EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
46.MONSTER IKAN,(HEWAN ILAHI).


__ADS_3

Jian an kini tak memperdulikan kalau semua orang tau kalau dia bisa berkultivasi, ia langsung saja terbang menggunakan Qing gong, menuju arah yang di katakan oleh Chu Kun.


akhirnya ia sampai lah di sebuah sungai yang sangat deras.


sembari memegang dada nya yang sakit Jian an terjun ke bawah air,


BYURRR.....


untuk mengambil serpihan jiwa nya.


namun yang tak ia ketahui adalah bahwa tak mungkin tak ada yang.....


"GROAAA......."Auman monster air yaitu ikan besar.


menjaga nya.


Jian an yang kini telah ada di dalam air langsung kaget, kemudian ia terlempar lagi dengan keras ke daratan.


sungguh sekarang ini badannya sangat sakit karena terlempar.


"sia*, kenapa harus ada monster air ini di dalam"ucap Jian an, entah kenapa ia langsung menamai hewan yang ada di depannya itu monster padahal itu kan ikan.


.............


yah mau gimana lagi ikannya besar gitu, bukan monster apa dong(ucap Jian an)


kan hewan air ada yang besar, contoh nya ikan paus apa tuh, kalau tak besar(ucap author).


iya, ya gue lupa, maklum gue kan lagi sakit(ucap Jian an cengeesan)


sakit dari mana, sakit kok tapi ngomong, cengeesan lagi, kan Dan*uk.(hati author sambil mengangkat jari tengah nya di dalam hati).


et, dah gimana caranya kan jari di tangan bukan di hati, masa bodo lah, ayo lanjut aja ceritanya.


................


Jian an kini melihat ikan besar di depan nya dengan permusuhan.


"gi*a, ini ikan apa, paus kah tapi kok warnanya emas?, besar nya, eh tapi kalau gue makan kenyang nih perut, entar gue gak usah makan selama sebulan udah kenyang, dan nanti gue bisa tidur sepuas nya"ucap aneh Jian an (emang Lo ular apa kalau makan kenyang bisa sampai sebulan).


kemudian Jian an segera menggunakan Ging gong nya untuk bisa terbang ke arah monster ikan tersebut.


entah sejak kapan di tangannya sekarang ada sebuah cambuk dengan duri yang tajam.


Jian an mulai mengalirkan qi elemen petir ke dalam cambuk tersebut, yang bisa saja mengakibatkan seseorang mati jika terkena cambukan nya itu, tapi apa perduli nya yang sekarang ini di depan nya bukan manusia tapi hewan, dulu saja manusia dia bunuh apa lagi hewan, habisi gaes...


Jian an mengayunkan cambuk tersebut beberapa kali sebelum cambukan yang amat menyakitkan mengenai monster ikan itu, monster itu pun berteriak kesakitan.


CTARR.....


CTARR....


"GROAAA.."


CTARR...


CTARRR....


"GROAAAA....."


Dan seterusnya suara itu terus terdengar di daerah pertempuran antara Jian an dan monster ikan itu


di sisi lain, akibat Auman itu membuat para anggota kekaisaran Li menjadi khawatir dengan Jian an yang tiba - tiba menghilang.

__ADS_1


"yang mulia, apa anda mendengarnya, anda harus cepat mencari an er apa pun yang terjadi"ucap panik permaisuri qi, saat mendengar Auman itu dan mereka belum menemukan di mana keberadaan Jian an.


di saat semua orang tengah sibuk untuk mencari Jian an, kini hanya satu orang yang tengah tidur di dalam kereta kuda Jian an tampa perasaan gelisah sama sekali.


padahal Auman itu sangat keras namun ia seperti tak terganggu.


tak lama matanya terbuka, dan senyum tipis hadir di bibirnya.


"apa kah aku harus bergabung dengan rival ku dalam melawan monster itu"ucap Delvin.


yah, orang itu adalah Delvin, ia tau bahwa Auman dari monster itu adalah akibat perbuatan Jian an, kenapa ia bisa berpikir begitu?, karena ia yakin di mana pun dan kapan pun Jian an berada maka akan ada masalah besar.


.............


tak sadar diriπŸ˜’(author)


Delvin hanya mengabaikan author yang berkomentar, menurut nya komentar yang keluar dari mulut author sangat tak berfaedah sama sekali.


author yang di abaikan.


😀😠😑🀬


ayo dah bahu hantam(author penuh emosi)


..............


"kayak nya tunggu sebentar lagi aja ah, tunggu tuh anak kewalahan dulu terus entar gue datang sebagai pahlawan, terus gue bisa minta apa aja ke tuh orang, gue kerjain Lo"ucap Delvin sambil menyeringai kecil dan kembali menutup matanya.


..........


sedangkan di sisi lain kini cambuk di tangan Jian an telah berubah menjadi sebuah pedang yang amat indah.


ia terus menebas ke arah monster ikan itu, tapi semua bekas luka darai monster itu pasti akan sembuh dalam hitungan detik.


sungguh sekarang ini Jian an sudah mengeluarkan berbagai kata kotor untuk makhluk di depannya itu.


"chan Kun, chu Kun, apa ada kelemahan dari monster di depanku ini"ucap Jian an bertanya kepada Chan Kun dan Chu Kun.


"tuan sebelum nya, itu bukan monster tapi itu adalah hewan ilahi"ucap Chu kun.


"ah, masa bodo mau hewan ilahi kek, mau apa lah yang penting itu gue kasih nama monster ikan!"ucap Jian an yang langsung membuat dua bocah yang kini di dalam ruang dimensi pagoda suci surgawi menghela nafas kasar.


tuan mereka ini selalu saja keras kepala dan susah untuk di nasehati, entah itu dulu dan seluruh reinkarnasi.


mereka bahkan sempat menganggap bahwa mungkin setiap orang yang ber reinkarnasi akan memiliki sifat yang sama seperti sebelum nya di kehidupan pertamanya.


tentu saja itu hanya pikiran konyol dari ke dua bocah tampan itu!!..


