
Setelah Ze pergi ke Rumah sakit, Aira berjalan menuju kamarnya. Entah kenapa kepalanya kembali pusing dan perutnya terasa mual seperti ingin muntah tapi tidak mau muntah.
"Ada apa dengan diriku??. Mengapa belakangan ini aku sering sekali pusing & mual. Sepertinya aku masuk angin" Bati Aira.
Aira mencoba untuk melakukan pekerjaan rumah, Aira melakukan semua pekerjaan rumah. Tetapi tetap tidak bisa mencium bau apapun. Aira merasa ingin muntah jika mencium bebauan. Akhirnya Aira memutuskan untuk tetap di kamar.
Malam harinya tiba-tiba Aira sangat lapar, Aira mengetuk pintu kamar Ze. Ternyata Ze sudah pulang dari Rumah Sakit dan baru selesai mandi.
"Tok Tok Tok. Ze!!" Panggil Aira dari luar pintu.
"Iya Bentar!!" Ze membuka pintu, "Ada apa Aira ?. Kau belum tidur??"
"Belum Ze. Bagaimana aku bisa tidur aku ingin makan, aku lapar sekali Ze. Entah kenapa belakangan ini aku seperti orang yang kelaparan, tidak biasanya aku seperti ini"
"Hmm. Baiklah kita akan makan malam di Cafe saja."
"Bersiaplah"
"Oke. Aku tunggu di bawah. Kau yang mengemudi ya!!. Kita pergi menggunakan mobilmu!!"
"Ok".
Aira melangkan kakinya menuju garasi mobil, Aira membuka pintu mobil dan manunggu di dalam mobil. Beberapa saat kemudian Ze turun dan masuk ke dalam mobil. Ze menghidupkan mesin mobilnya dan melaju menuju Cafe Y.
Setibanya di Cafe Y, mereka langsung turun dan berjalan menuju meja yang sudah dipesan. Ternyata di sana hanya ada mereka berdua saja. Aira merasa bingung dan Airapun bertanya kepada Ze, "Kenapa hanya ada kita berdua saja??. Dimana pengunjung yang lainnya?"
"Duduklaah. Aku akan memanggil pelayan" ucap Ze.
Ze memanggil beberapa pelayan untuk menyiapakn makanan yang untuk mereka berdua. Para pelayan itu pun menyiapakan beberapa makanan yang sudah dipesan oleh Ze sebelumnya. Ze mempersilahkan Aira untuk makan, mereka pun menghabiskan makanannya. Setelah mereka selesai makan malam Aira membuka pembicaraan, "Ze. Mengapa Cafe ini sepi sekali??. Dimana pengunjung yang lainnya??"
"Aku sudah memesannya cafe ini untuk malam ini. Aku ingin kau melupakan semua masalahmu??" ucap Ze.
"Iya aku tahu, tapi ini terlalu berlebihan Ze!!"
"Tidak apa!!"
"Aira, Kau sadar sesuatu tidak?"
"Apa ?"
__ADS_1
"Apa kau merasa mengalami perubahan dalam dirimu??. Maksudku apa kau merasakan sesuatu seperti pusing, mual, atau ingin memakan yang asam-asam begitu?"
"Aku merasa belakangan ini sering pusing dan mual, Entah kenapa aku juga tidak bisa mencium bebauan Ze. Maksudku jika mencium bau masakan atau bau farfum yang terlalu menyengat perutku langsunh terasa mual. Selain itu aku juga selalu merasa lapar terus. Seolah-olah perutku tidak pernah merasakan kenyang dan aku juga tidak suka dengan makanan yang asam-asam. Aku sendiri bingung Ze, apa yang terjadi padaku??"
"Kalu begitu, apa kau pernah tidur bersama laki-lain lain selain kak Re'??"
"Pertanyaan macam apa itu??. Apa maksud dari pertanyaanmu itu??. Apa kau fikir aku adalah wanita jalang yang suka tidur dengan banyak laki-laki??"
