
Yeon dan Yezy saat ini sedang berada di mall terbesar yang yang ada di negara itu. jam sudah menunjukkan pukul satu siang waktu setempat. saat ini keduanya sedang mencari restoran yang ada di dalam mall itu untuk makan siang.
"Kita makan di sana saja" ucap Yeon. menunjuk salah satu restoran yang ada di dalam mall itu. Yezy pun menganggukkan kepalanya, mereka pun segera pergi ke restoran itu.
Saat sudah tiba di dalam restoran itu. keduanya duduk dan segera memesan makan siang untuk mereka. sambil menunggu pesanan mereka, mereka sibuk bermain ponsel mereka masing-masing. Yezy meletakkan ponsel nya di atas meja dan melihat di sekitar restoran itu. hingga matanya terhenti oleh sosok seseorang yang ia kenali.
"Yeon, coba kau lihat itu" ucap Yezy. pada Yeon yang masih sibuk dengan ponsel nya. Yeon pun mengangkat kepalanya dan mengikuti arah pandang Yezy.
"Jack? siapa wanita itu?" ucap Yeon. ia terus memperhatikan Jack dengan seorang wanita yang duduk di depan nya. hingga wanita itu mendekatkan wajahnya ke wajah Jack. membuat Yeon cemburu.
"Wanita itu genit sekali, sama seperti dirimu" ucap Yezy. Yeon menatap kembaran nya itu tajam. "Apa mungkin itu kekasih uncle Jack" ucap Yezy lagi. Yeon yang mendengar Yezy mengatakan hal itu pun benar-benar cemburu. ia bangkit berdiri dan ingin melangkahkan kakinya. namun, Yezy menahannya.
"Lepas Yezy" ucap Yeon kesal.
"Kau ingin kemana. jangan bilang kau ingin menghampiri Jack, dan wanita itu" ucap Yezy.
"Kenapa memang nya" ucap Yeon.
"Tidak perlu Yeon. kau jangan membuat ku malu" ucap Yezy. Yeon pun kembali mendudukkan dirinya.
Sementara di sisi lain. Jack melihat Yeon dan Yezy yang tak jauh dari meja nya dan Viona. sekretaris Abraham. Jack yang melihat Yeon menatap ke arah mereka dengan tatapan kesal pun tersenyum licik.
"Viona, kemarilah" ucap Jack. pada Viona.
"Untuk apa" ucap Viona bingung.
"Tidak usah banyak bertanya. kemarilah" ucap Jack. Viona pun bangkit dan melangkahkan kakinya menuju ke arah Jack dan duduk di samping Jack.
Jack tersenyum licik. saat melihat Yeon bertambah kesal. ia memeluk bahu Viona dengan satu tangannya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Viona. Jack mencium pipi Viona. membuat Viona terkejut. apa batu es ini sudah meleleh. batin Viona.
Yeon yang melihat hal itu pun langsung bangkit berdiri. ia langsung pergi dari restoran itu. tanpa menghiraukan Yezy yang terus memanggilnya. Yeon berjalan keluar dari mall itu dan menuju mobil yang ia dan Yezy pakai tadi. saat sudah berada di dalam mobil Yeon mengambil ponsel nya dan segera menelpon Jarry.
"Iisshh, kenapa kak Jerry tidak mengangkat panggilan ku" ucap Yeon kesal. ia kembali menelpon Jarry.
Jerry yang saat ini sedang bercinta dengan istrinya pun mendengus kesal. karena ponsel nya terus berbunyi. ia menghentikan aktivitas nya dan meraba-raba nakas untuk mengambil ponsel nya. tanpa melepaskan penyatuan nya dengan Celin. Jerry mengerutkan keningnya saat melihat nama Yeon cerewet di layar ponsel nya. ia segera mengangkat panggilan dari Yeon.
__ADS_1
"Halo, ada apa Yeon. kau mengganggu ku saja" ucap Jerry. saat sudah mengangkat panggilan dari Yeon.
"Kak, kau bilang saat itu kau akan menyewa seorang pria untuk ku. untuk membuat Jack cemburu" ucap Yeon.
"Iya, aku akan menyewa seorang pria untuk mu. kau tenang saja" ucap Jerry. "Jer, lanjutkan" ucap Celin. "Sebentar Sayang" ucap Jerry.
"Kak, aku ingin menemui pria itu secepatnya" ucap Yeon.
