Gadis Desa

Gadis Desa
Episode 58


__ADS_3

Aira membawa Leon dan Liam ke kasur kemudian menidurkan mereka berdua. Aira meninabobokan Leon dan Liam, setelah mereka berdua tidur Aira beranjak dari tempat tidur dan melangkah pergi ke kamar mandi. Tiba-tiba ponselnya berdering, Aira mengambil ponselnya dan dilihatnya nomor tak dikenal yang sedang menelfonnya. Aira mengabaikan telponnya, karena nomor itu menelfonnya terus berkali-kali. Akhirmya Aira menjawab telfonnya, "Haloo. Sedang berbicara dengan siapa ya??" Aira menjawab dengan sopan.


"Apa saya sedang bicara dengan Nyonya Aira Yasya??"


"Iya betul sekali. Anda siapa ya??"


"Apa kau tidak mengenali suaraku??"


"Maaf, jika anda tidak ada keperluan tolong jangan menelfon saya!!" ucap Aira sembari memutuskan sambungannya.


"Haloo. Halo. Haloo. Aira!!. Ternyata Aira memutuskam sambungannya!!. Akan ku coba lagi!!"


Ze menelfon Embali nomor Aira, Aira tidak menjawabnya karena sudah berkali-kali nomor tersebut menelfonnya akhirmya Aira menjawab kembali telfpn dari nomor tersebut.


"Ya. Halo!!" ucap Aira.


"Haiiihh kau ini!!. Apa kau sungguh tidak memgenaliku??. Coba kau dengarkan dengan seksama suaraku!!"


"Aku tidak mengenali suaramu!!. Jika kau ada perlu langsung saja bicara jangan bertele-tele" ucap Aira.


"Ok. Baiklah. Ini aku Ze!!. Apa kau sudah ingat sekarang??. Apa jangan-jangan kau lupa dengan nama itu??"


"Maksudmu??. Zean??"


"Iya. Siapa lagi memangnya??"


"Haaiiiss.. Aku fikir kau siapa!!. Ada apa menelfonku malam-malam begini??. Aku baru saja pulang dari butik & ingin mandi!!. Apa ada hal penting yang ingin kau bicarakan??"

__ADS_1


"Iya aku minta maaf karena sudah mengganggu waktumu. Selamat ya Aira, untuk kesuksesanmu didunia bisnis. Aku bangga padamu!!"


"Terimakasih Ze. Kau belum menjawab pertanyaanku tadi. Ada hal penting apa??. Tumben sekali kau menelfonku!!"


"Oohh iyaa, maaf. Sebenarnya aku ingin membicarakan kak Re kepadamu!!"


"Apa??. Maaf ya Ze aku tidak punya waktu!!"


"Eeeeeee Airaa!!!. Jangan tutup dulu telfonnya, ini sangat penting & kau harus tahu!!"


"Ok baiklah. Katakan!!. Apa??"


"Aku memberigahu kak Re bahwa si kembar bukanlah anakku. Aku mengatakan bahwa mereka adalah anak kak Re. Kau tahu!!. bagaimana ekspresi wajah kak Re??. Dia sangat sedih dan menyesal karena sudah membuatmu menderita."


"Apaa??. Bukankah kau sudah berjanji padaku untuk merahasiakan hal ini. Lalu mengapa kau memberitahu Re semua Rahasia itu??"


"Maafkan Aku Ze. Aku tidak bisa!!"


"Tapi Ai, saat ini kak Re benar-benar membutuhkan kehadiranmu dan si kembar. Aku mohon Ai, tolong kakakku!!"


"Aku minta maaf tapi aku tidak bisa menerima kakakmu kembali!!"


"Kenapa??. Apa alasannya??. Aku ingin menikahimu kau tidak mau!!. Aku mencarikan seseorang yang pantas untukmu kau juga tidak mau!!. Jika kau tidak mau menerima semua itu, artinya kai masih mencintai kak Re, kau tidak bisa meupakannya, kau juga hidup bersamanya lagi, hanya saja kau trauma akan hal buruk itu. Aku benarkan Aira??."


"Itu semua tidak benar Ze. Aku sungguh ingin sendiri dan tidak ada alasan untuk itu!!"


