
Delvin yang di tampar begitu keras oleh Jian an, hanya mematung di bawah.
sedangkan semua yang ada di aula langsung ketakutan sampai rasanya mau mati.
apa yang di lakukan oleh putri Li Jian an?
apakah ia tak takut mati?
'apa yang akan terjadi dengan putri ku karena telah menampar ketua black king, hingga begitu' batin kaisar Li yang amat khawatir dengan keselamatan Jian an.
tangan Delvin menyentuh pipinya secara perlahan dan ia pun mengusap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.
ia memandangi darah di tangannya dengan tak percaya.
sungguh ia sangat marah, apakah harus seperti ini balasannya, dia hanya mencoret - coret wajahnya dan dia langsung menamparnya dan merusak wajah tampannya ini, sungguh ini tak bisa di maafkan.
........
woy, seharusnya Lo malu di tampar di depan umum, eh, Lo masa cuma khawatir tentang wajah Lo(author)
Lo tau Thor wajah gue, adalah segalanya(Delvin)
serah Lo dah, author dan nyerah(author sambil mengangkat ke dua tangannya ke atas, tanda menyerah)
.........
dengan wajah yang memerah karena amarah, Delvin bangkit dan langsung menarik kerah baju milik Jian an, dengan mata tajam mengarah ke Jian an.
Tak mau kalah Jian an juga memandang tajam mata Delvin.
bahkan sekarang terjadi tabrakan aura dari keduanya yang sama - sama kuat di antara mereka, yang membuat semua orang di aula menjadi pucat dan gemetar hebat bahkan mereka sampai tak berani bergerak walau sedikit saja.
"apa yang Lo lakuin ke wajah gue"ucap Delvin dingin.
"heh, tentu saja memberi hukuman ke Lo, dengan merusak wajah jelek Lo itu"ucap songong Jian an.
"jelek, hello gue adalah laki - laki tertampan di seluruh dunia ini"ucap narsis Delvin.
yang langsung membuat Jian an, Dan author jengah sendiri.
........
masih ada waktu buat narsis dulu juga nih bocah(author)
betul Thor, muka jelek begitu apa yang perlu di banggain, kagak ada(Jian an)
apa sebentar lagi ada bencana ya(ucap Delvin yang heran melihat author dan Jian an kompak, padahal kan biasanya mereka berdua sering berkelahi, dari awal part hingga part ke 37)
.......
"cih, muka jelek kayak gitu di bilang ganteng"ucap Jian an.
"gue emang ganteng ya"ucap Delvin.
"alah, gak usah banyak bac*t dah Lo"ucap Jian an langsung menyerang Delvin.
__ADS_1
Delvin yang melihat Jian an menyerangnya pun langsung menghindar dan keluar dari aula tersebut.
melihat Delvin kabur Jian an mengejarnya menggunakan Ging gong( kalian tau kan apa itu Ging gong : itu ilmu peringan tubuh).
semua yang ada di aula terkejut melihat Jian an seorang putri yang di anggap sampah dan tak bisa bela diri sekarang sangat mahir menggunakan Ging gong.
Jian an terus mengejar Delvin yang sekarang ini tengah berlari.
larinya Delvin itu cepat ya, soalnya Delvin itu dulu pembunuh bayaran nomer satu di dunia moderen jadi kagak usah heran ya, apa lagi karena alat yang ia pasang di tubuhnya sewaktu mau ke dunia kultivasi yang ia dapatkan di ruangan rahasia milik Jian an, yang di tunjukan oleh Alex.
yah, Delvin dulu nya pembunuh bayaran, namun ia pensiun saat ia bertemu Jian an dan langsung menggaris bawahi Jian an sebagai rivalnya.
ya, karena dulu ia jadi pembunuh bayaran adalah untuk mencari orang yang pantas menjadi rivalnya dan akhirnya ia menemukannya orang yang cocok menjadi rivalnya.
dan mulai dari itu lah Delvin selalu mengerjai Jian an, di mulai dengan menukar informasi tugas sebagai agent milik Jian an.
mencuri buku pr milik Jian an, sehingga mengakibatkan Jian an di hukum di tengah lapangan sambil hormat ke arah sang bendera merah putih, sedangkan dirinya hanya menonton di atas atap sambil tiduran santuy, kan bac*t banget nih orang.
sampailah mereka berdua di halaman belakang kekaisaran Han, yang besar, namun sepi dan tak terawat itu semua karena halaman belakang ini tak pernah ada siapa pun yang melewatinya nya.
Delvin langsing berhenti berlari, Jian an yang melihat Delvin.berhenti berlari pun turun ke bawah telat di depan Delvin.
dan terjadilah saling menekan lawan dengan aura membunuh dari masing - masing, yang bisa saja membuat orang lain yang ada di sana langsung mati tak bernapas.
bahkan kali ini mereka berdua mengeluarkan aura 100% yang sama - sama kuatnya.
"cih, kau berani nya menampar wajah tampan ku ini"ucap Delvin sambil menunjuk Jian an.
