FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI

FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI
Episode 46


__ADS_3

"Nah dalam islam untuk memperoleh harapan harapan baik dalam hidup, dengan berharap pada tuhan dengan rahmatnya harapan harapan tersebut terkabulkan, dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku" ucap kyai sholeh


"Intinya kita harus selalu mengharap rahmat Allah, dengan syarat bersabar menunggu rahmatnya, istigfar minta apunannya, berdoa padanya dan melakukan amal Sholeh. itu yang di lakukan orang sholeh dan para wali"


Mendengar kyai Sholeh megatakan wali, Fhadlan tiba tiba ingat cita citanya saat masuk sekolah dasar untuk menjadi walialloh.


"Pak kyai wali alloh itu apa sih?" tanya Fhadlan.


"Al Quran menjelaskan wali Allah adalah orang yang mendekat dan menolong agama Allah SWT, atau orang yang didekati atau orang yang ditolong Allah SWT," ujar kyai sholeh.


"Kalau begitu Fhadlan juga bisa jadi wali, pak kyai?" tanya Fhadlan.


"Bisa nak asal kamu istiqomah mengharap rahmat Allah .. dalam hierarki para sufi, wali merupakan maqam yang ditempati oleh seseorang karena anugerah dari Allah Swt. Bila telah mencapai maqam derajat wali, seseorang biasanya memiliki banyak karamah, meskipun jarang sekali ditunjukkan kepada publik".


"Wali juga merupakan pemimpin dalam setiap komunitas setidaknya pemimpin tempat bertanya dalam komunitas keagaman" jelas kyai Sholeh.


"Jika nak Fhadlan ingin jadi wali ada beberapa hal yang harus di amalman" ucap kyai sholeh.


"Apa saja itu pak kyai?" tanya Fhadlan.


"Hasil penelitian ilmuan tentang kewalian dan kenabian tiap agama menyatakan ada kesamaan dari karakter para nabi dan wali yaitu"


"Pertama para wali dan para nabi tidak agresip berpikir, mereka hanya mengandalkan harapan pada Allah, berharap allah merahmatinya sehingga semua mereka di ilhami dalam menyelesaikan problem hidupnya"


"Kedua Mereka rutin istigfar meminta ampun pada Tuhan, Berzikir dan selalu mengingat tuhan"


"Ketiga mereka selalu mensucikan jiwa dari sifat pasik, sehingga terhadap musuhnya pun dia mengharapkan tuhan memberikan kebaikan"

__ADS_1


"Kalau ada yang mencuri organ tubuh kita, apa kita masih harus baik pak kyai?" tanya Fhadlan teringat pengalaman masa lalunya.


"Iya itu harus nak Fhadlan... tetapi para nabi dan para wali juga istiqomah (Teguh pendirian) mencegah kejahatan dan berbuat kebaikan. Artinya kejahatan tetap mereka hukum apalagi wali tersebut statusnya sebagai pemimpin adalah kewajiban mereka untuk menegakkan keadilan".


"Ke empat mereka istiqomah mendirikan kebenaran"


"Kelima takut pada tuhan, sehingga rasa takutnya mengalahkan kasih sayangnya pada anak atau istrinya"


"Menurut para peneliti bayak kisah kisah mereka yang di abadikan oleh masyarakat sebagai cerita turun temurun, bahkan kisah kisah mereka di abadikan dalam kitab kitab suci berbagai agama".


"Contohnya nabi ibrahim dan Siti Sarah dengan sabar dan istiqomah mengharap rahmat Allah untuk memperoleh keturunan, setelah usia mereka di atas 80 tahun Tuhan mengabulkan harapan mereka"


"Ada juga orang miskin yang sedang di landa kelaparan mengharap rahmat dari tuhan, saat dia melihat orang sedang makan, timbul harapan untuk diajak makan, tapi dia segara berlalu karena tidak ingin berharap pada manusia, apapun yang terjadi dia bertekat hanya berharap pada allah dengan rahmatnys, apa yang terhadi selanjutnya?!. Tiba tiba ada seorang raja yang kesasar dalam kecapean mampir ke rumahnya minta minum dan makan, tapi yang dia punya hanya air, lalu sang raja memberinya modal untuk usaha hingga akhirnya dia jadi orang kaya"


