FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI

FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI
Episode 44


__ADS_3

Mendapat laporan adanya penyusup yang ingin mencuri pusaka kraton, seketika terlihst Abdi Dalem yang bertugas sebagai pengamanan kraton, sudah memenuhi pekarangan rumah kakek Tika.


Abdi dalem pengamanan kraton kebanyakan juga anggota aktif atau atau pensiunan militer dan kepolisian, sehingga struktur organisasi di keraton memiliki kemiripan dengan kemiliteran, misalnya aturan kepangkatan. Dalam memimpin Puraraksa, otomatis nilai-nilai kemiliteran diterapkan, seperti kedisiplinan dan konsentrasi pada satu komando.


Namun, Abdi Dalem mengembangkan sikap fleksibel dan terbuka pada perubahan. Abdi dalem kraton memiliki sekitar 400 tenaga keamanan di bawah Tepas Security Puraraksa. Anggota terkadang berusaha untuk tidak (tampil) sebagai militer di sini, tapi kadang timbul juga militernya.


Jumlah mereka kini yang berjaga di rumah kakek Tika tidak kurang dari tiga puluh orang kebanyakan mereka adalah seni beladiri di lengkapi senjata militer, paling depan dari meteka berdiri seorang laki-laki tinggi besar sebagai pemimpin.


Laki-laki tinggi ini adalah Kanjeng Pangeran Haryo Danuwarsa merupakan orang yang bertanggung jawab atas keamanan keluarga bangsawan kraton. KPH Danuwarsa terlihat sedang bicara dengan dengan RM Adiwilaga, menunjuk dengan sopan ke arah Tika dan Fhadlan.


Fhadlan tidak mempedulikan KPH Danuwarsa yang sedang bicara, bahkan dia berlari ke arah RM Adiwilaga memberikan Stik bambu yang tadi dia ambil dari tubuh karno.


"Romo, lihat Fhadlan berhasil mengambil senjata orang yang tadi membopong Fhadlan" ucap Fhadlan.


RM Adiwilaga memeriksa stik dari bambu, terdiri dari dua ruas bambu betung sebesar jempol kaki orang dewasa, Bambu bulat dengan kedua ujung ujungnya di balut dengan perak murni.


"Ha ha ha Fhadlan... Karno pasti sangat jengkel jika menyadari kalau senjata stiknya engkau rampas" ucap RM Adiwilaga.


"Ayo simpan saja kamu, benda ini seperti sangat cocok buat senjata Fhadlan, nanti minta ajari mbakyu mu Tika bagaimana menggunakan stik" ucap RM Adiwilaga.


KPH Danuwarsa lalu menghampiri Tika.


"Jeng Tika silahkan kembali saja, biar paman yang berjaga jaga di sini" ucapnya.


Tika agak meragu, agaknya ia merasa berat meninggalkan kakeknya bagaimana jika penjahatnya kembali, apa lagi yang menginginkan pusaka berasal dari berbagai pihak yang mengerahkan anggota ny yang kuat dan lihai.


"Akan tetapi..."


"Tika jangan membantah paman mu, lebih baik lekas ajari adikmu bagaimana menggunakan stik. Paman masih sanggup melayani mereka yang datang" ucap paman Danuwarsa.

__ADS_1


"Ini bawa mobil paman" KPH Danuwarsa memberikan kunci mobilnya pada tika.


"Baiklah paman, tika permisi pulang.."


"Ayo Fhadlan... ikut mbak Tika" ucap Tika membawa Fhadlan menuju di mana mobil paman Danuwarsa di parkir.


****


Tiga hari sudah Tika melatih Fhadlan dengan jurus jurus senjata tongkat da stik. Kiranya, dakam waktu yang amat singkat Fhadlan sudah bisa menguasai jurus jurus yang di ajarkan Tika. Ini tidak lain di karenakan dahulu Fhadlan telah diisi dengan dasar dari pada syarat utama dalam ilmu silat, yaitu jurus jurus yang di ajarkan kakek Amar. Dia juga telah di gembleng Tika melatih tenaga dalam.


"Tinggal kamu berlatih peringan tubuh supaya bisa mengimbangi mbak Tika" ucap tika.


Setelah berlatih dengan tekun sekarang Fhadlan dengan mudah dapat menghindarkan semua serangan Tika, bahkan terkadang dia mulai balas menyerang.


"Fhadlan kerahkan seluruh kemampuanmu, tidak perlu sungkan atau pedang mbak akan menyentuh tubuhmu" Sambil berseru demikian, Tika memoerhebat serangannya.


