From Sydney With Love

From Sydney With Love
Tiba di desa


__ADS_3

"Miss apakah anda tidak ingin membawa mobil ini" ucap Mily sambil terus mengendalikan laju Lamborghini Aventador itu.


"Mily jika hanya mobil aku bisa membelinya di sana, dan ingat tugasmu salah satunya adalah merawat mobil mobilku, jika sampai suatu hari nanti aku kembali kesini dan mobilku ada yang lecet atau rusak aku akan sangat kecewa kepada mu, jadi siapa pun yang mengurus rumah ku maka dia harus memastikan juga kondisi mobil mobilku" ucap Linda dengan sangat serius.


"Iya Miss, semuanya dalam kendali kok, hanya saja saya tahu jika dari semua mobil anda, mobil inilah yang sangat anda sukai" ucap Mily dengan sangat ramah.


"Itu Benar, karena barang pertama yang aku beli murni dengan hasil kerjaku ya mobil ini tapi biarkan saja semuanya tetap ada disini" ucap Linda sambil tersenyum hangat ke Mily.


"Iya baik Miss" jawan Mily dengan sangat sopan.


"Mily siapa yang merawat rumah orang tua ku selama ini?" Tanya Linda.


"Saya sendiri Miss jika rumah orang tua Miss Linda, Karena waktu itu saya menemukan itu di laci kamar jadi saya melarang yang lain untuk merawat rumah orang tua Miss Linda, tapi karena saya akan ikut ke Bandung maka saya akan meminta Cecilia saja untuk mengurus rumah orang tua Miss Linda, lagipula perhiasan itu anda bawa" jawab Mily dengan sangat sopan sambil terus fokus ke jalan karena mulai padat kembali.


"Mily di rumah ku juga ada perhiasan ku di lemari kamar ku, dan didalam kotak kayu yang sama jadi tolong itu di bawa oleh mu ke Bandung ya" ucap Linda dengan ramah.


"Baik miss, nanti saya akan membawakannya untuk anda" jawab Mily sambil tersenyum hangat ke Linda.


"Hanya tinggal dua kilometer lagi dan kini macet total" ucap Linda.


"Sekarang baru jam tujuh belas miss, kita masih ada waktu kok, kita pasti sampai di Bandara tepat waktu." Jawab Mily sambil tersenyum hangat ke Linda.


Tepat jam setengah enam sore mereka sampai di Bandara Kingsford Smith.


"Mily ingat pesan pesanku" ucap Linda dengan ramah.

__ADS_1


"Siap Miss Linda, anda berhati hatilah di perjalanan, dan satu lagi kami semua menyayangi anda" ucap Mily dengan sangat ramah.


"Yes Mily i knew that, see you at Bandung" ucap Linda sambil tersenyum hangat lalu turun dari dalam mobilnya.


Linda langsung memasuki bandara dan mengambil tiketnya lalu menunggu di ruang tunggu VVIP.


Tepat jam delapan malam pesawat yang dinaiki oleh Linda berangkat dari bandar udara Kingsford Smith menuju Jakarta dan Linda memilih untuk tidur karena tujuh jam paling cepat perjalanan itu.


Tepat jam 03.30 wib pesawat itu mendarat di bandar udara internasional Soekarno Hatta dan karena tidak membawa bagasi maka Linda langsung keluar dan menuju ke parkiran mobil lalu menaiki mobilnya dan langsung meninggalkan Bandar udara internasional Soekarno Hatta menuju ke kota Bandung.


"Akhirnya aku sampai desa ku, home sweet home" ucap Linda yang sudah sampai di depan rumahnya lalu dia turun dan membuka kunci gerbangnya lalu memasukan mobilnya ke dalam garasinya dan dia juga kembali menutup pintu gerbangnya karena dia ingin beristirahat terlebih dulu.


Linda memang kemarin banyak tidur namun perjalanan dari bandara sampai ke rumahnya menyita banyak tenaganya.


Linda yang sepulangnya dari Sydney memilih tidur terbangun jam 17.00 wib dan dia langsung membersihkan badannya lalu keluar dari rumahnya menuju ke rumah kakek neneknya untuk melihat kondisi keduanya setelah beberapa hari dia tinggalkan.


"Kakek gimana kabarmu" ucap Linda dengan sangat sopan dan hormat sambil mengecup tangan kanan kakeknya itu lalu duduk di samping kakeknya yang sedang duduk di kursi teras.


"Cucuku, kakek dan nenek baik baik saja dan kapan kau pulang dari Sydney" ucap kakek Muchtar dengan penuh kasih sayang.


"Kakek aku pulang tadi pagi setengah delapan dah sampai rumah namun aku langsung tidur soalnya cape banget nyupir sendiri dari Jakarta" ucap Linda dengan ramah sambil tersenyum hangat ke kakeknya itu.


"Linda maafkan kakek ya, kakek tidak bisa mengantarmu ke Bandara atau menjemput mu" ucap Kakek muchtar dengan penuh kasih sayang.


"Kakek bicara apa, seharusnya kan aku yang mengantar kakek kemana pun kakek dan nenek mau pergi bukan kebalikannya, kakek, nenek kemana?" Ucap Linda.

__ADS_1


"Nenek masih ada pengajian sebentar lagi juga pulang, kenapa kau sudah lapar ya" ucap Kakek muchtar.


"Iya Kek aku memang lapar, ya sudah aku masak dulu ya kek, biar jika nenek pulang kita bisa makan bersama" ucap Linda sambil berdiri.


"Iya cucuku masaklah nak" ucap kakek Muchtar sambil tersenyum hangat ke Linda.


Linda pun langsung masuk ke dalam rumah itu lalu masuk ke dapur dan mulai memasak sesuai dengan bahan makanan yang ada di dapur.


Adzan Maghrib terdengar oleh Linda bertepatan dengan selesainya dia memasak dan semuanya sudah di hidangkan di meja makan.


"Linda ayo kita ke masjid bersama sama, nenek juga sepertinya langsung ke masjid" ucap kakek muchtar yang mendatangi Linda di ruang makan.


"Sebentar kek, Linda mau wudhu dulu" ucap Linda sambil bergegas ke kamar mandi dan mengambil wudhu lalu keluar dari dalam rumah sambil membawa mukenanya yang memang ada dia simpan di rumah kakek neneknya itu.


"Kakek ayo" ucap Linda dengan sangat sopan dan hormat ke kakeknya.


Mereka berdua berjalan ke masjid yang hanya terhalang beberapa rumah saja dan benar ternyata neneknya sudah ada di sana.


Linda tidak menemui neneknya karena dua shaf depan ruang shalat wanita sudah terisi jadi Linda hanya bisa di shaf ketiga saja.


Ada satu kebiasaan di masjid desa itu yaitu selesai shalat magrib maka mereka akan tadarus sampai shalat isya jadi mereka tidak ada yang meninggalkan masjid sampai selesai shalat isya.


"Nenek" ucap Linda ke neneknya sambil tersenyum hangat dan Langsung memeluknya dengan hangat setelah mereka selesai shalat isya.


"Linda jam berapa kau pulang, bagaimana di sana dan di perjalanan mu" ucap Nenek Evi dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


"Nenek aku pulang tadi pagi namun aku langsung tidur dan semuanya berjalan lancar kok Nek, cucu nenek ini kan gadis pandai" ucap Linda dengan sangat manja sambil berjalan keluar dari dalam masjid.


__ADS_2