Jian an hanya memandang datar Delvin Delvin yang merasa di acuhkan langsung menyerang Jian an, Jian an menghindari setiap serangan dari Delvin dengan lihai.
begitupun Jian an, karena ia sudah melihat Delvin marah maka jalan satu - satunya adalah melawan Delvin dengan sungguh - sungguh.
dalam pertarungan ini mereka hanya mengandalkan fisik dan juga alat canggih yang ada di tubuh mereka itu semua karena Delvin belum bisa berkultivasi, kalian pasti tau lah mengapa, karena Delvin dari dunia moderen dan ia sampai di sini belum mengetahui apa itu kultivasi.
sedangkan Jian an tau tentang kultivasi karena ia tak sengaja membaca buku kultivasi di perpustakaan kekaisaran.
aksi bahu hantam mereka terus berlanjut, ya walau pun Jian an benci dengan Delvin tapi ia tak mau melukainya.
sehingga ia hanya menggunakan fisiknya saja untuk melawan Delvin, sedangkan jika ia menggunakan ilmu kultivasi ya sudah di pastikan Delvin kalah.
ya, walaupun melawan Delvin seperti ini hanya akan membuat badannya sakit esok harinya, karena ia harus mengeluarkan semua kekuatannya.
Delvin terus menendang, menghantam Jian an, tapi Jian an selalu bisa menangkisnya.
hingga akhirnya Delvin kelelahan begitu juga Jian an.
"host, host, host, host"suara nafas Delvin yang kelelahan.
"host, host, host"suara Jian an yang juga kelelahan.
"sudah lah Delvin kita impas lebih baik kita kembali aja ke aula, lagian juga wajah Lo ketutup sama topeng jadi gak kelihatan kalau wajah Lo itu bengkak"nasihat Jian an yang memang sudah bosan bertarung dengan Delvin karena pasti hasilnya imbang.
"kagak mau, Lo harus tanggung jawab, gara - gara Lo gue jadi jelek, dan karena gue jelek gak ada yang mau sama gue"ucap Delvin yang membuat Jian an bingung.
"eh, apa hubungannya, Lo itu memang aneh bangat dah, lagian laki - laki jelek kagak apa - apa, di sini cowok jelek juga ada jodohnya, kalau Lo perempuan baru Lo khawatir sama wajah Lo"ucap Jian an.
__ADS_1
ia sungguh tak percaya dengan cowok di depannya ini yang terlalu membanggakan wajahnya itu.
"sama aja, entar gue dapat jodohnya jelek lagi, kagak mau gue, jadi Lo harus tanggung jawab"ucap Delvin, yang langsung membuat pikiran Jian an berkelana.
'hei, kenapa adegan ini seperti seorang perempuan yang meminta pertanggung jawaban ke pasangannya karena hamil ya'batin Jian an, yang merasa bahwa adegan ini seperti di dalam film - film.
"aduh, dek Abang kagak hamil in kamu loh, kok Abang harus tanggung jawab sih"ucap Jian an Sambil tersenyum yang dapat di ketahui dari kedua mata nya yang menyipit, walaupun ucapan itu tepat nya mencoba menggoda Delvin.
Delvin yang mendengar ejekan dari Jian an bertambah marah.
hei, dia laki - laki di mana - mana yang hamil itu perempuan.
sungguh rasanya Delvin sekarang juga ingin menyumpal mulut jahanam itu dengan tahu isi cabai.
pedes, pedes dah Lo.
karena marah Delvin berlari ke arah Jian an untuk menyerangnya lagi, namun di sisi lain Jian an sudah tak kuat lagi, memang kalau sama Delvin ia bisa saja kalah karena kelemahannya itu adalah energi Delvin seperti tak ada habisnya.
sungguh rasanya ia ingin mengutuk Delvin yang memiliki energi yang amat melimpah, bahkan sampai membuat di kewalahan melawannya.
Delvin sekarang sudah di depan Jian an, Dan dengan sigap Jian an langsung bergerak gesit dengan sedikit qi nya untuk menotok Delvin agar pingsan.
Delvin yang pingsan hampir terjatuh, dan dengan sigap Jian an langsung menarik tubuh Delvin ke dalam pelukannya agar tak jatuh.
dan sekarang mereka justru terlihat seperti pasangan yang sedang berpelukan.
"berat banget sih Lo, Vin"ucap Jian an.
Tak sengaja ia menghirup parfum yang selalu Delvin gunakan, dan kalau boleh jujur Jian an sangat suka dengan parfum itu, tapi ai gengsi ya jadi dia tak mau mengakuinya.
"parfum nya masih sama"ucap Jian an Sambil tersenyum dan terus menghirup wangi dari badan Delvin.
'parfum ini wanginya enak banget jadi pingin beli tapi gue di dunia aneh ini'batin Jian an sedih, sungguh ia sudah lama mendambakan parfum yang selalu di pakai Delvin itu tapi ia tak tau di mana si Delvin membelinya.
yang dia tak tau adalah bahwa parfum yang di gunakan oleh Delvin di rancang olehnya sendiri jadi walaupun ia kembali ke dunia moderen nanggung ia tak akan menemuka parfum seperti milik Delvin.
Jian an pun menggunakan ilmu teleportasi untuk memindahkan tubuh nya dan Delvin ke halaman kediaman Blac king di kekaisaran Han.
yah, walau lebih tepatnya ke kamar si Delvin langsung sih.
sampai di kamar Delvin ia pun menidurkan Delvin di kasurnya.
"makan apa sih Lo"ucap Jian an.
setelah menidurkan Delvin di kasurnya Jian an pun duduk di kursi yang tak jauh dari kasur milik Delvin, dan dia pun terlelap karena kecapean menghadapi amukan Delvin yang menguras energi fisiknya.
........
***ALHAMDULILAH TEMAN².
WALAUPUN AUTHOR NULIS PAKAI TANGAN KIRI TAPI AUTHOR TETAP BISA UP HARI INI.😊
JANGAN LUPA BUAT VOTE, LIKE, KOMEN, DAN SHARE KE TEMAN² KALIAN YA.🙏😁
BY 👋👋
__ADS_1
SALAM DARI AUTHOR KELAWAR 🦇🦇***