Dia Istri Dalam Mimpi

Dia Istri Dalam Mimpi
Dua Wanita


__ADS_3

Harjunot POV


Sudah beberapa kali aku bermimpi aneh. Seorang berjubah selalu datang ke mimpiku.Dia selalu berbicara jika wanita yang ada disampingnya itu adalah calon istriku. Ingin rasanya aku tertawa karena mimpiku ini. Bukan tanpa alasan aku mentertawakan mimpiku kali ini. Akan tetapi jika mengingat satu tahun kebelakang. Rasanya mimpiku tidak ada bedanya dengan tahun lalu. Bagaimana tidak, jika mimpiku selalu berkaitan dengan putrinya Dirut.


Mengingat hal itu aku jadi berpikir, sebenarnya apa yang terjadi padaku. Apa aku sangat mendambakan dia sebagai pendampingku. Tentu saja itu tidak! Sampai saat ini cintaku untuk almarhumah istriku seorang. Tidak ada niatan untuk membangun rumah tangga dengan orang baru.


Huft... Mengingat istriku aku jadi ingat mimpiku tadi malam. Dia datang kepadaku dengan menggandeng tangan seorang wanita. Tidak bicara apa-apa, tapi dia mengisaratkan kepada wanita yang ada disampingnya untuk mendekat kearah ku. Betapa terkejutnya aku, saat wanita yang tadi berdiri di samping Fitri menuju kearah ku. Setelah sampai di dekatku dia membuka penutup kepala. Sontak saja aku langsung mundur saat melihat wajahnya. Ternyata itu adalah wajah Bu Guru!


Ku edarkan pandanganku kearah Fitri seolah ingin mencari jawaban darinya. Kenapa dia menyuruh Bu Guru, dekat dengan ku. Apa dia tidak cemburu. Saat suaminya dengan perempuan lain.


Apa-apaan ini, si Fitri malah tersenyum. Kemudian membalikkan badannya ingin meninggalkan kita berdua.


"Fitri, apa maksud dari semua ini?" Ku teriaki dia dari belakang agar mendengar. Akan tetapi perempuan itu tetap saja berjalan. Yang aneh lagi, dia jalannya enggak nginjak tanah loh. Gila ... hebat banget! Ku geleng-gelengkan kepalaku karena melihat kesaktian istriku.


Hingga aku tak sadar jika Fitri sudah mulai menjauh dari kita. Aku ingin berlari mengejarnya. Akan tetapi wanita yang ada di sampingku itu. Menegang lenganku, seolah menghalangi ku.


"Lepas, saya harus mengejar istri saya!" Ku mencoba melepaskan tangannya yang bergelayut di lenganku.


Sialnya! Wanita ini malah menggeleng sambil tersenyum lebar. Aihhhhhh kenapa lucu sekali. Tanpa sadar aku mengelus pipinya. Sedikit kemudian aku sadar, jika tadi ada Fitri bersama kita. Aku langsung menarik tanganku yang tadi. Aku gunakan untuk mengelus pipi wanita yang bukan muhrim itu.


"FITRI TOLONG JELASKAN SESUATU PADAKU!" Aku berteriak dan berlari untuk mendekati bidadari surgaku itu.


Sip! Ternyata istriku itu menengok kearah ku. Bibirnya bergetar, sepertinya dia akan mengucapkan sesuatu.


"Tulang rusuk akan mencari pemiliknya!" Aku tidak tahu maksud dia, tulang rusuk akan mencari pemiliknya. Apa sih maksudnya, kenapa pakai tebak-tebakan. Dikira ini sedang ada di ruangan sekolah. Terus setelah Guru ngasih tebak-tebakan anak didik bisa pulang.


"Aku tidak paham, katakan yang jelas!"

__ADS_1


"Akan ada masa di mana Tuhan, mengembalikan tulang rusuk itu. Kepada pemilik yang semestinya." Istriku itu tersenyum kearah ku. Akan tetapi aku tidak menyukai perkataannya.


"Dan kaulah tulang rusukku!" Aku memberikan stpmen itu. Agar dia tahu jika, hanya dia tulang rusukku.


"Itu yang aku mau. Akan tetapi tulang rusukmu tidak hanya satu. Dan tentu saja bukan hanya aku!" Dia tersenyum lembut kearah ku. Hisss ... aku mendesis karena perkataannya terlalu berlebih-lebihan.


"Tulang rusuk terdiri dari 12 pasang, yaitu 7 pasang tulang rusuk pertama menempel ketulang belakang dan tulang dada, 3 pasang tulang rusuk berikutnya terhubung ketulang dada melalui tulang rawan, serta 2 pasang tulang rusuk terakhir mengambang tidak terhubung ke tulang dada maupun tulang rusukdi atasnya." Settttdahhh istriku malah mengajariku Sains. Aku pernah sempat berpikir jika sekolahku selama 12tahun itu tidak berguna. Masalahnya pelajaran IPS, PPKN dsb. Itu tidak aku gunakan dalam keseharian. Sedangkan dalam keseharian aku membutuhkan ilmu yang tidak pernah aku dapatkan saat sekolah. Bagaimana kita bisa mencintai diri kita sendiri. Bagaimana cara kita tidak putus asa saat kegagalan menerpa. Bagaimana pula cara mengendalikan emosi. Dan bagaimana caranya kita tidak pernah patah hati. Orang mah ilmu Matematika adalah ilmu pasti. 10-5\= 5 tidak akan sepuluh. Paling ilmu Matematika itu, digunakan saat kita sedang melakukan transaksi. Bahasa Jawa contohnya saat aku masih sekolah aku paling pusing saat Guru nyuruh nulis Honocoroko. Saat aku sudah hafal kenapa ilmu yang Guru SD ku ajarkan tidak berguna. Buktinya setiap aku kirim pesan WhatsApp, tidak menggunakan tulisan honocoroko. Terbukti sekolah ku selama ini, ngajarin yang enggak membantu aku. Saat usia dewasa.


