EMPEROR OF THE EARTH

EMPEROR OF THE EARTH
Chapter 64


__ADS_3

Alex, serta Bagas yang mendengar apa yang di katakan oleh Delvin menjadi heran sendiri.


"Apa yang terjadi dengan mu, Vin, kenapa kau marah?"tanya Bagas.


"Iya benar tak biasa nya kau seperti itu"ucap Alex.


Delvin yang sadar dengan itu langsung mencari alibi yang bagus untuk di jadikan alasan.


"Ah, mungkin itu semua terjadi karena aku kurang tidur jadi kepala ku sakit, sehingga saat kalian berbicara di sampingku dengan berbisik kalian mengganggu ku, dan membuat kepala ku tambah sakit"ucap Delvin sambil memegang kepala nya.


Kedua orang yang melihat tindakan Delvin yang amat menyakin kan langsung mengangguk.


"Baiklah kami tak akan berisik lagi"ucap Alex


"Hem, iya kami tak akan berisik lagi"ucap Bagas.


Akhirnya semuanya diam, dan hanya menikmati tarian yang di suguhkan di hadapan mereka dengan berkomentar di dalam pikiran masing-masing.


'kenapa tarian nya di ulang-ulang' batin Bagas.


'membosan kan sekali tarian itu' batin Alex berkomentar.


'Bagusan juga kalau gue yang nari' batin Delvin dengan PD.


Delvin yang sudah di dalam sana sekitar 30 menit yang lalu hanya menguap, sambil sesekali mendengar kan teriakan Kasim, meneriakkan para tamu yang baru saja datang.


"Kemana si Batu Kerang, Kenapa lama sekali?"ucap Delvin yang asal memberi nama.


"Batu kerang siapa itu?"tanya Bagas.


"Entah lah aku juga tak tau, tapi yang pasti itu nama baru untuk Jian"ucap Delvin.


Mendengar itu Bagus dan Alex langsung saling pandang sejenak, dan setelah itu memilih diam tak berkomentar.


Dari sana-sini terdengar bisikan para wanita, serta laki-laki entah itu tuan atau muda.


Para wanita hanya bergosip tentang make up yang paling bagus, perhiasan serta siapa yang paling berpenampilan cantik.


Sedangkan para laki-laki muda mereka sedang berbicara dengan bisik-bisik.


"Aku yakin Putri Jian An akan memilihku secara kan aku tampan"ucap A yang berbadan gemuk


"Mimpi saja sana"ucap B

__ADS_1


"Jika Putri Jian An memilih mu, dan menyebut mu tampan maka ia buta"ucap C


"Tampan juga aku"ucap D.


"Aku"ucap A


"Aku"ucap B


"Tidak di sini yang paling tampan adalah aku"ucap C.


seterusnya hingga membuat Delvin yang dekat dengan mereka geram lantaran mereka berdebat, dan itu menganggu telinga nya.


Dengan kesal Delvin langsung berteriak.


"Kalian ber- empat memang tampan, tapi aku tampan secara mutlak!!"teriak Delvin yang memanggil berbagai tatapan ke arah nya.


Bagas dan Alex yang mendengar itu langsung ikut berteriak.


"Kau memang tampan secara mutlak tapi Aku lebih tampan!!"teriak Bagas.


"Kau mungkin lebih tampan, tapi aku lebih mempesona!!"teriak Alex


"Aku tampan tiada tara, Aku tampan secara mutlak, aku tampan di seluruh alam semesta, aku tampan di seluruh di mensi yang ada, aku berkali-kali lipat lebih tampan dan mempesona di bandingkan kalian berdua, aku sangat mempesona, tampan Ku tak tertandingi, Aku tampan sejak lahir titik!!"teriak Delvin lagi dengan geram.


Tidak salah ketua serta wakil organisasi Black King, berteriak sambil merebutkan siapa yang paling tampan?


Bahkan ke datangan Jian An di pintu aula pun tak di perduli kan, sedangkan si Jian An sendiri ia malah memilih untuk menonton perdebatan Antara Delvin, Bagas, dan Alex sampai selesai dengan duduk di kursi seorang tamu.


Perdebatan pun berlanjut hingga.


"Hey, sobat apa mereka sudah lama berdebat?"tanya Jian An ke pada laki-laki muda yang duduk di sebelah nya yang kini masih membuka mulut nya terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Delvin.


"Tidak lama nona baru lima menit yang lalu"jawab orang tersebut tanpa menoleh.


"Begitu ya, sobat bukan kah mereka tak sopan"ucap Jian An sambil menepuk punggung orang tersebut.


"Kau benar mereka memang tak sopan, bisa-bisa nya bertengkar di acara yang amat sakral ini"ucap orang tersebut.


"Sakral?, Bukan nya ini hanya upacara kedewasaan ku saja"ucap Jian An.


"Nona, walau pun ini hanya upacara ke dewasaan mu saja, namun ini adalah hari yang sangat penting bagi kami para kaum laki-laki"ucap orang tersebut kini dia bahkan menolehkan kepala nya ke arah Jian An, namun seakan tak menyadarinya ia kemudian berbalik lagi.


"Penting bagi kalian?, Kenapa begitu?"tanya Jian An.

__ADS_1


"Tentu saja karena hari ini jika beruntung kita bisa menikah dengan Putri Li Jian An.


"Menikah dengan ku, mimpi saja!!!"teriak Jian An yang langsung menjadi sorotan semua orang.


"Yang Mulia Putri!!"ucap semua orang dengan serempak karena sangkin kagetnya dengan ada nya Jian An yang sudah berada di dalam Aula.


"Ya"jawab Jian An dengan tenang.


"Nak kau sudah datang, kenapa kau hanya berdiri di situ cepatlah duduk di kursi mu, yang telah di siap kan"ucap Kaisar Li.


"Baiklah"ucap Jian An yang langsung duduk di kursi nya sendiri.


Pesta pun segera di lanjutkan dengan berbagai macam hiburan tarian, serta nyayi an dari para penari, serta penyayi.


Hingga tiba lah di saat yang di tunggu-tunggu oleh para nona bangsawan yang hadir yaitu menunjukan bakat nya.


Semua nona bangsawan yang hadir satu per satu menunjukkan bakat nya yang tentu saja kecuali Jian An.


Setelah itu acara kemudian di lanjutkan dengan penyerahan hadiah.


Kita mulai dulu dari Hadiah Kaisar, dan Permaisuri Li.


"Putri Ku terima lah Hadian dari kami berdua ini"ucap Kaisar Li sambil meyerahkan hadiah nya, dengan permaisuri.


Jian An yang melihat itu langsung saja menerimanya dengan senang hati, ia pun segera membuka hadiah dari ayah dan ibu nya.


Setelah di buka di dalam sana terdapat satu set perhiasan bunga mawar berwarna merah, yang langsung membuat Jian An terkesima.


"Terima kasih ayah, ibu"ucap Jian An berterima kasih dengan ke dua orang tua nya dengan tulus serta tak lupa senyum indah yang terlukis jelas di wajah nya yang membuat banyak sekali tamu yang mimisan secara berjamaah.


......


MAAF UDAH LAMA GAK UP.


AUTHOR LAGI MAGER, APA LAGI DI TAMBAH BANYAK TUGAS PJJ, YANG NUMPUK KARENA GAK PERNAH AUTHOR KERJAIN, HEHEHEπŸ˜…


TAPI AUTHOR DI SINI MAU MENGUCAPKAN.


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI.


MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


MINAL AIDZIN WAL FAIZIN.

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2