
"Iya saya juga sudah menyortir karyawan saya, tadi pagi, banyak yang sudah saya berhentikan dan banyak juga yang dalam masa pengawasan, saya benar benar kecewa dengan mereka yang hanya mau bekerja semau mereka selama ini, bahkan beberapa direksi juga saya berikan teguran keras tadi pagi" ucap Farrell.
"Pak Farrell mungkin terlalu banyak bisnisnya jadi kurang memperhatikan kinerja mereka selama ini, saya juga sudah memecat orang yang kemarin membawa pak Farrell keliling desa dan menjadikannya contoh untuk semua karyawan saya" ucap Pak Felix.
"Iya Pak, gara gara dia saya jadi sangat malu dengan Linda, baguslah jika anda sudah memecatnya saya sangat setuju" ucap Farrell sambil tersenyum lebar bersamaan dengan datangnya karyawannya yang tadi menjelaskan ke para penduduk desa tentang penggunaan ponsel.
"Maaf Pak, semuanya sudah selesai dan para penduduk desa juga sudah mendapatkan masing masing satu ponsel yang sudah terisi simcardnya dan saat ini sedang proses aktivasi simcard" ucap karyawan Farrell dengan sangat hormat.
"Ya bantu mereka dulu sampai selesai jadi berapa ponsel yang terpakai" ucap Farrell.
"Semuanya empat ratus tujuh puluh pak, dan ini sisanya tiga puluh unit" ucap karyawannya itu dengan sangat sopan.
"Iya, tolong kau masukan dulu ke mobilku simpan di jok penumpang depan saja lalu bantu para penduduk lagi untuk aktivasi simcard itu" ucap Farrell.
"Baik Pak" ucap karyawannya tersebut sambil mengambil kembali ponsel ponsel itu namun dua unit di ambil oleh Farrell sehingga hanya dua puluh delapan yang di simpan di mobilnya.
"Kakek yang ini untuk kakek dan nenek" ucap Farrell memberikan dua dus Ponsel tersebut ke kakek Muchtar.
"Iya terima kasih" ucap Kakek Muchtar.
"Kakek terima kasih nya ke Linda jangan ke saya kan ini dari Linda" ucap Farrell sambil tersenyum ramah.
"Iya sama saja" ucap Kakek Muchtar sambil tersenyum ramah.
Pak Felix langsung berdiri dan berjalan menemui anak buahnya lalu mengambil dua puluh simcard yang telah di siapkan karena tahu jika salah satu simcard khusus itu untuk kakek dan neneknya Linda.
"Kakek, saya pinjam dulu ponselnya untuk memasangkan simcard ini, dan ini simcard khusus perusahaan jadi kakek dan nenek tidak perlu lagi mengisi pulsanya" ucap Pak Felix sambil duduk kembali.
__ADS_1
"Ini" ucap kakek Muchtar sambil menyerahkan kedua dus yang berisi ponsel tersebut ke Pak Felix.
Pak Felix langsung mengeluarkan kedua ponsel itu dari dalam duanya dan memasangkan sim card khusus tersebut ke masing masing ponsel itu lalu memberikan kembali kedua ponsel tersebut.
"Kakek, sekarang ponselnya sudah bisa di gunakan oleh kakek dan Nenek" ucap Pak Felix dengan sangat ramah.
"Iya Felix terima kasih atas bantuan mu" ucap Kakek Muchtar sambil mengambil salah satu ponsel tersebut dan nampak bingung harus berbuat apa dengan ponsel barunya tersebut.
Farrell dengan sigap langsung menjelaskan secara perlahan dan terperinci ke kakek muchtar, dengan penjelasan dari Farrell akhirnya kakek Muchtar memahami cara menggunakan ponsel tersebut.
"Maaf Pak, semua ponsel sudah terpasang simcard dan juga sudah dapat di gunakan oleh para penduduk" ucap karyawan dari Felix sambil menyerahkan tiga puluh dua simcard yang tersisa.
"Iya jika sudah, maka kau bisa pulang, terima kasih ya" ucap Pak Felix ke anak buahnya itu.
