
*sampai di Pajak(buat yang bingung soal bahasa pajak. pajak kalo di kampungku itu tempat orang "menjual dan membeli barang" yaaa sama saja dengan Nama lain nya Pasar)
oke lanjuttt..........
Zia "pagi bibi. (dengan senyum pepsod**t nya memancarkan gigi yg bercahaya ๐๐๐)
bibi Nina "pagi juga Zia. ada apa dengan senyum kamu. seperti nya semangat sekali hari ini"
Zia " jelas dong bi. Zia harus semangat cari uang. biar cepat kaya๐
bibi Nina " kalo kerjaan kamu gini2 aja dengan gaji yg tidak seberapa mau kamu kerja seumur hidup juga tidak akan kaya ๐
Zia "bibi, pada saat ibu Zia sekolah dulu,ibu guru Zia pernah mengatakan Usaha tidak akan menghianati Hasil !!! jadi Zia harus semangat, harus usaha dalam bekerja supaya Zia bisa kaya-raya, agar ayah dan ibu Zia menikmati masa tua dengan baikโบโบ(sambil menghayal kaya-raya)
bibi Nina " Zia, kamu itu jangan omong kosong deh. kamu itu musti sadar. jangan terus menghayal. emang selama kamu bekerja udah ngumpulin uang berapa??? (sambil merapi-rapikan dagangan)
Zia " belum bisa terkumpul bi๐.
semua hasil kerja Zia kan untuk kebutuhan kami sehari-hari saja kurang๐ belum lagi uang sekolah Alex dan Puput dan juga biaya berobat Ibu๐{sedih}(sambil merapikan dagangan)
bibi Nina " nahh kan. bibi bilang juga apaa.
mau kamu usaha seumur hidup pun kalo kerja kamu begini-begini saja tidak akan bisa buat kaya.
Zia " ๐
bibi Nina " Zia, bagaimana kalau kamu pergi ke kota X saja cari kerja, dari pada kamu disini sampai kamu matipun tidak akan bisa menghasilkan uang banyak. banyak orang mengatakan gaji dikota X itu besar. bahkan gaji seorang pembantu juga sangat besar.
__ADS_1
Zia " bibi, Zia kan cuma tamatan SMA๐
mau kerja apa Zia di kota bi??. tidak ada orang yang menerima Zia bekerja dengan modal ijazah SMA.
bibi Nina " kamu ini bodoh sekali, banyak kerjaan yang membutuhkan tamatan SMA sekalipun. kamu bisa kerja di Cafe atau bisa jadi pembantu orang kaya. ingat Gaji di dsna bisa sampai 10 kali lipat dengan gaji kamu disini.
Zia "(berfikir)~
bibi Nina " kamu harus melangkah Zia. kalau kamu begini terus hayalan kamu tidak akan pernah kesampean. kalau kamu kerja di kota mungkin kamu bisa mengirim uang kepada keluarga kamu lebih besar dari pada saat ini yg kamu beri. kamu harus ingat, sekeras apapun kamu kerja di desa ini, mau kamu kerja tujuh hari tujuh malam juga tidak akan pernah Cukup.
Zia " iya bibi, nanti Zia pikir-pikir lagi bi.
bibi benar, Zia harus melangkah๐
bibi Nina "iya Nak. kamu harus semangat yaa๐
percakapan pun berakhir karena pasar yg sudah di penuhi sama orang-orang yang ingin berbelanja kebutuhan mereka.
Zia " cabe. tomat. bawangnya bukkk. kemari kemariiiiiii. sinilah buk. sinilahhhhhh( dengan teriakan nya seperti pareman pasar)
pembeli " berapa cabe sekilo dekkk???
Zia " 70 ribu buk๐
pembeli " gabisa kurang dek? 50 la yaa?
Zia " Ooooo tida Bisaaa Bukk. 70 harga mati tampa tawaran lagi๐
__ADS_1
pembeli "๐ hmm. yaudah cabe merah nya setengah yaa. bawang seperempat
Zia " Siapppp laksanakan buk๐๐๐๐๐๐( dengan semangat 45 melayani pembelinya)
*Zia memang terkenal ramah banyak orang yang mengenalinya karena dia berjualan di pasar. banyak juga ibu-ibu, bapak-bapak, abang-abang, adek-adek yang mengagumi kecantikan nya. selain ramah, Zia juga orang yang pintar dan baik hati.
*
*
Zia "(melayani pembeli dengan senyumannya dan keakraban nya terhadap pembeli membuat pembeli senang berbicara kepada Zia)
bibi Nina "{melirik Zia}๐(tersenyum sambil merasa sedih melihat kerja keras gadis tersebut. masih muda sudah menjadi tulang punggung keluarga) semoga hayalan kamu bisa kamu gapai nak{kata bibi Nina dalam hati}
oke guysss maaf kalo tidak menarik.
penting yang harus kalian tau ini asli karangan aku yaaa๐ bukan contekan.
*
*
*
*
Terimakasih sudah baca๐
__ADS_1