
Yah Jian An tak tidur bukan karena hukuman Ming Meng yang nakutkan tapi ia manjadi teringat saat ia pada masa pelatihan yang begitu keras.
Jian An dulu bergabung dengan pihak pemerintah untuk menjadi agent pada saat ia berumur 8 tahun dan ia mulai beraksi saat berumur 12 tahun.
Ia bersyukur bahwa ia waktu itu bisa selamat kalau tidak entah apa yang yang akan terjadi dengan nya.
Yah, setelah terombang - ambing di tengah lautan selama seminggu dan melawan seekor hiu putih yang lumayan besar akhirnya ia bisa selamat, dan membawa bangkai hiu itu ke depan ketua, namun karena itu ia harus memiliki luka yang cukup dalam di sekujur tubuhnya sehingga ia kekurangan yang begitu banyak.
Sehingga ia harus di larikan ke rumah sakit terdekat.
sedangkan orang tua dan kakaknya dulu tak tau bahwa ia bergabung dengan negara untuk menjadi seorang Agent, mereka hanya tau bahwa Jian An dulu sedang ada di perkemahan musim panas.
Mengingat itu Jian An hanya bisa menghela nafas kasar dan langsung tertidur pulas, meninggal kan kedua sahabatnya yang masih meringkuk ketakutan.
.......
Skip pagi.
Setelah beristirahat kemarin rombongan mereka benar - benar sudah baikan dan nampak sehat.
Akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan ke Kekaisaran Han.
Tak membutuhkan waktu lama setidaknya saat mata hari terbenam dan malam datang mereka akhirnya sampai di gerbang Ibu Kota Kekaisaran Han.
Mereka tak menunggu lama lagi akhirnya mereka menuju Istana Kekaisaran Han dan di sambut dengan suka cita oleh mereka semua.
Akhirnya Jian An bisa merebahkan diri nya si kasur yang empuk setelah sekian selama 3 hari ia harus tidur di dalam kereta.
sungguh itu semua membuat badannya hampir remuk.
Akhirnya Jian An terlelap di dalam kamarnya.
...........
Skip pagi.
Hari ini adalah pagi yang cerah seperti hati Author yang bahagia setelah sekian lama terpuruk dalam lamunan.
(ok, ini gaje)
Jian An masih saja tertidur dengan pulasbnya padahal ke tiga orang gadis yang dari tadi membangun kan nya sudah hampir menjadi jamur, bahkan teriakan yang merupakan jurus pamungkas untuk membangunkan Jian An pun kali ini tak berlaku apa - apa.
Hingga akhirnya terdengar suara penuh wibawa seorang laki - laki dari belakang mereka, dan mereka menemukan bahwa Putra Mahkota Li Xu Kai ada di belakang mereka.
__ADS_1
"Apa kah Mei - Mei ku belum bangun juga sampai sekarang?"ucap Putra Mahkota Li Xu Kai.
"Mohon ampun pangeran kami sudah berusaha membangunkan Putri Mahkota Li Jian An, namun beliau belum juga ingin bangun"ucap Ming Meng dengan hormat dan sopan.
"Pergilah siapkan air untuk mandi mei - mei ku, biarkan aku saja yang akan membangunkan dia dari tidurnya"ucap Putra Mahkota Li Xu Kai.
"Baik pangeran!"ucap mereka bertiga serempak dan meninggalkan kamar Jian An sambil menundukkan kepala mereka.
Ya walaupun mereka adalah sahabat Jian An dan Jian An mengizinkan mereka memanggil nama, namun jarak di antara mereka jika dalam keramaian sangat jauh berbeda bagai bumi dan langit.
Mereka akhirnya meyiapkan air mandi dan pakaian yang akan di kenakan oleh Jian An di dalam kamar mandi.
.......
Sedangkan Putra Mahkota kini berjalan mendekat kerah Jian An dan menggoyangkan pelan tubuh kecil Jian An.
Namun ia tak mendapatkan respon hanya suara lenguhan yang terdengar dari mulut munyil adiknya tersebut.
"Mei Mei bangunlah, ini sudah pagi kita harus ke ruang makan untuk makan bersama"ucap Putra Mahkota sambil masih menggoyangkan, tubuh munyil Jian An agak keras.
"Memangnya ini jam berapa"tanya Jian An dengan mata yang masih terpejam.