"Baik Pak, dan bapak bapak semua saya mohon diri" ucap anak buahnya Felix dengan sangat sopan sambil kemudian meninggalkan mereka semua.
"Iya silahkan dan terima kasih ya, berhati hati pulangnya" ucap Farrell dengan ramah.
"Bapak bapak semuanya saya permisi pamit" ucap anak buah Farrell dengan sangat sopan dan hormat sambil kemudian meninggalkan balai desa tersebut.
"Baiklah jika semuanya sudah mendapatkan ponsel nya maka kalian semua bisa kembali ke rumah kalian ya" ucap Kakek Muchtar dengan sangat ramah ke semua warga desa.
Satu per satu warga desa mulai meninggalkan balai desa itu dengan perasaan gembira karena kini mereka semua memiliki ponsel Android yang harganya sangat mahal untuk mereka beli sendiri.
"Baik ayo kita pulang, bukankah kalian masih harus menemui Linda" ucap Kakek Muchtar sambil berdiri dan membawa kedua ponsel tersebut beserta dusnya.
"Kakek biar saya saja yang membawakan" ucap Farrell.
__ADS_1
"Iya terima kasih" ucap kakek Muchtar sambil memberikan kedua dus kosong dan satu ponsel untuk Nenek Evi.
"Ini baru calon anak ku" ucap Mister Alexander sambil tersenyum hangat ke Farrell.
Mereka berlima langsung menuju ke rumah kakek muchtar dan ternyata Linda sudah kembali ke rumahnya sehingga mereka berempat langsung ke rumah Linda setelah Farrell menjelaskan tentang penggunaan ponsel itu ke Nenek Evi.
Mereka berempat menjumpai Linda di teras kantor sementara atau paviliun tamu nomor satu dan langsung ke menuju ke ruang rapat di lantai dua.
"Linda ini sisa ponselnya masih ada tiga puluh unit dan ini nota pembeliannya" ucap Farrel sambil meletakkan tiga puluh unit ponsel dan nota pembelian di atas meja ruang rapat.
"Dan ini sisa simcardnya ada tiga puluh dua dan delapan belas simcard khusus karena yang dua sudah saya pasangkan di ponsel milik kakek dan nenek Bu Linda." Ucap Pak Felix sambil menyerahkan sebuah tas kertas di atas meja.
"Iya dan mana nota pembeliannya" ucap Linda dengan ramah.
"Gratis Bu, itu simcard menggunakan program CSR perusahaan yang memang untuk masyarakat terpencil namun semua simcard sudah terisi pulsa masing masing seratus ribu, sedangkan koneksi internet sudah terkoneksi dengan wifi yang kita pasang kemarin" ucap pak Felix dengan sangat sopan.
"Baguslah jika demikian, terima kasih" ucap Linda sambil mengambil ponselnya dan juga nota dari Farrell
"Farrell jadi semuanya senilai satu miliar tujuh ratus lima puluh juta rupiah ya" ucap linda dengan ramah.
"Benar Linda, itu adalah harga pabrik senilai tiga juta lima ratus sedangkan harga jual ke pasaran senilai empat juta tiga ratus ribu rupiah" ucap Farrell.
"Okay" ucap Linda dan langsung mentransferkan sesuai nominal yang tercantum ke rekening Farrell dan mengirimkan pesan singkat yang berisi bukti transfernya.
"Sudah saya transferkan ya ke nomor rekening mu dan bukti transfer juga sudah saya kirimkan" ucap Linda sambil tersenyum ramah ke semuanya.
"Iya terima kasih" ucap Farrell.
__ADS_1
"Mister Grahan bisa di putar ulang video yang tadi kita lihat dengan detail dari awalnya agar Farrell bisa melihatnya dan Pak Felix jika masih senggang tidak apa apa ikut melihatnya jadi kebutuhan yang bisa dari perusahaan mu silahkan di isi dengan berkoordinasi dengan Farrell." Ucap Linda sambil tersenyum ramah.