EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
34. tiga puluh empat


__ADS_3

"an'er dari mana kamu mendapatkan gambar itu"ucap kaisar Li kepada Jian an lembut tapi tidak dengan mata nya yang menatap tajam kearah Jian an.


"an'er mendapatkan gambar itu tak sengaja ayah handa, waktu itu an'er masih jalan - jalan sambil menguji coba alat yang an'er buat (ucap Jian an Sambil menunjukan alat tadi) dan tak sengaja sampai di sebuah gazebo di kediaman mei mei, dan saat an'er lewat an'er mendengar suara aneh dari dalam gazebo tersebut dan karena penasaran akhirnya an'er memanjat pohon di belakang gazebo tersebut, dan saat an'er sudah ada di atas pohon an'er sungguh tak sengaja melihat itu dan masalah gambar tadi an'er juga tak sadar jika ternya alat tersebut merekam semuanya, an'er sadar saat sudah sampai di kediaman namun gambar tersebut tak bisa di hapus jadi an'er membiarkannya saja"ucap Jian an dengan lancar + panjang + lebar.


kaisar Li mengangguk percaya dengan ucapan putri nya tersebut.


"baiklah ayah percaya tapi kamu ayah hukum salin buku tata karma seorang putri kekaisaran sebanyak lima kali dan harus selesai sebelum acara pernikahan adik mu"ucap kaisar Li.


"ayah kenapa an'er juga di hukum apa kesalahan an'er"ucap Jian an tak terima jika dia juga di hukum.


"itu semua karena kamu memanjat pohon di kediaman putri Li bo doh"ucap kaisar Li.


"hah, bagaimana ayah tau kalau aku memanjat pohon di kediaman mei mei"ucap Jian an dengan bod*h nya.


"kamu yang menyebutkan sendiri di dalam cerita mu itu"ucap kaisar Li enteng.


sedangkan Jian an sedang menyumpah sarapi diri nya sendiri yang terlalu ceroboh mengucapkan bahwa ia memanjat pohon.


'bod*h, bod*h, Lo Jian an kenapa Lo ngarang ceritanya malah ada manjat pohonnya kan Lo tau sendiri kalau nih dunia seorang putri kagak boleh manjat pohon'batin Jian an.


"dasar bangkek malah ngaku" gumam kecil Ming meng.


"be*o"gumam yu mei.


"ini nih akibatnya kalau setiap hari sering rebahan"ucap qian he yang menyalahkan Jian an yang setiap hari nya selalu rebahan.


.....


don't respond.


*lah apa hubungannya rebahan sama nih kasus(heran author)


ada lah Thor(qian he)


apa emangnya(ucap author menantang qian he)


ya ada lah thor, kagak usah kepo jadi orang(ucap qian he).


helehπŸ˜’ bilang aja kalau kagak tau mau jawab apa(ucap author malas dengan ucapan sok rahasia - rahasia an milik qian he)


heheπŸ˜…πŸ˜… tau aja Lo Thor(ucap cengeesan qian he)


OK, now back to the Jian an*.


............


"ayah, apa bisa hukuman ku di kasih diskon sebanyak 100%"ucap Jian an dengan wajah kucingnya, dengan mata yang berbinar terang dan imut yang ia kedip - kedip kan beberapa kali dan wajah yang amat imut and memelas walau di tutup cadar.πŸ₯ΊπŸ₯Ί

__ADS_1


mendengar tawaran dari putri Jian an semua tamu yang ada di aula berusaha mati - Matian untuk menahan tawa agar tak pecah, hingga wajah mereka memerah.


apa tadi yang kita dengar diskon 100% bukan kah itu sama saja dengan menghilangkan hukuman nya??.


sedangkan Bagas dkk, hanya cengo mendengar tawaran Jian an kepada ayahnya.


sungguh, tawaran yang tak masuk akal sehat mereka ber tiga!!!.


sungguh rasanya mereka sekarang juga ingin salto dadakan, kayak tahu bulat di goreng dadakan, Nang mobil hallo.


Ming meng dkk, hanya memandang datar Jian an, yang meminta diskon hukumannya.


walau di dalam mereka sudah tertawa terpingkal - pingkal ketika mendengar tawaran tersebut.


kaisar Li yang mendapatkan tatapan yang amat imut dan menggemaskan dari putri tersayangnya berusaha untuk mengalihkan pandangan kearah lain.


