EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
41. PENOLAKAN.


__ADS_3

acara pun berlanjut dengan baik, semua para juara pun telah mendapatkan hadiah mereka masing - masing.


karena acara itu sudah selesai pun di lanjutkan dengan pemilihan selir untuk para kaisar dan juga para pangeran, atau para bangsawan.


'udah tua masih aja mau punya selir'batin Jian an.


karena semua camilan yang ada di depannya sudah habis ia pun hanya bisa meminum teh nya saja.


sedangkan Delvin ia tak minum sama sekali karena minuman yang ada di depannya adalah arak.


sedangkan Bagas dan Alex mereka hanya minum satu gelas dan itu pun mereka minum sedikit, demi sedikit karena jujur mereka tak terlalu menyukai arak di dunia ini.


Jian an yang sedari tadi melihat Delvin tak meminum, minumannya ia pun menyodorkan teko teh nya kepada Delvin, dan melalui kode mata menyuruh Delvin untuk minum.


yah, ia tau kalau Delvin tak menyukai arak, Delvin yang melihat Jian an menyodorkan tekonya pun langsung mengambilnya, namun di meja nya tak ada gelas lagi yang ada hanya gelas berisikan arak.


karena tak ada gelas lain ia pun mengambil gelas milik Jian an, yang saat ini sedang di pakai untuk minum.


saat Jian an akan minum teh lagi gelasnya langsing di ambil oleh Delvin.


dia pun mengalihkan pandangannya kerah Delvin yang sekarang ini tengah minum dengan gelasnya tanpa dosa.


"apa?, kita kan teman"ucap enteng Delvin yang langsung mendapatkan pelototan dari Jian an.


'teman, teman dari mana, gue bukan temen Lo ya'batin Jian an yang kesal karena Delvin mengambil gelasnya.


dan apa tadi Delvin minum dari gelasnya yang sudah ia buat minum, bukannya itu sama saja dengan.


pikiran Jian an sekarang berkelana.


'ciu*an tak langsung'batinnya menangis.


Jian an ingin merebut kembali cangkir teh nya, tapi kalau ia rebut itu cangkir dan ia gunakan untuk minum lagi artinya ia ciuman tidak langsung dengan Delvin dua kali dong.


"ehem, itu cangkir buat Lo aja"ucap Jian an, Dan langsung menyuruh yu mei untuk meminta cangkir lagi.


sedangkan dari tadi para teman - teman Jian an yang melihat Delvin minum dari cangkir bekas Jian an, langsung membatu tak tau harus berbuat apa.


sekedar info ya, Delvin itu masih polos banget ya jadi dia gak tau kalau apa yang dia lakuin barusan sama saja dengan ciu*an tak langsung dengan Jian an.


Dan alasan Jian an tadi tak berteriak dan marah saat Delvin mengambil cangkirnya dan ia menyadari bahwa itu ciuman tak langsung pun, karena dia tau Delvin sangat polos.


jadi ia hanya mepelototi nya saja, karena jujur dia se benci - benci nya dia kepada Delvin ia tak mau merusak kepolosan orang lain dengan otak kotor nya itu.


yah, dia akui bahwa otak nya itu kotor.


tapi karena kebaikan hati nya itu ia harus kehilangan ciu*an tak langsung nya yang pertama.


.........


yu mei pun datang sambil membawa cangkir baru untuk Jian an.


yu mei meletakan cangkir tersebut di depan Jian an dan menuangkan teh untuk Jian an minum.


Jian an sekarang ini sedang minum dengan anggunnya.


sambil melihat acara di depannya ini, entah kenapa ia jadi tertarik dengan acara kali ini, padahal kan itu cuma pemilihan selir untuk kaisar Han beberapa pangeran yang minat.


namun kaisar Han tak mengambil satu pun selir itu karena ia sudah cukup dengan banyak nya selir di Harem nya.