"Ini sudah jam 06.30, ayo cepat bangun dan mandilah setelah itu kita ke meja makan"ucap lembut Putra Mahkota.
"What the fa*k, gue kesiangan jirr"ucap Jian An yang tak sengaja berkata seperti saat ia di dunia moderen jika ia telat bangun saat akan berangkat ke sekolah.
"Mei Mei apa yang kamu bicarakan, Gege sungguh tak mengerti"ucap Putra Mahkota bingung atas perkataan yang baru saja keluar dari mulut Jian An.
Sedangkan Jian An langsung meruntungi kebodohan nya, sehingga ia tak sengaja mengucapkan hal - hal yang tak di mengerti oleh orang di dunia nya sekarang.
"Ah~, Gege maaf kan An'er, itu hanya kata yang tak sengaja An'er katakan, tadi An'er masih mengantuk jadi An'er tak terlalu memperhatikan apa yang an er katakan"ucap Jian An gugup sehingga kata - katanya sedikit berbelit - Belit.
Namun Putra Mahkota mempercayai karena ia juga begitu jika bangun tidur ia akan bicara hal yang membingungkan.
"Ya, sudah lebih baik sekarang an er pergi mandi dan setelah itu ayo kita keruang makan, mungkin yang lain sudah menunggu" kata Putra Mahkota lembut sambil mengusap rambutnya, hingga hampir membuat Jian An meleleh, kayak es krim dong๐คฃ
"Baiklah Gege"ucap Jian An lembut juga.
'*A*ndai, saja kau bukan Gege ku mungkin kau sudah ku jadikan pacar'batin Jian An tersenyum kecut.
Putra Mahkota pun keluar dari kamar Jian An, melihat Gege nya sudah keluar ia bergegas masuk ke kamar mandi, lalu memakai hanfu yang telah di siapkan Ming Meng, Qian He, dan Yu Mei.
Setelah itu ia memanggil Ming Meng untuk menata rambutnya sepeti biasanya.
__ADS_1
Ming Meng membentuk rambut Jian An seperti biasanya, dan memakai sedikit perhiasan serta riasan wajah yang terlalu tebal.
Jian An keluar dari kamarnya dan menemukan seorang pria muda yang berdiri tak jauh dari pintu kamarnya.
Ia pun menghampirinya.
"salam Gege, An'er memberi hormat"ucap Jian An sambil membungkuk.
Yah pria muda tersebut adalah Gege tampannya.
"Kamu sudah selesai, kalau begitu mari sekarang kita pergi ke aula makan untuk makan bersama"ucap Putra Mahkota Li Xu Kai, kepada adiknya.
"Baiklah Gege,"ucap Jian An.
Kemudian mereka berdua pun berangkat menuju aula makan Kekaisaran Han bersama sambil di ikuti para Dayang dan Pengawal di belakang mereka.
Tak berapa lama akhirnya mereka telah sampai di pintu masuk,
kedatangan mereka di umumkan oleh kasim.
Mereka pun melangkah masuk ke dalam, Putra Mahkota Li Xu Kai, dengan sikap tenang dan wibawanya.
sedangkan Jian An dengan anggun dan tenang berjalan ke arah meja makan.
Menurut orang - orang yang melihatnya mungkin ia kan kelihatan berjalan anggun namun sebenarnya ia hanya berjalan biasa saja, sungguh sebenarnya ia malas untuk datang ia lebih suka jika ia tidur di kamar sambil mendengarkan musik dari hp nya.
Tentu saja cara berjalannya yang biasa saja akan mudah di tebak oleh para sahabatnya.
............
***OK SEGINI DULU YA,
BAB TERAKHIR PADA MALAM JUMAT KLIWON INI AKAN DI UPDATE ENTAR MALAM SEKITAR JAM 12 LEWAT LAH.
KALAU TEPATNYA AUTHOR JUGA KAGAK TAU.
YA UDAH AH,
JANGAN LUPA BUAT KALIAN PARA PEMBACA SETIA NOVEL INI, AKU MENGUCAP KAN TERIMA KASIH BUAT KALIAN YANG UDAH MAU BACA CERITA AKU.๐๐
JANGAN LUPA BUAT LIKE, VOTE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMAN ยฒ KALIAN YA.โค๏ธ***
BYYYYY๐๐๐๐๐๐
__ADS_1
SALAM DARI AUTHOR KELAWAR๐ฆ๐ฆ