"Belum dua minggu, bukan kah aku menyuruh mu mengejar Jack selama dua minggu" ucap Jerry. "Ah, Jer, ah, ah" desah Celin. saat Jerry mulai menggerakkan tubuhnya kembali.
"Aku sudah tidak tahan kak, dia selalu mengacuhkan ku. kakak cepat keluarkan pria itu" ucap Yeon. Yeon membulatkan matanya saat mendengar suara desahan di seberang sana.
"Ah, ah, ah. Jer ah" desah Celin. "Yeon, sudah dulu. aku sedang sibuk" ucap Jerry. ia segera mematikan panggilan nya dengan Yeon. membuat Yeon mendengus kesal.
"Siang-siang begini mereka bercinta" ucap Yeon kesal.
"Kenapa kau malah pergi" ucap Yezy. saat membuka pintu mobil dan masuk kedalam mobil. membuat Yeon terkejut
"Kau ini mengejutkan ku saja" ucap Yeon kesal.
"Kenapa kau pergi begitu saja" ucap Yezy.
"Uncle Jack dan wanita itu?" ucap Yezy. Yeon menganggukkan kepalanya. "Kau cemburu?" ucap Yezy lagi.
"Kalau aku tidak cemburu, mana mungkin aku pergi begitu saja" ucap Yeon.
"Tapi, apakah wanita itu benar-benar kekasih uncle Jack" ucap Yezy.
"Mungkin itu benar kekasih Jack. huhuhu, ku pikir Jack hanya berbohong saja padaku, saat dia mengatakan jika dia sudah memiliki kekasih. ternyata dia tidak berbohong, dia benar-benar sudah memiliki kekasih" ucap Yeon.
"Kau yang sabar Yeon, masih banyak pria di luar sana yang lebih tampan dari Jack" ucap Yezy.
"Tapi, Jack cinta pertama ku" ucap Yeon.
"Lupakan saja dia. lagipula dia itu sudah uncle-uncle" ucap Yezy. "Kau masih terlalu mudah untuk uncle Jack" ucap Yezy lagi.
__ADS_1
"Karena Jack sudah membuat ku cemburu, aku juga harus membuatnya cemburu" ucap Yeon.
"Apa kau yakin Jack, akan cemburu. dia saja tidak menyukai mu" ucap Yezy terkekeh.
"Tidak ada salahnya mencoba" ucap Yeon.
"Lalu siapa pria yang akan membantu mu untuk membuat Jack cemburu" ucap Yezy.
"Aku juga belum tau, karena kak Jerry yang menyewa pria itu" ucap Yeon.
"Huh! terserah mu saja" ucap Yezy.
...*****...
Malam harinya. Yeon saat ini sedang berada di kamar nya. ia kembali menghubungi Jerry.
"Halo" ucap Jerry di seberang sana.
"Kak, aku ingin menemui pria yang kau sewa itu" ucap Yeon.
"Belum dua minggu Yeon. kenapa cepat sekali. kau baru mengejar Jack dua hari atau tiga hari kalau tidak salah" ucap Jerry.
"Biarkan saja. pokoknya aku ingin menemui pria itu" ucap Yeon. "Aku sudah tidak kuat lagi kak, tadi siang saat aku dan Yezy ke mall, aku melihat nya dengan seorang wanita" ucap Yeon lagi.
"Ha!! segitu saja kau sudah menyerah" ucap Jerry. menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Sepertinya percuma saja aku mengejar Jack, jika ia tidak luluh juga" ucap Yeon.
"Jelas saja dia belum luluh, kau saja mengejar nya baru berapa hari" ucap Jerry.
"Ah, sudahlah. aku ingin menemui pria yang kakak sewa itu secepatnya" ucap Yeon.
"Baiklah. aku akan mempertemukan kalian tiga hari lagi. tapi, sebelum kalian bertemu, kau harus cuek dulu dengan Jack" ucap Jerry.
"Iya, iya. aku mengerti" ucap Yeon.
__ADS_1
"Baiklah. tiga hari lagi aku akan mempertemukan kalian" ucap Jerry.
"Oke kak" ucap Yeon. ia segera mematikan panggilan nya dengan Jerry. "Jika cara ini tidak berhasil juga untuk mendapatkan mu, aku akan menyerah saja. daripada aku sakit hati terus setiap kali kau selalu menolak ku" ucap Yeon lagi. dengan dirinya sendiri. Yeon memejamkan matanya, dan ia pun langsung terlelap.