EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
Chapter 22


__ADS_3

"Jadi lo Agent terkenal itu kenapa lo gak pernah bilang sama kita kalau lo itu ternyata seorang Agent"ucap Yu Mei kesal terhadap Jian An yang tak memberitahu mereka bahwa Jian An ternyata adalah seorang Agent terhebat di dunia sepanjang sejarah yang pernah ada.


"Ye.., kalau gue ngomong sama kalian nama nya gue bukan Agent rahasia dong, gimana sih"ucap Jian An memutar bola matanya malas, ia tau kalau ke dua sahabatnya itu sangat mengidolakan dirinya karena mereka selau saja membicarakan kehebatannya dalam menjalankan misi jika mereka sedang mengobrol entah itu ada di rumah, sekolah, cafe atau bahkan tempat umum sekali pun, bahkan kadang mereka berteriak seperti orang gila.


"Hehe, iya juga ya"ucap Yu mei.


"Jadi dulu Jian An di milik Jian An dulu adalah seorang Agent, artinya dulu lo hebat banget dong"ucap Ming Meng dengan mata yang berbinar terang hingga menyilaukan mata Jian An.


"Iya, lo tau gak dulu Jian An itu kalau gak salah pernah terjebak di sebuah gurun pasir yang tak berpenghuni di tengah - tengah ranjau yang siap meledak jika Jian An itu mengangkat kakinya, lalu kalau gak salah itu si Jian An itu dulu di suruh menunggu di sana sekitar di dua hari, terus demi gak kehausan dia minum darahnya sendiri, terus sampai ada badai lagi untung aja lo kuat ya, kalau kagak entah jadi apa dah lo nanti"ucap Qian He menepuk pundak Jian An, ia begitu bangga terhadap sahabatnya itu adalah seorang Agent yang hebat, dan tentu idolanya.


Sedangkan Jian An hanya menatap datar mereka semua yang sedang membicarakan dirinya, mungkin jika Qian He dan Yu Mei tau misi paling besarnya mungkin mereka akan langsung pingsan.


Di mana pada saat itu ia sendirian harus melawan para ******* nomer satu di dunia berjumlah sekitar 1.000 orang di dalam hutan hanya dengan beberapa persediaan pistol, karena ia dulu tak punya ruang dimensi sehingga ia tak bisa membawa semuanya.


Di dalam hutan ia harus berjuang melarikan diri dari para ******* itu yang telah mengetahui kalau di ada di sana, dengan luka tembak di salah satu kakinya yang mengakibatkan ia berjalan pincang.


Serta beberapa luka tembak di bagian tubuhnya untung saja tak mengenai titik vital mungkin jika iya ia tak akan selamat, apa lagi ia juga memiliki luka yang lebar dan dalam akibat serangan jarak dekat oleh mereka semua secara bersamaan.


Dan akibat lukanya yang dalam dan lebar tersebut meneteskan darah, ia tak bisa berhenti hanya untuk istirahat karena para musuh akan mudah melacaknya melalui darahnya yang menetes apalagi di tambah para hewan yang tak jarang datang akibat aroma darah dari tubuhnya, membuat para hewan ingin memakannya.


Ia benar - benar harus berjuang di alam bebas itu sendirian ia terus berlari sambil membunuh mereka satu per satu hingga akhirnya ia bisa membunuh mereka semua dan tepat saat ia tak memiliki tenaga lagi bala bantuan datang.


Dan ini lah misi pertamanya, ia juga kaget karena dia baru saja aktif menjadi Agent tapi ia langsung di berikan misi tingkat S, dan di misi ini juga ia menemukan Ruang Dimensinya yaitu : Pagoda Suci Surgawi.


(Bener gak sih namanya ini, au ah Author lupa, dah di cari dari bab 1 sampai akhir gak ketemu, biarkan lah saja, atau jangan - jangan Author lupa nulis nama Ruang Dimensinya Jian An ya, entah lah, pokoknya sekarang namanya ini aja lah).


Dulu itu kalau gak salah itu bentuknya kalung tapi entah mengapa seiring berjalannya waktu tuh kalung main ilang aja, dan ternya telah menyatu dengan jiwa nya toh pantes ilang.


begitulah fikir Jian An pada saat ia kehilangan kalungnya yang ia temukan di hutan.


"Dah selesai memuji gue dah gue mau siapin aja barang - barang buat ke pesta ulang tahun Kaisar Dinasti Han, by semuanya"ucap Jian An sambil melambaikan tangannya.


namun sebelum pergi ada suara yang menghentikannya.