"Kalau begitu kau adalah ibu yang egois. Apa kau tega membiarkan Leon dan Liam tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah??. Aku ingin Leon & Liam bahagia dengan kasih sayang yang lengkap. Coba Kau fikirkan itu Aira!!"

__ADS_1


"Hiks.. Hiks.. Hiks.." Aira hanya menangis.


"Aku mengerti bahwa rasa sakit di hatimu itu mungkin akan membekas selamanya. Tapi setidaknya berusahalah melupakan semua itu dan hidup dalam kebahagiaan masa sekarang. Aku mohon Ai, tolong fikirkan sekali lagi keputusanmu itu!!. Jika kau menolakku, aku bisa menerimanya. Kau menolak kakakku, aku juga bisa menerimanya. Tapi jika kau menolak kebahagiaan Leon dan Liam, maka aku tidak akan tinggal diam Aira!!. Dengan susah payah kau membesarkan mereka, tapi kau tidak bisa memberikan kebahagiaan terbesar dalam hidup mereka. Aku yakin Leon dan Liam pasti selalu menanyakan dimana Ayahnya. Apa aku benar??"


Aira hanya diam membisu kemudian Ze berkata, "Kebisuanmu itu membuktikan bahwa apa yang aku katakan semuanya benar. Kau tahu!!. Kak Re saat ini sedang terbaring di Rumah Sakit."


"Apa???. Apa yang terjadi padanya Ze??. Apa dia baik-baik saja??"


"Hemh!!. Semua pertanyaanmu itu membuktikan bahwa kau masih peduli kepada kakakku. Sekarang jawab pertanyaanku, jika kak Re tiada apa kau tidak akan menyesal karena sudah memisahkan seorang anak dari ayahnya??"


Aira terdiam dan membisu, Aira tidak bisa menyangkal apapun yang dikatakan oleh Ze. Dalam hati Aira berkata, "Tidak!!. Aku tidak ingin Leon dan Liam kehilangan ayah mereka. Aku juga tidak ingin kehilangan Re. Aku masih mencintainya. Tapi apakah Re sekarang sungguh-sungguh menyesali semuanya??. Aku hanya takut masa-masa buruk itu terulang kembali. Tolong aku Ya Allah, tolonglah hambaMu ini!!." Aira meeteskan air mata tanpa bersuara.


Karena Aira diam saja dan tidak berbicara apapun akhirnya Ze berkata, "Baiklah. Semua kebisuanmu membuktikan bahwa kau masih mencintai kakakku. Sekarang kau fikirkan saja semua perkataanku tadi. Aku memberimu waktu untuk berfikir dan aku menunggu jawaban darimu!!"


Ze mengakhiri sambungannya, Aira terduduk di kasurnya kemudian meihat wajah kedua anaknya. Air mata Airapun tumpah dan suara tangis Aira pecah. Dalam keheningan malam Aira menangis, "Hiks.. Hiks.. Hiks.. Apa yg harus ku lakukan??. Apa aku harus memberikan kesempatan kepada Re??. Tolong beri aku jawaban untuk semua pertanyaan itu Ya Allah. Aku mohon!!. Hiks.. Hiks.. Hiks.."


Karena mendengar suara tangisan Aira yang pecah akhirnya Leon terbangun. Leon berkata, "Mommy!!. Kenapa belum tidul??. Dan mengapa Mommy menangic??. Ada apa Mommy??. Katakan!!. Apa yang teljadi??" tanya Leon.


Aira menghapis air matanya dan berkata, "Tidak ada sayang. Mommy baik-baik saja. Tadi Mommy tiba-tiba teringat kepada kakek dan nenekmu karena itulah Mommy menangis. Maafkan Mommy karena sudah membuatmu terbangun"


"Tidak apa Mommy. Cekalang Mommy ictilahatlah, Mommy jangan menangic lagi ya!!. Leon mau tidul lagi!!." Ucap Leon.


"Iya sayang, tidurlah!!!. Mommy akan mandi dulu baru serelah itu Mommy akan tidur!!"


"Ok Mommy!!"


Leon melanjukan tidurnya, sedangkan Aira pergi ke kamar mandi melakukan ritual mandinya. Selesai mandi Aira mengnakan pakaian dan kemudian berbaring di sebelah Leon dan Liam.

__ADS_1


__ADS_2