FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI

FHADLAN GENERASI MILINIUM-TRENDI
Episode 72


__ADS_3

Setelah perang di menangkan oleh resimen Hamdani, sorak sorai kemenangan terdengar memekakkan telinga.


Sedangkan tentara Imperium Balqis yang selamat melarikan diri ke Markas besar mereka di Kota Magrib. Banyak dari pihak Imperium Balqis yang berhasil ditawan oleh resimen Hamdani, jumlahnya hingga 500 personil umumnya sudah terluka, termasuk Beni salah satu perwira mereka.


"Bagaimana pendapat kalian dengan orang orang yang kita tawan?" tanya paman Hamdi.


"Adili... " teriak mereka serempak.


"Di samping memperoleh tawanan, resimen Hamdani juga mendapatkan 240 kendaraan roda empat yang di lengkapi senjata berat, senjata anti pesawat, anti tank dan 15 buah tank, lebih dari 4.000 pucuk senjata laras panjang, dan 4.000 pucuk pistol beserta amunisi yang cukup banyak, bagaimana jika semua senjata ini kita jadikan aset resimen Hamdani?" tanya paman Hamdi lagi.


"Setuju... " kembali yang hadir menjawab kompak.


"Kita juga mengamankan 2.000 ton bahan makanan, ribuan keping uang emas dan perak juga beberapa emas batangan, setujukah jika ini kita bagi secara adil sesuai pangkat dalam resimen?" tanya Hamdi lagi.


"Saya punya pendapat berbeda dengan komandan tentang hal ini" ucap abu Ghafur.


"Bagaimana pendapat abu Ghafur?" tanya Hamdi.


"Saudara saudaraku kita semua butuh makanan, tapi semua orang saat ini butuh makanan, bagaimana jika kita penduduk desa hanya meminta bagian untuk pasokan bagi penduduk desa selama 3 bulan sisanya biarkan resimen Hamdani membawanya ke kota Aden, tapi harta uang emas dan perak di bagi secara adil bagaimana?" tanya abu Ghafur.


"Setuju" jawab semua yang hadir.


Demikianlah Semua kenderan roda empat, tank baja serta senjata hanya di bagikan pada anggota resimen Hamdani dan tercatat sebagai aset pasukan. Bahan makanan sebagian besar di bawa ke kota Aden dan sebagian di tinggalkan untuk masyarakat desa setempat.


Hanya uang emas dan perak beserta emas batangan mereka bagi sebagai harta rampasan perang. Harta rampasan perang tersebut kemudian dibagi oleh paman Hamdi secara adil kepada para pasukan dan orang-orang desa yang menyertai perang.

__ADS_1


Sementara itu tawanan yang mereka bawa di ajukan ke pengadilan, yang kesalahan tidak terlalu berat di maafkan tetapi harus menjalani semacam rehabilirasi. Sementara Beni mendapat tuntutan berlapis sebagai penjahat perang, penculikan dan pembunuhan.


Setelah melalui proses pengadilan Beni di jatuhi hukuman mati, saat Beni di eksekusi beberapa penduduk desa berdrsakan menyaksikanya termasuk Fhadli dan Asma sebagai korban Beni.


Setelah berhasil menaklukan markas Imperium Balqis, resimen Hamdani kembali ke kota Aden, di sepanjang jalan mereka di elu elukan masyarakat.


Semenjak itu nama Fhadlan menjadi sanjungan sesisi kota Aden sebagai sosok manusia yang sempurna dari semua sisi. Kebesarannya diakui oleh kawan maupun lawan. Tidak ada seorangpun yang dapat melukiskan keagungan dan keutamaannya.


Sampai sampai seorang jendral pengamanan presiden Yaman berkunjung kerumah Hamdi khusus menanyakan keutamaan Fhadlan.


"Apa sih hebatnya ponaan abu Hamdi yang menyertai resimen Hamdani menaklukan markas Imperium Balqis?" tanya sang Jendral.


"Kemenangan kami sembilan puluh persen adalah kemenangan Fhadlan ... Jendral. Keutamaan pertama Fhadlan adalah keberanian, kepahlawanan dan pengorbanannya dalam membela kebenaran" ucap Hamdi.


"Bayangkan Fhadlan dengan keberanian dan kepahlawanan yang tak tertandingi berhasil menyelamatkan gadis desa yang di culik jendral Beni yang terkenal sangat sakti hanya sendirian, Fhadlan juga menyungkurkan Jendral Beni jawara Imperium Balqis dalam duel di medan tempur" jelas Hamdi.


