From Sydney With Love

From Sydney With Love
Ending


__ADS_3

"Mily ku mohon bantuan mu, aku benar benar serius dengan Linda dan Linda juga merupakan Cinta Pertama ku, baiklah begini saja aku, aku akan meminta mereka bertiga untuk datang kesini dan menjelaskannya kepada mu agar kau tahu yang sebenarnya, dan jika soal aku memeluk mereka atau merangkul mereka itu sudah berlangsung sepuluh tahun ini, bahkan kakek dan nenek ku juga tahu, namun itu adalah terakhir kalinya karena kami sudah membuat kesepakatan untuk tidak lagi berpelukan atau saling merangkul lagi untuk menjaga perasaan Linda." Ucap Farrell.


"Oke, aku tunggu mereka jam delapan pagi ini disini, jika memang kalian bisa menyakinkan ku maka aku akan berusaha mencari keberadaan Linda namun jika aku melihat sedikitpun kebohongan maka aku akan memutus semua kontrak kerja kita dan menarik semua saham yang ada di perusahaan perusahaan mu, dan satu hal lagi aku akan memastikan jika kau benar benar bangkrut, bagaimana apa kau setuju." Ucap Mily.


"Mily aku setuju." Ucap Farrell.


"Baiklah aku sudah ditunggu untuk sarapan dan jika jam 08.00 wib mereka tidak sampai maka tidak perlu datang sekalian dan kau segera bereskan barang barang mu saja." Ucap Mily yang terdengar sangat tegas dan mulai melangkah meninggalkan Farrell.


"Mily terima kasih." Ucap Farrell sambil melihat punggung Mily.


Farrell langsung mengambil ponselnya  dan menghubungi ketiga teman wanitanya itu lalu meminta merek untuk segera datang ke desa impian untuk menjelaskan semuanya ke Mily.


Farrell juga menghubungi kakeknya dan menjelaskan semuanya yang kebetulan kakeknya sudah dalam perjalanan menuju ke desa impian.


Waktu terus berlalu dan Farrell hanya duduk di kursi teras rumah Mily sambil menunggu semuanya datang.


Tepat jam 07.40 wib empat mobil memasuki parkiran kantor sementara dan ketiga wanita cantik itu pun dari mobil mereka bersamaan dengan turunnya kakek Prayoga dan Nenek Wati.


Mereka pun langsung menemui Farrell yang sudah duduk bersama Mily di teras rumah Mily, Mister Alexander, Mister Grahan, miss Lissa, Miss Elvira dan juga Nenek Wati.


Mereka menjelaskan semuanya kepada Mily dan di tambah dengan penjelasan dari kakek dan nenek Farrell itu juga sehingga kini Mily mengetahui kebenarannya.


"Farrell, oke aku sudah mengetahui kebenarannya namun aku tidak bisa menyampaikan hal ini ke Linda saat ini, aku minta kau segera selesaikan semua pembangunan desa impian ini, dan semakin cepat selesainya maka semakin cepat juga kau bertemu dengan Linda." Ucap Mily.


"Oke jika demikian kalian bertiga sekarang pulang saja ya." Ucap Miss Elvira.


Ketiga perempuan cantik itu pun berpamitan dan mereka langsung meninggalkan desa impian.


"Farrell jika kau ingin ke jakarta untuk menemui pembeli hotel itu maka aku persilahkan, namun seperti ucapan ku tadi, aku hanya akan memberitahukan kepada Linda jika desa impian ini sudah jadi, dan sambil melihat kejujuran mu." Ucap Mily.

__ADS_1


"Aku tidak jadi ke jakarta, dan pertemuan itu juga sudah aku batalkan, mereka yang akan datang langsung ke hotel itu dan bertransaksi di hotelnya saja, dan aku tidak lagi mengambil bagian dari transaksi ini, jadi aku pamit untuk mengawasi pekerjaan proyek saja." Ucap Farrell.


Mereka pun kemudian semuanya membubarkan diri.


Waktu berlalu dengan sangat cepat dan sudah enam bulan Linda tidak ada di desa impian itu, namun Mily, Nenek Evi, Miss Lissa, Miss Elvira, Mister Alexander dan Mister Grahan sudah menjelaskan semuanya ke Linda dan Linda pun sudah memaafkan Farrell namun belum mau untuk berbicara atau berhubungan dengan Farrell.


