
Celin kembali ke teman-teman nya yang sedang duduk di restoran yang ada di dalam mall itu dengan wajah yang kesal.
"Ada apa dengan mu. kenapa wajah mu kesal begitu" ucap salah satu teman Celin. Felly.
"Ada yang membuat ku kesal" ucap Celin ketus.
"Siapa" ucap satu teman nya lagi. Christy.
"Sepasang kekasih" ucap Celin.
"Dimana tas incaran mu itu. kenapa aku tidak melihat kau membawa nya" ucap salah satu teman nya lagi. Hellen.
"Itu lah yang membuat ku kesal" ucap Celin. membuat ketiga temannya itu mengerutkan kening mereka bingung.
"Apa maksud mu. coba jelaskan pada kami apa yang terjadi tadi" ucap Felly.
"Tadi saat aku mengambil tas itu. seorang wanita datang dan ingin mengambil nya juga. dan dia menyuruh ku untuk mengalah, padahal aku yang duluan mengambil tas itu. dan yang lebih membuat ku kesal, kekasih wanita itu juga membela nya dan menyuruhku untuk mengalah dan dia mengatakan dia akan memberikan ku uang untuk membeli tas itu di tempat lain. dia pikir aku ini wanita murahan" ucap Celin kesal.
"Dasar, sepasang kekasih itu memang tidak punya hati" ucap Hellen.
__ADS_1
"Kau benar" ucap Celin membenarkan ucapan Hellen. "Yasudah, ayo kita balik sekarang" ucap Celin lagi. ketiga temannya itu mengangguk, dan mereka pun pergi dari restoran yang ada di mall itu. tanpa Celin sadari pria yang Celin ceritakan tadi menatap nya penuh arti.
Hari ini sebenarnya adalah hari di mana Abraham dan Kenaya akan pergi berbulan madu. namun karena suatu hal membuat mereka membatalkan bulan madu mereka, membuat Kenaya kecewa. suatu hal yang di maksud adalah pekerjaan Abraham yang seperti nya tidak bisa di tinggalkan.
"Apa kau benar-benar tidak bisa meninggalkan pekerjaan mu itu" ucap Kenaya cemberut.
"Tidak bisa Sayang. aku tidak bisa meninggalkan pekerjaan ku" ucap Abraham.
"Tapi kan ada Jack yang bisa mengurus nya jika kau tidak ada" ucap Kenaya.
"Tolong mengerti lah. kita bisa pergi berbulan madu lain kali" ucap Abraham. Kenaya mendengus kesal, ia masuk ke dalam walk in closed dan mengembalikan bajunya dan Abraham yang sempat ia siapkan semalam.
"Jika ujung-ujungnya seperti ini. untuk apa dia memberitahu ku jika kami akan pergi berbulan madu tapi nyatanya tidak jadi. kan membuat ku yang sudah terbang tinggi ke atas jadi jatuh ke bawah, karena tidak jadi" ucap Kenaya kesal.
Kenaya keluar dari walk in closed itu dan melihat Abraham yang sedang duduk di pinggir ranjang menunggu dirinya.
"Ini dasi mu" ucap Kenaya ketus.
"Kau tidak memakaikannya pada ku" ucap Abraham.
__ADS_1
"Pakai saja sendiri" ucap Kenaya. Abraham menghela nafas nya dan mengambil dasi yang Kenaya berikan padanya.
"Kita akan pergi bulan depan" ucap Abraham.
"Tidak usah mengatakan nya. jika ujung-ujungnya kau akan membatalkan nya lagi" ucap Kenaya.
"Aku janji. aku tidak akan membatalkan nya lagi" ucap Abraham.
"Ck. libur semester ku selesai nya bulan depan. untuk apa kau membawa ku bepergian di saat aku sudah masuk kuliah kembali" ucap Kenaya.
"Jadi aku harus bagaimana Sayang. aku tidak bisa meninggalkan pekerjaan ku" ucap Abraham. mulai meninggikan suara nya.
"Tidak bisa kah kau meninggalkan pekerjaan mu itu sebentar saja. dari saat kita menikah kau terus sibuk dengan pekerjaan mu. perhatian mu pada ku sedikit berkurang. kau hanya membutuhkan tubuh ku saja sekarang" ucap Kenaya. membuat amarah Abraham memuncak.
"Kau bilang aku hanya membutuhkan tubuh mu saja? jika aku hanya membutuhkan tubuh mu saja aku tidak akan menikahi mu" ucap Abraham.
"Bisa saja kau menikahi ku karena kau membutuhkan tubuh ku" ucap Kenaya. membuat amarah Abraham semakin memuncak.
PLAAK!
__ADS_1
hai guys, aku mau ngasih tau novel nya kenzie sudah aku terbitkan, aku baru up satu episode. untuk episode selanjutnya akan aku up nanti sore, silakan mampir yaa😇