
Selamat membaca
🤗🤗🥳🤗🤗🥳🤗🤗🥳🤗🤗🥳
.........................................
"Tuan aku salah"ucap Jian Kun.
Namun Jian An nampak tak memperdulikan nya dan milih melanjutkan menjawab pertanyaan yang di ajukan ke pada nya oleh ke empat mahasiswa di depan nya ini.
"Oh gitu ya, kamu masih SMA kan?, Sekolah di mana?"tanya seorang laki-laki baju hitam di sana yang lumayan tampan dengan kulit yang lumayan putih dengan bibir yang merah alami.
"Iya kak saya sekolah di sekolah SMA samudera"jawab Jian An, memang benar dia akan sekolah di sana, jika Kalian bertanya, loh emangnya Jian An bisa daftar, jangan lupa dia dulu seorang Agent tentu saja hal itu adalah hal yang sangat mudah bagi nya.
"Oh..., sekolahan itu, deket dong sama Kampus kita"ucap seorang laki-laki baju merah.
"Oh iya deket sama Kampus kita"ucap perempuan yang tak pakai hijab.
"Dek, mau kemana?"tanya wanita yang pakai hijab.
"Mau cari makanan kak"jawab Jian An.
"Bareng aja mau?, si Daniel kebetulan mau pergi beli makanan juga"ucap perempuan yang tak pakai hijab.
"Eh, siapa itu Daniel?"tanya Jian An bingung.
"Oh, iya kita belum kenalin diri kita sendiri, kenalin dek yang pakai hijab itu nama nya Shifa, terus aku nama Bella, dia yang baju merah nama nya Yohan, terus dia yang baju hitam nama nya Daniel"ucap Bella.
"Ah~, halo~ kakak-kakak semua nama saya Jian An, kalian bisa panggil saya Jian.
"Oh, namanya Ke China, China an ya"ucap Yohan.
"Nah gimana dek mau gak sama Daniel?"tanya Bella.
"Eh aku sih mau-mau aja kebetulan gak ada kendaraan juga, tapi kak Daniel nya gimana?"ucap Jian An sambil memandang Daniel yang sefang fokus ke pada Handphone nya.
"Nel, Nel!"panggil Shifa ke pada Daniel dengan menyenggol lengan nya.
"Eh, ya ada apa?"tanya Daniel dengan kaget.
"Mau gak lo cari makan sama dek Jian"ucap Yohan
"Ya udah ayo"ucap Daniel sambil berdiri menuju sepeda montor nya.
"Yok, dek naik"ucap Daniel dari atas sepeda montor nya.
"Ah iya kak"ucap Jian An dan mulai menaiki sepeda motor milik Daniel.
Dalam perjalanan🚶🚶🚶
"Dek mau makan apa?"tanya Daniel.
"Rekomendasi bisa kak?"tanya balik Jian An.
"Ok, kalau gitu"ucap Daniel dan segera melajukan sepeda motor nya lebih cepat, hingga sampai mereka di sebuah warung kecil.
Bisa terlihat bahwa warung itu adalah warung mie ayam, dan bakso.
Setelah memprakirakan sepeda motor, Jian An dengan cepat turun dari montor tersebut, di ikuti oleh Daniel, bisa terlihat bahwa Jian An hanya mengekor di belakang Daniel.
"Pak beli bakso nya 1, ama mie ayam nya 3 di bungkus, dek mau beli apa?"tanya Daniel sambil melihat Jian An yang masih berdiri di belakang dengan diam.
"Mie ayam aja kak, yang sedang"jawab Jian An.
__ADS_1
"Bang Mie ayam nya nambah 1 sedang semua aja ya bang"ucap Daniel dan segera duduk di kuris terdekat di ikuti oleh Jian An.
Memainkan Handphone nya Daniel terlihat sangat serius dengan itu.
"Bang gak beli minuman sekalian?"tanya Jian An.
Melihat ke arah Jian An
"Entar aja kita beli es buah"jawab Daniel dan kembali fokus ke lada handphone nya.
