
Suasana di dalam aula menjadi semakin tegang saat Selir Li Yuyu, dan Putri Bo'er tak menjawab pertanyaan dari Kaisar Li dengan benar.
"Pengawal ambil surat itu, dari Putri Bo'er"perintah Kaisar Li.
Pengawal yang di perintah pun langsung mengambil surat yang ada di tangan Putri Bo'er, awalnya Pengawal tersebut kesulitan karena Putri Bo'er tak mau memberikannya namun karena perbedaan kekuatan yang jelas akhirnya surat itu pun berhasil di ambil.
Pengawal tersebut langsung memberikan surat tersebut ke pada Kaisar Li.
Kaisar Li yang sudah membaca isi dari surat itu pun murka besar ke pada ke dua pasangan ibu dan anak tersebut.
"Kasim baca isi surat ini dengan keras dan lantang agar seluruh aula ini mendengarnya apa saja yang telah di lakukan oleh mereka berdua"ucap kaisar dengan marah.
Kasim pun membaca nya berdasarkan berikut.
*****
Isi Surat.
Saya tau anda bukan anak ayah saya, saya tau kalau ibu anda bersekongkol dengan banyak pemberontak, saya tau kalau ibu anda adalah jalan*, saya tau seluruh kejahatan apa saja yang anda dan ibu anda lakukan.
Bahkan saya memiliki bukti loh.
Putri Li Jian An yang cantik, manis, imut seduniaπ₯°
*****
Semuanya yang mendengar apa yang di katakan oleh Putri Jian kaget dengan isi surat tersebut.
Banyak yang ber tanya apa itu benar?,dari mana Putri Jian mendapatkan informasi semua itu?,apa informasi tersebut benar?.
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang muncul di dalam pikiran para tamu yang hadir, namun ber dengan Delvin ia malah salfok (salah fokus) sama kalimat terakhir.
'cantik?,imut?,manis?,dalam mimpi' batin Delvin mengejek Jian An.
Jian An yang sadar ada nya penghinaan di dalam mata Delvin menatap nya dengan tajam.
'Huh, dasar mata buta, kagak lihat apa gue kayak bidadari kayak gini' batin Jian An mengejek Delvin.
Sedangkan Putri Bo'er, dan Selir Li Yuyu bergetar dengan hebatnya.
"Pengawal bawa kemari salah satu bukti yang ada di dalam peti tersebut ke mari"ucap Kaisar Li.
Pengawal pun mengambil salah satu bukti tersebut, dan menyerah kan nya ke pada Kaisar Li, Kaisar Li yang membaca itu sangat geram dengan Selir Yuyu karena telah menjadi pemberontak di Kekaisarannya.
Dengan kesal Kaisar Li melempar bukti tersebut ke arah Selir Li dengan dorongan Qi nya sehingga mengakibatkan Selir Li menabrak tembok dengan kerah darah keluar dari mulut nya sangat banyak.
Sedangkan Putri Bo'er kini hanya bersujud dengan gemetar tak berani mengangkat satu inci pun wajahnya.
__ADS_1
"Mulai sekarang dan seterusnya ku cabut jabatan Yuyu sebagai Selir Kekaisaran, menghilangkan marga Li dari nama nya, menghukum penyiksa Yuyu dalam air garam selama 20 tahun dengan penjagaan ketat serta penyiksaan tanpa henti, dan jika hukumannya telah selesai maka ia akan di jatuhi hukuman mati"ucap Kaisar Li dengan lantang.
Kaisar Li lalu memandang ke arah Putri Bo'er yang masih bersujud dengan ber gemetar hebat.
"Dan untuk Bo Doh karena kamu bukan anak ku maka akan ku cabut gelar mu sebagai Putri Kekaisaran Li, menghilangkan marga Li dari nama nya serta ia akan di hukum penjara selama lima tahun, setelah itu aku akan mengusir mu dari istana ini lebih tepatnya Kekaisaran ini, dan kamu berserta keturunannya tidak di perbolehkan menginjak lagi tanah milik Kekaisaran Li"ucap Kaisar Li.
"Dan untuk para penjabat yang melakukan korupsi, serta pemberontakan bersama Yuyu akan di jatuhi hukuman mati sekarang juga beserta keluarga nya"ucap Kaisar Li.
"Pengawal jalan kan perintah, bunuh siapa saja yang melakukan pemberontakan serta korupsi berdasar kan bukti yang telah ada, Jendra Bai Jianheeng pimpin mereka semua untuk membunuh para narapidana"ucap Kaisar Li.
"BAIK YANG MULIA KAISAR LI"UCAP SEMUA PENGAWAL.
Jian An yang melihat para Pengawal akan pergi langsung melemparkan selembar kertas, yang di mana di dalam nya berisi nama - nama orang 6ang korupsi serta para pemberontak.
"Untuk Mentri Tang ia juga akan di hukum mati, Jendral Di seret Mentri Tang kemari dan penggal kepalanya"ucap Kaisar Li.
Jendral di pun membungkuk dan berkata
"Baik yang mulia Kaisar Li"ucap nya dan pergi menuju ke arah kamar di mana Mentri Tang beristirahat.