"Abu Hamdi... saya di minta presiden menyampaikan hormat dan penghargaan terhadap Fhadlan, mulai saat ini kebutuhan pendidikan Fhadlan selama di Yaman akan di tanggung presiden"


"Presiden juga punya tawaran jika Fhadlan sudah tamat belajar dia bisa bergabung dengan pasukan pengamanan presiden" ucap sang jendral.


"Baik Jendral... nanti saya sampaikan pada Fhadlan" ucap paman Hamdi.


"Kemudian dalam waktu dekat pemerintah akan menyerbu kota Magrib mengamankan kilang minyak yang di sabotase pembrontak" ucap Jendral Sholeh.


"Pembrontak berhasil membom pipa minyak mentah ekspor utama Yaman, sehingga memaksa arus minyak harus dihentikan".

__ADS_1


"Jaringan pipa minyak dan gas Yaman telah berulang kali disabotase oleh gerilyawan atau suku yang marah sejak kelangkaan bahan bakar dan pemotongan pendapatan ekspor untuk negara miskin itu" jelas Jendral Sholeh.


Hamdi merasa prihatin dengan kondisi negara saat ini, dia juga merasa sangat bertanggung Jawab atas pengamanan pila minyak tersebut.


"Pipa utama ekspor membawa sekitar 70,000-110,000 barel per hari (bph) minyak mentah ringan ke terminal ekspor melalui kota Magrib berakhir di Laut Merah, jika pipa ini di kuasai pembrontak maka otomatis roda pemerintahan akan terganggu kan?" tanya Hamdi


"Iya.. abu Hamdi. jalur pipa gas tersebut menghubungkan Provinsi Magrib yang kaya gas alam dengan pelabuhan khusus ekspor di Provinsi Shabwa, di tepi Laut Arab. Pipa ini telah diserang oleh Imperium Balqis. Kerusakan cukup besar dan aliran minyak tampaknya harus di dihentikan, sampai semua di perbaiki"


"Untuk itu Pemerintah kembali membutuhkan resimen Hamdani mengamankan pipa utama yang menuju Marib, sedangkan pemerintah akan berusaha mempertahankan kota Aden dari serbuan pembrontak yang sedang di fokuskan untuk menaklukkan Kota Aden" ucap Jendral sholeh.


"Insyaallah resimen Hamdani akan siap membantu pemerintah mengamankan pipa minyak yaman dari rongrongan Imperium Balqis" ucap Hamdi tak keberatan dengan permohonan jendral sholeh.


"Kecurigaan Awalnya ditujukan pada kelompok Al Qaeda di Yaman, dikarenakan modus operandi yang serupa dengan aksi-aksi ledakan yang dilakukan oleh kelompok ******* itu sebelumnya, apalagi selama berbulan-bulan, Al Qaeda juga terus intensif terlibat pertempuran dengan pemerintah Yaman"


"Namun bulan lalu militer Yaman yang dibantu oleh Amerika Serikat berhasil membombardir wilayah basis pertahanan mereka. Hancurnya daerah persembunyian kelompok Al Qaeda Yaman, membuat kekuatannya sedikit melemah. Tetapi hingga saat ini, belum ada tanda bahwa mereka bertanggung-jawab dalam ledakan terbaru ini".


"Justru yang mengejutkan adalah pernyataan Imperium Balqis, mengaku melakukan ledakan sebagai balasan atas serangan resimen Hamdani baru baru ini" ucap Jendral Sholeh.


"Itu artinya Imperium Balqis menantang kami resimen Hamdani untuk mendatangi markas mereka di Ma'rib kan?" tanya Paman Hamdi.


"Benar Hamdi... mereka juga menuntut resimen Hamdani mengembalikan semua aset yang di rampas resimen Hamdani dari mereka" ucap jendral Sholeh.


"Ha ha ha kami akan membawa semua aset mereka menuju Kota Ma'rib secepatnya" paman Hamdi tertawa mendengar tuntutan Imperium Balqis.


"OK ... Kami percaya pada resimen Hamdani, kapan kalian akan mulai bergerak dan apa kebutuhan yang bisa pemerintah bantu segera ajukan ke depertemen pertahanan melalui saya" ucap jendral sholeh.

__ADS_1


"Baiklah jendral saya akan mengumpulkan resimen Hamdani untuk membuat persiapan, insyaallah lima hari lagi kami akan bergerak" ucap Hamdani.


__ADS_2