EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
31.tiga puluh satu


__ADS_3

tarian para penari sangat gemulai dan sangat lentur bahkan Jian an dkk, sempai ber anggapan bahwa mereka semua tak memiliki tukang.


tarian yang indah dan sangat gemulai serta tarian yang pas untuk alunan musik yang halus, para penari melenggak lenggokkan tubuhnya dengan indah.


bahkan hingga membuat para tamu kagum dengan tarian mereka semua.


namun tarian indah nan gemulai dari para penari tak bisa membuat putra mahkota Li Xu kai, serta Jian an dkk terkagum - kagum, mereka semua hanya menatap malas kearah mereka dan memilih untuk melakukan aktifitas masing - masing.


contohnya Jian an yang saat ini lebih suka makan camilan di hadapannya bahkan sesekali mencuri camilan milik putra mahkota Li Xu kai.


putra mahkota Li Xu kai sekarang tengah sibuk menompa kepalanya dengan tangan kanannya dengan malas, sambil mengikuti gerakan tangan Jian an yang mencuri camilannya sambil cengeesan tak jelas dengan ekor matanya, yang membuat putra mahkota Li Xu kai hanya menatap datar wajah adik nya tersebut.


sedangkan Ming meng, qian he, dan yu mei sekarang sedang mendengarkan musik dari handset, sambil bersenandung kecil.


akhirnya tarian dari para penari muda pun berakhir.


dan di lanjutkan oleh pertunjukan dari para putri kekaisaran dan nona bangsawan untuk menunjukan keahliannya dalam seni.


seperti menari, bernyayi, menyulam, melukis, berpuisi, dan (mulai adu co*ot) yang terakhir canda aing, canda.


"acara kedua adalah pertunjukan seni dari para putri kekaisaran dan nona bangsawan" ucap sang Kasim dari kekaisaran Han dengan lantang.


pertunjukan seni pun di buka oleh putri tertua dari kekaisaran Han, Han Hua Lian.


putri Han Hua Lian, di kenal dengan kejeniusan nya dan kebaikan hatinya, serta seseorang yang sangat murah senyum kepada siapa saja.


putri Han Hua Lian, menampilkan sebuah tarian yang amat indah bagi siapa saja yang melihatnya begitu pula Jian an yang sedikit tertarik, sedikit ya ingat sedikit.


namun tak seberapa lama ia kembali bosan lagi saat tarian putri Han Hua Lian yang ternyata berulang - ulang terus.


akhirnya tarian dari putri Han Hua Lian pun telah selesai.


dan di lanjutkan oleh tarian dari para putri dan nona bangsawan lainnya, yang sangat membosankan.


Jian an hanya memandang datar penampilan itu, sedangkan putra mahkota Li Xu kai saat ini sedang asik mengobrol hangat bersama jendral muda kekaisaran Li sekaligus temannya itu.


yaitu jendral muda Bai Jianheng (kalau kalian kagak inget coba lihat aja di cast pemain entar ada dah tuh nama dia).


entah apa yang sedang mereka bicarakan Jian an sama sekali tak tertarik dengan topik yang sedang mereka bicarakan.


namun pada saat pertengahan penampilan para putri dan nona bangsawan hawa dingin langsung menyebar ke seluruh aula hingga menusuk masuk ke dalam tubuh semua orang yang ada di dalam aula.


sedangkan Jian an ia biasa saja hawa dingin ini tak seberapa dengan hawa dinginnya yang 50%, sungguh tak sebanding

__ADS_1


tak berapa lama dari pintu masuk aula muncullah sekitar tiga pemuda berpakaian serba hitam dengan hanfu yang sudah di modifikasi moderen, serta memakai topeng di wajahnya.


pira yang ada di tengah memakai topeng emas dan di samping kanan serta kiri Inya memakai topeng emas campur perak.


qian he, yu mei, dan Ming meng yang melihat penampilan mereka langsung seperti merasakan jantung mereka berhenti berdetak, mereka mengira bahwa mereka semua juga dari masa depan.


Jian an yang saat ini sedang memainkan cangkir di tangan nya seketika tertegun saat menghirup aroma yang sangat familiar.


'tidak mungkin, ini tak benar, bagaimana mungkin ada yang memiliki parfum dengan aroma seperti ini, ini kan aroma parfum Prancis yang amat langka dan hanya ada dua di dunia apa lagi ini penemuan terbaru, dan kedua parfum tersebut sudah aku beli untuk Alex, dan kak bagas'ucap Jian an dalam hati nya dengan kebingungan yang amat besar.


"Alex, kak Bagas"tak sengaja Jian an mengucapkan nama mereka berdua.


yang sontak saja membuat ke ketiga laki - laki yang baru saja masuk mengalihkan pandangan mereka ke arah Jian an yang sekarang ini tengah syok.


ketiganya pun tersenyum dan secara serempak bergumam kata yang sama.


