
Jian an terus memakan camilan yang ada di depannya bahkan sekarang ia telah menghabiskan semua camilan milik kaisar, permaisuri, putra mahkota, dan jendral Bai Jianheeng.
karena semua camilan di meja itu telah habis ia melirik camilan milik kakak nya yaitu Bagas, Bagas yang peka dengan tatapan Jian an pun bangun dari tempat duduknya.
adiknya ini tak pernah berubah entah itu dulu atau sekarang ia sangat suka ngemil, tapi yang membuat nya heran itu kenapa tubuhnya bahkan lebih kecil di banding dengan diri nya yang makan sedikit.
..........
Lo laki, be*o(ucap author sambil menjitak kepala Bagas)
au, ya elah Thor Lo mah kagak adil sama gue, gue kan juga mau langsing.(Bagas sambil mengelus kepalanya yang di jitak secara kejam oleh author)
kenapa gue serasa mau mutah ya( ucap Alex yang dari tadi mendengarkan percakapan dari author dan Bagas.)
...........
bangkitnya Bagas dari tempat duduk nya menuju bangku kekaisaran Li menyita banyak perhatian.
dengan senyum Bagas memberikan camilannya kepada Jian an, yang di sambut dengan mata berbinar dari Jian an.
begitu pun Alex yang langsung berdiri dan memberikan camilannya kepada Jian an.
ia tau betul bahwa Jian an Tak akan berhenti ngemil, sehingga ia memberikan camilannya kepada Jian an.
sungguh ia sangat kasih kepada kekaisaran Han yang mengundang monster camilan dan makanan ke kekaisarannya.
bahkan ia sangat yakin jika kekaisaran Han menghabiskan semua harta nya untuk membelikan makanan untuk Jian an dalam satu tahun maka akan di jamin bahwa kekaisaran ini akan langsung bangkrut.
memikirkan itu ia jadi penasaran dengan seberapa banyak harta yang di miliki oleh kekaisaran Li, sehingga mereka tak bangkrut setelah memberi makanan kepada monster itu.
Jian an juga menerima camilan dari Alex dengan bahagia yang amat terpapar jelas di kedua mata nya.
tentu saja kejadian itu membuat orang - orang yang ada di dalam aula tersebut berbisik - bisik.
'apa kah hubungan putri Jian an dan para anggota Black king?'
'apa mereka sebelum nya sudah saling kenal?
'ahk, ini berita yang menakjubkan putri Li Jian an dan anggota Black king saling tersenyum satu sama lain'
yah, seperti itu lah seterusnya bayangin sendiri aja ya!.
begitu pun kaisar, permaisuri, putra mahkota kekaisaran Li yang melihatnya hanya ada kata.
'kenapa putri ku / mei mei ku, sangat dekat dengan para anggota Black king?' batin mereka bertiga yang tampak ingin tau sekali.
karena tak tahan kaisar Han bertanya ke pada salah satu anggota Black king.
"maaf kalau boleh, kaisar ini bertanya sebenarnya apa hubungan antara para anggota Black king dengan putri Li Jian an" ucap kaisar Han.
bahkan kali ini kaisar Li pun memandang ke arah Jian an dan kedua anggota Black king dengan tanda tanya besar.
"ah, kami dengan putri Li Jian an memang sudah lama kenal yang mulia, tapi kami sangat jarang berkomunikasi" ucap Alex yang mewakili Jian an, Dan Bagas.
"ah, begitu kah, lalu kenapa anda memberikan camilan anda ke pada putri Li Jian an"ucap putra mahkota Li Xu kai yang sudah sangat tak tahan dengan pertanyaan yang ada di dalam pikirannya.
"itu, karena saya takut kekaisaran Han akan bangkrut jika memberikan makanan hingga monster yang ada di samping ku ini berhenti makan"ucap Alex polos yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Jian an.
sedangkan para tamu langsung menahan nafas saat mendengar perkataan polos yang keluar dari mulut Alex.
apa ini, bukannya ia telah secara tidak langsung memprovokasi dua kekaisaran sekaligus.
sedangkan semua kaisar, permaisuri, dari semua kekaisaran langsung tertawa berbahak - bahak.
terutama putra mahkota Li Xu kai yang sekarang ini ingin sekali berguling - guling di lantai.
bukannya marah kaisar Han malah yang paling keras tawa nya dari pada yang lainnya, yah semua kaisar dari semua kekaisaran sudah tau kalau akhir - akhir ini nafsu makan putri Li Jian an Sangat banyak.
karena tadi kaisar Li sendiri yang bilang bahwa putri nya akhir - akhirnya makan sangat banyak.
