
Abraham mulai melepaskan kancing kemejanya satu persatu, di bantu oleh Kenaya yang berada di bawah nya, bibir mereka masih terus berciuman dengan buas. setelah semua kancing itu terlepas Abraham langsung membuka kemejanya dan melempar nya sembarangan. kini ia hanya bertelanjang dada saja. Ia membantu Kenaya untuk melepaskan baju yang di kenakan oleh Kenaya. karena ia sedang di landa oleh nafsu dan gairah, dengan tidak sabar ia menarik baju Kenaya hingga robek, membuat Kenaya kesal karena itu adalah baju kesayangan nya. Kenaya segera mendorong tubuh Abraham, hingga membuat ciuman mereka terlepas.
"Ada apa" tanya Abraham bingung.
"Lihat, kau merobek bajuku! aku membeli baju ini di Korea" ucap Kenaya. "hiks hiks. Kai dia jahat sekali pada mu" ucap Kenaya menangis tersedu-sedu. sambil menatap baju yang bergambar salah satu member EXO yang berada di tangannya.
"Hei, kau menangis hanya kerana gambar laki-laki sialan itu di baju mu" ucap Abraham tak percaya. Kenaya menatap Abraham dengan tatapan membunuh karena mengatakan idola nya laki-laki sialan. Abraham yang melihat tatapan membunuh dari Kenaya pun langsung menciut.
"Laki-laki sialan kau bilang" ucap Kenaya. masih dengan tatapan membunuh nya. Abraham menelan salivanya susah payah. untuk pertama kalinya seorang Abraham Moorey yang terkenal dingin begitu takut dengan seorang wanita selain sang Mommy.
"Bu-bukan begitu maksud ku" ucap Abraham terbata.
"Lalu apa hah?!" ucap Kenaya.
"A-aku hanya...."
"Sudahlah, kau pulang sana" ucap Kenaya mengusir Abraham.
"Sayang, kenapa kau mengusir ku" ucap Abraham. untuk pertama kalinya Abraham memanggil Kenaya dengan sebutan sayang, setelah beberapa minggu ini mereka dekat.
"Aku malas melihat wajahmu" ucap Kenaya ketus. "Sudah kau pulang sana, kau bilang kau ingin ke kantor kan" ucap Kenaya lagi.
"Tapi...bagaimana dengan ini" ucap Abraham. menunjuk miliknya yang sudah bangun di bawah sana. "Dia sudah bangun dan kau harus meniduri nya" ucap Abraham memelas.
"Siapa suruh dia bangun. sudah kau keluar sana aku sedang malas melihat wajahmu" ucap Kenaya ketus.
__ADS_1
Abraham yang tidak ingin Kenaya mengamuk pun dengan terpaksa keluar dari apartemen Kenaya, sambil merutuki dirinya.
"Bodoh, semua ini gara-gara baju sialan itu" ucap Abraham kesal. "Huh! kasian sekali kau belum pernah merasakan yang namanya becinta" ucap Abraham menghela nafasnya. lalu ia segera mengambil ponsel nya yang berada di saku celananya. dan menghubungi anak buahnya.
"Kau belikan baju yang bergambar member Exo semua" ucap Abraham pada anak buahnya setelah anak buahnya mengangkat panggilannya. "Satu lagi, baju itu harus dari Korea dan baju itu harus sudah ada nanti malam" ucap Abraham lagi. membuat anak buahnya melongo tak percaya apa yang Abraham katakan.
"Tapi tuan, mana bisa orang mengirimkan nya dalam beberapa jam saja" ucap anak buah Abraham di seberang sana.
"Aku tidak mau tau, pokoknya baju itu harus berada di depan ku nanti malam" ucap Abraham tak terbantahkan. yang penting Kenaya tidak marah lagi padanya. Abraham segera mematikan pangggilan nya dan menatap pintu apartemen Kenaya dengan nanar lalu ia menghela nafasnya. semua ini gara-gara baju sialan itu.
...*****...
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Abraham datang ke apartemen Kenaya. ia membawa baju yang ia pesan dari anak buahnya kemarin. kebetulan hari ini adalah akhir pekan, ia berencana akan membawa Kenaya jalan-jalan.
Ting tong
Ting tong
"Ada apa" ucap Kenaya ketus.
"Aku membawakan mu ini" ucap Abraham. ia memberikan paper bag itu pada Kenaya.
"Apa ini" ucap Kenaya.
"Bukalah" ucap Abraham. Kenaya pun membuka paper bag itu dan langsung tersenyum setelah melihat isinya.
__ADS_1
"Ini untuk ku" ucap Kenaya.
"Tentu saja" ucap Abraham tersenyum.
"Terima Kasih" ucap Kenaya. ia langsung mengalungkan kedua tangannya di leher Abraham dan mencium bibir Abraham. membuat Abraham terkejut, namun kemudian ia membalas ciuman Kenaya.
Setelah puas berciuman keduanya melepaskan ciuman mereka. Abraham menatap Kenaya dengan serius.
"Kenaya" panggil Abraham.
"Hhmm" balas Kenaya.
"Apa kau ingin menjadi kekasih ku" ucap Abraham membuat Kenaya terkejut.
"Abraham aku..." ucapan Kenaya terpotong karena Abraham memotongnya.
"Jawab saja, iya apa tidak" ucap Abraham.
"Jika aku bilang tidak" ucap Kenaya menatap Abraham.
"Aku akan menjauhi mu" ucap Abraham. "Jadi apa kau mau menjadi kekasih ku" ucap Abraham lagi. Kenaya menundukkan kepalanya, dengan malu-malu ia menganggukkan kepalanya. membuat Abraham tersenyum lebar karena Kenaya menerima nya. inilah yang selama ini Kenaya tunggu-tunggu dari Abraham menjadikan dirinya kekasih Abraham. karena kedekatan mereka selama ini. ia tidak mau di gantung begitu saja oleh Abraham tanpa kepastian.
"Kau serius?" ucap Abraham. Kenaya mengangguk, membuat Abraham tersenyum dan kembali mencium bibir Kenaya.
"I love you" ucap Abraham. setelah ia melepaskan ciuman mereka.
__ADS_1
"I love you to" ucap Kenaya. mereka pun kembali berciuman dengan mesra.