
"Terima kasih" ucap Farrell dengan ramah sambil menerima berkas kontrak jual beli itu.
Farrel membacanya dengan teliti dan dia benar benar senang karena harga yang dia tawarkan kepada perusahaan Linda sama sekali tidak di tawar melainkan langsung di setujui.
"Saya sudah membaca serta memperlajarinya dan saya sangat setuju dengan hal ini, namum kenapa pihak Miss Linda tidak melakukan penawaran dan langsung menyetujui angka yang saya ajukan" ucap Farrell sambil menutup kontrak jual beli itu dan menyerahkannya kembali ke Linda.
"Farrell saya rasa harga yang anda tawarkan memang harga properti di kota kita, jadi saya sudah menyampaikan ke Mister Alexander dan Mister Grahan untuk menerima harga yang anda tawarkan dan saya tahu anda tidak akan serta merta menjual properti anda jika anda tidak sedang memerlukan uangnya.
Jane apakah sudah kau transferkan ke rekening yang di berikan oleh Farrell karena saya tidak akan menandatangani kontrak jual beli ini jika belum dilakukan pembayaran" ucap Linda dengan sangat ramah.
"Baik Miss Linda, saya akan sekarang juga mentransfernya, dan Tuan Farrell apakah sudah benar nomor rekening yang tertera di kontrak" ucap Jane dengan sangat sopan.
"Nomor rekening itu sudah benar dan itu memang rekening pribadi saya sesuai dengan nama saya" jawab Farrell dengan sangat sopan.
"Baik sebentar" ucap Jane sambil membuka laptopnya yang memang sudah dihidupkan sebelumnya lalu mentransfer sesuai nilai kontrak jual beli itu lalu memberikan bukti transfer nya ke Linda.
Linda kemudian meneruskan bukti transfer tersebut ke Farrell namun sepertinya ponsel Farrell di dalam mode diam karena Farrell tidak mengambil ponselnya.
"Farrell bisa di lihat pesan singkat yang aku berikan sebentar saja" ucap Linda dengan ramah.
"Oh maaf saya tidak membunyikan ponsel saya, sebentar saya lihat terlebih dahulu" ucap Farrell dengan sangat sopan sambil mengambil ponselnya yang tertelungkup di atas meja lalu melihat bukti transfer yang berikan oleh Linda dan ada juga email yang menginformasikan jika ada sejumlah dana yang masuk ke rekeningnya.
"Miss Linda dan semuanya terima kasih dana nya sudah masuk ke rekening saya" ucap Farrell dengan sangat sopan dan juga hormat dengan wajah yang tampak bergembira.
"Baik jika dana sudah di transfer maka sebaiknya kita menandatangani kontrak jual beli ini" ucap linda sambil berdiri lalu membuka kontrak jual beli itu dan Farrell juga ikut berdiri.
__ADS_1
"Farrell sini sebelah saya agar bisa di dokumentasikan penandatanganan kontrak jual beli ini" ucap Linda dengan ramah.
Farrell hanya mengangguk dan langsung berjalan lalu berdiri di sebelah kiri Linda.
Mily dan Jane langsung berdiri untuk mendokumentasikan penandatanganan kontrak jual beli tersebut.
Melihat semuanya sudah siap Linda langsung menandatangani kontrak jual beli tersebut lalu memberikannya pena nya ke Farrell.
Farrell dengan hati gembira langsung menandatanganinya juga dan ada dua kontrak jual beli yang mereka tanda tangani karena memang masing masing mendapatkan satu kontrak asli.
"Terima kasih atas kerjasama anda semoga kedepan kita terus melakukan kerjasama" ucap Linda sambil menyodorkan tangan kanannya untuk berjabat tangan dengan Farrell.
"Terima kasih juga atas bantuan anda, saya sangat senang bisa bekerja sama dengan anda di masa yang akan datang" ucap Farrell sambil berjabat tangan dengan Linda.
