EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
Chapter 21


__ADS_3

Mereka ber-empat terus menonton Vidio tersebut sampai selesai dan kemudian mengganti Vidio yang berasal dari masa depan yang tentu saja yang makin hot dong wkwkwk, Qian He, ming Meng, Yu Mei di wajah mereka terlihat jelas jejak kegelisahan, sedangkan Jian An wajahnya masih datar tanpa mengalihkan pandanganya dari Laptop ya mereka sudah mengganti Ponsel menjadi Leptop agar mereka bisa puas melihatnya, bahkan tadi mereka akan memasang layar lebar tapi mereka tak mau capek memasangnya, jiwa pemalas mereka sedang bangkit gaes, dan jadilah mereka menonton melalui Leptop sambil memakan cemilan yang baru saja ia ambil dari Ruang Dimensinya.


"Jian An, lo kok masih tenang - tenang aja sih nonton kayak ginian"ucap Ming Meng sambil memperhatikan wajah Jian An yang tertutup cadar itu, namun ia yakin kalau wajah tuan sekaligus sahabatnya itu datar dan tenang tak seperti yang lainnya.


"Mmang kenapa?, ada apa?."jawab JIAN an bukannya ia menjawab ia malah melempar pertanyaan lagi ke arah Ming Meng.


"Dia mah emang biasa kalau nonton film kayak gini dia kagak pernah berubah eskpresi nya pasti datar terus, gue bahkan dulu sampai curiga kalau si Jian An itu gak normal"ucap pedas Yu Mei yang langsung mengenai tepat pada hati Jian An.


Jlepp...


Sungguh rasanya sakit ternyata selama ini sahabatnya menganggap bahwa dirinya itu tak normal.


"Gue setuju bahkan bukan cuma lo doang yang menganggap Jian An gak normal bahkan gue juga, bahkan ya semua anak di kelas juga mikir gitu"ucap Qian He lebih pedas lagi yang berhasil meluncurkan dua panah sekaligus yang mengenai tepat pada jantung Jian An.


Ia tak pernah berfikir bahwa dulu seluruh teman - temannya menanggap dia tak normal, sungguh hati dan jantungnya sangat sakit.


"Sembarangan, gue normal ya, salah-in aja sama guru gue dulu yang ngajarin gue buat bisa mengendalikan diri sendiri dengan sangat handal"ucap Jian An kesal sambil men-jitak dahi ke duanya dengan keras.


"Akh!"seru Qian He dan Yu Mei secara bersamaan.


Sedangkan Ming Meng hanya terkekeh dari tadi mendengar semua perkataan dari Yu Mei dan Qian He dalam menjelekan sahabat sekaligus Tuan nya tersebut.


"Ini nih yang dinamakan penganiayaan"ucap Qian He sambil memegangi dahinya yang di-jitak oleh Jian An dengan keras barusan.


"Setuju gue, kita kudu lapor ke polisi biar Jian An kena undang - undang nih" timpal Yu Mei dengan mengusap - usap dahinya yang sakit.


"Sono aduin entar juga lo yang si hukum, secara kan gue Putri ya disini"ucap sombong Jian An.


"Iye, iye, Putri mah bebas"ucap Yu Mei lagi yang sudah jengah dengan sifat sombong Jian An yang terkadang nongol itu.


"Eh, btw siapa emangnya guru lo"ucap Ming Meng.


"Eh, itu, itu, itu lohh..."ucap gugup Jian An karena di pertanyaan dari Ming Meng dan juga ia yang di pandangi oleh ke tiga sahabatnya yang saat ini memandangnya penasaran dengan tingkat dan level melebihi level Dewa.


"Fuuhh..., ok gue jelasin tapi sebelum itu Lo Ming Meng harus tau rahasia terbesar gue dulu, dan gue mau agar lo gak benci gue setelah lo tau rahasia itu"ucapan Jian An itu membuat mata Qian He dan Yu Mei ter-belak secara bersamaan, apa tadi dia bilang mau memberitahu rahasia besar nya kepada Ming Meng, apa rahasia itu adalah bahwa mereka ber tiga bukan dari Dunia ini???.


