
Akhirnya hari yang di tunggu - tunggu oleh semua anggota Kekaisaran telah tiba, pada hari ini mereka semua akan pergi menuju Kekaisaran Han, (biar lebih gampang sekarang Author bilangnya Kekaisaran saja ya).
Kaisar, Permaisuri, dan juga Putra Mahkota sudah menunggu para anggota Kekaisaran yang belum hadir di dalam kereta masing masing.
Tak berapa lama datanglah Selir Li Yuyu dan Putri Li Bo Doh, dengan penampilan yang wow, dengan penampilan mereka benar - benar ribet dan juga muka tebal mereka berjalan menuju kereta mereka dan masuk kedalam nya.
Tak berapa lama datanglah Jian An bersama Qian He, Yu Mei, dan Ming Meng di belakangnya.
Jian An berjalan dengan anggun menuju keretanya, Kaisar yang melihat bahwa semua anggota Kekaisaran nya sudah lengkap pun menyuruh mereka semua untuk menjalankan kereta kuda tersebut.
Jian An, hanya duduk dengan malas di dalam kereta kudanya, dengan sesekali menguap.
ia berfikir mungkin akan sangat membosankan perjalanan kali ini.
Sedangkan Qian He, Yu Mei, dan Ming Meng yang memang satu kereta dengan Jian An, hanya menatap Jian An bisa saja karena mereka sudah biasa dengan sifat pemalas Jian An yang terkadang kambuh kapan saja bahkan dalam keadaan genting sekalipun.
Sudah hampir dua hari mereka melakukan perjalan untuk ke Kekaisaran Han, dan dalam waktu itu juga Jian An sangat bosan sehingga ia memilih untuk masuk ke dalam Ruang Dimensi nya dan ber-kultivasi di dalam.
Bahkan sekarang ia sudah mencapai Rahang Dewa Abadi, ia bahkan bertambah cantik hingga ke tujuh hewan kontraknya pingsan dengan darah yang keluar dari hidung mereka sangkin tak kuatnya melihat kecantikan yang di miliki oleh Jian An.
Bahkan mereka sempai berfikir bahwa Jian An adalah seorang Dewi, (ya kan emang di Dewi, ya Dewi Penguasa Dunia).
Saat Jian An sedang asik ber-kultivasi Qian He, Yu Mei, dan Ming Meng pun tak mau kalah dan mereka pun ikut ber-kultivasi.
Jika dari luar Jian An mungkin terlihat sedang tidur, bagi mereka yang tak pernah melihat cara ber-kultivasi nya, tapi bagi Qian He, Yu Mei ,dan Ming Meng, mereka tau bahwa Jian An sedang ber-kultivasi mengingat dulu Jian An memakai cara aneh dan unik milik nya, jika sedang ber-kultivasi, bahkan Jian an pernah ber-kultivasi dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah, dengan ke dua tangan menahan beban tubuhnya.
Ya memang aneh tapi itulah Jian An, bahkan karena posisi nya tersebut hingga membuat Qian He, Yu Mei, dan Ming Meng khawatir dengan dirinya.
__ADS_1
Namun lagi - lagi setelah Jian An merubah posisinya itu, mereka langsung bertanya apa yang terjadi dan Jian An dengan gampangnya menjawab bahwa dia sedang ber-kultivasi, dan saat Jian An di tanya kenapa dia ber-kultivasi dengan posisi aneh jawabnya sangat simpel dan singkat 'hanya ingin saja'
Mendengar jawaban dari Jian An yang di berikan kepada mereka semua langsung membuat mereka ingin membenturkan kepala mereka masing - masing ke dinding berharap mereka bisa melupakan apa yang di katakan oleh Jian An.
Bahkan mereka sampai mengorek telinga. mereka barang kali apa yang mereka dengar itu hanya ilusi, namun realita lebih kejam kepada mereka, hingga membuat mereka langsung membenturkan kepala mereka ke dinding yang mengakibat kan kepala mereka langsung berdarah.
Sedangkan Jian An yang melihat nya hanya memasang wajah datar.
Ok kembali ke topik.
Jian An akhirnya membuka mata nya.
"Apa kah masih lama, kita sampai di Kekaisaran Han?"tanya Jian An pada Pengawal di samping keretanya sambil mengeluarkan kepalnya.
"Menjawab Putri, mungkin kita akan sampai besok sore"jawab Pengawal itu sopan.
"Eh, kalian bosen gak sin"tanya Jian An kepada ke tiga sahabatnya.
"Bosen sis tapi kagak tau apa yang harus di lakuin"ucap Qian He dengan ke-gabutan yang meronta-ronta.
"Huh, iya gue juga bosen lebih tepatnya sih gabut"ucap Ming Meng sambil merebahkan dirinya di dalam kereta.
"Biasanya nih ya kalau di novel - novel yang sering gue baca dulu, selalu aja ada penyerangan saat para keluarga Kekaisaran itu pergi ke Kekaisaran lain"ucap Yu Mei menimpali.
"Ye, itu kan di novel bukan di kenyataan"ucap Qian He bosan dengan Yu Mei yang selalu ber-khayala hidup seperti di novel - novel kebanyakan.
"Tapi bagaiman kalau itu terjadi" ucap tiba - tiba Jian An, sambil tersenyum misterius sekaligus menakutkan bagi ke tiga orang yang saat ini ada di dalam kereta yang sama dengan nya.
__ADS_1
Namun perkataan Jian An langsung membuat mereka terkejut, sebenar nya Jian An, dari tadi sudah merasakan bahwa ada sekelompok orang yang mengikuti mereka sekitar berjumlah 100 orang dengan kekuatan pada Rahang Kaisar awal, menengah, dan akhir.
Namun ia hanya membiarkan dan menunggu pertunjukan action di depannya dengan mata berbinar penuh harapan.
Tak selang berapa lama kereta keluarga Kekaisaran langsung di kelilingi oleh orang - orang dengan pakaian serba hitam seperti ninja yang membosan kan tak seperti ninja yang seharusnya keren seperti di TV - TV yang sering Jian An tonton dulu, bahkan Jian An sudah bosan hanya dengan melihat penampilannya saja apa lagi dengan cara bertarung mereka.
Mungkin ia sudah terlalu percaya dengan mereka karena merasakan kelihatan kuat tapi ternyata mereka membosan kan hanya dengan satu kali pandang.
"Serahkan, seluruh harta dan barang bawaan kalian jika kalian ingin selamat"ucap salah satu orang itu yang di yakini Jian An sebagai ketuanya.
"Tidak akan"ucap salah satu Prajurit.
"Kalau begitu lebih baik kalian semua mati dan aku akan mengambil harta serta barang bawaan kalian"ucap orang baju serba hitam lagi.
Terjadilah pertempuran yang sangat menyenangkan bagi Qian He , dan Yu Mei, sedangan Ming Meng sekarang sedang ketakutan, Jian An jangan ia malah meminum teh nya dengan anggun seperti tak terganggu dengan suara pedang yang beradu di luar keretanya.
..............
AUTHOR KELAWARπ¦π¦ CAME BACK NIH.
***SEGINI DULU, AUTHOR CAPEK NULISNYA.π
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMAN - TEMAN KALIAN YA.βΊοΈ
BYYYYπππππππ***
SEBUKET BUNGA UNTUK KALIAN π, DAN JUGA HATIβ€οΈ
__ADS_1
LOVE YOU ALLLLLLL.....πππππππππππππ