
Semua orang yang ada di dapur langsung melongo saat mendengar jawaban dari Delvin.
Sedangkan Jian An hanya memasang wajah datar nya saja.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Note : Jian aA mulai sekarang gak pakai cadar aja ya.
πΊπΊπΊπΊπΊ
"ya, saya mau masak, jadi kalian keluar semuanya"ucap Jian An menyuruh semuanya untuk keluar.
"tapi putri tempat ini tak cocok untuk putri, dan memasak adalah pekerjaan kami, biarkan kami saja yang akan membuatnya untuk putri"ucap sang koki.
"tidak saya akan memasak sendiri, lagi pula kalian tidak akan tau cara memasaknya, karena ini adalah resep milikku"ucap Jian An.
"tapi tuan putri.."ucap koki tersebut di potong oleh Jian An.
"tidak ada tapi - tapian, atau anda ingin saya pecat"ucap Jian An.
Mendengar apa yang di katakan oleh Jian an seketika koki tersebut beserta koki - koki yang lainnya langsung berlutut memohon pengampunan.
"ampun putri hamba salah, mohon jangan hukum hamba"ucap mereka.
"ok, maka dari itu kalau gak mau di hukum kalian semua keluar saya mau masak"ucap Jian An.
Semua koki pun keluar dari dalam ruangan tersebut.
Setelah semuanya keluar, Jian an langsung mengeluarkan celemek berwarna biru dengan gambar Doraemon dari dalam ruang di mensi nya.
Ia pun memakainya, dan mulailah ia mengeluarkan semua bahan - bahan membuat Dengdeng, dan juga ayam goreng tepung.
Sedangkan Delvin sekarang ini sedang duduk dengan ceria sambil memperhatikan Jian an yang sedang memasak.
Pertama - tama kita buat Dengdeng dahulu.
Keluarkan daging sapi iris - iris dadu, kemudian bersihkan menggunakan air bersih, setelah itu.
Rebus daging dengan ketumbar yang sudah di haluskan, rebus hingga bumbu meresap, setelah itu goreng daging hingga kering.
Tumis bumbu halus balado, masukkan daun salam, serai, dan lengkuas. tumis hingga matang.
Masukan daging sapi, aduk hingga rata, setelah rata Dengdeng sapi siap untuk di sajikan.
Ets, jangan lupa taruh di piring dan hias dengan taburan cabai, jangan di makan pas di wajan ya, (hanya nasihat).
Ok, sekarang tinggal cara membuat ayam goreng tepung.
Aduk rata ayam, kaldu, bawang putih, garam, simpan di dalam lemari es selama beberapa jam.
Namun Jian An hanya seperti menyimpannya di dalam lemari es satu detik, karena perbedaan waktu antara ruang dimensi milik Jian An dan dunia nyata ya, gaes.
Di piring terpisah campur tepung terigu dan tepung maizena, hingga rata.
__ADS_1
Keluarkan ayam dari kulkas, pecahkan satu butir telur di wadah, kemudian lumpur i ayam dengan telur satu persatu.
Masukan ayam dalam tepung hingga merata, kemudian goreng ayam di minyak panas hingga kecoklatan kemudian angkat.
Aajikan ayam goreng tepung di piring, ayam siap di makan.
Delvin yang melihat makanan yang tersaji di meja langsung ngiler, (wih, author juga nih, jadi pingin makan).
"ok, sekarang kita bawa tujuh piring ayam goreng tepung, sama Dendeng nya kediaman, terus sisa nya di bawa kediaman Kaisar Li, Permaisuri Qi, Putra Mahkota, dan sisa nya di meja buat para koki dan pelayan yang ada"ucap Jian An sambil memanggil pelayan di luar untuk membantu nya membawa makanan tersebut kediamannya.
.................
Kediaman Jian An.
Dan sekarang Jian An dkk, dan Delvin dkk, sedang menikmati ayam goreng serta Dengdeng yang tadi di buat oleh Jian An.
"dah lama kagak merasakan masakan Jian, kangen banget deh"ucap Qian He.
"Jian An ini sangat enak, gue gak tau kalau Lo bisa masak"ucap Ming Meng.
"iya, dong siapa dulu yang buat, Jian"ucap Jian An dengan bangga.
"dek, kapan - kapan buat sayur sop yah, buat Abang"ucap Bagas.
"ok, tapi kapan - kapan ya"ucap Jian An.
mereka pun melanjutkan makan dengan nikmat hingga Jian An saat akan menyendok kan kembali Dengdeng nya ke mulut ia seperti mempunyai ide, yang secara tiba - tiba hadir.
'gimana kalau gue ngerjain tuh dua nenek lampir biar bolak - balik ke toilet, gue tinggal campur makanan yang mereka makan dengan obat sakit perut, di jamin dah bakal K - O ' batin Jian An dengan senang.