__ADS_1


ia mempersilakan anak - anak nya untuk memilih permaisuri atau pun selir untuk diri mereka sendiri.


dan para pangeran pun memilih para selir maupun permaisuri untuk mereka.


Delvin yang melihat acara pemilihan selir di dunia ini merasa aneh saat anak seusia Jian an di pilih menjadi seorang selir pangeran yang berumur 25 tahun.


' dia bukan pandofil kan ' batinnya.


"Jian an, apa di dunia ini memang seperti itu" tanya berbisik Delvin kerah Jian an.


Jian an Tak paham akan apa yang di maksud Delvin pun kembali bertanya.


"maksudmu, apa"ucap Jian an.


"ais, itu loh anak di bawah umur menikah dengan seorang pemuda yang bisa di bilang lebih cocok menjadi pamannya"ucap Delvin rada kesal dengan Jian an karena tak tau arah pembicaraan yang ia mulai.


"oh, itu tuh, memang seperti itu, gue juga heran dengan mereka semua, dan karena itu juga gue tak pernah berniat menikah di dunia ini"ucap Jian an.


Delvin yang mendengarkan apa yang dikatakan Jian an, mengangkat sebelah alisnya.


"benarkah, bukannya Lo hanya tak mau repot dalam hidup mu itu"sindir Delvin kepada Jian an.


Jian an yang menadapat sindiran dari musuh itu tak bisa mengelak, yah memang benar Delvin memang yang paling tau tentang diri nya.


"hehehe, yah bisa juga seperti itu, lagian gue gak mau sama mereka semua, emang ada apa perempuan yang mau di duakan, cuma orang b*doh saja yang mau"ucap Jian an dengan cengiran di awal kalimat.


"oh, lalu apa yang akan Lo lakuin kalau misalnya ada yang melamar Lo di acara ini"ucap Delvin.


"tentu saja gue akan langsung menolaknya mentah - mentah"ucap Jian an.


"bagaimana kalau orang itu sangat terobsesi dengan lo, Lo mau apa?"ucap Delvin sambil tersenyum misterius.


tak lama seorang pangeran dari kekaisaran long maju ke depan dan memberi hormat kepada kaisar Han.


"salam untuk kaisar Han."ucap pangeran tersebut yang tak lain adalah pangeran ke tiga dari kekaisaran long, bernama long si Feng.


"salam mu di terima"ucap kaisar Han Sambil mengangkat tangannya kesamping atas.


"yang mulia bolehkan saya meminta izin untuk bisa berbicara kepada yang mulia kaisar Li"ucap pangeran ketiga long si Feng.


kaisar Han mengangkat alisnya.


"kalau itu tergantung dengan kaisar Li sendiri"ucap kaisar Han, sambil melihat kaisar Li


"tidak masalah, pangeran ketiga long si Feng apa yang ingin anda katakan dengan kaisar ini"ucap kaisar Li sambil memandang pangeran ketiga long si Feng.


"sebelum nya saya mau berterima kasih kepada kaisar Li karena sudah mengizinkan saya untuk berbicara ke pada anda"ucap pangeran ketiga long si Feng.


"baiklah, itu tidak masalah sama sekali pangeran ketiga long si feng."ucap kaisar Li.


"saya hanya ingin mengajukan lamaran pernikahan ke pada anak anda putri Li Jian an"ucap pangeran ketiga long si Feng.


yang langsung membuat Jian an yang sedang minum, menyemburkan minumannya yang ada di dalam mulut.


sedangkan Delvin hanya tersenyum tipis.


"bagaimana, apa yang akan Lo lakuin"ucap Delvin sambil melihat Jian an yang sekarang ini tengah mematung.


"jadi Lo dah tau kalau ini akan terjadi"ucap Jian an Sambil melihat Delvin yang sekarang ini tengah tersenyum tipis, bahkan tak ada yang menyadari nya kecuali Jian an yang memang sudah kenal betul dengan Delvin.

