
hari hari telah berlalu bahkan sudah menjadi bulan. ya sudah satu bulan Zia bekerja di Cafe, akhirnya Zia sudah bisa membantu keluarga nya di desa, walaupun uang yang di kirim Zia tidak lah banyak tetapi sudah cukup membantu keluarganya.
Zia adalah anak yang rajin dan pekerja keras, Zia tidak pernah mengeluh lelah, ia selalu semangat dalam melakukan pekerjaan nya.
saat sedang bekerja di dapur seseorang menghampiri Zia.
"Ziii. bisa mintak tolong?? ucap teman satu kerja Zia
" iya, mintak tolong apaan ra??
"tolong, gantiin aku antarin makanan ke ruangan VIP" katanya memelas
"perut ku sakit banget Zia, biasa lagi datang tamu" 😁lanjut rara (datang tamu\=datang bulan)
"iya iyaaaa." lanjut Zia dengan senyumnya
"Hati-hati Zii, ini adalah salah satu tamu VIP kitaa, jangan buat kesalahan di hadapan nya, dengar-dengar dia arogan 🤔" ucap rara mengingat kan Zia
"selama ini yang datang ke cafe kita selalu arogan. dan banyak maunya. namanya juga orang kaya. sesuka mereka memerintah" lanjut Zia
"tetapi ini berbeda Zii, cepatan kamu antarkan makanannya. ntar dia ngamuk lagi karena kelamaan. " kata rara
rara dan Zia adalah waiters di cafe tersebut, mereka jadi berteman dekat semenjak Zia bekerja di cafe tersebut.
zia pun pergi untuk mengantarkan pesanan tamu VIP tersebut,
sampai di ruangan VIP
pada saat di ruangan VIP cafe tersebut Dave dan juga Rio sekertaris nya duduk mengobrol sambil menunggu pesanan makan siang mereka, saat mengobrol seorang pelayan datang sambil mendorong troli makanan pesanan nya. pelayan tersebut adalah Zia,
saat Zia meletakan makanan.......
"selamat siang pak☺, ucap Zia sambil meletakan makanan "silahkan di nikmati" lanjut Zia
Dave pun langsung melihat siapa pelayan yang mengantar makanan nya, hati Dave langsung emosi, dia sungguh sangat jijik dengan pelayan tersebut.
"Cihhhh. ternyata kau hanya seorang pelayan. kemarin kau sangat belagu. dan membuatku sangat kesal. lihat saja apa yang akan ku lakukan padamu gadis kampung!!! ucap Dave dalam hati
Dave tidak pernah melupakan wajah gadis yang melawan nya sebulan yang lalu, Dave selalu mengingat dan selalu ingin balas dendam terhadap Zia, karena Zia sudah membuat harga dirinya jatuh! pasalnya selama dia hidup tidak ada satu orangpun yang menentang ucapan nya. hanya Zia yang sudah berani berkata kasar kepada Dave. itu yang membuat Dave selalu ingat dengan Zia yang membuat hatinya selalu murka.
"aku tidak mau makan itu !!! buang makanan nya!!
dan panggilkan pemilik cafe ini!!! ucap Dave dengan tegas dan dingin
sekertaris Dave hanya bisa diam melongo mendengar ucapan Dave, pasalnya tidak ada yang salah dengan pesanan nya. tetapi kenapa harus di buang. rio masih sibuk sama pikirannya. ia bingung dengan Tuan sekaligus sahabatnya ini.
__ADS_1
" ehhh, kenapa tidak jadi pak?? dan kenapa harus di buang??? tanya Zia heran
"kau tidak dengar apa yang aku katakan?? cepat buang makanan ini !!!
" ba.. ba. Baaik pakk" kata Zia terbata-bata
Rio hanya diam dan tidak ingin mengeluarkan pendapat. karena ia tau kalau tuannya di jawab pasti dia juga akan kenak makian dari Dave. jadi lebih baik dia diam dengan seribu pemikiran di otaknya yang kebingungan dengan sikap tuan nya.
pemilik cafe tersebut pun datang ke ruangan VIP, setelah mengetahui tamu terhormat nya ingin membuang makanan, Rizki bingung selama ini tamu terhormat tersebut selalu makan di cafe nya dengan tenang tampa embel-embel marahnya.
"maaf pak, ada yang bisa saya bantu?? tanya rizky pemilik cafe
" saya tidak berselera makan, buang semua makanan yang ada di hadapan saya, ganti dengan yang baru!! dan jangan sampai di sentuh oleh tangan kotor pelayan rendahan ini"ucap pria itu dingin sambil melihat Zia
Rizky bingung dengan ucapan Dave, dan pelayan kotor?? Zia kan bersih dan cantik? kotor dimananya???"dalam hati Rizky kebingungan.