"Ada juga panglima perang sedang menghadapi musuh yang sangat kuat, secara logika mereka tidak akan menang, Saat pasukan mereka sudah berhadapan akan bertempur, sang panglima berharap pada tuhan merahmati mereka dengan kemenangan, lalu sang panglima membayangkan jalannya pertempuran hingga dia memperoleh kemenangan, anehnya yang terjadi lebih indah dari apa yang dibayangkanya"


"Dari Alquran ada di jelaskan antara lain"


"Dengan berbuat baik, sebagaimana Alquran surat a'raf ayat 56... sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik"


"Dengan meminta ampun dan berdoa yang baik baik seperti Alquran surat An Naml ayat 46 ... Hai kaumku, mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan?. Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allâh, agar kamu mendapat rahmat”.


"Menraati Allah dan rasul sebagainsna Alquran surat Ali Imran ayat 232 .. Dan taatilah Allâh dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat"


"Dengan bertaqwa, mengikuti petunjuk alquran seperti Alquran surat Al an'am ayat 155, .. Dan Al-Qur`ân itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat"


“Dengan berjihat di jalan Allah (memperjuangkan kebenaran) sebagaimana Alquran Surat Al-Baqarah ayat 218. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

__ADS_1


"Pokoknya semua telah ada dalam alquran, makanya sebelum nanti jeng Tika melanjutkan study di Amerika, belilah Alquran yang di sertai terjemahannya, gunakan saat jeng Tika dalam masalah maka bacalah terjemahan Alquran".


****


Keberangkatan Tika ke Amerika di rencanakan tiga hari yang akan datang, di di antar langsung oleh romo Adiwilaga dan Ajeng Atmariani ayah ibunya.


Fhadlan mersa tak di ajak berpikiran untuk mencoba mencari ayah ksndungnya di Jakarta. Selama ini Fhadlan di perlakuan romo Adiwilaga seperti keluarga sendiri. Fhadlan di sekolah kan di sekolah keraton yang diperuntukkan bagi anak anak bangsawan keraton, hingga saat Fhadlan sudah naik ke kelas lima sekolah Dasar.


Romo Adiwilaga juga membayar Fhadlan yang telah berhasil menterjemahkan buku buku kuno milik Adiwilaga. Dari uang upah tersebut Tika membuka tabungan atas nama Fhadlan untuk di gunakan oleh Fhadlan, tapi selama berada di rumah keluarga Adiwilaga semua kebutuhan Fhadlan di penuhi oleh romo Adiwilaga sehingga setelah lebih dari tiga tahun di rumah Adiwilaga tanggungannya tidak berkurang bahkan secara rutin romo Adiwilaga menambah tabungannya.


"Fhadlan bisa tinggal di jakarta untuk beberapa waktu dengan tabungan Fhadlan" guman Fhadlan pada dirinya sendiri.


Saat berharap ingin ketemu orang tua kandungnya Fhadlan teringat nasehat kyai sholeh, untuk selalu berharap rahmat tuhan, karena dengan rahmat Tuhan semua harapannya terkabul. Saat mengharap rahmat tuhan seketika timbul keberanian Fhadlan untuk pergi sendiri.


Fhadlan membayangkan dia pergi ke Jakarta sendirian dengan kereta lalu mencari tempat kos, setidaknya tempat tinggal selama dia menunggu kepulangan Romo Adiwilaga.


"Fhadlan kamu ikut mbak ke Jakarta" ucap Tika mengagetkan Fhadlan dari lamunanya.


"Sekarang mbak?" tanya Fhadlan.


"Iya sekarang ... besok mbak harus ketemu teman yang juga akan kuliah di Amerika" ucap Tika.


"Asiiikkk... harapan Fhadlan terkabul" ucap Fhadlan.


"Harapan apa Lan?" ucap Tika.


"Kemaren kan Fhadlan coba ngamalkan nasehat kyai soleh, untuk tidak putus asa dari rahmat Allah. Lalu Fhadlan berharap dan berdoa Mbak Tika ngajak Fhadlan ke Jakarta, naik kereta api lalu saat mbak Tika ke Amerika, Fhadlan tinggal di Jakarta sambil mencari keberadaan Abi dan umi Fhadlan, nyatanya baru kemaren doanya hari ini sudah terkabul" ucap Fhadlan sangat gembira.

__ADS_1


__ADS_2