__ADS_1


"tentu saja, menurut Lo, gue bilang kayak gitu secara percuma apa"ucap Delvin, yang di anggapi dengan anggukan polos dari Jian an yang membuat Delvin mendengus dengan kesal.


kalau boleh jujur saja semua orang yang ada di dalam aula sangat terkejut dengan apa yang di katakan oleh pangeran ketiga long si Feng, bahkan kaisar Li sendiri sangat terkejut namun ia bisa mengendalikan eskpresi nya, sehingga sekarang ia hanya mengangkat sebelah alis nya.


"kalau itu semua terserah kepada putri kaisar ini"ucap kaisar Li yang melempar semua keputusan dan jawaban ke Jian an.


"putri ini menolak anda"ucap Jian an acuh tak acuh dengan keadaan.


"putri Li Jian an, kenapa ada menolak saya?, apa yang membuat anda menolak saya?"tanya pangeran ke tiga long si Feng.


"jawab pertanyaan ku dengan jujur, yang pertama akan kau jadi kan apa aku jika menikah dengan anda?"tanya Jian an.


"tentu saja putri Li Jian an akan saya jadikan permaisuri"jawab pangeran ketiga.


"kedua, berapa banyak selir mu dan apa kau pernah berhubungan dengan mereka?"tanya Jian an lagi yang langsung membuat semua orang di dalam aula bingung.


karena baru pertama kalinya, ada seorang wanita yang akan di lamar menanyakan berapa selir dari orang yang akan melamarnya sebelum memutuskan akan menolak atau menerimanya.


pengarah ketiga long si Feng nampak mengerutkan dahi nya tanda ia bingung mengapa putri Li Jian an menanyakan hal tersebut.


"saya memiliki 4 orang selir dan saya sidah sangat sering berhubungan dengan mereka semua"ucap pangeran ketiga long si Feng dengan bingung namun ia tetap menjawabnya dengan jujur.


"kalau begitu saya menolak anda"ucap enteng Jian an.


semua orang nampak kebingungan dengan apa yang di katakan oleh putri Li Jian an, Jian an yang melihat itu menghembuskan nafas kasar, ia pun memukul punggung Delvin seraya berkata.


"jelaskan"ucap Jian an datar.


"semua orang sudah tak kaget lagi dengan apa yang di lakukan oleh Jian am kepada ketua anggota Black king tersebut.


sedangkan yang di suruh menjelaskan saat ini tengah meringis kesakitan, tadi itu tepukan Jian an di punggungnya sangat keras ya!.


"mana aku tau, bahkan tentang apa itu maksud berhubungan saja aku tak tau"ucap polos dan jujur Delvin.


sedangkan Jian an saat ini sedang mengelus dada nya berusaha sabar dengan kepolosan Delvin yang overdosis itu.


"Lo, Lo terlalu polos, semoga saja tak ada seorang wanita yang memanfaat kan kepolosan Lo, mungkin gue harus ajari beberapa larangan yang harus Lo ketahui, tapi seperti nya nanti saja"ucap Jian an yang kemudian memfokuskan diri ke depan meninggalkan Delvin yang saat ini sedang mencerna perkataan Jian an.


..............


mencerna emang makan apa(author)


Lo yang nulis sendiri thor, jangan tanya ke aing, aing kagak tau dah, sumpah(ucap Delvin).


...............


"tentu saja saya menolak anda, karena saya ingin memiliki seorang suami yang hanya memiliki saya dan mencintai saya tanpa memiliki yang lainnya"ucap Jian an.


"tapi saya mencintai anda"ucap pangeran ke tiga long si Feng.


..................


***SEGINI DULU YA.😌


MAAF KALAU BANYAK TYPO, KALAU ADA TYPO YANG TERDETEKSI SAMA KALIAN TOLONG KOMENTAR YA, BIAR NANTI AUTHOR BENER IN.😊


YA SUDAH, JANGAN LUPA BUAT LIKE, VOTE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMAN² KALIAN YA😁


BYY...πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹***

__ADS_1


__ADS_2