Dengan senjata berupa stik bambu rampasan dari Karno, Fhadlan mengerahkan seluruh kemampuan nya membendung serangan Tika yang sangat cepat. Tentunya Fhadlan masih kalah jauh kembali dia terdesak, stik bambu nya menyambar ke depan sehingga tiga buah serangan tika masih bisa dia tangkis.


Aiiihhh.....!" Fhadkan menjerit dan hampir saja ia melepaskan stiknya saat tangannya terasa bergetar hebat, telapak tangannya terasa panas dan pedih. Dengan loncatan ke belakang sambil memutar stiknya, Fhaflan berhasil menyelamatkan diri dari serangan susulan Tika.


"Fhadlan, kau hebat dasar ilmu silat yang kau pelajari merukan ilmu silat tinggi, jika Fhadlan rajin berlatih Fhadlan pasti bisa mengimbangi mbak tika" puji Tika melihat kemajuan Fhadlan yang sangat pesat.


Fhadlan memperhatikan senjata stiknya setelah berbenturan dengan pedang Tika. dia senang saat melihat tidak ada bekas cacat di senjatanya.


"Bambu ini seperti tak mampan bacokan mbak" ujar Fhadlan menghancungkan senjatanya pada Tika.


"Tring tring tring" perak yang membalut ujung bambu terjatuh saat di tarik Tika.


"Hah ... " hampir saja tika melompat saat sebuah gulungan sutra juga keluar dari dalam bambu.

__ADS_1


"Bambu ini tempat penyimpanan sebuah surat" ucap tika saat membuka gulungan kain sutra yang keluar dari salah satu ruas bambu yang telah terbuka.


"Coba kamu baca lan" ucap tika.


Fhadlan memperhatikan tulisan yang ada pada gulungan sutra yang sudah terbuka, lalu membaca judul atasnya.


"Ajian Saifi Angin" ucap Fhadlan


"Hah... Saifi Angin" ucap tika setengah berteriak.


"Saifi Angin itu apa mbak?" Fhadlan bertanya sepertinya sangat asing di telinganya.


"Saifi angin merupakan ajian ilmu yang dapat bergerak cepat seperti angin. Ajian ini mampu membuat orang yang memilikinya dapat bergerak cepat. Mereka dapat berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain dalam hitungan detik saja. Ada yang bilang jika ajian ini membuat pemiliknya menjadi bisa terbang seperti angin dan mengembara kemana saja" jelas tika.


"Wah mbak tika gerakannya cepat berarti punya ajian Saifi Angin dong" kata Fhadlan.


"Tidak lan yang mbak pelajari bukan saifi angin tapi peringan tubuh biasa. Ajian Saifi Angin saat ini hanya tinggal legenda. Diketahui, ajian ini konon dimiliki oleh para Wali saat masa lalu. Mereka akan menggunakannya untuk syiar agama hingga mudah berpindah-pindah tempat" kembali tika menjelaskan.


"Coba buka ujung satunya lan, mungkin juga menyimpan kitab yang sama" ucap tika.


Setelah berusaha menarik perak yang mrnempel di ujung bambu tapi tak bisa bisa, lalu Fhadlan mencoba memutar perak penutup ujung bambu, benar saja tutup bambu bisa dengan mudah terbuka. seperti ujung yang pertama di ujung satunya juga terlihat gulungan sutra yang sangat rapi.


Sutra di buka tika dengan sangat hati hati sama seperti yang pertama sutra kedua juga penuh tulisan. Lalu tika menyerah kan pada Fhadlan untuk di baca.


"Pernapasan suci pemulih stamina dan peningkatan tenaga dalam" ucap Fhadlan membaca judul tulisan.


"Kamu beruntung lan, jika kedua ajian Saifi angin dan pernapasan suci di kuasai maka Fhadlan akan menjadi pendekar tak tertandingi" ucap tika.


Tenaga dalam adalah suatu konsep yang populer untuk seni bela diri sejak dulu di dalam masyarakat Melayu di Asia tenggara terutamanya di Indonesia dan Malaysia, tenaga dalam merupakan komponen terpenting dalam olah kanuragan.

__ADS_1


Tenaga dalam dianggap suatu tenaga manusia yang mempunyai kekuatan luar biasa. Tenaga dalam dibedakan dari tenaga luar manusia (yang biasanya disebut secara ringkas sebagai "tenaga" saja) yang berbentuk tenaga fisik seperti kekuatan otot tangan mengangkat barang.


Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaimana cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan tertentu.


__ADS_2