
setelah masalah yang terjadi di jalan saat Zia hendak mencari perkerjaan. Zia selalu menggerutu di jalanan. sepanjang perjalanan Zia sibuk dengan sumpah serapah, Zia menyumpahi Dave dengan kata-kata nya
"Dasar lelaki Gila. Dingin! angkuh! sombong!! siluman! rubah sialan! manusia kutub utara! terus apa lagi yaa yang cocok untuk lelaki sombong itu??🤔 Zia berpikir dalam hati sambil menyumpahi Dave
" kenapa lelaki itu sangat menyebalkan!!! ingin sekali aku berkata kasar di hadapan nya, huuuhhhhh yasudah laa, saat ini aku harus fokus cari kerja dulu. jangan dipikirkan lagi siluman itu"ucap Zia pada diri sendiri
Zia yang saat ini sedang menyusuri setiap jalanan, sudah banyak tempat yang di datangi Zia, tetapi karena Zia hanya tamatan SMA, zia tidak di Terima bekerja. hingga pada suatu saat Zia sedang duduk di taman kecil kota X, Zia duduk termenung, merenungi setiap nasibnya saat ini.
"kemana aku harus mencarinya lagi?? aku sudah sangat jauh berjalan dari kontrakan ke tempat ini😞, sudah banyak yang aku datangin, tetapi tidak satupun yang menerima aku 😞" ucap Zia dalam lamunannya.
pada saat di taman seseorang menepuk pundak Zia.
"haaiiii... kita bertemu lagi nona manis" ucap orang itu ramah
"eeehhh Hai kak☺" ucap Zia ramah dengan senyuman tulus nya
"sedang apa kamu disini?? boleh aku duduk? ucap seseorang tersebut kepada Zia
" iyaa silahkan kak Ian😁"ucap Zia kepada Brian.
yaa seseorang tersebut adalah Brian.
pada saat Brian akan pergi ke suatu tempat tidak sengaja Brian melihat sosok seseorang yang di kenalnya duduk di taman dekat jalan raya. lalu Brian berhenti dengan niat ingin Menemui Zia .
"apa yang kamu lakukan disini nona manis??" ucap Brian
"aku sedang istrahat kak, aku capek cari kerja dari tadi tapi gak dapet-dapet" ucap Zia jujur dengan kepolosan nya
"kamu mau kerja?? yasudah ayok ikut aku?? aku ada teman yang lagi cari karyawan baru" ucap Brian
" mau kemana kak?? enggak deh kak. nanti Zia ngerepotin kakak"ucap Zia menolak dengan sopan.
sebernya Zia ingin sekali ikut, agar zia langsung bekerja, tetapi karena zia baru mengenal Brian, Zia pun tidak berani mengikuti Brian. Zia hanya baru sekali bertemu Brian, sehingga Zia sangat was was terhadap orang asing dan belum mempercayai Brian bahwa Brian itu orang yang baik atau jahat.
karena nampak keraguan di wajah Zia, Brian pun menyadari nya dan mencoba meyakinkan Zia bahwa Brian bukan orang yang buruk.
__ADS_1
akhirnya Zia pun ikut bersama Brian. dan Brian mengenalkan Zia pada salah satu temannya yang memiliki Cafe. Cafe tersebut sangat terkenal di kalangan pebisnis. hanya orang-orang kaya yang mampu memesan makanan di sebuah Cafe tersebut.
"Hai Bro. aku punya teman nih. bisa gak dia kerja di tempat mu" ujar Brian pada Rizki sambil memperhatikan Zia yang duduk di hadapan mereka.
Rizky adalah nama pemilik cafe tersebut
"ya bisa sih. tapi kan dia tamatan SMA bro. hanya bisa sebagai pelayan saja, atau membantu di bagian dapur" ucap Rizki sopan tampa menyinggung perasaan Zia
"emang kamu mau jadi pelayan disini" lanjut Rizky bertanya kepada Zia
dengan antusias nya Zia menganggukan kepalanya dengan sangat cepat dan sangat senang.
"iya saya mau tuan" ucap Zia cepat
"yasudah mulai besok datanglah jam 8 pagi. jangan sampai telat ya☺.ehhh satu lagi. jangan panggil aku Tuan panggil apa saja asalkan tidak Tuan. 🤔hmmm panggil saja Rizky " ucap Rizky kepada Zia
"Terima kasih Tuan " ucap Zia cepat
"ehh maaf. saya manggil bos aja boleh".lanjut Zia lagi
waktu pun sudah berlalu begitu cepatnya.
sekian lama Zia, Rizky dan Brian berbincang-bincang di cafe tersebut sambil menikmati makanan dan minuman yang di sediakan dari cafe.
tiba saatnya Zia pulang dan dengan segala jurus rayuan maut yang di ucapkan Brian. akhirnya Zia setuju Brian mengantarkan Zia ke kontrakan nya dengan mobil mewah nya. Zia bukan tidak suka atau tidak mau di antarkan Brian pulang. hanya saja Zia tidak enak hati kepada Brian yang sudah menyusahkan nya. bagi Zia Brian adalah sosok malaikat nya. sudah tampan baik pula.
Zia semakin tidak bisa mengendalikan perasaan nya saat melihat Brian 🥴
" Terima kasih Kak☺☺"ucap Zia setelah sampai di depan kontrakan nya
"Sama-sama Zia. apa aku boleh meminta no tlpn mu?? ucap Brian
akhirnya mereka saling bertukar nomor telepon. Zia masuk kedalam kontrakan nya setelah melihat Brian yang sudah berlalu pergi jauh dari hadapan nya. hati Zia sangat senang dan berbunga-bunga
seperti baru pertama kali jatuh cinta.
__ADS_1
ya Zia sudah menyukai Brian pada saat pandangan pertama.
*
*
*
*
disisi lain Dave masih sibuk dengan segala urusan nya di kantor. dengan cekatan dan kerja keras Dave bisa sampai saat ini menjadi orang yang nomor satu di negaranya. pengusaha muda yang sangat sukses.
" Tuan. jam 4 sore kita ada Rapat bersama perusahaan Pratama "ucap Rio sekertaris Dave.
" Mmm" jawab Dave singkat sambil sibuk melihat dokumen yang di tanganinya
"Dasar Bos Dingin" ucap Rio dalam hati. Rio tidak berani mengatai langsung bos nya tersebut. Rio hanya mengatai bosnya hanya dalam hati saja.
rio adalah sekertaris sekaligus Sahabat Dave. Rio sudah bersahabat dengan Dave saat masih SMA dan sampai saat ini Rio masih setia kepada Sahabat sekaligus Bos nya tersebut.
*
*
*
*
*
*
*
terima kasih sudah baca guys☺☺☺☺
__ADS_1