EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
52. URUTAN KEJAHATAN


__ADS_3

setelah menunggu cukup lama akhirnya orang yang ia tunggu datang juga.


"an er saya sudah mendapat kan bukti kejahatan dari selir Li Yuyu dan juga putri Li bo doh, namun itu baru berdasarkan dokumen yang masih ada, sisanya saya belum mencari nya, namun akan saya usahakan segera, an er dapat menguak semua kejahatan dari mereka berdua"ucap orang yang saat ini sedang berdiri di depan Jian an.


sedangkan Jian an mengagguk saat menerima laporan dari Shen Kun, yah benar orang yang dari tadi ia tunggu adalah Shen Kun salah satu binatang kontraknya.


Jian an lebih memilih menggunakan binatang kontrak nya untuk mencari informasi dari pada yang lainnya, karena bagiamana pun binatang kontrak tak akan pernah menghianatinya.


"bagus, tapi seperti nya tidak cukup jika hanya kau saja yang mencari informasi tersebut, menurutmu siapa lagi di antara kalian yang bisa aku andalkan?"ucap Jian an meminta pendapat pada Shen Kun.


"an er bisa memilih di antara jin Kun, Jun Kun, Han Kun, Feng Kun, dan Hong Kun"ucap Shen Kun.


Jian an mengerutkan keningnya mengapa nama long Kun si naga api tak di sebut?.


"Shen, kenapa kau juga tak menyebut nama long"tanya Jian an.


"an er dia tak bisa di andalkan dalam mencari informasi, karena dia orang nya tak bisa diam, maka jika dia sedang mencari informasi maka bisa di pastikan kalau akan ketahuan sebelum mendapat informasi yang di butuhkan, karena long Kun lebih baik di bidang pertarungan"ucap Shen Kun.


"kau benar, kalau begitu besok pergilah mencari informasi bersama Feng Kun"ucap Jian an.


"baik an er"ucap Shen Kun dan langsung menghilang.


yah, mereka ber 7 sudah selesai bertapa nya.


Jian an pun mengalihkan pandanganya ke arah berkas - berkas yang baru saja di berikan oleh Shen Kun.


ia membaca nya dengan sangat teliti, hingga mengakibatkan sebuah seringan muncul di bibir indah nya tersebut.


"bukan anak kaisar, heh, fakta yang menarik"ucap Jian an dengan seringan di bibir nya.


"berani sekali pelayan rendahan menjebak ayah ku untuk mengakui bahwa anak yang di kandung oleh nya adalah anak dari ayah ku, sungguh licik rubah itu"ucap Jian an.


"an er Feng Kun bisa mendengar, jangan mencela Feng Kun an er, karena Feng Kun adalah rubah"ucap Feng Kun dari dalam ruang di mensi dengan kesal karena diri nya dan ras nya di sama kan dengan kedua nenek lampir itu.


"hahaha, Feng Kun aku hanya bercanda"ucap Jian an.


................


segitu menjijikkan nya kah tuh selir Li Yuyu sama putri Li bo doh, sampai rubah aja yang hewan kagak mau di samain sama mereka berdua(ucap author).


author tersayang, Feng Kun memang rubah tapi Feng Kun adalah rubah ekor sembilan binatang legendaris kuno ilahi(ucap Feng Kun yang tak terima di kata i hewan oleh author)


sama aja tetap hewan(ucap acuh author sambil melambaikan tangan kanan nya dan kembali rebahan di kasur).


Feng Kun yang mendengar jawaban dari author mendengus keras, namun percuma author yang menciptakan Lo itu orang nya masa bod*.


.....................


"hem, bukti kekerasan baru terkumpul satu persen"ucap Jian an.


"hah, 1% yang benar saja itu kertas tebal banget loh" ucap long dari dalam ruang di mensi.


tanpa memperdulikan ucapakan long Kun Jian an kembali membaca nya.


"menjebak tabib Shu untuk meracuni putri Jian an, menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh putri Li Jian an sebanyak 15 kali, berkerja sama dengan mentri Hyung untuk melakukan kudeta, menyewa tabib palsu untuk membunuh putri Li Jian an Dan putra mahkota Li Xu kai, saat masih kecil dengan cara meracuni, Ais kejahatannya sangat banyak aku malas membaca nya"ucap Jian an.


Jian an pun melempar laporan dari Shen ku ke dalam ruang di mensi dan ia menyuruh para binatang kontrak nya untuk mengecek nya, ia sekarang sedang malas untuk membaca hal yang membingungkan.


"hmm, hari ini cukup membosankan, mau baca novel gak mood, mau buat novel gak mood, ah, pokok nya semua nya gak mood, kecuali, hehehe😈"ucap Jian an dengan seringan iblis di akhir kalimat.


