FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI

FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI
Episode 31


__ADS_3

"Apapun yang di berikan ibuku, om tidak berhak tau" ucap Fhadlan.Fhadlan bukannya takut mendapat ancaman pria yang mengancamnya, justru sebaliknya terkesan menantang.


Pria yang membawa Fhadlan melepaskan genggaman tangannya dari pundak Fhadlan, dia berusaha tenang, sambil menghela napas panjang lalu duduk di depan Fhadlan.


"Benar apapun yang di berikan ibumu itu hak mu, tapi jika sesuatu berupa warisan itu bukan hak kamu, kamu cuma anak angkat" ucap pria tersebut memberi argumentasi.


"Ibu Cicilia tidak mewariskan apa apa selain pakaian yang Fhadlan pakai" ucap Fhadlan.


"Maksud om Beni, apa ibumu pernah cerita tentang benda benda kuno, sejenis buku, ajimat atau barang pusaka warisan peninggalan kakek buyutnya?" kata pria yang ternyata bernama Beni.


Fhadlan jadi ingat sebuah benda yang di berikan ibu Cicilia, sepintas memang benda itu serupa dengan jimat, benda tersebut dulu di pasangkan oleh ibu Cicilia di lengannya, tapi semenjak bersama pak Sukarjan benda tersebut di jadikan kalung. Hampir saja Fhadlan ingin mengatakan tentang benda pemberian Cicilia tersebut, tapi dia ingat pesan ibu Cicilia untuk tidak memberi tahu siapapun.


"Ibu Cicilia tidak pernah bicara tentang peninggalan benda kuno, tapi pamannya pak Budi pernah membawa Artepak untuk di pelajari oleh pak Sukarjan" kilah Fhadlan.


Kembali Beni menarik napas panjang.


"Saya tau kau sudah bekerja cukup lama bersama pak Sukarjan dalam hal artifak kuno, saya tau kalian juga sudah menterjemahkan beberapa buku kuno. Kau cukup berharga untuk organisasi kami" ucap Beni.


"Ayo ikut saya" kata Beni menarik tangan Fhadlan.


"Om mau apa?" tanya Fhadlan mencoba melepaskan tangannya dari cekalan Beni.

__ADS_1


"Tenang nak, kamu tidak perlu cemas, saya hanya akan membawa mu menghadap Ratu penguasa Balqis Kingdom" ucap Beni.


****


Kita lihat dulu apa itu Balqis Kingdom?. Merupakan sebuah perkumpulan rahasia, yang anggotanya sudah ribuan orang, tersebar di berbagai negara. Anggotanya tidak hanya orang indonesia tapi juga terdiri dari warga asing seperti tiongkok, thailand, vietnam, India bahkan mesir dan Iraq.


Rata rata mereka adalah kaum intekektual dari berbagai bidang ilmu, Balqis Kingdom adalah sindikat pemburu harta karun yang beroperasi di Iraq, Mesir, Cina dan asia tenggara.


Mereka memilih Indonesia sebagai pusat markas mereka, karena di anggap Indonesia sangat aman dalam menjalankan operasi mereka.


Alasan lain dikarenakan Indonesia merupakan lokasi penemuan situs purbakala tersebar di seluruh dunia. Bahkan Indonesia memiliki situs manusia purba yang dianggap terbesar dan terpenting di dunia, seoerti Situs Sangiran yang terletak di kaki Gunung Lawu, sekitar 15 km dari lembah Sungai Bengawan Solo.


Selain itu pakta sejarah menunjukan kalau posil prnghuni bumi dari yang tertua ada di Indonesia. Hal yang tak bisa di bantah kalau berbagai spesies manusia, silih berganti telah menghuni Indonesia semenjak 600 000 tahun silam. Artinya jauh sebelum Firun, Babilonia atau Semit yang berjaya sekitar 5000 SM sampai 1000 SM.


Adanya ramalan tentang akan munculnya Ratu Adil dengan kekayaan dan berbagai pusaka yang memiliki kesakitan, membuat berbagai organisasi bermunculan memburunya, salah satunya adakah kelompok Balqis Kingdom, yang mengklim ketua mereka sebagai Reinkarnasi Ratu Balqis.