"ketemu"ucap ketiganya sambil tersenyum tipis, sangat tipis.


tak seberapa lama Jian an langsung menggelengkan kepalanya.


'tidak mungkin mereka di sini, Jian, Jian'ucap nya lagi di dalam hati menyangkal semua pemikiran yang tak mungkin milik nya itu.


perilaku nya tersebut secara tak sengaja di tangkap oleh qian he,dan putra mahkota Li Xu kai.


"terimakasih Gege atas perhatian nya, mei mei tak apa - apa"ucap Jian an Sambil tersenyum tipis ke arah putra mahkota.


"baiklah, nanti kalau mei mei merasa tak enak badan lebih baik, mei mei ijin saja"ucap putra mahkota Li Xu kai dengan lembut sambil ikut tersenyum tipis.


"baik Gege"ucap Jian an.


.........


kaisar Han yang melihat ketiga pemuda tersebut dengan senyum cerah.


"hormat kepada kaisar Han, semoga hidup 1000 tahun lagi"ucap ketiga pemuda tadi secara serempak sambil membungkukkan badan mereka.


"ah, akhirnya black king datang ke acara kaisar ini"ucapnya dengan senyum.


"tentu kaisar Han, jika kaisar telah mengundang kami bagaimana kami tidak datang"ucap pemuda di sebelah kiri.


"ah, baiklah silakan duduk di kursi anda sekalian"ucap kaisar Han.


sedangkan semua orang yang mengetahui bahwa mereka ber tiga adalah anggota organisasi Black king langsung menggigil ketakutan, bagaimana tidak organisasi mereka terkenal dengan cara membunuh dengan kejam.

__ADS_1


mereka tak tau saja kalau Jian an jauh lebih kejam dari mereka semua jika sedang marah.


sekarang suasana di aula semakin mencekam saat anggota black king ada di dalam aula, sama sekali tak ada yang berani berbicara, tentu saja hanya putra mahkota Li Xu kai dan jendral muda Bai Jianheng yang malah tambah asik berbicara dengan ria, dan Jian an yang tambah gencar untuk mencuri camilan milik putra mahkota bahkan sekarang ia juga mencuri camilan milik jendral muda bai Jianheng.


lagi pula teman kakak nya sama saja dengan kakaknya toh.


sedangkan sang jendral yang melihat putri Li Jian an mengambil cemilannya sama sekali tak berkomentar ia hanya membiarkan nya saja, terlebih lagi Jian an yang dulu sudah ia anggap sebagai adiknya.


sedangkan di seberang dua orang anggota black king menatap Jian an dengan perasaan rindu yang tak bisa lagi terbendung.


"bersabarlah, kita akan secepat mungkin membawanya kembali, agar bisa bersama kita lagi"ucap seorang pemuda bertopeng emas sambil menepuk pundak kedua teman yang ada di sebelah kanan dan kiri nya.


"kau benar dia pasti bisa bersama dengan kita lagi"ucap pemuda di samping kiri.


"aku tak menyangka ternyata kesalahan alat itu malah membawa kita ke dimana safa berada"ucap pemuda di samping kanan.


"benar, kalian tau kenapa alat itu tak bekerja dengan benar itu semua karena safa belum menyelesaikan pembuatan mesin itu, dan akibatnya kan fatal jika kita tak berhasil, bisa saja tubuh kita akan terbagi menjadi banyak"pengakuan pemuda di sebelah kiri.


yang kini sukses mendapat pelototan tajam dari kedua pemuda yang bersetatus temannya.


"tapi kenapa kau waktu itu tak bilang kepada kita jika gagal akibatnya sangat fatal, Alex"gerak pemuda yang di sebelah kanan.


"hehehe, maaf bagas, aku lupa baru inget sekarang" ucap pemuda yang bernama Alex.


pemuda yang bernama Bagas hanya mendengus.


sedangkan yang di tengah ia sedang akan minum namun saat ia menyadari itu adalah minuman keras ia tak jadi minum.


"kenapa orang dulu selalu menyajikan minuman seperti ini, untuk acara seperti ini"ucap pria bertopeng emas yang sekarang ini sedang author sembunyikan identitasnya.


ia sungguh tak menyukai minuman keras, bahkan ia sama sekali tak pernah meminumnya.


........


UDAH DUKU AH, CERITANYA.


πŸ˜€


DI SINI AUTHOR DAH BONGKAR SIAPA TUH BLACK KING YA, YANG TERNYATA ADALAH Alex dan Bagas ( kakaknya Jian an di dunia moderen ya), terus yang cowok topeng emas nanti aja lah buka kedoknya.😊☺️


***OK JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMANΒ² KALIANπŸ˜πŸ˜„


BYYπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹***

__ADS_1


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


__ADS_2