"mengerjai putri Li bo doh, yang bod*h, Dan selir Li Yuyu yang kayak penyu"ucap Jian an.


segera saja ia melesat kediaman di mana selir Li Yuyu dan putri Li bo doh menjalankan ke hukumannya.


sampai di kediaman di mana selir Li Yuyu dan putri Li bo doh, sedang menjalan kan hukuman ia bisa melihat bahwa saat ini selir Li Yuyu dan putri Li bo doh sedang mondar mandir dengan mengucapkan berbagai sumpah sarapan kepada nya.


"sia*, sampah itu berani - berani nya, mempermalukan ku ibu"ucap Li bo doh dengan menggertakan gigi nya.


"kau benar sampah itu berani - beraninya mempermalukan anak ibu yang cantik ini"ucap selir Li Yuyu.


Jian an yang kini di atas atap mendengar pujian yang di lontar kan oleh selir Li Yuyu untuk Li bo doh langsung ingin muntah.


'buluk kayak gitu kok di bilang cantik, kalau yang kayak gitu cantik terus yang jelek kayak apa,dasar monyet dah'batin Jian an.

__ADS_1


tiba - tiba ide cermelang hinggap di kepala0 nya.


'hehe, otak ini memang bisa di andalkan'batin Jian an lagi sambil menyeringai.


lalu Jian an seperti mengeluarkan sebuah bubuk, bubuk itu adalah hasil karya nya sendiri, di mana bubuk ini bisa mengakibatkan gatal - gatal yang akan semakin gatal apa bila di garuk, dan juga akan menyebab kan panas yang sulit di atasi, namun setelah beberapa jam tak di obati, maka akan tumbuh bentol - bentol bernanah.


Jian an pun menaburkan bubuk tersebut tepat di atas di mana selir Li Yuyu dan putri Li bo doh berada, setelah ia menaburkan bubuk itu, ia pun tinggal menghitung waktu mulai dari.


"10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, mulai"ucap Jian an sambil menghitung dengan jari nya.


dan betul saja selir Li Yuyu dan putri Li bo doh, langsung menggaruk tubuhnya, bukan hanya itu saja namun tak berapa lama mereka berteriak.


"panas, panas"ucap ke dua nya sambil guling - guling di lantai seperti cacing ke panassan.


Jian an yang melihat puas, yah walau pun itu baru permulaan saja sih.


tunggu final nya di acara pernikahan putri Li bo doh.


namun sekarang ini hanya akan menyiksa mereka dahulu, dan yah ia harus bisa mengulur pernikahan putri Li bo doh, agar dia bisa puas menyiksanya dulu.


namun bagaimana cara nya ya.


apa kah ia harus pura - pura sakit?.


ah, tidak yang ada diri nya yang tak di ijin kan keluar dari dalam kamar.


membuat keributan?.


yang ada malah dia sendiri yang di hukum.


memancing buaya darat?.


ah, mungkin yang ini bisa, ia hanya perlu memancing buaya darat yang akan hadir itu agar membuat keributan, atau mungkin lebih tepat nya menghancurkan.


namun seperti nya tidak efektif.


atau ia harus menculik putri Li bo doh, agar dia bisa menyiksanya sepuas nya dan juga menunda pernikahannya?.


ah, bod* sekarang lebih baik kembali dulu ke kamar terus tidur siang dulu, soal urusan nanti aja lagi pula masih banyak waktu.


sampai di kamar nya ia bisa melihat ada seorang laki - laki yang berada di atas kasurnya sambil terisak, sambil membelakanginya.


Jian an mengerutkan keningnya.


'siapa ya itu'batin Jian an.


'ih, Mana nangisnya serem lagi'batinnya lagi.


dengan pandangan horor dan langkah takut - takut Jian an mendekati sosok itu.


dalam hati nya ia ingin kabur dan mengubur kepala nya di ketiak ibundanya, sambil menangis, sungguh hal yang ia takuti di dunia ini adalah hantu.


namun yang paling ia takuti adalah Tuhan Yang Maha Esa.


kini Jian an semakin dekat, dengan sosok itu, hingga akhirnya ia sampai di belakang sosok laki - laki tersebut.


ia pun mengangkat tangannya dan menepuk pelan pundak dari sosok di depannya, ia bahkan menutup mata nya saat sosok itu hendak berbalik.


namun kok tidak terjadi apa - apa ya, dan dengan takut Jian an berusaha membuka mata nya walau pun enggan.


Jian an kaget melihat sosok yang ia takuti tadi ternyata adalah Delvin dengan mata sembab nya dia terisak seperti seorang wanita yang di aniaya.


dengan marah nya Jian an memukul wajah Delvin, hingga mengakibatkan Delvin terjungkal ke belakang.