Proyek desa impian itu juga sudah selesai dan semuanya juga sudah berjalan sesuai dengan perencanaan mereka sebelumnya.


Linda sendiri saat ini sudah satu minggu berada di sydney kembali setelah kepulangannya berlibur ke beberapa negara.


"Miss maaf namun aku sudah berjanji ke Farrell untuk memberitahukan lokasi anda jika semua proyek desa impian selesai" Ucap Mily yang melakukan panggilan telepon ke Linda.


"Iya, tidak apa apa, aku besok ada di pelabuhan kok, jika dia besok datang maka dia akan bertemu dengan ku namun jika besok tidak datang ya sudah." Ucap Linda.


"Oke Miss, aku akan menyampaikannya dulu ke Farrell ya." Ucap Mily.


"Iya." Ucap Linda sambil memutuskan panggilan telepon itu.


"Linda, akhirnya aku menemukanmu." Ucap Farrell yang tiba tiba datang dan berlutut satu kaki di depan Linda.


"Farrell apa yang kau lakukan, berdirilah, aku sudah memaafkan mu kok." Ucap Linda sambil berdiri.


"Linda, aku menyesal telah berbohong kepada mu, dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi berbohong kepada mu, aku sudah sangat tersiksa enam bulan lebih hidup tanpa mu, Linda Maukah kau menikahi ku." Ucap Farrell sambil tetap berlutut satu kaki dan memegang tangan Linda.


"Farrell, apakah aku bisa memegang ucapanmu setelah kau membohongi ku?." Tanya Linda.


"Linda, aku sudah kapok dengan kebohongan, baru satu kali aku berbohong kepada mu aku sudah menderita seperti sekarang, aku sangat mencintai mu dan aku benar benar ingin menjadikanmu satu satunya istri ku." Ucap Farrell.


"Lalu jika kau sampai membohongi ku lagi bagaimana?." Tanya Linda.

__ADS_1


"Aku tidak bisa berjanji namun aku akan berusaha untuk selalu jujur kepada mu, Jadi Linda apakah kau bersedia menjadi istriku satu satunya dan selamanya." Ucap Farrell yang masih berlutut satu kaki dan memegang tangan Linda.


"Iya, aku juga tidak bisa hidup tanpa mu dan aku bersedia menikah dengan mu." Ucap Linda.


"Alhamdulillah, terima kasih" ucap Farrell berteriak sambil kemudian berdiri dan langsung memeluk Linda.


Proook proook proook prooook proook


Terdengar suara tepuk tangan dan Linda melihat  semua keluarganya lengkap ada disana termasuk dengan kakek neneknya juga.


"Inilah yang kami tunggu, kalian berdua baikan dan menikah." Ucap Kakek Muchtar.


Farrell melepas pelukannya dan berdiri di samping Linda.


Mereka semua pun berbahagia bahkan sampai membuat pesta kecil di rumah Linda untuk merayakan hari yang sangat spesial itu.


Farrell dan juga Linda beserta semua keluarganya pun besoknya kembali ke desa impian bersama sama.


Satu bulan berlalu dan setelah semua persiapan selesai Linda dan Farrell akhirnya menikah, pernikahan yang sederhana namun dengan pesta yang sangat meriah karena banyaknya tamu yang datang ke pernikahan mereka berdua.


"Linda Istriku, terima kasih sudah menjadikan ku laki laki paling beruntung di dunia ini karena bisa menikahi mu." Ucap Farrell setelah mereka selesai dengan pesta resepsi dan kini berduaan di dalam kamar mereka.


"Iya suamiku, terima kasih juga sudah menyayangiku aku juga bahagia bisa menjadi istri mu.


The end.


.........


...Terima kasih atas dukungannya, mohon maaf jika finish lebih awal karena Author akan fokus dengan Novel petualangan dan misteri ya....

__ADS_1


...Author tahu jika novel ini tidak bagus sama sekali, karena memang ini novel percintaan pertama yang author buat jadi harap di maklumi....


..........


__ADS_2