' tidak, tidak aku harus tahan, jangan sampai luluh dengan tatapan kucing itu, hukuman tetap hukuman ' batinnya.


namun apalah daya seorang ayah yang terlalu mencintai anak nya tersebut, ia bahkan sesekali sambil melirik ke arah Jian an, memastikan bahwa Jian an tak lagi menampilkan wajah imutnya tersebut.


"ayah"panggil Jian an lagi dengan suara lirih.


"hah, ba.."ucap kaisar Li terpotong dengan ucapan permaisuri Qi.


"an'er jalan kan saja hukuman mu, dengan baik"ucap permaisuri Qi yang sukses membuat Jian mendengus.


"Tak ada tapi - tapian"ucap permaisuri Qi.


wajah Jian an, seketika langsung muram.


"qian he, yu mei, Ming meng, ayo kita kembali ke kamar saja"ucap lemas Jian an.


ketiga orang yang di panggil pun, segera ke depan Jian an dan memberi hormat.


"hormat kepada kaisar Li, permaisuri Qi, putra mahkota, dan putri Jian an"ucap mereka serempak.


dengan wajah yang di tekuk, Jian an berjalan menuju kamarnya tanpa berpamitan ke pada siapa saja


sedangkan Bagas dkk langsung mengikuti kemana Jian an, akan pergi.


.......


Jian an terus berjalan ke arah kamar nya yang ada di kekaisaran han.


ia berjalan sambil menghentak - hentakkan kaki nya kesal.


"huh, apa sih salahnya kasih diskon tuh hukuman banyak banget lima kali, kagak tau apa kalau tuh buku tata karma seorang putri tebalnya kayak apa"gerutu Jian an di sepanjang jalan sambil menendang - nendang batu kecil yang ada di hadapannya.

__ADS_1


"tenang Jian an kita bakal bantuin Lo kok"ucap yu mei.


mendengar itu wajah suram Jian an, seketika bercahaya.


"benarkah"ucap girang Jian an kearah yu mei.


"iya, kita bakal bantu"ucap qian he ikut menimpali.


"ya, ampun kalian baik banget sih sama gue, si jomblo yang manis, imut, cantik, dan baik hati sedunia ini"ucap narsis Jian an secara tiba - tiba, yang langsung mendapatkan tatapan jengah dari ke tiga temannya.


"iya, kita bakal bantuin......., tapi dalam doa dan mimpi ya"ucap Ming meng yang langsung mengubah wajah senang Jian an kembali suram bahkan bertambah suram and kelabu...


"kalian kok jahat banget si sama gue, apa salah dan dosa ku sayang"ucap dramatis Jian an.


"salah Lo itu banyak banget sampai catatan Lo, di malaikat aja udah penuh, sampai tuh malaikat pinjem buku punya gue kemarin"ucap ngawur yu mei.


"hah, masa kapan aku kok gak liat si"ucap qian he malah tampa ngawur


"ye, gimana mau lihat orang Lo kalau tidur kayak orang mati, kagak gerak walau udah di gedor keras"ucap Ming meng.


"udah ah, kalian semua kagak bisa apa baik sama gue sedikit sakit ati aing, sakit di cuekin kayak gini terus"ucap Jian an sambil berlari ke gazebo sambil memggang dadanya, dan duduk di sana.


.......


sama aing juga sakit (curhat author😭😭)


sakit ati nya ya thor, kita sehati(ucap Jian an)


bukan, ane sakit gigi(ucap author sambil memegang pipi sebelah kirinya.)


πŸ˜’(Jian an)


.......


setelah sampai di gazebo Jian an pun duduk di sana dengan wajah murungnya.


ketiganya yang melihat itu pun akan menghampirinya.


namun......


.......


***SEGINI DULU YA, MAAF KALAU KURANG SERU AUTHOR HARI INI LAGI MALES BUAT NGETIK.😞


JANGAN LUPA LIKE, VOTE,KOMEN, DAN SHARE YAπŸ˜πŸ‘πŸ‘


REKOMENDASI NOVEL BUAT KAMI, DI JAMIN SUKA : SUAMI KU BUKAN MALAIKAT.

__ADS_1


COBA BACA YA, DI JAMIN KAMI SUKA, AKU JUGA SUKA LOH.πŸ˜€πŸ˜Š***


__ADS_2