
21++🔥🔥
bagi yang belum cukup umur silakan skip bab ini, yang masih jomblo sampai sekarang atau belum menikah sampai sekarang jangan di baca bab yang ini, ini khusus yang sudah menikah. kalian para anak muda belajar aja yang rajin. jangan ikut mamak-mamak baca bab ini. bagi yang sudah menikah silakan bawa pasangan nya masing-masing ke kamar.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Seminggu kemudian Kenaya sudah selesai datang bulan, pasti ini yang di tunggu-tunggu oleh Abraham. namun Kenaya tidak akan memberi tau Abraham bahwa dirinya nya sudah selesai datang bulan. saat ini keduanya sedang berada di kamar sedang bersantai menonton televisi, mereka baru saja selesai makan malam.
"Apa kita tidak pergi bulan madu Sayang" ucap Kenaya.
"Jika kau sudah selesai datang bulan baru kita pergi berbulan madu" ucap Abraham. "Lagipula, aku harus menyelesaikan pekerjaan ku dulu. setelah itu baru kita pergi berbulan madu, karena aku tidak mau ada hal yang mengganggu bulan madu kita" ucap Abraham. Abraham dan Kenaya sudah berada di Paris, mereka baru saja kembali ke Paris dua hari yang lalu.
"Ooh begitu. baiklah terserah padamu saja" ucap Kenaya. tersenyum penuh arti.
Dua jam Kenaya menemani Abraham menyelesaikan pekerjaan nya. saat ini ia sudah benar-benar mengantuk.
"Sayang, aku tidur duluan ya. aku sangat mengantuk" ucap Kenaya. Abraham menatap Kenaya sebentar, lalu ia kembali menatap laptop nya.
"Tidur lah, jika kau sudah mengantuk" ucap Abraham. Kenaya mengangguk, namun sebelum ia pergi ke ranjang ia mengecup bibir Abraham sekilas. setelah itu Kenaya pergi ke arah ranjang dan berbaring disana. Kenaya memejamkan matanya dan terlelap.
Abraham menyelesaikan pekerjaannya pukul sebelas malam waktu setempat. setelah membereskan barang-barangnya, Abraham pun ikut bergabung di atas ranjang bersama Kenaya ia memeluk Kenaya dari belakang. Abraham pun memejamkan matanya dan ikut terlelap bersama dengan istri nya.
...*****...
Sinar matahari yang menembus tirai jendela kamar Abraham dan Kenaya, membuat Kenaya mengerjap-ngerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya matahari. Kenaya melihat ke arah Abraham yang masih tertidur pulas sambil memeluk dirinya, Kenaya tersenyum saat mengingat rencananya pagi ini. ia turun dari ranjang setelah melepaskan tangan Abraham yang melingkar di perut nya. Kenaya melepaskan semua pakaiannya hingga ia benar-benar polos. ia menyibakan selimut yang menutupi tubuh Abraham yang hanya menggunakan boxer dan bertelanjang dada. Kenaya mendorong pelan tubuh Abraham, membuat Abraham terlentang. ia langsung naik ke atas paha Abraham dan duduk di atas pusaka Abraham yang juga masih tertidur, Kenaya mendekatkan mulut nya ke telinga Abraham dan berbisik.
"Sayang" ucap Kenaya. setengah mendesah, namun Abraham tidak juga bangun. Kenaya menarik boxer Abraham sedikit kuat, membuat Abraham terkejut.
"Apa yang kau lakukan Sayang" ucap Abraham. dengan suara serak khas bangun tidur, Abraham masih setengah sadar membuat nya tidak tau bahwa Kenaya tidak memakai apa-apa lagi.
"Bercinta. aku ingin bercinta Sayang" ucap Kenaya berbisik.
"Jangan menggoda ku. atau aku akan melakukan nya walaupun kau sedang datang bulan" ucap Abraham serak. pusakanya sudah berdiri tegak di bawah sana, membuat Kenaya tersenyum.
"Aku tidak bercanda Sayang" ucap Kenaya. ia mengarahkan pusaka Abraham yang sudah berdiri itu ke intinya. dan menghentak-hentakkan nya hingga pusaka Abraham masuk ke intinya dengan sempurna.
"Ah" desah Kenaya.