"Jadikanlah aku tulang rusukmu yang pertama!" Katanya menatapku.


"Kalau kamu tulang rusuk yang pertama terus dia yang kedua!" Aku mengarahkan telunjukku kearah wanita yang tadi menggandeng tanganku.


"Yang ketiga siapa?" Aku bertanya dengan nada kesal. Dikira aku suka gituh setiap tahun ganti pasangan. Gini-gini aku tuh enggak seperti lelaki lain. Yang mengatasnamakan sunah Rasul untuk memiliki banyak istri. Heran juga yang poligami itu kebanyakan ngerti agama. Tapi kok enggak pernah mengenal Rasulullah. Beliau itu sangat amat mencinta istrinya yang pertama Sayidah Khadijah. Sampai ada di suatu masa dimana Rasulullah dalam mimpinya bertemu dengan malaikat Jibril. Dan membawa foto Sayidah Aisyah.Malaikat Jibril a.s bilang jika Sayidah Aisyah akan menjadi istrinya. Rasulullah pun menikahi Sayidah Aisyah atas dasar Allah yang memberikan perintah pada beliau. Dan istri-istrinya yang lain juga karena Allah yang memerintah. Nah kalau aku tanya pada laki-laki, kamu nikah lebih dari satu itu karena Apa? Apa Allah yang memerintahmu? Atau napppsuuuu yang mengalahkan pikiranmu? Nah kalau orang sekarang beda, belum nikah sudah nanam benih aja. Sebagai lelaki yang berpikir waras aku tidak setuju jika lelaki memiliki lebih satu istri. Satu aja enggak abis pakai nambah. Kalau istrinya sudah ninggalin ya enggak apa-apa. Cari lagi sksksksk.....


Mampus! Tuhkan dia enggak jawab dasar istriku yang hatinya baik.


"3 pasang tulang rusuk kedua terhubung ketulang dada melalui tulang rawan."


"Sama halnya dengan tulang rusuk yang pertama.7 pasang tulang rusuk pertama menempel ketulang belakang dan tulang dada."


"Sedangkan 2 pasang tulang rusuk terakhir mengambang tidak terhubung ke tulang dada."


Aishhhhh ini kok yang aku cerna cuma Da-da Da-da.


"Aku tidak paham!" jawabku ketus, baru kali ini aku lihat istri ngrjorokin suaminya kawin lagi.


"Aku tahu kamu paham! Tapi akan aku jelaskan. Tulang rusuk yang pertama dan kedua berhubungan dengan dada."

__ADS_1


" Sedangkan tulang rusuk yang ketiga tidak."


"Organ hati terletak dengan dinding rongga dada kanan. Sedangkan jantung terletak di tengah-tengah dada agak sedikit kekiri. Kesimpulan hanya ada dua tulang rusuk yang berhubungan dengan dada(jantung/hati). Jadi jangan khawatir tidak akan ada lagi tulang rusukmu di wanita lain."


Aku membuang napas kasar, karena jawaban istriku ini.


"Berbahagialah dengannya, maka aku akan bahagia. Temukan kebahagiaan lagi. Kamu masih muda, hidupmu masih panjang!" Setelah itu dia pergi meninggalkan aku.


Huft! Mengingat mimpiku aku jadi berpikir untuk mengunjungi makam nya. Setelah sekian lama aku menunggu kedatangan dia dalam mimpi. Akhirnya malam ini dia datang, tapi kenapa dia malah menyuruhku melanjutkan hidupku.


Ahhhhh ... frustasi rasanya.


"Halo!" Aku menelpon seseorang untuk memberi tahunya. Jika hari ini aku tidak bisa menjemputnya.


"Saya Harjunot!" Aku bisa membayangkan wajah perempuan yang aku telpon seperti orang linglung dan shock. Saat mendengar suaraku dan mendengar namaku.


"Saya mendapatkan nomor Anda dari Om Anda!" Ternyata perempuan yang aku telpon benar-benar lupa segalanya.


"Kenapa nomor Anda sudah tersimpan di kontak saya?" Lah dia malah bertanya kepadaku.


Aku tidak mungkin bilang jika dulu kita pernah dekat. Entah itu sekedar mengirimkan pesan atau mengirimkan makanan. Hingga aku tahu jika dia memiliki perasaan padaku. Bahkan aku masih bisa mengingat saat dia menyatakan perasaannya. Aku merasa bersalah dengan wanita ini. Karena aku dia kehilangan ingatannya dan aku juga telah menyakiti hatinya. Ya Allah! Begitu buruknya aku!


"Mungkin saja Papa, Anda yang nyimpan!" jawabku.


"Aneh banget masa iya? Kalau Papa yang nyimpan kenapa dikasih nama DIA! Kenapa enggak langsung nama saja?" Wanita ini malah bertanya padaku. Ah ... tapi aku jadi tahu. Jika selama ini Bu Guru, menyimpan kontak ku dengan nama DIA. Apa alasannya ya? Aku jadi terkekeh sendiri memikirkan alasannya memberi nama kontak DIA.


"Tidak tahu, tanya sama yang ngasih nama!"

__ADS_1


"Hari ini saya tidak akan menjemput Anda!" Aku langsung mematikan sambungan sebelum dia mengucapkan sesuatu.


__ADS_2