
Keesokan paginya Aira terbangun dari tidurnya, Aira merasa sesak seperti ada yang sedang memeluknya. Aira membuka mata perlahan, Ternyata dia adalah Rein. Aira langsung mengeratkan pelukannya dan tidur kembali. Mereka pun tidur hinga Jam 11:00 siang. Aira yang sudah puas dengan tidurnya beranjak dari kasur tapi Re menahan tangannya dan menarik Aira hingga Aira terjatuh di atas Re. Re memeluk istrinya itu, sambil membelai wajah Aira dan menatap lekat wajah Aira.
"Kau mau kemana?"
"Aku ingin mandi kak. Aku bau sejak kemarin siang aku tidur dan ini sudah siang lagi".
"Biarkan saja, biarkan seperti ini dulu. Kak Re sangat merindukanmu cagia"
"Aira juga sangat merindukan kak Re"
Re langsung menci*m bibir Aira, Aira membalasnya dengan ******* bibir Re. Kali ini Aira yang lebih agresif, Aira bagaikan kucing liar yang sudah berbulan-bulan tak diberi daging. Aira melepaskan baju Re satu persatu dan langsung memulai aksinya. Aira memijat junior Re menggunakan mulutnya. Sesekali Re mendesah merasakan nikmat yang luar biasa. 30 menit kemudian, keluarlah lahar hangat dari junior Re tanpa rasa jijik Aira pun menelannya hingga tak tersisa.
Setelah itu Re gantian melepas semua kain yang yang menempel di tubuh Aira. Kemudian dengan rakusnya Re Menci*m dan ******** semua bagian inti dari tubuh Aira. Aira pun hanya menikmati setiap sentuhan dari Re. Re menyusu layaknya Bayi yang kehausan.
Tangan Re yang semula ada diatas kini turun kebawah menyusuri sawah yang begitu indah. Jari-jemari Re mencari sesuatu yang basah di sana. Setelah menemukannya Re langsung bermain di area sawah itu. Re juga ******** Bagian inti Aira, hingga Aira benar-benar merasakan nikmat yang luar biasa dan akhirnya sesuatu keluar dari rimbunan sawah itu. Tanpa Rasa jijik Re ******** sampai habis tak tersisa.
Re memasukkan juniornya kebagian bawah inti Aira, setelah itu mereka pun bermain hingga tubuh Aira benar-benar lemas tak berdaya. Akhirnya Re pun tumbang di samping Aira dan mereka pun tertidur. Re Tidur sambil memeluk Aira.
2 jam kemudian Aira terbangun lalu membangunkan Re, Aira menggoyang-goyang badan Re.
"Kak Re Bangun"
"Hm"
"Aira laper kak. Perut Aira sudah bernyanyi, ayo pesen makanan"
Re yang mendengar istrinya kelaparan, langsung beranjak dari tempat tidur memakai baju, mengambil ponsel lalu menelfon Ze. Aira pun bangun langsung menuju kamar mandi lalu melakukan riutal mandinya. Selesai mandi Aira berganti baju dan menunggu makanan tiba.
"Apa kak Re sudah pesan makanan??"
__ADS_1
"Sudah cagia, aku suruh Ze beli makanan buat kita"
"Hm. O iya, kak Re tidak ke kantor??"
"Hari ini kak Re ingin menemanimu di rumah"
"Hm, begitu ya" Aira tersenyum bahagia. "Kak gimana dengan pendaftaran kuliah Aira?"
"Besok akan kak Re urus ya!! kau tidak perlu khawatir. Oke"
"Oke kak"
Sambil menunggu Ze datang Aira membuat jus didapur.
Ze yang sudah berada di halaman rumah kini memarkirkan mobilnya lalu masuk membawa makanan yang dipesan oleh kakaknya tadi. Ze langsung menuju kamar Re & Aira, tapi saat Ze ingin menaiki tangga Ze dipanggil oleh Aira dari arah dapur.
"Aira, ternyata kau di dapur"
"Iya Mana makanannya?. Letakkan saja di atas meja. Kau pergilah ke kamar kakakmu, bangunkan dia dan suruh dia untuk segera turun"
"Oke Aira" Ze melangkah menuju kamar Re, Ze membangunkan Re.
Sementara itu Aira membuka semua kotak makanannya dan menghidangkannnya di atas meja makan. Beserta dengan Jus yang Aira buat tadi. Setelah semua siap berkumpul di meja makan, mereka pun makan berama.
__ADS_1
Selesai menikmati hidangan makanannya, Ze bergegas ingin ke kamarnya untuk mandi dan bersiap-siap kembali ke Rumah Sakit karna nanti malam Ze ada jadwal operasi pasien. Beberapa saat setwlah Ze selesai bersiap, Ze turun ke lantai bawah kemudian memghampiri Re yang sedang duduk bersantai sambil menonton TV. Ze berpamitan untuk pergi ke Rumah Sakit.
"Kak Re, Aira. Ze pergi kerja dulu ya. Do'a kan semoga lancar pekerjaan malam ini"
"Amiin ya allah. Hati-hati di jalan" Sahut Aira
"Oke Aira"
"Assalamualaikum. Jika keluar dan masuk rumah biasakan ucapkan salam" Ucap Aira kepada Ze.
"Hehehe iya, Maaf Aira. Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" Jawab Aira & Re serentak
Cagia, kita tidur yuk!! sudah malam, besok kak Re akan ke kantor karena ada jadwal meeting" Ucap Re
"Hayuuk!!. Aira juga sudah mengantuk, hehehe.."
Mereka berdua melangkahkan kakinya ke kamar, Aira langsung ke kamar mandi untuk membersihkan muka dan Re merebahkan tubuhnya di kasur. Aira yang keluar dari kamar mandi melihat Re sedang asik berkutat dengan ponselnya. sebenarnya Re sedang chat bima. menanyakan besok meeting di kantor atau di luar. Tapi karena Aira datang, Re langsung meletakkan ponselnya dan meraih tangan Aira.
"Cagia sini, tidur di sini!!" Re menunjukkan tangan sebelah kanannya
Aira langsung berbaring dan meletakkan kepalanya di dada bidang Re bukan di tangan Re. Karena tak sengaja Re menyentuh gunung kembar Aira akhirnya junior yang tadinya tidur jadi terbangun dan Aira harus mau membuat juniornya tertidur lagi. Mereka pun melakukan pertempuran panas yang terjadi tadi siang. Mereka melakukannya selama 3jam dan setelah itu mereka berdua tidur sangat pulas.
__ADS_1