__ADS_1
yah, memang semua kaisar selalu membicarakan perkembangan dari para anak - anak nya, saat ada pertemuan.
semua tamu nampak bingung dengan situasi ini.
sedangkan Alex yang sekarang ini mendapatkan tatapan tajam dari Jian an langsung mengangkat jari nya seperti ini ✌️, sambil cengeesan tak jelas dan secara perlahan kembali ke tempat duduk nya.
"apa kah kalian semua sudah puas menertawakan saya"ucap Jian an sambil cemberut saat melihat para kaisar tertawa.
sungguh di dalam hati nya ia ingin membunuh Alex sekarang juga.
' dasar Alex ka*arat, bereng*ek, gue pingin bunuh dia sekarang 'batin Jian an.
"an'er jangan lah marah dengan apa yang di katakan oleh anggota Black king tadi, bukan kah itu kenyataan bahwa akhir - akhir ini nafsu makan mu seperti monster" ucap kaisar Li.
mendengar apa yang di katakan oleh ayahnya ia langsung mendengus.
"sudah lah semuanya jangan membuat cucu ku menjadi malu seperti itu"ucap kaisar Qi kakek dari Jian an dan putra mahkota Li Xu kai.
"anda benar kaisar Qi"ucap kaisar long.
karena kesal Jian an malah bertambah semangat memakan camilan di depannya hingga habis.
melihat camilannya habis ia mendengus.
Delvin yang melihat itu pun berdiri dan memberikan camilannya.
"nih, buat Lo"ucap Delvin acuh tak acuh.
"gak usah sok baik Lo sama gue, jangan - jangan nih di dalam makanan ini ada racun nya lagi"ucap sembrono Jian an.
Delvin yang mendengar itu hampir saja marah.
"sabar, sabar Vin orang ganteng mah gitu banyak yang iri"ucap Delvin sambil berusaha merendam emosinya.
"cih, ganteng dari mana muka pas - pas an juga"ucap Jian an.
"Lo itu ya, mau apa gak nih kalau kagak ya udah gue makan sendiri aja"ucap Delvin sambil menarik lagi camilan yang sudah dia taruh di depan Jian an.
"gue mau, bawa sini camilannya gue udah lapar banget"ucap Jian an berdiri dan merebut camilan yang ada di tangan Delvin dengan cepat.
Delvin pun berbalik lagi dan menyerahkan camilannya ke pada Jian an, Jian an menerima camilan tersebut tanpa rasa sungkan sedikitpun.
"ehem, ehem, kayak nya tadi ada yang gak mau camilan milik Delvin deh, kok sekarang mau ya"ucap Bagas menyindir Jian an.
sedangkan yang di sindir langsung menarik Delvin dan sedikit berbisik berkata.
"Vin, Lo denger gak ada orang yang ngomong tapi kok gak ada wujud nya ya"ucap Jian an dengan ekspresi takut sekaligus merinding.
Delvin, Alex, qian he, Ming meng, Dan yu mei yang mendengar itu pun berusaha menahan tawa nya, agar tak pecah di aula, kan kalau mereka ketawa di sini kan berabe.
"iya, gue juga dengar tapi kok gak ada wujud nya ya"ucap Delvin memanas - Manasi Bagas yang saat ini cemberut mendapat ejekan dari adik nya sendiri dan sahabat nya itu.
"eleh, biasanya juga ribut kalian berdua tumben kompak"sindir Bagas sambil menunjuk kearah Delvin dan Jian an.
"kan vin, kok gue jadi merinding banget ya, habis dengar suara yang barusan"ucap Jian an yang tak terpengaruh dengan sindiran kakak nya Bagas, sambil memegang leher belakangnya.
"iya, kayaknya itu suara dari meja gue deh, jadi takut aku balik ke meja aing"ucap Delvin mendorong Jian an agar sedikit ke tengah, dan ia pun duduk di samping Jian an.
mereka berdua pun seperti mengedarkan pandangan, seperti mencari dari mana asal suara tersebut.
Bagas yang melihat respon dari keduanya mendengus semakin keras dan wajahnya makin di tekuk.
Alex, qian he, yu mei, dan Ming meng masih menahan tawa akan hal itu hingga sekarang wajah mereka sudah memerah.
"Lo, ngapain duduk di samping gue"ucap Jian an kepada Delvin yang saat ini duduk di kursinya, ia merasa sempit karena satu bangku kecil, harus berbagi dengan Delvin, Delvin kan pan*at nya lebar.