..............
iya berkah buat Lo, musibah buat orang lain(ucap Author)
ye, apaan si Lo Thor muncul aja terus(ucap Jian An)
..............
setelah makan semuanya pun kembali kediaman masing - masing, dan untuk Qian He, Yu Mei, dan Ming Meng ia beri tugas untuk mencampur obat diare ke makanan yang akan di makan oleh Selir Li Yuyu dan Putri Li Bo Doh, secara diam - diam.
Jian An kini sedang ada di gazebo sendiri.
"Chu Kun, menurutmu ada di mana serpihan jiwa ku yang lainnya"ucap Jian An.
"tuan, Chu Kun pun tidak tau, karena Chu Kun hanya bisa merasakan, namun mungkin akan ada beberapa jiwa tuan yang akan mencari tuan sendiri"ucap Chu Kun.
"maksudmu, walaupun aku tak mencari nya jiwa itu bisa datang ke pada ku sendiri"ucap Jian An.
"ya, tuan, tuan hanya perlu untuk menunggu saja"ucap Chu Kun.
"namun tuan harus mencari serpihan jiwa yang lain juga, karena akan ada beberapa serpihan jiwa yang tidak akan kembali ke tuan jika tidak di jemput, karena berada di dimensi berbeda dengan tubuh tuan yang sekarang"ucap Chan Kun.
"ah, begitu ya ku kira aku hanya perlu menunggu dengan ber malas - malasan tapi ternyata tidak, memang seharusnya rencana itu di percepat"ucap Jian An.
__ADS_1
"Jian An!!!"teriak seseorang memanggil Jian An dari kejauhan.
Jian An yang di panggil pun menoleh dan terlihat lah di sana Alex, kak Bagas, dan juga Delvin tentu nya dengan gaya sok cool nya, tapi memang cool.
Datang menghampirinya.
"apa, panggil - panggil mau kasih uang jajan kah"ucap Jian An.
"uang jajan pala lu, uang jajan Lo sama gue aja banyak Lo kok"ucap Alex.
"lah terus ngapain ke sini"selidik Jian An.
"itu loh, kita mau belajar cara kultivasi ke Lo dek"ucap Bagas.
"oh, ya udah ayo"ucap Jian An, Sambil berdiri dari duduk nya dan langsung masuk ke kamarnya dengan di ikuti oleh Alex, Bagas, dan Delvin.
Setelah masuk ke dalam Jian An, langsung duduk di lantai, yang membuat semuanya bingung dengan apa yang di lakukan Jian An.
"lah, ngapain diam aja, cepet ikutin gaya gue"ucap Jian An, yang sekarang ini sudah pada posisi berkultivasi.
Semuanya pun mengikuti arahan dari Jian An mulai dari a kecil hingga A besar, dari z kecil hingga Z besar, dari aA kecil besar hingga zZ kecil besar.
Hingga akhirnya mereka bisa berkultivasi dengan benar dan berhasil membuat trobosan mencapai rahan Prajurit awal.
Lumayan lah bagus buat pemula yang modelnya kayak mereka bertiga.
"lumayan juga, besok kalian semua harus siap - siap datang kediaman ku jam 5 pagi"putus Jian An.
Yang mendapat protes dari ketiganya.
"ta.."ucap ketiga nya berbarengan.
"kagak ada tapi - tapi an, besok pokok nya harus datang kalau kagak.."ucap Jian An berhenti di sana dengan mengangkat jari nya ke arah leher dan membuat gerakan memotong lehernya sendiri.
Yang langsung membuat ketiga nya ketakutan.
"ok"ucap mereka bertiga bersama mereka sungguh takut dengan Jian An sekarang ini, apa lagi si Delvin yang tadi nya songong sekarang ia tak berani lagi sama Jian An setelah adegan Jian An menciu*nya hingga dia tak bisa bernafas, sama sekali.
"kalau begitu Sono pergi semuanya"ucap Jian An mengusir mereka semua.
Setelah semuanya pergi dari kamar nya ia langsung mengambil berkas - berkas yang berisi kejahatan Selir Li Yuyu, dan juga Putri Li Bo Doh.
Ia akan baca sebentar sebelum menyusun rencana jahat milik nya sendiri.
..............
***MAAF BGT JARANG UP, INI SEMUA KARENA AUTHOR, KECANDUAN GAME.π
GAME NYA ITU SERU BGT JADI AUTHOR MALES BUAT LEPASπ
SAMPAI LUPA KALAU AUTHOR HARUS BUAT NOVEL, SUSAH DAH POKOK NYA KALAU MAU NULIS NOVEL PASTI BAYANGAN GAME NYA ITU LANGSUNG NONGOL DI OTAK SAMA PIKIRAN JADI SUSAH BUAT LEPAS DARI TUH GAME.π
INI AJA AUTHOR MAU UP SATU CHAPTER AJA HARUS BERUSAHA SEKUAT TENAGA, SAMA HARUS KUAT KAN BATIN AJAR TAK TERGODA DENGAN SETAN GAME ITU.π
JANGAN LUPA BUAT LIKE, VOTE, COMMEN, DAN SHARE KE TEMANΒ² KALIAN YA.
__ADS_1
BYπππππ
πβΊοΈππ***