Dalam hal memburu harta karun Ratu Adil ternyata Balqis Kingdom tidak lah sendirian, sangat banyak organisasi amatiran ataupun yang profesional, berskala Nasional ataupun Internasional menginginkan hal yang sama.


Dalam menguasai buku buku kuno yang mereka anggap sebagai petunjuk keberadaan harta karun ataupun pusaka Ratu Adil mereka kalah cepat dari kelompok Hindia Empire.


Setelah kitab yang di terjemahkan oleh pak Sukarjan di bawa kabur oleh Ismoyo dari kelompok Hindia Empire, sekarang harapan mereka tinggal pada Fhadlan yang mereka tau adalah juru kunci menterjemahkan kitab kitab kuno bersama pak Sukarjan. Bahkan menurut penyelidikan mereka generasi terakhir yang membawa petunjuk keberadaan harta karun adalah Cicilia.

__ADS_1


Dari penyelidikan mereka juga mengetahui kalau Fhadlan adalah anak angkat Cicilia. Jika mata rantai pembawa amanah keberadaan harta karun dan pusaka ratu adil tidak putus pada Cicilia maka rantai berikutnya pastilah Fhadlan.


Beni yang di tugaskan untuk membawa Fhadlan ke markas Balqis Kingdom berhasil mendapatkan Fhadlan, namun dalam perjalanannya tidaklah begitu mulus. Saat dia istirahat di sebuah hutan di pinggir sebuah anak sungai dua orang laki laki kurus tiba tiba menghadangnya.


"Beni sadarlah Balqis kingdom hanyalah pion, bagi seseorang untuk menjadi penguasa dunia" salah satu laki lelaki kurus memperingatkan Deni.


"Ha ha ha Karto dan Karno si kembar yang malang, untuk apa kalian mati matian berjuang untuk sebuah ketahayulan, mendingan bergabung dengan kami. Bersama kami, Kalian bisa punya penghasilan yang mapan, di jamin dalam enam bulan kalian akan gemuk gemuk" ejek Beni.


"Apa tahayul? ... jangan ngaco Beni, kau kira apa yang di perjuangkan seseorang di balik layar, penyokong dana Balqis Kingdom bukan tahayul? bukan rahasia lagi kalau mereka itu percaya dengan ramalan akhir zaman tentang pemimpin yang adil. Bedanya organisasi kami mendukung kemunculan Pemimpin yang adil sebaliknya mereka yang berdiri di belakang kalian mencoba melenyapkan siapapun yang mereka anggap Calon ratu adil" ucap Karto.


"Ha ha ha kalian boleh berpegang teguh dengan keyakinan kalian dan saya juga percaya dengan keyakinan kami, untuk apa juga kalian ikut campur urusan kami" ucap Beni.


Karno yang dari tadi diam sambil memangul tubuh Tatang, meletakkan Tatang yang sudah bebas dari totokan.


"Kami tidak akan ikut campur urusan kalian tapi anak itu adalah urusan kami" ucap Karno menunjuk Fhadlan.


"Mana bisa begitu.. Bukankah sudah adil kalian memperoleh satu anak dan saya membawa anak ini" ucap Beni menunjukkan Tatang yang terlihat sangat ketakutan.


"Kamu telah mencurinya dari kami maka kami akan mengambil apa yang telah kamu curi dari kami" ucap Karto.


"Hmmm begitu.. coba saja kalau kalian bisa" tantang Beni sudah bersiap membawa Fhadlan kabur.

__ADS_1


"Keparat jagan berharap bisa kabur dari kami, sudah berapa banyak anak anak di kawasan timur tengah yang kalian singkirkan hanya gara gara mereka punya kecocokan ciri dengan Al mahdi yang di yakini umat islam. Sekarang kalian ingin mrmbantai anak anak Nusantara hanya karena mereka punya kecocokan dengan Ratu adil yang di yakini masyarakat Indonesia" ucap Karto lalu dengan sangat cepat tubuhnya telah menerjang kearah Beni dengan melepaskan serangan yang amat ganas.


__ADS_2