From Sydney With Love

From Sydney With Love
Makan Bersama


__ADS_3

"Linda di tas itu ada beberapa kontrak kita dan sudah kami tanda tangani jadi nanti anda hanya perlu menandatanganinya saja" ucap kakek Prayoga dengan sangat sopan.


"Iya nanti saya akan pelajari semuanya dan jika ada apa apa maka saya akan mengabari Farrell tentunya, dan Farrell bagaimana dengan Pemasangan BTS itu apakah jadi" ucap Linda dengan ramah.


"Untuk pemasangan BTS sudah di acc dan besok pagi mereka akan memasangnya jika mereka sudah memiliki lahan untuk mereka sewa, dan kebetulan saya sudah meminta mereka datang sore ini ke sini untuk mencari lokasi yang tepat untuk menara BTS" ucap Farrell dengan sangat sopan.


"Oke, semua perkebunan disini milik ku kok, jadi gunakan saja mana lokasi yang sekiranya tepat untuk pemasangan menara BTS itu" ucap Linda dengan ramah.


"Baik, nanti saya akan mengabari anda lebih jauhnya" ucap Farrell dengan sangat sopan.


"Miss Linda, apa itu benar jika semua perkebunan disini adalah milik anda" ucap mister Alexander.


"Benar kenapa sudah tidak sabar ya untuk belajar berkebun, jadi bagaimana dengan surat surat gedung dan bangunan apartemen apa sudah beres" ucap Linda dengan ramah.


"Semuanya sedang di urus oleh divisi legal kita dan paling beberapa Minggu lagi sudah beres semuanya, tapi jika untuk memulai rekrutmen bisa mulai minggu depan tidak masalah" ucap mister Alexander.


"Linda maafkan saya, apakah anda tidak capai dengan semua bisnis yang anda miliki saat ini, dan harus mengurus rumah sebesar ini sendirian, bagaimana jika saya mengirim beberapa orang untuk membantu Anda mengurus rumah anda ini" ucap Nenek Wati dengan sangat sopan.


"Nek, itu tidak perlu, justru waktu saya sangat banyak dan saya juga sangat santai kok, jadi tidak perlu untuk itu, terima kasih atas perhatiannya, dan Mister Alexander dan Mister Grahan bagaimana menurut kalian dengan apartemennya bukan kah kalian mengambil masing masing satu unit" ucap Linda dengan ramah.


"Sangat kecil ya, berbeda dengan apartemen di Sydney yang besar besar, jadi mau kami rubah saja mumpung baru jadi satu tower, dan ternyata satu tower saja baru terjual seratus unit dengan sistem cicilan dan ini pun baru masuk down payment saja" ucap Mister Alexander.


"Stop saja dulu penjualannya dan rubah saja sesuai keinginan kalian berdua, aku ingin apartemen mewah yang kita jual bukan apartemen kecil" ucap Linda dengan ramah.

__ADS_1


"Siap, kami berdua akan mengurusnya" ucap mister Alexander dengan sangat sopan.


"Baiklah hari sudah semakin siang mari kita semuanya makan siang dulu, tapi tidak disini melainkan di rumah kakek nenek saya, karena mereka berdua ini sudah kangen dengan masakan nenek saya" ucap Linda dengan ramah.


"Benarkah, mari kita kesana jika demikian, aku sudah lama tidak memakan masakan terenak sedunia dalam waktu yang lama" ucap Mister Grahan sambil berdiri.


"Mari semuanya tidak jauh kok bahkan tidak sampai seratus meter" ucap Linda dengan ramah sambil berdiri juga.


Mereka semua kemudian keluar dari dalam ruang tamu itu dan melangkah menuju ke rumah kakek nenek Linda yang di sambut hangat oleh kakek dan nenek Linda saat melihat kedatangan Mister Alexander dan Mister Grahan.


