FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI

FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI
Episode 56


__ADS_3

Selesai parkir, Fhadlan dan Tika masuk ke dalam rumah makan, Di sana Tika langsung memilih tempat untuk pesan makanan. 


"Mbak mau pesan 1 porsi ikan gurami bakar ukuran sedang, sama jus melon, kalau fhadlan mau pesan apa?" tanya Tika memberikan daftar menu pada Fhadlan.


"Fhadlan juga ikan gurami bakar mbak, cuma minumnya apa ya, minum yang dingin apa mbak?" tanya Fhadlan.


"Eh, ini lo dek ada es teh, cuma 5000, atau jus Alpukat” saran mbak Tika.


"Yah, apa boleh buat yang dingin, pesan es teh aja mbak" ucap Fhadlan.


"Mas titip mobil selama dua hari, berapa kami harus bayar?" tanya Tika pada petugas rumah saat makan menanyakan menu untuk mereka.


"Biasanya ngak ada patokan terserah mbak aja" ucap pelayan.


"ya terima kasih" ucap Tika saat petugas rumah makan berlalu.


"Kamu liat apa dek?" tanya Tika saat melihat Fhadlan memperhatikan seorang pemuda seumuran Tika atau lebih tua sedikit palingan umur 25 tahun.


"Fhadlan seperti pernah lihat pemuda di meja pojok itu mbak" bisik Fhadlan.


Darah di dada tika berdeser saat mata Tika bertatapan dengan pemuda di meja pojok. tak salah lagi pemuda inilah yang dulu menyelamatkan Fhadlan saat hanyut di air terjun.


"Ya ngak usah di perhatiin, apa anehnya jika pernah bertemu" balas Tika berbisik, dia tidak ingin Fhadlan tau kalau pemuda itulah dulu yang menyelamatkan Fhadlan karena Tika masih curiga kalau pemuda tersebut punya niat tidak baik saat ikut memburu Fhadlan.


"Masalahnya dia itu mengintai Fhadlan dari jendela kamar saat Fhadlan ke puncak bersama paman Danuwarsa" bisik Fhadlan pasti.

__ADS_1


"Ya sudah habiskan makanan dek Fhadlan, biar kita segera pergi, mbak ingin liat apa dia akan mengikuti kita" bisik Tika.


*****


Puncak merupakan salah satu daerah wisata pegunungan yang lokasinya ada di kabupaten Bogor dan kabupaten Cianjur Jawa Barat. Kawasan ini yang menyajikan berbagai tempat wisata menarik dengan pemandangan indah dan udara yang sejuk.


Disini pengunjug dapat berkunjung ke taman safari Indonesia yang merupakan tempat dengan berbagai hewan langka didalamnya. Mengunjungi kawasan agrowisata gunung mas dengan pesona alamnya, salah satunya wisata kebun teh.


Selain itu pengunjung dan keluarga juga dapat berkunjung ke wisata taman matahari, wisata religi di masjid Atta’awun, little venice kota bunga, cimory riverside, the ranch puncak, dll.


Tentu akan menjadi tempat yang sangat ideal untuk liburan terutama untuk rombongan keluarga maupun rekan sekantor. Pesona alamnya yang memang indah dengan berbagai destinasi menarik yang banyak tersedia menjadi pertimbangan utama.


Demikianlah Linggo mengundang teman teman sekelasnya untuk merayakan tahun baru. Lingo membuat pesta tahun baru dengan nenyewa sebuah hotel bintang satu.


"Gua mengundang berbagai disc jokey biar nanti, music yang dimainkan adalah house music atau lebih dikenal dengan nama music dugem" ucap Linggo.


"Yak.. justru itu akan mengamankan operasi kita, kegiatan dugem ini berlangsung di sebuah atrium hotel yang cukup besar dan bersifat outdoor dan gratis bagi para pengunjung, sementara musik ginggar binggar kita membuat acara minum teh di aula hotel sambil mendiskusikan isi kitab kitab kuno, yang di paparkan om Beni" ucap Linggo.