Seketika jantung Qian He dan Yu Mei berdetak tak karuan.


Deg!


Deg!


Deg!


Deg!


"Lo serius mau kasih tau rahasia itu ke Ming Meng"ucap tak percaya dari Yu Mei.

__ADS_1


"Iya, lagian gue tau seberapa lama nya juga gue sembunyi in ini dari orang - orang terdekat gue maka suatu hari nanti juga akan terbongkar, dan gue memilih untuk memberitahu itu sendiri dari pada mereka tau dari orang lain, gue juga setelah ini mau bikin rencana gimana cara nya memberitahukan kebenarannya ke keluarga gue, gue gak mau kalau mereka akan sakit hati di saat mereka tau suatu saat nanti dan mereka akan kecewa sama gue yang gak mau jujur sama mereka"ucap panjang kali lebar kali tinggi dari Jian An yang di simak baik - baik oleh ketiga orang yang ada di dalam ruangan itu.


"Lo bener juga sesuatu yang kita sembunyikan suatu saat nanti pasti akan ke bongkar juga"Qian He menanggapi.


"Bener lebih baik mereka tau dari mulut kita sendiri baru orang lain dari pada dari orang lain dulu baru dari kita sendiri"ucap Yu Mei juga membenarkan perkataan dari Jian An.


"Tunggu, tunggu, sebenarnya apa yang kalian sembunyikan dari gue, jawab dengan jujur"ucap Ming Meng penasaran apa yang sebenarnya mereka sembunyikan dari dia?, kenapa harus sampai di tutup rapat seperti ini?.


"Ok, kita jawab tapi gue mohon sama lo agar lo gak marah sama Jian An karena ini"ucap Yu Mei.


"Ok, gue gak akan marah sama Jian An"ucap Ming Meng.


"Sebenarnya Jian An itu bukan.."ucap Yu Mei terpotong oleh ucapan dari Jian An.


"Biar gue aja yang ngomong sama Ming Meng dengan jujur"ucap Jian An memotong ucapan dari Yu Mei.


"Ok"ucap singkat Yu Mei yang langsung berdiri dan melangkahkan kakinya mundur, yang di ikuti juga oleh yang lainnya.


"Gue mau bilang kalau gue bukan Putri Li Jian An, Putri Jian An itu sudah meninggal karena racun waktu itu, gue juga gak tau kenapa jiwa gue bisa menempati tubuh milik Putri Jian An ini, gue mohon lo jangan marah sama gue"ucap Jian An sambil memegang ke dua tangan Ming Meng yang saat ini menangis tersedu - sendu,


setelah mengetahui bahwa tuan nya itu ternyata sudah tak ada lagi di dunia ini.


"Lo pasti bohong kan Jian An, lo pasti bohong kan"ucap tak percaya Ming Meng sambil melepaskan tangan nya dari genggaman Jian An.


Ia masih tak percaya dengan apa yang ia dengar.


"Lo tau kenapa saat Putri Li Jian An bangun dari tidur panjangnya sifatnya berubah itu semua karena gue yang ada di dalam raganya" ucap Jian An.


"Itu semua belum cukup untuk membuktikan kalau lo bukan Putri Li Jian An"ucap masih tak percaya dari Ming Meng.


"Ya Tuhan, apa yang bisa membuat lo percaya kalau gue itu bukan Jian An, apa perlu gue panggil arwah Jian An, agar lo percaya dengan apa yang gue ucapin"ucap Jian An yang langsung membuat Qian He dan Yu Mei merinding seketika.


'Gila' kata inilah yang ada di pikiran mereka saat ini.


Namun tak lama terdengar suara indah nan lembut menyebut nama Ming Meng dengan perlahan.


"Ming Meng"ucap seseorang dari arah belakang Ming Meng.


Seketika semua kearah yang ada di ruangan itu mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara.


Dan terlihatlah sesosok wanita cantik seumur Jian An, kecantikannya bahkan bisa menghancurkan seluruh Kekaisaran.


wajahnya sangat mirip dengan Jian An sebelum melakukan Kultivasi.


