
Saat ini Kenaya sudah di pindahkan ke ruangan VVIP. kedua anaknya pun juga ada di ruangan itu. kehadiran kedua bayi mungil itu menjadi pusat perhatian bagi mereka yang ada di dalam ruangan itu. bahkan Jack dan Yeon pun ada disana. mereka baru saja tiba di Paris dua jam yang lalu. sebenarnya Jack begitu khwatir membawa istri nya berpergian seperti ini. karena saat ini Yeon sedang mengandung. usia kandungan nya sudah menginjak dua bulan. tapi, karena Yeon terus merengek padanya yang ingin melihat kedua keponakannya itu. akhirnya Jack pun mengalah.
"Siapa nama mereka, apa kalian berdua sudah menyiapkan nya" ucap Edward. membuat semua perhatian yang tadi nya pada kedua bayi itu, kini bergantian pada Abraham dan Kenaya.
"Sudah Dad" ucap Abraham.
"Siapa. nama cucu ku harus bagus, jangan yang jelek-jelek" ucap Ema.
"Alice Moorey dan Aldrix Moorey" ucap Abraham.
"Nama yang bagus. apa arti nama itu" ucap Alex.
"Alice artinya kebenaran. sedangkan Aldrix artinya pemimpin yang bijaksana" ucap Abraham. "Apa kau menyukai nama itu Sayang" ucap Abraham. pada Kenaya yang masih berbaring di ranjang pasien nya.
"Iya, nama yang sangat bagus" ucap Kenaya. Abraham tersenyum mendengar ucapan istri nya.
"Ngomong-ngomong Yezy di mana. aku tidak melihat nya dari tadi" ucap Yeon. karena tadi ia dan Jack, begitu tiba di Paris langsung ke rumah sakit.
"Dia rumah, sedang menjaga anaknya Richo dan Maria" ucap Emi.
"Ooh" ucap Yeon. "Bagus, pembagian yang adil" ucap Yeon. membuat semua orang yang ada di ruangan itu bingung.
__ADS_1
"Pembagian apa" ucap Ema.
"Itu, kak Abraham dan kakak ipar kan membuat mereka bersama. lihatlah wajah keponakan ku yang cantik ini, wajahnya seperti kak Abraham. sedangkan keponakan ku yang tampan ini seperti kakak ipar. adil kan" ucap Yeon. mereka pun kembali menatap kedua bayi itu dan menatap nya dengan lekat. benar, bayi perempuan itu terlihat mirip seperti Abraham, sedangkan yang laki-laki mirip seperti Kenaya.
...*****...
Keesokan harinya.....
Jerry dan Celin saat ini sudah berada di rumah sakit tempat Kenaya melahirkan. mereka ke sana untuk melihat keadaan Kenaya dan juga bayi mereka. tadi malam, Abraham sempat memberitahu Jerry bahwa kedua anaknya sudah lahir. begitu pun dengan Kenzie, Abraham juga sudah memberitahu sahabat nya yang satu itu. hanya saja Kenzie tidak bisa datang. Abraham dan Jerry sudah tau penyebab nya sahabat mereka itu tidak bisa datang.
"Lucu sekali" ucap Celin. saat melihat Alice dan Aldrix yang tertidur di dalam box bayi itu. "Ah, aku juga tidak sabar ingin segera bertemu dengan anak ku" ucap Celin lagi. mengelus perut nya yang sudah membuncit. saat ini usia kandungan Celin sudah menginjak usia lima bulan.
"Ternyata kalian bisa membagi rata juga" ucap Jerry. saat melihat anak-anak Abraham dan Kenaya. "Yang perempuan wajahnya mirip seperti mu. sedangkan yang laki-laki mirip seperti Kenaya" ucap Jerry.
"Tapi, Abraham. kau harus puasa selama empat puluh hari" ucap Jerry. mengejek Abraham, yang tidak bisa bercinta dengan Kenaya selama empat puluh hari.
"Iya, aku tau. dokter sudah memberitahu nya pada ku" ucap Abraham.
"Kasian sekali diri mu" ucap Jerry.
"Kau juga akan merasakan nya nanti jika Celin sudah melahirkan" ucap Abraham. membuat Jerry langsung terdiam.
__ADS_1
"Seperti nya di otak kalian hanya ada tentang bercinta, bercinta dan bercinta saja" ucap Kenaya.
"Tidak lah Sayang, di otak ku hanya ada dirimu" ucap Abraham. membuat Kenaya mendengus kesal.
"Kalian jangan terlalu ribut, nanti Alice dan Aldrix terbangun" ucap Celin mengingatkan. karena ia melihat kedua anak Abraham dan Kenaya itu terlihat gelisah dalam tidur nya.
"Iya" ucap Abraham dan Jerry kalem.
"Dimana yang lainnya, apa mereka sudah pulang atau mereka hanya keluar untuk makan siang saja" ucap Celin.
"Mereka sudah pulang tadi pagi" ucap Abraham.
"Oh. kalian berdua pergi lah mencari makan siang untuk kita berempat" ucap Celin. Abraham dan Jerry pun menganggukkan kepala mereka menurut. segera mereka keluar dari ruangan itu dan mencari makan siang.
"Apa kau tidak ingin melanjutkan dunia permodelan mu lagi setelah melahirkan" ucap Kenaya. saat Abraham dan Jerry sudah keluar dari ruangan itu.
"Tentu saja aku ingin kembali melanjutkan dunia permodelan ku. karena menjadi seorang model adalah impian ku" ucap Celin. "Tapi, mengingat diri ku sekarang yang sudah menikah dan sebentar lagi memiliki seorang anak, membuat ku ragu untuk kembali menjadi seorang model lagi" ucap Celin lagi.
"Yang sabar Celin" ucap Kenaya.
"Apa kau juga tetap melanjutkan kuliah mu" ucap Celin.
__ADS_1
"Tentu saja. tinggal dua tahun lagi aku akan menyelesaikan kuliah S2 ku" ucap Kenaya. Celin hanya menganggukkan kepalanya mengerti. mereka terus berbincang-bincang hingga Abraham dan Jerry kembali dengan membawa makanan untuk mereka makan bersama.