
💝💝💝💝💝💝
...HAPPY READING......
Di dalam kantor perusahaan Wijaya Group. Elvino sedang mengisi daya energinya untuk selalu tetap semangat saat bekerja. Yaitu dengan cara menelepon istri cantiknya. Wanita yang selalu memberikan dukungan terhadap suaminya.
Meskipun ada begitu banyak persoalan yang dihadapi oleh ElVino. Akan tetapi bila sudah mendengar saran dan nasehat beserta support dari sang istri. Pemuda tampan itu pasti memiliki cara untuk keluar dari masalah yang sedang dia hadapi.
📱 Elvino : "Sayang, keadaan papa sudah lebih membaik daripada kemarin. Tadi pagi aku juga sudah berbicara dengan dokter yang merawat Papa selama di rumah sakit. Katanya bila setiap hari kondisi papa semakin baik. Maka mungkin akhir pekan sudah bisa dibawa pulang." ucap Elvino yang lupa memberi tahu kondisi terbaru ayahnya pada sang istri.
Padahal tadi sebelum melakukan meeting bersama para petinggi perusahaan Wijaya Group. Dia juga sudah menelpon istrinya. Akan tetapi bukan si bucin akut bila tidak menceritakan masalah sekecil apapun pada sang istri.
Soalnya tanpa dia ceritakan saja, Adelia sudah mengetahui hal tersebut dari Adik dan ibu mertuanya. Tadi setelah Elvino tiba di perusahaan. Si ibu hamil itu langsung melakukan panggilan video call melalui via WhatsApp bersama keluarga suaminya.
Bahkan Adelia juga sempat berbicara langsung dengan ayah mertuanya. Walaupun hanya beberapa menit, karena Tuan Arka belum kuat apabila terlalu banyak bicara.
📱 Adelia : Benarkah! Wah syukurlah! Aku sangat bahagia mendengarnya. Agar kita bisa berkumpul lagi seperti biasanya. Soalnya di rumah sangat sepi tidak ada mama, adek sama papa." seru si ibu hamil tetap menanggapi baik apa yang sedang diceritakan oleh sang suami.
Meskipun dia sudah tahu juga , jika mertua laki-lakinya semakin membaik membaik.
📱 ElVino : "Iya, benar! Sayang rapat kami hari ini berjalan dengan lancar bahkan Tuan Andes bersedia membayar model yang akan kami pakai menggunakan uang pribadinya."
📱 Adelia : "Semoga semuanya berjalan lancar. Sesuai dengan rencana yang sudah kamu buat. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan untuk keluarga kita."
📱 Elvino : "Iya, apapun itu akan terasa mudah bila kamu selalu memberi aku dukungan. Aku sangat mencintaimu dan sangat membutuhkan dirimu untuk selalu berada di sisiku." setiap kali lagi melakukan panggilan telepon bersama istrinya maupun ketika berada di rumah.
Elvino selalu mengungkapkan rasa cintanya yang diiringi dengan tindakan langsung. Cara dia memanjakan sang istri penuh kasih sayang.
Tok!
Tok!
📱 Elvino : "Sayang, tunggu sebentar!" ucap Elvino setelah mendengar pintu ruangan kerjanya diketuk dari luar.
__ADS_1
"Iya, silakan masuk!" titah Elvino yang masih menggenggam ponsel di tangannya.
Ceklek!
"Selamat siang Tuan Muda. Maaf sudah mengganggu waktu Anda sebentar," ucap seorang pria yang diutus untuk menyampaikan pesan. Dari orang yang tadi menyanggupi dirinya akan menemui agensi tempat mereka merekomendasikan dua orang model, yang akan mempromosikan produk terbaru mereka.
"Iya selamat siang juga, silakan duduk dan ada apa?" tanya El yang kebetulan mengenal laki-laki tersebut.
"Maaf Tuan, Saya dimintai oleh pak Kenzie untuk menyampaikan maafnya karena tidak bisa berangkat menemui agensi modeling. Soalnya beliau baru saja mendapatkan telepon jika putrinya hendak melahirkan." jawab pria bernama Karim tersebut dengan sopan dan masih tetap berdiri karena dia tidak akan lama hanya menyampaikan berita itu saja.
"Oh, iya, tidak apa-apa! Kalau begitu nanti setelah jam makan siang, Saya sendiri yang akan berangkat menemuinya bersama Aldo."
"Terima kasih, Tuan Muda. Saya permisi sekarang karena masih ada beberapa pekerjaan yang belum Saya selesaikan," pamit Karim langsung meninggalkan ruangan presdir tersebut.