"Wow, malam ini akan banyak darah bertebaran nih"ucap Alex.
"Kau benar Lex"ucap Bagas.
"Jian dari mana Lo dapat semua bukti itu dalam waktu yang sangat singkat?"tanya Delvin dengan kepo nya.
"Iya benar dari mana?"ucap Qian He.
Semuanya yang melihat itu dan mendengarnya memutar bola mata nya dengan jengah dengan apa yang di lakukan oleh Jian An.
"An'er terima kasih karena telah membongkar semua kejahatan yang ada di dalam Kekaisaran ini"ucap Kaisar Li
"Sama - sama ayah"ucap Jian An.
"An'er kalau boleh bertanya sejak kapan kamu tau semua ini"tanya Permaisuri Li (ibu nya Jian, sekarang panggil nya Permaisuri Li aja biar gampang).
"Sebenarnya An'er sudah tau sejak lama, hanya saja An'er tak memiliki bukti jadi An'er baru bilang sekarang saat buktinya sudah ada"ucap Jian An dengan cengiranya.
"Mei mei ku sayang kau sangat hebat, lain kali kau harus mengajari ku bagai mana cara membongkar semua kebusukan orang lain"puji Putra Mahkota Li ke pada adik nya.
"Haha, Gege bisa saja, aku yakin Gege lebih hebat dari pada diri ku"ucap Jian An.
"Baiklah, karena semuanya sudah hancur seperti ini, dan pengantinnya juga akan mati lebih baik kita akhiri saja pesta ini, pelayan tunjukan kamar untuk para tamu beristirahat untuk malam ini dan kedepannya"ucap Kaisar Li tanpa mengerem mulutnya.
Sedangkan saat ini Permaisuri Li, Putra Mahkota, dan Jian hanya tersenyum canggung akan ucapan Kaisar Li.
Namun sepertinya para tamu tak masalah, karena toh itu memang benar, sehingga mereka semua hanya mengangguk saja dan segera mengikuti pelayan untuk pergi ke kamar masing - masing.
__ADS_1
Jian An sendiri ia langsung pergi ke kamar nya di ikuti oleh teman - temannya.
Setelah sampai di kamarnya ia langsung menghempaskan diri nya sendiri ke kasurnya, yang di ikuti oleh Delvin dan yang lainnya.
"Hah"helaan nafas terdengar dari Jian An yang kini berbaring di kasurnya, kasurnya Jian An ini paling besar ya bahkan mampu menampung 10 orang.
"Capek banget sumpah, harus melihat semua drama yang ada di aula barusan"ucap Delvin yang berada di samping Jian An.
"Bener banget"ucap Ming Meng.
"Oh, ya Jian dari mana Lo dapat semua bukti itu dari mana?"ucap Yu Mei"tentu saja gue tinggal nyuruh para binatang kontrak gue buat cari bukti, lagian mereka di jamin setia dan yang lebih penting semua bukti di jamin akurat dan nyata"ucap Jian An.
"Kayaknya malam ini bakal ada pembantaian di kediaman semua penjabat yang korupsi, sama yang jadi pemberontak nih"ucap Bagas.
"Yup bener banget"ucap Qian He.
"Udah lah, kalian semua pulang sana gue mau tidur"ucap Jian An mengusir semua orang yang ada di dalam kamarnya.
"Usir aja terus"ucap Delvin.
"Eh, terus nih gimana soal cerita yang gue buat tadi di aula masak gak di lanjutin sih"ucap Bagas.
"Apa an sih Lo bang, awas aja ya kalau nanti gue kena masalah Lo yang akan gue bunuh pertama kalinya"ucap Jian An.
"Ye, jadi adek durhaka banget sih"ucap Bagas.
"Lagian sih Lo buat cerita kalau gue sama si Jian An pasangan kekasih siapa sih yang gak emosi kalau di kayak gituin"ucap Delvin.
"Tapi benar kata Jian An nanti kalau ada apa - apa Lo yang pertama gue bunuh lalu entar gantian Alex"ucap Delvin lagi dan langsung pergi dari sana dengan secepat kilat.
Mereka semua pun beranjak menuju kamar, masing - masing.
Sedangkan di luar istana lebih tepatnya rumah para penjabat yang melakukan pemberontakan serta korupsi, terdengar teriakan yang sangat memilukan.
Darah berceceran di mana - mana, mayat berserakan bahkan ada pula yang hanya bagian tangannya saja, Jendral Bai Jianheeng benar - benar tak menyisakan satu pun orang.
Malam itu adalah malam yang paling mengerikan pagi para penjabat yang melakukan kejahatan.
Dan keesokan pagi nya masyarakat di buat heboh dengan gosip tentang pembantaian itu serta semua masalah yang terjadi pada malam itu.
****
ππ₯°πΊππ
MAKASIH BUAT PARA PEMBACA SETIA.
TERIMAKASIH BUAT YANG VOTE, SERTA KOMEN.
__ADS_1
TERIMA KASIH BUAT SEMUA NYA YABG UDAH BACA NOVEL INI.
LOVE YOU FULLππππππ