__ADS_1


"Jian An, biar gue aja yang mempersiapkan barang bawaan mu nanti, lebih baik kamu istirahat saja"ucap Ming Meng, Jian An yang mendengar itu pun membalik kan badannya.


"Yakin"ucap Jian An Sambil memperhatikan Ming Meng.


"Iya, lagian gue dah bisa, dan juga itu tanggung jawab gue sebagai pelayan lo"ucap Ming Meng yang di angguk-i oleh Qian He, dan Yu Mei.


"Ok, kalau gitu Sono lo semua keluar gue mau tidur, gue mau rebahan, hus hus"usir Jian An ke pada semua sahabatnya untuk keluar dari kamarnya karena ia akan tidur siang, sudah lama juga ia tak melakukan ritual siangnya selama ia ada di dunia ini, yaitu: rebahan, yah itulah ritual yang di maksud oleh Jian An.


"Ye, lo pasti mau rebahan kayak dulu lagi kan"ucap Yu Mei, melirik kesal ke arah Jian An yang mengusirnya.


"Iya, lo emang pinter, gue mau rebahan dan lama gue kagak rebahan semenjak gue di Dunia ini, jadi sono pergi dari kamar gue"usir sekali lagi Jian An kepada para sahabatnya itu.


Mereka semua hanya menatap datar Jian An, dan akhirnya keluar juga dari kamar Jian An, setelah mereka keluar Jian An tak tidur tapi ia masuk ke Ruang Dimensinya.


.........


Ruang dimensi nya Jian An.



"An'er, akhirnya kamu kesini juga"ucap mereka semua senang.


"Hehe, maaf kalau gak mengunjungi kalian dalam waktu lama, jadi aku kesini mau kasih kalian nama sama mau kultivasi juga"ucap Jian An kepada mereka semua.


"Benarkah, kalau begitu cepatlah beri kami nama"ucap sang Naga Api kegirangan, yang sungguh tak cocok dengan postur tubuhnya yang gagah itu.


"Kalau gitu nama lo Naga Api, Long Kun, Naga Es Han Kun, Phoenix Api Jun Kun, Phoenix e


Es Jin Kun, Pegasus Hong Kun, Harimau Putih Kuno Shen ku, dan terakhir Rubah Ekor Sembilan Feng Kun, apa kalian paham nama kalian masing - masing"ucap Jian An.


"Paham An'er"ucap mereka serempak, (mereka paham Author nya itu kagak).


"Kalau begitu aku kan ber kultivasi dulu tolong jaga Ruang Dimensi ku dengan baik"ucap Jian An ke pada semua hewan kontraknya.

__ADS_1


"Baik An'er, kami pasti akan menjaga ruang dimensi ini dengan sangat baik"ucap Shen Kun mewakili semuanya.


Setelah mendengar jawaban itu Jian An pergi ke batu putih yang ada di tengah - tengah air Surgawi.


dengan posisi lotus ia pun mulai ber kultivasi.


S**kip aja biar gak lama ya**.


Tak terasa sudah tiga bulan ia audah dalam ruang dimensi,


akhirnya Jian An membuka matanya, ia sangat puas dengan kecepatan kultivasi nya yang mencengangkan.


sekarang ia sudah berada di Rahang Galaksi Tahap Matahari Menengah.


"Ah, akhirnya aku naik level lagi setelah sekian lama aku tak ber kultivasi dan terus memperkuat fisik ku lebih baik sekarang aku keluar saja dari sini dan tidur di luar, untuk besok nanti di acara ulang tahun Kaisar Han karena akan ada kejutan yang menarik hehehe"ucap Jian An menyeringai dan keluar dari ruang dimensinya tanpa permisi kepada ketujuh hewan kontraknya, toh mereka juga tak kelihatan.


............


K**amar Jian An**.


Setelah keluar dari Ruang Dimensi Jian An pun tidur di kamar nya, dengan tenang dan nyeyak. bahkan ia sampai bermimpi ketemu dengan para cowok tampan di dalam alam mimpinya itu.


...........


***OK SEGINI DULU YA,


JANGAN LUPA BUAT VOTE, LIKE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMAN ² KALIAN


😊😁


BYYY👋👋👋👋👋


LOVE YOU ALLL❤️❤️❤️❤️❤️❤️***

__ADS_1


__ADS_2