"Jika Pak Kenzie tidak bisa maka biarkan aku sendiri yang akan menemui mereka." pemuda itu melihat kepergian Karim. Salah satu staf di perusahaan Wijaya Group.
📱 Elvino : "Ibu hamilku, kamu lagi apa?" tanya El yang kembali lagi menatap pada ponselnya.
📱 Elvino : "Itu hal wajar, karena semakin besar kehamilan mu maka pasti akan ada perubahan pada tubuhmu juga. Tapi itu tidak akan lama lagi, karena calon anak kita akan segera lahir. Jujur aku sudah tidak sabar ingin menggendongnya."
📱 Adelia : "Sabar! kita harus menunggu selama kurang lebih dua bulan lagi. Setelah itu aku tidak akan kesepian lagi bila tidak ada dirimu. Oya, sayang! Eum... Tadi siapa yang datang? Apakah penting? Jika kamu ada pekerjaan lagi, maka matikan saja teleponnya, karena aku juga mengantuk ingin tidur siang."
📱 Elvino : "Tadi yang datang Karim, dia salah satu Staf di perusahaan. Hanya ingin menyampaikan bahwa Pak Kenzie tidak bisa berangkat menemui agensi tempat kami merekomendasikan modelnya. jadi setelah ini aku akan berangkat untuk menemui mereka sendiri." jawab Elvino jujur.
📱 Adelia : "Baiklah! Semoga berhasil dan hati-hatilah saat mengendarai mobil, karena kami sedang menanti kepulangan mu di rumah."
📱 Elvino : "Terima kasih istriku sayang. aku akan berhati-hati dan juga mau berangkat sekarang saja. Selagi waktuku sedang senggang. Tapi apabila nanti pekerjaannya tidak banyak, mungkin aku tidak akan pulang sampai malam."
📱 Adelia : "Sama-sama suami tercintaku. Aku mencintaimu!" sebelum Elvino membalas mengucapkan cinta sang istri. wanita hamil itu sudah menutup teleponnya lebih dulu.
"Selalu saja seperti itu, dia senang sekali membuat aku penasaran dan ingin menggigitnya. Bila seperti ini, bagaimana mungkin rasa cintaku akan berkurang. Justru yang ada malah semakin membesar." gumam kecil pemuda itu menatap foto sang istri yang ada di ponselnya.
"Oh Tuhan, tolong lindungi istri dan calon anak kami. semoga saat melahirkan nanti, dia diberi kesehatan. Karena aku sangat mencintainya." do'a suami idaman sebelum berdiri dari tempat duduknya dan tidak lupa juga Elvino mengambil jas kerjanya beserta kunci mobil, karena dia sudah makan siang sebelum menelepon sang istri.
__ADS_1
Di saat menelepon yang pertama tadi, Adelia tidak mengangkat panggilan telepon dari sang suami, karena wanita hamil itu lagi pergi ke dapur untuk mengambil irisan buah-buahan segar.
Waktu tersebut digunakan oleh Elvino untuk menghabiskan makan siangnya terlebih dahulu. Baru setelah itu dia menelepon istrinya kembali.
Kleeek!
Suara pintu ruangan Elvino ino yang ditutup kembali oleh pemuda itu.
"Apakah Tuan Muda mau pergi?" tanya Eris si sekretaris perusahaan.
"Iya, Saya akan berangkat ke perusahaan agency. Untuk menemui dua modeling yang akan kita rekomendasikan sebagai model produk terbaru perusahaan Wijaya Group," jawab El berhenti sejenak di depan pintu kaca tersebut.
"Oh, iya Tuan. semoga semuanya lancar sesuai rencana," wanita bernama Eris mengangguk sopan.
Setelahnya Elvino yang ingin pekerjaannya cepat selesai langsung saja pergi memasuki lift khusus bagi petinggi perusahaan. Karena saat ini Aldo sudah menunggunya di lobby perusahaan.
... BERSAMBUNG... ...
.
.
Halo... Assalamualaikum Kakak Raeder semuanya. Mohon maaf ya jika updatenya kurang lancar, karena keadaan Mak Author dalam keadaan sakit. Jadi mohon doanya saja agar lekas sembuh dan bisa seperti biasanya lagi. jangan lupa pula untuk selalu memberikan dukungannya yaitu. 👇
Like.
Vote.
Komen.
Bintang lima, bungga dan kopinya.
Terima kasih 🙏😘😘😘
__ADS_1