"Dengan panggung yang cukup besar, lampu kelap kelip, dan sound system yang besar, baik ukuran dan volumenya, serta alunan music yang mengajak pengunjung untuk berjoged, maka apapun yang om wijaya lakukan di kamar hotel tidak akan menarik perhatian pihak manapun" ucap Linggo.


"Itu benar pangeran, tapi yang akan menemani om wijaya sepertinya masih kanak kanak, apa bisa di tukar dengan mbak Fhadlan yang sudah matang" ucap om Wijaya.


"Bisa saja om Wijaya, itu tugas om atur sendiri" ucap Linggo.


"Satu lagi pangeran, om Wijaya masih ingat kalau juru kunci terakhir pusaka Nusantara adalah Cicilia ibu angkatnya Fhadlan, om pernah lihat dulu Cicilia pernah memberikan sebuah ajimat pada Fhadlan. Om Wijaya dari dulu menginginkan ajimat tersebut rasanya pada kesempatan ini om harus mendapatkannya" ucap om wijaya.

__ADS_1


"Bagaimana pendapat om Beni tentang ajimat yang ada pada Fhadlan?" tanya Linggo minta pendapat Beni.


"Saya juga menginginkannya, tapi apa ajimatnya masih ada pada Fhadlan atau tidak, bagaimana kalau kita berlomba siapa yang mendapatkannya lebih dulu dia yang berhak memilikinya" ucap Beni.


"Gua sependapat dengan om Beni, tapi kita semua harus pear, tidak akan merebut ajimat jika sudah ada pada salah satu di antara kita, bagaimana?" tanya Linggo.


"Ok.. deal" ucap om Beni dan om Wijaya sama sama setuju.


"Om Beni sekarang sudah jam delapan malam, sesuai rencana om Beni akan memaparkan buku kuno peninggalan kediri, sedangkan om Wijaya mengatur peserta diskusi yang sesuai selera om Wijaya" ucap Linggo.


"Ok.. lets go" ucap om wijaya lalu meminta seseorang menghubungi Fhadlan dan walinya, giza dan walinya untuk memasuki ruang diskusi.


Tak lama kemudian Fhadlan dan Tika masuk ruang diskusi di mana sudah ada beberapa peserta yang merupakan anggota Balqis Kingdom. Fhadlan dan tika lalu mencari tempat duduk di barisan nomor dua dari depan.


Dari 10 orang siswa siswi yang di undang masing masing di dampingi walinya. Hanya 2 orang yang masuk ruang diskusi selebihnya terjun ke area dugem bersama ratusan pengunjung lainnya.


Suara musik sudah Mulai menggelegar membuat Fhadlan kurang nyaman. Mungkin karena kurang cocok dengan aliran house music ini. Fhadlan yang memang tidak bisa diam, akhirnya beranjak dari tempat duduk dan mencoba mengelilingi aula hingga keluar aula, melihat lingkungan sekeliling, mengamati ratusan pengunjung yang ada di sekitar atrium.


Hasilnya suara music malah tambah menggelegar, terlihat ratusan orang berada di depan panggung dan berjoged bersama menikmati alunan music yang diberikan oleh DJ yang merupakan seorang wanita.


Sebagian besar yang dugem ini adalah kalangan muda yakni remaja, mahasiswa, dan para eksekutif muda. Yang membuat Fhadlan terkejut adalah teman teman smp yang di undang linggo justru dibawa oleh orang tuanya atau wali meteka ke tempat ini dan melakukan dugem bersama.


Akhirnya Fhadlan milih kembali ke aula menemui Tika, menceritakan apa yang baru saja dia lihat.


"Mbak sepengamatan Fhadlan, bahkan ada anak kecil yang baru berumur sekitar 4 tahun ! Di sekeliling area dugem, Fhadlan juga melihat ada banyak orang tua yang berdiri menonton pertunjukan dugem ini"

__ADS_1


"Itu biasa dek, mungkin mereka lagi mengenang masa muda dulu atau sedang menunggui anaknya yang lagi dugem" timpal Tika.


"Eh Mbak... rasanya Fhadlan juga kenal sama orang yang bakal memaparkan isi kitab kuno, itu dia serupa benar dengan orang yang dulu menculik Fhadlan dari rumah om Nanak" ucap Fhadlan.


__ADS_2