Jian An sendiri memejamkan mata, walaupun diri nya ada di dunia nyata namun pikirannya ada di Ruangan Dimensi.
"Tuan akhirnya anda datang"sambut Chu Kun, dan Chan Kun sambil membungkuk kan badannya ke pada Jian An.
"Aku di sini hanya ingin bertanya, apa kau sudah mendapatkan posisi dari jiwa ku yang lain nya?"tanya Jian An.
"Itu_, masih dalam proses"ucap Chan Kun.
"Masih lama?, Kenapa kerja kalian berdua begitu lambat sekali, memang dasar kakek tua!"ucap Jian An mengejek Chu Kun, dan Chan Kun.
Sedangkan Chu Kun, dan Chan Kun hanya bisa menghela nafas saja menerima ejekan tersebut.
"Baiklah jika kalian sudah mendapatkan di mana posisi jiwa ku berada segera hubungi aku"ucap Jian An dan segera hilang dari sana, bersama dengan itu di dunia nyata Jian An membuka mata nya secara perlahan.
Ternyata tepat dia membuka mata nya Daniel baru saja mendapat kan pesanannya.
"Yok, beli es buah"ucap Daniel sambil melihat ke arah Jian An.
"Ok, bang"jawab Jian An dengan cepat sebenarnya dia merasa rada kaget.
Menaiki sepeda motor kembali, Daniel segera melajukan sepeda motor nya menuju warung es buah.
"Bang es buah nya 5"ucap Daniel dari atas sepeda motor tanpa turun terlebih dahulu.
Melepas helem nya, kini bisa terlihat bahwa Daniel kembali bermain Handphone nya kembali berbeda dengan Jian An yang seperti melihat-lihat sekitar dengan cermat.
Tak lama pesanan mereka pun datang dan di terima oleh Jian An sambil tersenyum.
"Makasih bang"ucap Jian An sambil menerima es buah tersebut
"Betapa bang?"tanya Daniel.
"Rp.60.000 mas"ucap kang es buah.
"Ini bang"ucap Daniel sambil menyerahkan uang pas ke pada kang es buah.
Memakai helem nya lagi mereka pun segera berputar arah untuk pulang ke kos-kosan.
Namun tanpa Daniel sadari kini terdapat sekitar 10 orang laki-laki yang mengikuti mereka berdua.
"Bang, kayak ada yang ngikuti kita deh"ucap Jian An yang memang sidah dari tadi merasa bahwa ada yang mengikuti mereka, dia kira hanya kebetulan ternyata mereka sengaja.
"Yang bener?"tanya Daniel tak percaya.
"Coba deh Abang lihat 10 sepeda motor itu udah ngikutin Kita dari warung mie ayam"ucap Jian An dengan mata yang melirik kaca spion.
Mengikuti arah pandang Jian An akhirnya Daniel sadar bahwa mereka di ikuti, dan yang lebih parah nya yang mengikuti mereka adalah Geng motor King Kobra, salah satu Geng motor yang terkenal dengan biang kerok nya di kota tersebut sekaligus penguasa sekolah mereka.
"Gawat Geng King Kobra lagi, mana gue sendirian"ucap Daniel dengan panik.
"Terus gimana bang?"tanya Jian An.
"Duh pegangan yang kuat, gue mau ngebut"ucap Daniel ke pada Jian An, segera mungkin Jian An mengikuti perintah dari Daniel untuk berpegang dengan erat.
__ADS_1
Sepeda motor milik Daniek kini melaju dengan cepat membelah jalan, menghindari Geng King Kobra yang ada di belakang nua, namun seperti nya itu percuma saja lantaran sepeda motor kalah cepat dengan sepeda motor dari Geng King Kobra yang menggunakan montor Moge.
Hingga kini sepeda motor Daniel bisa di hadang dari depan, dengan refleks Daniel segera mengerem Sepeda motor.
Cit!!!