Farrell langsung duduk kembali dan Linda kemudian memberikan satu kontrak jual beli asli yang sudah di tandatangani itu ke Mily dan satu kontrak jual beli asli ke Farrell.
"Baik jika demikian semuanya sudah selesai, jadi jam berapa anda akan kembali ke Indonesia" ucap Linda dengan ramah.
"Pesawat kami jam dua belas siang ini" ucap Farrell dengan sangat sopan.
"Masih ada waktu ayo kita keruangan ku saja sambil menunggu, kalian berangkat jam setengah sepuluh dari sini juga sudah pasti tidak akan terlambat bukan" ucap Linda dengan ramah.
Farrell nampak terkejut dengan ajakan Linda tersebut dan langsung melirik ke Mister Alexander dan Mister Grahan karena mereka sebelumnya sudah ada janji untuk makan bersama di kafetaria.
"Tuan Farrell silahkan, anda bisa bersantai di ruangan Miss Linda sebelum kita berangkat" ucap Mister Alexander dengan ramah.
__ADS_1
"Baik, ayo Farrell dan Mily" ucap Linda dengan ramah sambil berdiri lalu melangkah keluar dari dalam ruang rapat lalu menuju ke Lift di ikuti oleh Farrell dan Mily sementara yang lainnya hanya tersenyum saja melihat hal itu.
"Semoga saja mereka berdua berjodoh aku sudah tidak sabar di panggil kakek" ucap Mister Alexander.
"Kau itu, ingat aku lebih tua dari mu jadi anak pertama mereka adalah cucuku" ucap Mister Grahan.
"Sudahlah jangan membahas hal seperti itu lebih baik kita berdoa agar mereka berdua bisa jadi suami istri dalam waktu segera" ucap Jane sambil membereskan laptopnya.
"Farrell ayo duduk, dan mau minum apa biar Mily siapkan" ucap Linda sambil duduk di sofa yang ada di dalam ruangannya.
"Secangkir kopi hitam tanpa gula jika ada" ucap Farrell dengan sangat sopan sambil duduk di salah satu sofa itu.
"Mily aku coklat panas saja dan Farrell apakah kau sudah makan, jika belum maka kau harus mencoba steak dan spaghetti disini loh, sudah jangan sungkan anggap saja aku ini masih mekanikmu ya" ucap Linda sambil tersenyum lebar memperlihatkan deretan giginya yang putih bersih dan sangat rapi.
"Terima kasih namun aku sudah sarapan tadi di hotel jadi kopi saja cukup" jawab Farrell dengan sangat sopan dan masih terlihat kaku.
"Baik, satu kopi hitam tanpa gula untuk tuan Farrell dan coklat panas untuk miss Linda" ucap Mily dengan ramah sambil kemudian berjalan menuju dapur.
"Farrell apakah kau sedang ada masalah keuangan yang sangat mendesak, jika ya maka aku akan senang hati membantu mu" ucap Linda dengan ramah setelah mereka hanya berdua dan nada suaranya terdengar jauh lebih santai.
"Biasa aku melakukan satu kesalahan dalam bisnis ku, dan dengan terpaksa aku menjual salah satu asetku, dan dengan angka yang saya dapatkan juga ini sudah lebih dari cukup, terima kasih ya Linda, untuk tidak menawarnya sehingga aku bisa sedikit bernafas sekarang" ucap Farrell dengan sangat ramah dan sudah kembali ke Farrell yang di kenal oleh Linda.
"Iya sama sama lagi pula kami juga senang dengan harga gedung satu lantai di daerah sini bisa mendapatkan banyak aset sekarang" ucap Linda dengan ramah.
"Linda kapan kau akan pulang, dan maafkan jika aku sempat berpikiran sempit dengan berpikir jika kau adalah seorang mekanik mobil" ucap Farrell dengan sangat tulus sambil menatap Linda.
__ADS_1