"Tuan Putri Li Jian An, apa benar bahwa itu anda"ucap Ming Meng dengan derai air mata yang masih mengalir dari matanya.


"Ya, ini aku, Ming Meng semua yang di katakan oleh nya itu benar ia adalah aku di dunia yang berbeda, aku sengaja menarik jiwa nya kesini saat ia mengalami kecelakaan agar ia bisa membalaskan dendam ku kepada semua orang yang telah menghina dan mencemooh ku, dan mau janganlah membencinya karena ini semua bukan salahnya tapi salah ku yang menariknya dalam keadaan ini"ucap panjang lebar arwah Putri Li Jian An.

__ADS_1


"Kau Jian An, jadi lo yang bawa gue ke sini"ucap Jian An tak percaya.


"Iya, maaf kan aku, lagian kamu di Dunia mu dulu sudah mati dan aku percaya ke pada mu Jian An kamu bisa membalaskan dendam ku ke pada mereka semua, maka aku berjanji akan menyerahkan tubuh ku agar menjadi milik mu sepenuhnya dan kamu bisa menjalani kehidupan seperti apa yang kamu inginkan"ucap arwah Putri Li Jian An.


"Ok, gue akan balas dendam sama mereka semua"ucap simpel dari Jian An.


"Terima kasih sepertinya aku harus pergi, waktuku sudah habis di sini, Jian An atau safa jika kau membutuhkan bantuan ku kamu tinggal panggil saja nama ku apa kamu tau, dan tong jangan beritahu identitas mu terlebih dahulu ke pada keluarga ku biar aku saja yang akan memberitahunya"ucap arwah Putri Li Jian An.


"Ok"ucap singkat Jian An.


Setelah mendengar jawaban tersebut sosok tersebut pun menghilang menjadi butiran - butiran cahaya pelangi.


"Jadi kamu bukan Putri Li Jian An"ucap Ming Meng


"Ya, apa kamu marah sama aku"ucap Jian An.


"Tidak aku tidak marah dengan mu, walaupun kamu bukan Putri Li Jian An tapi kamu tetap kah dia di dunia berbeda jadi apa bedanya"ucap Ming Meng.


"Terima kasih"ucap Jian An memeluk Ming Meng.


"Ehem, ehem, kami juga mau bilang kalau kami juga sama seperti Jian An kami dari Dunia Moderen, kamu dulu adalah sahabat dari Jian An di Dunia Modern"ucap Qian He.


"Benarkah kenapa kalian tak pernah bilang"ucap merajuk dari ming men8g Sambil mengerutkan bibirnya.


"Hehe, dah ah tadi siapa guru lo itu Jian An"ucap Yu Mei.


"Oh itu dulu Mr.Wiliyam"ucap enteng Jian An.


"Siapa tuh" ucap Qian He.


"Gue ceritain ya gue itu dulu sebenarnya bukan cuma anak SMA doang tapi gue itu juga seorang agent paling handal di dunia dengan kode seven six one one zero zero"cerita Jian An yang langsung membuat Qian He dan Yu Mei ter-belak kaget, siapa sih yang gak kenal agent seven six one one zero zero agent terhebat dan ter-kejam di dunia bahkan mendengar nama nya saja sudah membuat siap saja bergidik ngeri.


"APA!!!!" teriak Qian He dan Yu Mei secara bersamaan.


Jadi selama ini sahabat mereka adalah agent yang mereka kagumi dulu dan dia tak pernah menceritakan nya sungguh minta di-jitak nih orang untung temen kalau kagak udah di masukin comberan biar bau dah nih orang.


batin ke duanya kesel berat karena Jian An.


,........


***Segini dulu ya, maaf kalau panjang tapi cuma bahas itu doang abisnya Author bingung mau bahas apa duluπŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š


Ok, satu tahap sudah terlewati tinggal tahap berikutnya dah😁


Jangan lupa like, vote, komen, dan share ke temanΒ² kalian ya.


bayπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹***

__ADS_1


__ADS_2