat luluh" ucap Celin lagi. Yeon menganggukkan kepalanya.


"Siap kak" ucap Yeon.


"Gerald kau harus membantu Yeon. Oke" ucap Celin.


"Siap kak" ucap Gerald.


"Kak, apa kalian sudah lama mengenal Gerald. kenapa kalian terlihat akrab sekali" ucap Yeon.


"Oh, Gerald ini adik sepupu ku. Jerry sengaja menyewa nya untuk mu. agar dia tidak mengeluarkan uang nya untuk menyewa orang lain" ucap Celin. "Kalau Gerald kan gratis saja" ucap Celin lagi.


"Sudah, sudah. ayo kita pulang sekarang" ucap Jerry. bangkit berdiri.

__ADS_1


"Ck! dasar pelit" ucap Yeon. Jerry tak menggubris ucapan Yeon. ia menarik tangan istrinya dan mereka segera keluar dari kafe itu. meninggalkan Yeon dan Gerald saja.


"Apa kau akan langsung pulang" ucap Gerald.


"Bagaimana jika kita pergi jalan-jalan saja" ucap Yeon.


"Ide yang bagus" ucap Gerald. "Yasudah, ayo" ucap Gerald. mereka pun segera keluar dari kafe itu untuk jalan-jalan.


Jam tujuh malam waktu setempat. Gerald mengantarkan Yeon pulang ke kediaman Moorey. saat mereka memasuki gerbang yang menjulang tinggi itu. bersamaan dengan mobil Abraham yang juga masuk. Abraham turun dari mobil nya. dan melihat ke arah mobil Gerald. ia mengerutkan keningnya saat melihat adik sepupu nya itu turun dari mobil Gerald.


"Yeon, kau dari mana. dimana mobil mu" ucap Abraham.


"Aku habis jalan-jalan bersama dengan Gerald. dan mobil ku sedang dalam perjalanan. anak buah Gerald yang membawa nya" ucap Yeon.


"Oh, seperti itu" ucap Abraham santai. ia kan sudah tau rencana Yeon dari Jerry. jadi ia santai saja. ia juga sudah tau kalau Gerald itu adik sepupu nya Celin. hanya dia pura-pura saja tidak tau. "Jack, bawa berkas-berkas itu ke ruangan kerja ku. aku ingin membersihkan diri dulu" ucap Abraham. pada Jack yang baru sana keluar dari mobil.


"Baik Tuan" ucap Jack. menunduk hormat. setelah Abraham masuk ke dalam rumah besar itu. Jack menatap ke arah Yeon dan Gerald. kebetulan Yeon juga menatap ke arah nya. namun, Yeon langsung memalingkan wajahnya saat Jack melihat ke arah nya.


"Kau tidak ingin masuk dulu" ucap Yeon lembut pada Gerald.


"Ah, tidak. aku langsung pulang saja" ucap Gerald.


"Baiklah kalau begitu. kau hati-hati di jalan" ucap Yeon. Gerald menganggukkan kepalanya. "Kita jadi kan jalan-jalan lagi besok" ucap Yeon lagi.


"Tentu saja" ucap Gerald. ia segera masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah.


Sementara Yeon. ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam kediaman Moorey. saat melewati Jack, Yeon hanya mengacuhkan dirinya. bahkan tersenyum pun tidak. benar-benar membuat Jack bingung.


Siapa pria itu. apa dia kekasih Yeon. ah, untuk apa juga kau memikirkan nya Jack. ucap Jack dalam hati. Jack pun segera melangkahkan kakinya masuk ke kediaman Moorey dan menuju ke ruangan kerja Abraham.


Hai guys, maafkan aku yang baru bisa up hari ini. karena di dunia nyata aku benar-benar sibuk.


siapa yang rindu Jack dan Yeon atau aku nya silahkan angkat kaki. hehehe bercanda guys.


aku akan tambah empat episode lagi hari ini. kalian tunggu aja yaa. untuk cerita nya Kenzie dan Laura juga akan aku up lima episode nanti. tapi, besok. huhuhu maafkan aku guys. semoga kalian tidak lupa dengan jalan cerita nya Kenzie dan Laura ya. sama cerita ini juga, semoga kalian tidak lupa ya guys sama jalan cerita nya.


Oiya jika kalian suka dengan novel ini silahkan di like, coment, dan vote ya guys. kasih hadiah yang banyak, biar aku tambah semangat up nya😇😇


sampai jumpa di episode selanjutnya guys👋👋

__ADS_1


__ADS_2