Bisa di lihat bahwa seperti nya geng montor tersebut sengaja menghentikan montor Daniel di tempat ini lantaran sepi, dan jarang ada pemotor yang lewat jalan tersebut.
"Woy!, Turun lo"ucap salah satu dari mereka yang bisa di yakini adalah ketua dari geng tersebut.
"Aduh, seharusnya gue gak bawa motor metic, kalau gini"ucap Daniel.
"Bang kayak nya mereka mau ngajak berantem deh"ucap Jian An dengan tenang sambil melihat ke arah para Geng King Kobra.
"Ternyata gak bisa di hindari lagi ya, dek sekarang kamu pergi yang jauh ok, cari bantuan"ucap Daniel ke pada Jian An dan ikuti turun dari motor nya seperti anggota Geng King Kobra.
Kini Daniel, dan Geng King Kobra sudah saling berhadapan.
Jian An sendiri ia sudah pergi lari dari sana, bukan, bukan kabur dia hanya ingin menaruh makanan nya di tempat yang aman.
"Ngapain kalian ganggu gue?"tanya Daniel.
"Jangan sok deh lo, Nel, ingat kita masih punya urusan"ucap salah satu dari anggota Geng King Kobra.
"Oh, kalian mau balas dendam soal waktu itu ya?, di area balapan"ucap Daniel dengan santai nya.
"Lo_"ucap salah satu dari mereka yang terpotong oleh teriak sang ketua.
"Halah~, banyak bacot lo semuanya setang!"ucap sang ketua.
Segera saja mereka menyerang Daniel dari berbagai arah, dengan kata lain mereka keroyokan.
Kerena pertarungan tersebut tak imbang Daniel kini sudah menerima beberapa pukulan pada wajah nya.
"Main keroyokan itu tak baik kawan"ucap seseorang dari belakang Daniel sambil melayang menendang seseorang dari anggota Geng King Kobra hingga terpental 2 meter dari tempat nya berdiri.
Hal tersebut tentu saja membuat semua orang yang ada di sana melihat ke arah orang tersebut.
Dam berdiri lah di sana seorang perempuan yang mungkin baru berumur 17 tahun, dengan santai nua sambil memandang mereka dengan tajam.
"Jian An, Kamu kenapa tak lari?"tanya Daniel, ya perempuan itu adalah Jian An.
Melihat ke arah Daniel dengan anggun.
"Bagaimana bisa aku meninggalkan teman ku saat ada kesulitan mendatang-i nya"ucap Jian An sambil bermain rambut nya.
Mendengar itu tak bisa di pungkiri bahwa Daniel merasa terharu, hanya saja memang nya apa yang bisa di lakukan oleh Jian An lawan nua adakah Geng montor King Kobra, Geng Montor paling gila se-kota
"Hahahaha!!, Lihat kah bahkan kau harus bersembunyi di balik punggung seorang perempuan, Daniel, Daniel, ternyata kau sangat lemah ya"ejek salah satu dari Geng tersebut ke kada Daniel yang sekarang memang berada tepat di belakang Jian An sambil memegang perutnya yang sakit dengan tangan.
"Hey!, Gadis kecil lebih baik kau menjadi pacar ku saja bagaimana?, Maka akan ki jamin kau akan hidup bahagia"tawar ketua Geng tersebut saat melihat bahwa Jian An memiliki kecantikan yang sangat langka, dan istimewa.
"Hmm, dalam mimpi mu!"ucap Jian An sambil menendang ketua geng tersebut hingga menabrak montor di belakang.
Brakk!!!
"Sialan berani nya kau, semua serang dia dan balas dendam untuk bos!!"ucap salah satu dari mereka saat melihat hak tersebut, langsung saja semua nya menyerang Jian An.
"Serang!!!!!"teriak mereka semua, namun Jian An sendiri hanya memandang mereka bagai memandang seekor semut, bahkan mungkin semut lebih mulia dari mereka.
........................................
Selamat menunggu Chapter berikut nya kawan semua😋😋😊🥰
__ADS_1
IG : sukma_761100