"Akhirnya kedua anakku pulang juga" ucap kakek Muchtar sambil memeluk hangat mister Alexander dan Mister Grahan secara bergantian.


"Kakek, kenalkan ini Farrell dan ini kakek neneknya, mereka adalah rekanan bisnis Linda di kota Bandung" ucap Linda dengan ramah memperkenalkan Farrell dan keluarganya.


Linda dan yang lainnya langsung mengikuti mereka dan semuanya langsung ke ruang makan.


"Maaf ya semuanya menu masakannya ala desa mungkin Farrell dan Tuan Prayoga serta nyonya Wati kurang cocok" ucap Linda setelah semuanya duduk di meja makan.


"Linda, kami justru sangat ingin menyantap makanan ini, saya sangat merindukan makanan seperti yang ada di depan saya ini, pastinya istri saya juga suka" ucap Kakek Prayoga dengan sangat sopan.


"Benar Linda, sebaiknya kau panggil aku nenek saja ya, dan nenek sangat suka hidangan seperti ini, sudah lama kami tidak makan nasi liwet ikan asin dan ikan jambal roti seperti ini" ucap Nenek Wati dengan penuh kasih sayang.


"Sudah sudah nanti saja ngobrolnya sebaiknya kita makan terlebih dulu, ayo silahkan semuanya" ucap Kakek muchtar dengan ramah dan tersenyum hangat ke mereka semua.

__ADS_1


Acara makan siang bersama itu sangat sukses, semua tamu Linda sangat berkesan dengan masakan nenek Evi bahkan mereka sampai menghabiskan semua lauk yang ada di meja makan.


Kini semuanya berkumpul di Teras rumah karena Mister Alexander dan Mister Grahan serta Farrell ingin merokok sedangkan kedua kakek Nenek sibuk mengobrol di ruang tamu.


"Linda, apakah kau tidak memiliki rumah disini untuk kami berdua" ucap Mister Alexander.


"Benar Linda kami tidak nyaman tinggal di apartemen karena terlalu kecil dan jika ada rumah maka istri kami bisa kami ajak juga" ucap Mister Grahan.


"Aku ada beberapa rumah yang aku beli tadi pagi tapi di desa sebelah rencananya aku ingin membuat rumah kalian di desa sini saja, jika kalian berdua tidak terburu buru kita keliling desa sini saja dulu mencari lokasi yang cocok untuk pembangunan rumah kalian, di desa ini dan desa sebelah sampai ke perkebunan semuanya tanahku" ucap Linda dengan ramah.


"Linda ada berapa ribu hektare lahan yang kau miliki?" Tanya Farrell.


"Aku nga tahu ada berapa ratus ribu, aku hanya membelinya saja tidak pernah mengukurnya tadi pagi yang aku beli saja dua ribu hektare dengan enam rumah" ucap Linda dengan ramah.


"Wah wah bos kita ini ternyata memiliki aset yang sangat luas" ucap Mister Alexander sambil tertawa ringan.


"Farrell kami berdua akan di sini dulu saja, jadi nanti anda bisa bawa saja mobilnya, kami akan beberapa hari disini toh urusan gedung dan apartemen sudah saya bereskan tadi pagi" ucap Mister Grahan dengan ramah.


"Mobilnya tidak apa apa disini saja, biar mudah jika Mister Grahan atau Mister Alexander akan bepergian" ucap Farrell sambil tersenyum ramah.


"Farrell mereka berdua benar, mobilmu kamu bawa pulang saja nanti, biar mereka pakai mobilku saja, lagian sepertinya mereka akan sangat lama disini" ucap Linda dengan ramah dan tidak ingin berhutang budi kepada Farrell.


"Baiklah jika demikian, namun jika mister Alexander dan Mister Grahan memerlukan kendaraan sampaikan saja kepada saya maka saya akan langsung mengirimkannya kesini" ucap Farrell dengan sangat sopan.

__ADS_1


__ADS_2