CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU

CINTA TERLARANG DENGAN DOSEN KU
PULANG 2


__ADS_3

kalian bacanya siang aja yaa, jangan pagi-pagi.


.


.


.


Saat sudah tiba di dalam kamar, Jack langsung menutup pintu kamar mereka dan menguncinya. ia kembali mencium bibir Yeon dengan lembut. perlahan keduanya berjalan ke arah ranjang tanpa melepaskan ciuman mereka, sambil melepaskan pakaian yang mereka kenakan. hingga sekarang mereka sudah benar-benar polos. perlahan Jack membaringkan tubuh Yeon di atas ranjang dan menindih tubuh istri nya. ciuman Jack turun ke leher jenjang Yeon mengecup nya hingga tanda kepemilikan nya tercetak di sana. satu tangan Jack meremas buah dada milik Yeon. sementara satu tangan nya lagi berada di inti Yeon.


"Ah" desah Yeon. saat Jack meremas buah dada nya dan memasukkan jari tengah nya ke inti Yeon secara bersamaan.


Jack mengangkat kepalanya dan melihat Yeon yang sudah tampak bergairah sekarang. Jack menegakkan tubuh nya, memegang pusaka nya dan mengarahkan nya ke inti Yeon. perlahan Jack mulai menggerakkan tubuhnya. menghentak-hentakan nya hingga.....


Jleb!


Ah!


Pusaka Jack masuk dengan sempurna ke inti Yeon, membuat keduanya mendesah secara bersamaan. Jack kembali menggerakkan tubuhnya, menghentak-hentakan pinggulnya dengan lembut. membuat Yeon yang berada di bawah nya mendesah dengan nikmat.


Jack mendekatkan bibir nya ke buah dada Yeon. ia langsung melahap nya dengan lapar. menghisap buah dada Yeon layak nya seperti seorang bayi. sambil pinggulnya terus bergerak di sana. memajumundurkan pinggulnya dengan cepat semakin cepat dan semakin cepat. Yeon mencengkram lengan Jack dengan kuku nya yang lumayan panjang untuk menyalurkan rasa nikmat yang di berikan Jack untuk nya.


Ah ah ah

__ADS_1


Desah kenikmatan terus keluar dari keduanya. di dalam kamar itu hanya ada suara desahan dan juga suara kulit mereka yang bersentuhan. setelah berjam-jam dan beronde-ronde mereka melakukan kegiatan panas mereka, akhirnya mereka kembali mencapai puncaknya kenikmatan mereka kembali.


Aaaaahhhhhh


Jack dan Yeon mengerang bersama setelah mencapai puncaknya. Jack kembali menyeburkan benih nya ke rahim Yeon. ia ambruk di atas tubuh Yeon yang masih polos. nafas keduanya tersenggal-senggal akibat pertemuan panas mereka.


Cup.


Jack mencium kening Yeon dengan sayang. ia tersenyum melihat wajah Yeon yang tampak kelelahan. Jack pun melepaskan penyatuan mereka dan merebahkan dirinya di samping Yeon.


"Ayo tidur, kau pasti lelah" ucap Jack. Yeon menganggukkan kepalanya. Jack membawa Yeon ke dalam dekapan nya, dan mereka pun langsung tertidur karena kelelahan.


...*****...


"Eomma" ucap Yeon. saat keluarga Moorey bersama Jerry dan Celin masuk ke kediaman Barrichello.


"Kau sudah menikah tapi tingkah mu masih seperti anak kecil" ucap Emi. memeluk putrinya. tanpa sadar air mata nya menetes begitu saja. sekarang putrinya sudah menikah, tanggung jawab ia dan suaminya sudah berpindah pada Jack.


"Eomma, jangan menangis" ucap Yeon. melepaskan pelukan nya denganEmi. Emi menghapus air matanya dan tersenyum lembut ke arah putrinya.


"Jaga diri mu baik-baik disini. kami pasti akan selalu merindukan mu" ucap Emi. kembali memeluk putrinya.


"Aku juga pasti akan selalu merindukan kalian semua" ucap Yeon. ia melepaskan pelukan nya dengan Emi. dan beralih pada ayahnya. "Appa" ucap Yeon lagi. memeluk Jaemin dengan erat.

__ADS_1


"Putri kecil ku. kau sudah menikah sekarang, jaga diri mu baik-baik. kau dan Yezy tetap menjadi putri kecil ku sampai kapan pun itu" ucap Jaemin.


"Appa" ucap Yeon bergetar. menahan tangis nya. ah sial, kenapa dia jadi cengeng seperti ini sekarang.


"Jangan menangis" ucap Jaemin. menghapus air mata putri nya. "Apa kau tidak malu dengan suami dan juga mertua mu" ucap Jaemin lagi. Yeon pun langsung menghapus air matanya. Jaemin tersenyum melihat tingkah putri nya yang seperti itu.


"Yeon, sini peluk" ucap Abraham. merentangkan kedua tangan nya. Yeon pun segera memeluk Abraham dengan erat. begitu pun dengan Abraham. ia memeluk Yeon dengan erat. "Jaga diri mu dengan baik" ucap Abraham lagi. Yeon menganggukkan kepalanya.


"Kau tidak ingin memeluk ku Yeon? jika bukan karena aku, kau dan Jack belum menikah sekarang" ucap Jerry. Yeon pun melepaskan pelukan nya dengan Abraham. dan melangkahkan kakinya mendekati Jerry dan Celin. Jerry merentangkan kedua tangan nya. namun Yeon bukan memeluk dirinya, melainkan Celin yang berada di samping nya.


"Terima kasih Kak. setiap aku dan Jack beciuman, aku selalu mengingat kata mu. Jangan langsung luluh padanya" ucap Yeon. Celin tersenyum dan membalas pelukan Yeon erat.


"Sama-sama Yeon" ucap Celin.


"Jangan memeluk nya terlalu erat Sayang. nanti perut mu tidak akan besar-besar" ucap Jerry. yang melihat Celin memeluk Yeon dengan erat. "Kemari Yeon, kau harus memeluk ku" ucap Jerry lagi. Yeon pun beralih memeluk Jerry.


"Sudahlah.Yeon, kemarilah, kau harus memeluk ku lagi" ucap Kenaya. Yeon pun beralih memeluk Kenaya lagi.


"Jika kakak ipar akan melahirkan, beritahu aku. aku juga ingin ada di sana saat kakak ipar melahirkan nanti" ucap Yeon. Kenaya tersenyum di balik pelukan nya dan membelai rambut Yeon dengan lembut.


"Pasti Yeon. aku pasti akan memberitahu mu" ucap Kenaya. mereka pun melepaskan pelukan mereka. Yeon beralih memeluk semua keluarga nya yang akan kembali ke Paris hari ini juga.


"Jaga dirimu baik-baik Yeon. kami pasti akan selalu merindukan mu" ucap Emi. kembali memeluk putrinya. Yeon menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Keluarga Moorey beserta Jerry dan Celin pun keluar dari kediaman Barrichello. mereka segera menuju ke bandara untuk pulang kembali ke Paris.


__ADS_2