Delvin pun bangun dengan memegang pipi kanan nya yang tadi menjadi sasaran pukulan dari Jian an sambil berteriak.


"Jian kamu perempuan jahat, anda sudah menodai saya dan kamu kini ingin menganiaya saya"ucap Delvin dan merajuk seperti wanita.


dengan wajah imut nya itu, sungguh Jian an pikir Delvin bukan merajuk tapi seperti pamer wajah imut.


"maksudnya apa, menodai?"ucap Jian an bingung.


"ia anda menodai saya, tadi kan kita ciu*an, Dan kata Bagas dan Alex jika perempuan dan laki - laki berciuma* maka laki - laki nya akan h*mil, dan itu berarti saya sudah h*mil dong, jadi anda harus bertanggung jawab"ucap Delvin marah.

__ADS_1


ok, cukup sekarang Jian an tak dapat bergerak sama sekali, ia hanya bengong.


setelah sadar dari ke terbengongan nya Jian an langsung menangis sejadi - jadinya sambil guling - guling di lantai.


ya Tuhan mengapa engkau berikan hamba seorang teman dan rival yang seperti ini, apa salah hamba di kehidupan dulu hingga kau menghukum hamba seperti ini.


Delvin pe*k, bod*h, berci*man itu gak akan ha*il, dan lagi yang ha*il bukan laki - laki tapi perempuan.😭


"RASANYA KOK PINGIN MATI AJA YA" teriak Jian an yang frustasi dengan Delvin.


sedangkan Delvin yang melihat Jian an mengais malah semakin mengais dengan keras.


"apa kah anda tidak mau bertanggung jawab"ucap Delvin.


"Delvin gue pingin bunuh lo sekarang juga"ucap Jian an dan mulai mencekik leher Delvin dengan keras di atas kasurnya.


"uhuk, uhuk, ap yang lo la kui"ucap Delvin berbata - bata.


setelah puas melepas amarah nya setidak nya membuat Delvin tak bisa bernafas beberapa menit Jian an pun melepaskan Delvin.


Delvin yang di cekik akhirnya bisa menghirup udara lagi.


setelah Delvin bisa bernafas dengan benar ia kembali menangis lagi.


Jian an kali ini tak tega dengan Delvin, bagaimana pun yang salah adalah dia dan kak Bagas dan Alex yang sembarangan bicara dengan anak polos ini.


Jian an pun memeluk Delvin yang sekarang ini duduk di atas kasur milik Jian an.


"diem kagak Lo, kalau Lo bisa diam gue bakal bikinin makanan kesukaan Lo, Dengdeng, sama ayam goreng tepung"tawar Jian an.


mendengar apa yang di katakan oleh Jian an seketika Delvin berhenti menangis dan menatap mata Jian an yang kini memeluknya berusaha mencari kebohongan.


"benarkah anda akan membuatkan saya makanan itu"ucap Delvin.


"ya"ucap Jian an sambil tersenyum.


mendengar apa kata Jian an, mata Delvin langsung berbinar penuh harapan, dan langsung menarik tangan Jian an ke dapur.


Jian an yang di seret hanya bisa pasrah, anak ini kalau soal makanan pasti nomer 1.


"baiklah saya akan berhenti menangis tapi anda harus bertanggung jawab"ucap Delvin dengan senyum.


"Delvin, sebenar nya ada dua hal yang ingin gue katakan ke Lo"ucap Jian an.


"apa itu"ucap Delvin sambil menarik Jian an semakin keras ke arah dapur.


"yang pertama yang hamil itu bukan laki - laki tapi perempuan"ucap Jian an.


"hah"ucap Delvin yang seketika menghentikan langkah nya.


"dan yang ke dua ber cium*n tidak akan membuat orang hamil"ucap Jian an lagi.


"hah"ucap Delvin lagi - lagi.


"dengar apa kagak Lo"ucap Jian an.


"arti nya gue gak hamil dong"ucap Delvin gembira.


"ya"ucap Jian an.


"kalau gitu Jian tak perlu bertanggung jawab, tapi makanannya harus jadi"ucap Delvin kembali menarik tangan Jian an ke dapur.


...............


sesampai nya di dapur semua pelayan, penjaga dan koki yang melihat nya terheran - heran.


apa yang akan di lakukan oleh yang mulia tuan putri di dapur?.


salah satu koki yang di duga adalah ketuanya maju ke depan dan memberi salam ke pada Jian an.


"yang mulia apa yang di lakukan yang mulia di sini, dapur ini tidak pantas di kunjungi oleh yang mulia tuan putri"ucap koki tersebut takut - takut.


"ah, paman koki Jian an akan memasak untuk saya"ucap Delvin dengan bahagia.

__ADS_1


..........


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, SHARE, DAN COMMEN YA BY


__ADS_2