"baiklah tuan, terserah dengan tuan akan memberi ia nama apa, jadi sebenarnya ada satu tempat yang tak dapat sembuh lagi bila terluka, tapi itu sangat sulit sekali"ucap Chan Kun.


"di mana itu?"ucap Jian an.


"apa tuan melihat sebuah permata di antara alis dari ikan di depan tuan, itu lah kelemahan nya, jika tuan bisa menghancurkan permata itu maka tuan tak perlu khawatir bahwa luka yang akan anda buat tertutup lagi atau bisa di bilang sembuh"ucap Chu Kun.


"jadi, kau mau bilang kalau permata itu adalah sumber kekuatannya"ucap Jian an.


chan Kun, dan chu Kun tersenyum tipis dan ke dua nya menjawab bersamaan.


"bisa di bilang begitu"ucap mereka berdua.


mendengar apa yang di ucap kan okeh kedua bocah kecil itu ia langsung tersenyum, namun senyum itu bukan senyum manis tapi itu adalah senyum Dewi neraka.


"kalau begitu ayo mulai"gumam Jian an.

__ADS_1


setelah mengatakan itu ia langsung melesat dengan cepat ke arah monster ikan tersebut secepat kilat bahkan monster ikan itu tak dapat melihat gerakan gesit dari Jian an.


Jian an terus melesat dan terbang menggunakan Ging gong nya, memanfaat kan ilmu teleportasi Jian an terus menghilangkan diri nya dengan mengelilingi tubuh dari monster ikan tersebut.


yang membuat kepala monster ikan tersebut pusing sekaligus linglung.


dan tiba - tiba ia sudah ada di atas kepala monster ikan tersebut dan segera mungkin menancapkan pedangnya di kristal yang berada di dahi monster ikan tersebut.


darah segera mengalir dengan deras dari dahi ikan besar tersebut atau bisa di sebut monster itu.


dengan di serta i dengan Auman yang lebih keras dari sebelumnya.


"GROOOAAAAAAAA............"


dan monster ikan tersebut pun menjadi gi*a karena kesakitan, sungguh jika anda melihatnya sendiri pasti anda tak dapat membayangkan seperti apa sakitnya itu.


......................


Delvin yang sedang tidur langsung terjatuh ke bawah akibat dari Auman monster tersebut.


"AU"pekik nya.


"apa kah ini saat yang tepat, baiklah ayo sekarang ke sana"ucap Delvin bangkit dari tempatnya tadi jatuh dan langsung berlari dengan gesit menuju hutan dan sungai yang saat ini masih ada Jian an di sana.


................


setelah Jian an berhasil menghancurkan kristal itu, ia mulai menyerang membabi buta.


alhasil kini tubuh monster ikan tersebut di penuhi luka.


karena sudah bosan dan merasa bahwa ia tak dapat lagi menahan rasa sakit di dada nya ia langsung saja membelah perut dari monster ikan itu.


setelah membunuh ikan besar itu tanpa banyak baco* ia langsung menceburkan diri nya sendiri untuk mencari serpihan dari jiwa nya itu.


namun ia sudah berada di dasar air tersebut dan sudah berenang ke sana ke mari namun tak menemukan apa - apa.


akhirnya ia memutuskan untuk naik ke atas dan bertanya pada Chu Kun atau Chan Kun tentang ini.


"Chan Kun, Chu Kun, aku sudah mencari nya kemana saja tapi kenapa aku tak menemukannya?"ucap Jian an.


"tuan hanya ada satu kemungkinan bahwa ikan besar itu telah menelan serpihan dari jiwa tuan agar bisa masuk menjadi hewan ilahi"ucap Chan Kun takut - takut.


sedangkan Jian an hanya mengangkat satu alisnya dan berkata.


"apa sebegitu berharganya serpihan dari jiwa ku itu hingga ikan sia*an itu memakannya"ucap Jian an santai.


"itu sangat berharga tuan, karena siapa saja yang memakan serpihan dari jiwa tuan walaupun orang tersebut tak memiliki sedikitpun kultivasi maka akan dapat di pastikan bahwa dia akan menjadi orang terkuat di dunia ini"ucap Chu Kun.


"hah"mendengar itu Jian an Tak bisa untuk tak terkejut apa jadi serpihan jiwa nya itu sangat berharga, kalau gini mah aing langsung semangat enak aja apa entar serpihan jiwa aing di ambil orang!!.


"sudah lah tuan lebih baik sekarang tuan mencari serpihan jiwa tuan yang ada di dalam perut ikan besar itu, bentuk nya itu batu berwarna biru tuan"ucap Chan Kun.


"iya, kau benar, tapi kenapa kau bilang bentuknya batu warna biru lagi"ucap Jian an.


"hehe, itu karena tuan dulu menyegel jiwa tuan tak kenal tempat bahkan batu biasa pun anda jadikan tempat dari serpihan jiwa taun"ucap Chu Kun.


"apa kah aku yang dulu tak terlalu ceroboh tentang hal itu?"ucap Jian an.


"ah, sudah lah mari kita cari batu biru itu di dalam perut busuk ikan ini"ucap Jian an lagi sambil membelah perut dari ikan tersebut dan mulai mengobrak - Abrik semua isi perut dari ikan besar tersebut.


...........


**JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMEN, SHARE KE TEMAN² KALIAN YA😁😊

__ADS_1


BYYYY.....πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹**


__ADS_2