"kenapa di buang pak?? maaf kalau cafe saya tidak membuat bapak nyaman, saya akan lebih memperhatikan lagi makanan dan juga pelayanan di cafe saya pak"
"Zi, tolong ganti pesanan dengan yang baru" lanjut Rizky memerintah Zia dengan sopan
"iya Pak"
"eeehh jangan sampai pelayan yang kotor ini yang mengantarkan makananku, aku sungguh jijik bila menerima makanan dari tangan pelayan rendahan ini" ucap Dave tegas. sambil melirik Zia dengan mata sinisnyaaa
"apa yang salah denganku? ucap Zia heran dalam hatinya selalu bertanya-tanya kebingungan
zia pun pergi membawa kembali makan itu dan akan mengganti semua pesanan tamu terhormat dan saat hendak melangkah..
"heiii kau pelayan!! jangan pernah datang untuk melayani ku!! melihat mukamu aku sungguh ingin muntah!!
Zia pun berhentii
" siapa?? aku?? kenapa dia sangat benci aku???apa yang salah di otak nya?? kurasa dia sungguh gila." kata Zia dalam hati.
Zia bingung kenapa pria itu berbicara kasar terhadapnya.
"ya.kau.BODOH !! aku sungguh jijik melihat wajah kotormu itu. melihatmu selera makanku hilang"ucap Dave sinis
"Babaa iiii kkk pak" ucap Zia terbata sambil menundukan kepalannya
"apa yang salah dengan ku??
kenapa dia jijik?? baru juga ketemu?? dasar anehhh " ucap Zia dalam hati
sementara Rizky di buat bingung dengan ucapan pria itu, soalnya tidak ada yang salah dengan Zia, di matanya Zia adalah sosok yang cantik, ramah, dan sopan terhadap pelanggan.
__ADS_1
Zia pun pergi membawa semua makanan nya kembali ke dapur, di dalam hatinya Zia selalu mengutuk, menyumpahi lelaki arogan tersebut. "Dasar Gila. aneh. stresss." gerutu Zia
"kamu kenapa Zi??? ucap rara yang melihat keanehan Zia
" tau ahh. Lama-lama bisa gila aku.
kamu benar raa. tamu VIP kita itu bukan hanya arogan tetapi ada gilak-gilak nya"ucap Zia dengan emosi
"pasti kamu ngelakuin kesalahan? kesalahan apa yang kau lakukan Zi??
" kesalahan pala mu peang!! aku baru saja meletakan makanan yang di pesan. dia langsung suruh buang makanan itu dan lebih parahnya katanya dia jijik lihat wajah ku?? dasar gilak. emang siapa yang suruh dia lihatin wajah ku??"
"hah kok bisa sih?? tanya rara heran
" au ahhh. . malas aku bahas lelaki gilak itu.
kau aja deh yang layanin dia, entar dia maki maki aku lagi."lanjut Zia
"yaudah iyaa. maaf ya Zi, karena gantiin aku kamu jadi kenak amukan sama pelanggan"
"gpp raa,☺yaudah kamu pergi aja deh layanin dia,. semoga gak kenak amukan yaa" lanjut rara
rara pun melayani tamu terhormat tersebut. Rizky sudah meminta maaf kepada tamu terhormat mereka dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama.
ya tamu terhormat cafe itu adalah Dave Harizon. pria arogan yang dengan seenaknya memerintah orang lain.
"kau makan semuanya. aku sungguh tidak berselera!! ucap Dave
kini makanan sudah ada di hadapan mereka, dengan pelayanan yang baru.
Dave sudah kehilangan nafsu makannya saat melihat Zia tadi. dan jadilah Rio sasaran amukan Davee
" hahh aku?? gimana caranya aku habisin ini? ayolah Dave, jangan becanda "ucap Rio dengan cengir an nya
pasalnya makanan yang di pesan mereka sungguh banyak, dan itu tidak akan mungkin bisa di habiskan Rio sendiri.
" gak ada penolakan!! pokoknya habiskan makanan ini. atau gaji mu ku potong 50℅!!!
dengan terpaksa Rio menurutin ucapan Tuan arogan nya" dari pada potong gaji. lebih baik ku makan saja". ucap Rio dalam hati
Rio pun memakan semua makanan yang mereka pesan sambil sibuk memikirkan sifat Tuan nya.
"ada apa dengan nya? kenapa hari ini kerjaan nya hanya marah2?? atau dia lagi ada masalah dengan nona beby??
. bebyy adalah kekasih Dave, Rio pun menyimpulkan bahwa saat ini Dave marah-marah karena lagi ada masalah dengan pacaranya. tetapi sejauh yang di ketahui Rio kalau Dave dengan beby tidak pernah ada masalah. tetapi kenapa dengan hari ini???
__ADS_1
entah laaa Rio sibuk dengan pikiran nyaa