"Kau yang memulai nya, aku tidak akan mengampuni mu" ucap Abraham. dia langsung membalikkan tubuh mereka dan membuat Kenaya berada di bawah nya, Kenaya hanya tersenyum dan membelai wajah Abraham.
__ADS_1
"Lakukan Sayang. buat aku hamil anak mu" ucap Kenaya.
Abraham mulai menggerakkan tubuhnya, menghentak-hentakkan dan memajumundurkan pinggulnya. Kenaya mendesah dan mencengkram lengan Abraham.
"Ah, ah. Sah.....yang ah lebih cepat" ucap Kenaya mendesah.
Abraham semakin mempercepat ritme nya, membuat mereka mendesah nikmat bersama. tiba-tiba Abraham membalikkan tubuh Kenaya, dan melakukan nya dari belakang. Abraham memegang kedua pinggul Kenaya dan menghentak-hentakkan nya
"Ah, ah, ah" desah Kenaya. "Sah.....yang biarkan aku yang memimpin nya" ucap Kenaya mendesah. Abraham menurut, ia menghentikan aksi nya dan melepaskan pusakanya dari bok*ng Kenaya.
Kenaya langsung mendorong tubuh Abraham membuat Abraham terlentang. segera ia naik ke atas paha Abraham dan mengarahkan pusaka Abraham ke intinya. Kenaya menghentak-hentakkan pinggulnya hingga.....
Jleb!
"Ah" desah keduanya saat pusaka Abraham masuk dengan sempurna ke dalam intinya Kenaya.
Kenaya mulai menggerakkan tubuhnya, ia memajumundurkan pinggulnya dan menumpuhkan kedua tangan nya di kepala ranjang.
"Ah, ah, ah. sang.....ath nikmat" ucap Kenaya mendesah.
"Lakukan lebih cepat Sayang" ucap Abraham. memegang kedua pinggul Kenaya, dan membantu nya untuk mempercepat ritme nya.
Kenaya semakin mempercepat ritme nya, memajumundurkan pinggulnya di bantu oleh kedua tangan Abraham yang berada di pinggulnya.
"Ah ah ah"desah keduanya.
" Sayang aku lelah. kau lagi yang pimpin" ucap Kenaya. menghentikan gerakan nya, Abraham segera membalikkan tubuh mereka membuat ia sekarang yang berada di atas tubuh Kenaya.
Abraham mulai menggerakkan tubuhnya kembali, ia memajumundurkan pinggulnya dan meletakkan kepala nya di leher jenjang Kenaya. pinggulnya bergerak, membuat Kenaya terus mendesah.
"Ah, ah. Sah....yang ah" ucap Kenaya mendesah. "Sah.....yang ah, ah, ah lebih cepat lagi. aku...rasanya belum...puas" ucap Kenaya.
Abraham semakin mempercepat ritme nya. sebenarnya Abraham bingung, ia harus mempercepat ritme nya seperti apa lagi. padahal dari tadi dia sudah mempercepat ritme nya, bahkan Kenaya sampai mendesah nikmat begitu, tapi demi kenikmatan bersama dia tetap melakukan apa yang Kenaya minta. Abraham terus menghentak-hentakkan pinggulnya dengan kuat sampai Kenaya mampus.
"Seharusnya kita menambah dua ronde lagi. biar genap menjadi sepuluh" ucap Kenaya.
"Sebenarnya aku bisa saja, tapi jika kau masih kelelahan kita bisa melanjutkannya nanti malam" ucap Abraham.
"Aku masih kuat, rasanya aku belum puas" ucap Kenaya.
"Apa kau yakin" ucap Abraham.
"Iya. ayo kita lakukan lagi" ucap Kenaya.
"Baiklah, jika itu mau mu" ucap Abraham.
"Tapi kita melakukan nya hanya dua ronde saja, biar genap menjadi sepuluh" ucap Kenaya.
"Iya" ucap Abraham. ia mengarahkan pusakanya ke inti Kenaya dan mereka pun kembali melakukan nya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
silahkan bawa pasangan nya masuk ke kamar, kita lakukan bersama-sama. pasangan mana yang paling banyak keringat nya berarti pasangan itu yang menang. jika pasangan nya sedang tidak ada di rumah, telepon suruh pulang sekarang!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
akhirnya Abraham bisa buang benihnya di dalam ya guys, ga di luar lagi. mari kita tepuk tangan bersama👏😂🤣