"ish, lo pelit amat sih sama gue"ucap Delvin.
"emang gue pelit sama Lo, terus kalau gue pelit sama Lo, Lo mau apa"ucap Jian an yang lebih tepatnya menantang.
__ADS_1
"dasar Lo, anak ka*pret"ucap Delvin yang geram dengan Jian an.
Jian an yang melihat Delvin geram ia malah semakin membuat Delvin marah, dengan menjulurkan lidah nya kearah Delvin dan mengangkat jari tengahnya (fu*k) 🖕.
Delvin yang mendapatkan ejekan dari Jian an, sudah rak tahan ia pun mulai menjambak rambut Jian an dengan keras.
Jian an yang tak mau kalau langsung menjambak rambut Delvin dan mencubitnya hingga meninggalkan bekas kebiruan di tubuh Delvin.
para tamu yang mendengar keributan langsung mengalihkan padangan mereka semua kearah di mana keributan terjadi.
dan terlihatlah ketua anggota Black king dan putri kekaisaran Li Jian an yang sedang melakukan aksi Jambak - jambakkan rambut dan saling mencubit satu sama lain.
hei, mengapa mereka berdua seperti anak kecil?.
itu lah yang ada di dalam benak mereka semua, sekaligus mereka juga tak percaya bahwa ketua dari Black king yang di kenal kejam dapat bertengkar dengan putri Jian an, Dan saling menjambak seperti perempuan.
...........
Jian an yang sudah tak tahan di cubit terus menerus oleh Delvin pun langsung berdiri dari bangkunya, dan menendang bangkunya tadi di duduk, yang sekarang ada Delvin di atasnya dengan keras.
sehingga mengakibatkan Delvin jatuh ke lantai dengan tidak elitnya.
BRUKKK..
Delvin yang jatuh pun tak terima,
"Lo"ucap Delvin sambil menunjuk Jian an yang sekarang ini berdiri.
sedangkan Jian an yang ditunjuk oleh Delvin hanya mengangkat sebelah alisnya, sambil melipat tangannya di depan dada.
mendapat respon seperti itu dari Jian an, Delvin pun mengepalkan tangannya di depan wajahnya.
Jian an yang melihat itu malah semakin mengejek Delvin.
"nyenyenyenyenye"ledek Jian an sambil sesekali menjulurkan lidahnya kearah Delvin.
Delvin yang melihat itu pun langsung berdiri dan akan menyerang Jian an lagi.
namun sebelum itu terjadi ia di hentikan oleh Bagas dan Alex yang memegangi kedua tangannya.
sedangkan Jian an dia masih aja berdiri dengan santuy nya, sambil sesekali menguap.
Jian an yang melihat Delvin tak bisa lagi menyerang pun mendekat, dan berkata.
"udah puas nyerangnya Vin"ucap nya sambil tersenyum kemenangan dan berbalik, dan duduk lagi di kursinya yang sudah di benarkan oleh Ming meng.
Delvin yang melihat ini sungguh ia ingin sekali memutilasi semua bagian tubuh Jian an, dan memberikan bagian tubuh itu ke buaya.
"sabar, sabar Vin, dia cewek, dan Lo cowok terganteng di dunia ini jangan sampai Lo darah tinggi gara - gara dia dan ganteng Lo ilang"ucap Delvin sambil mengelus dadanya untuk berusaha sabar.
ia pun langsung mengeluarkan gel rambut dari dalam sakunya dan mulai menata kembali rambutnya yang berantakan.
setelah dikira rapih ia pun langsung mengambil cermin dan berkaca sambil berkata.
"gantengnya aku ini"ucap Delvin dengan narsis.
Jian an yang mendengar itu pun hanya memutar bola mata nya malas.
sedangkan para orang - orang di aula di buat cengo dengan apa yang baru saja di lakukan dan di katakan oleh sang ketua Black king.
di kenal dingin dan kejam itu, namun pada kenyataan nya Delvin hanya dingin kepada orang - orang yang tidak ia kenal saja.
kaisar Han yang sadar dulu pun langsung memerintahkan Kasim untuk melanjutkan kembali acara nya.
.........
***SEGINI DULU YA😁
JANGAN LUPA BUAT LIKE, VOTE, KOMEN, DAN SHARE YA.🙏😊
__ADS_1
SALAM DARI AUTHOR KELAWAR 🦇🦇, UNTUK KALIAN SEMUA NYA***.