
Sesampainya di balai warga linda langsung duduk di kursi yang ada di bagian depan bersama dengan kakeknya yang merupakan kepala desa dan juga Mister Alexander dan Mister Grahan sedangkan neneknya, Miss Lissa dan Miss Elvira duduk di deretan depan bersama dengan para penduduk desa.
"Terima kasih semuanya sudah hadir di sini, seperti yang sudah aku sampaikan jika pertemuan kali ini adalah permintaan dari cucu ku Linda karena dia mempunyai rencana besar untuk kita semua yang ada di desa ini, Linda silahkan kau utarakan keinginan mu" ucap Kakek Muchtar membuka pertemuan penduduk itu.
"Siang Bapak Ibu, terima kasih sudah berkenan hadir, jadi begini saya ingin mengabulkan keinginan dari ayah dan ibu saya yang asli warga desa ini yaitu membangun ulang desa yang kita cintai ini, dan untuk lebih jelasnya maka kita akan menonton sebuah rekaman video yang sudah aku siapkan, nanti setelah selesai rekaman video nya maka akan ada sesi tanya jawab jadi seperti biasa jangan sungkan untuk menyampaikan apa yang bapak ibu pikirkan, Mister Grahan silahkan." Ucap Linda sambil ramah dan sebelumnya dia sudah memberikan projector portable nya ke Mister Grahan.
Mister Grahan kemudian berdiri dan meminta bantuan warga untuk menggeser sebuah meja untuk menyimpan projector portable milik Linda itu lalu memutar rekaman video yang sudah dia buat dan rekaman video ini belum ada seorang pun yang melihatnya karena memang ingin dia jadikan kejutan untuk Linda.
"Bapak Ibu, seperti bapak ibu lihat ini adalah jalan utama menuju desa kita ini dan kiri kanannya saat ini adalah perkebunan milik Linda dan ini adalah desa ini" ucap Mister Grahan memperlihatkan rekaman video lokasi desa yang dia ambil berdasarkan gambar satelit sehingga semuanya nampak nyata lalu menghentikan sementara pemutaran video itu.
"Linda berencana merubah desa kita ini menjadi desa modern, desa yang sama dengan negara negara maju di luar saja, dan sudah di awali kemarin dengan pemasangan menara base transceiver station sehingga bapak ibu kini bisa menggunakan telepon seluler seperti di desa lain atau di kota, dan bapak ibu jangan khawatir karena khusus untuk penduduk asli desa ini ada fasilitas internet gratis jadi bapak ibu bisa mempergunakan telepon seluler dengan maksimal, baiklah saya persembahkan Desa Impian" ucap Mister Grahan sambil melanjutkan rekaman video itu kembali dan kini terlihat jika ada sebuah gapura besar yang bertuliskan 'SELAMAT DATANG DI DESA IMPIAN"
"Bapak Ibu ini Gapura Desa yang akan kami bangun, dan ini juga yang akan di lihat oleh semua orang yang memasuki desa kita ini, seperti bisa dilihat jika setelah Gapura ada bundaran dengan sebuah bangunan besar di tengahnya, bangunan ini adalah Pos keamanan yang akan menyeleksi siapapun yang masuk ke desa impian jadi kita bisa meminimalisir terjadinya tindak pidana.
__ADS_1
Baik saya lanjutkan lagi, dan seperti yang bisa kita lihat bersama jalan desa memiliki lebar sampai dua puluh meter masing masing dengan pembatas jalan selebar tiga meter dengan taman yang sangat indah dan juga pepohonan yang rindang.
Di kiri dan kanan jalan juga ada trotoar jalan selebar masing masing dua meter sehingga cukup untuk berjalan kaki dan tidak menganggu kendaraan yang melintas.
Dan bapak ibu ini adalah pusat perkantoran milik Linda yang akan kami bangun dalam waktu dekat, bisa bapak ibu perhatian jika areal perkantoran ini seperti berada di sebuah hutan kota karena kami ingin semuanya tetap asri dan kami ingin cuaca desa ini semakin sejuk dan nyaman.
Memang akan banyak yang bekerja di perkantoran ini namun bapak ibu jangan khawatir karena di area perkantoran ini ada mini apartemen untuk semua karyawan sehingga mereka tidak akan mengganggu ketertiban bapak ibu nantinya.
Jika aslinya jalan desa ini lurus maka kami adakan perubahan sedikit jalan desa akan berbelok ke kanan yang saat ini masih berupa perkebunan dan bisa bapak ibu lihat disini berderet rumah rumah mewah dengan pagar yang sangat kokoh, masing masing rumah ini memiliki luas tanah dua ribu meter persegi dan bangunannua juga dua ribu meter persegi, seribu di lantai satu dan seribu di lantai dua, dengan memiliki lebih dari sepuluh kamar tidur dengan fasilitas yang lengkap,
Setiap rumah memiliki masing masing kolam renang sendiri dan juga tentunya ada kolam ikan dan taman untuk bersantai.
Baik kita lanjutkan jalan akan kembali berbelok sedikit ke kanan dan memasuki belakang masjid ini, bisa bapak ibu lihat jika masjid sudah berubah menjadi lebih megah dan juga lebih besar yang mampu menampung sampai dua ribu jemaah di bawah dan seribu lima ratus jemaah di lantai dua,
__ADS_1
Seperti terlihat juga ada sebuah taman yang sangat indah dan ini nantinya akan menjadi area bermain untuk anak anak penduduk desa ini jika mereka bosan bermain di taman rumah masing masing, dan bisa bapak ibu lihat jika di depan masjid ada sebuah gedung megah, gedung ini adalah gedung pertemuan yang bisa digunakan untuk semua kepentingan penduduk desa, termasuk pesta resepsi pernikahan dan lainnya.
Baik kita lanjutkan jalan akan sedikit berbelok lagi dan membelah perkebunan yang ada di samping kita ini hingga sampai ke bukit disana.
Dan yang bapak ibu lihat saat ini adalah perumahan untuk kami semua yang bekerja untuk Linda, termasuk rumah Linda dan kakek muchtar juga akan ada di sini.
Sekarang saya akan memperlihatkan tampak atas dari desa impian, bisa dilihat semua yang berwarna merah adalah pos pos keamanan yang akan di isi oleh tenaga keamanan dan ada satu yang saya lupa sampaikan yaitu di area masjid jik saat ini yang ada adalah balai warga maka nanti yang ada adalah rumah sakit kecil yang membantu mengobati apabila ada penduduk desa impian yang membutuhkan pertolongan tenaga medis.
Dan mungkin bapak ibu bertanya kami membeli kebutuhan kami dimana, jika rumah sudah mewah maka tidak ada warung tradisional di rumah bukan, ya jawabannya adalah benar karena kami akan menyiapkan area berjualan secara modern di dekat gedung pertemuan dan ini video nya akan saya putarkan.
Seperti yang terlihat di video ada deretan toko dan rumah makan yang ada di area jual beli desa impian.
Demikian yang dapat saya sampaikan ke bapak ibu, semoga video yang saya putar ini bisa memberikan sedikit gambaran umum mengenai desa ini di masa yang akan datang, selanjutnya saya serahkan kembali ke Linda" ucap Mister Grahan sambil kemudian mengambil kembali projector portable milik Linda.
__ADS_1