"Bukan begitu Aira. Maksudku, aku hanya bingung saja. Semua keluhan yang kau ucapkan biasanya terjadi pada orang hamil. Apa kau sedang hamil saat ini??. Coba kau fikir!!. Bagaimana mungkin kau bisa hamil jika suamimu mandul??"
Seketika Aira membelalakkan matanya, "Yang benar saja Ze??. Bagaimana mungkin aku bisa hamil??. Tapi aku sendiri juga tidak pernah tidur dengan pria mana pun selain Re!!"
"Itu artinya ini adalah keajaiban. Ini mukzijat yang diberikan allah kepadamu. Ternyata Allah sangat adil, Allah memberikan begitu banyak penderitaan dan air mata. Tapi allah juga memberikanmu kebahagiaan dengan hadirnya janin yang ada di dalam rahimmu itu"
"Aku masih belum percaya jika aku benar-benar hamil Ze. Apa kau yakin jika aku sedang hamil ?"
"Sepertinya begitu. Aku akan memeriksamu setelah pulang nanti!!. Ok"
"Ok. Baiklah. Semoga saja apa yang kau katakan itu benar!!"
"Waaww... Sepertinya kai sangat berharap memiki anak dari kak Ze. Apa kau memutuskan untuk kembali lagi padanya??"
"Tapi bagaimana mungkin. Kau sedang hamil saat ini!!"
"Aku tidak peduli!!."
"Ya sudahlah terserah kau saja"
"Ayo pulang!!. Aku sudah mengantuk!!"
"Oke. Tapi kita ke Rumah Sakit dulu sebentar. Aku ingin memeriksamu!!"
"Iya baiklah. Ayoo!!"
"Ok. Lets go!!"
Sesampainya di Rumah sakit Aira dan Ze langsung menuju ruangan Ze. Kebetulan di ruangan kerjanya Ze ada tempat tidur yang biasa digunakan Ze untuk iatirahat. Ai berbaring di tempat tidur itu kemudian Ze memeriksa Aira. Setelah itu Ze mwmberikan Tespek kepada Aira dan berkata, "Ini coba kau cek ke kamar mandi!!"
Aira mengambil Tespek tersebut dan pergi ke kamar mandi. Aira melakukan tes sesuai yang disarankan oleh Ze. beberapa menit kemudian dua garis merah terlihat jelas di tespek itu. Karena Aira tidak mengerti apa artinya akhirnya aira keluar dari kamar mandi membawa tespek dan memberikan tespek tersebut kepada Ze.
__ADS_1
Ze berkata, "Kau positive hamil Aira!!"
"Apa??. Jadi aku hamil ?"
"Iya kau sedang hamil dan menurut pemeriksaan yang aku lakukan tadi kehamilanmu memasuki usia 4 minggu"
Tak terasa buliran air mata Aira pun berjatuhan, Aira menangis Bahagia. Dia sangat bahagia karena sebentar lagi akan hadir seseorang yang akan membuat kehidupannya lebih bahagia. Dia tidak peduli bahwa pernikahannya akan hancur atau bagaimana yang terpenting saat ini adalah janin yang ada rahim Aira.
Aira berkata, "Aku sangat bahagia Ze. Kebahagiaan ini akan membawa hidup baru bagi diriku"
"Iyaa. Aku juga berharap seperti itu Aira!!"
Aira tersenyum lebar dan berkata, "Aku kan menjaga janin ini!!. Mereka adalah kebahagianku, mereka juga kehidupan baruku. Tapiii...." Perkataan Aira pun terhenti.
"Tapi apa??" tanya ze.
"Tolong rahasiakan tentang kehamilankuu ini" pinta Aira
"Tapi kenapa??"
"Aku tidak ingin Re mengatahui tentang kehamilanku Ze!!"
"Kau serius akan merahasiakan ini ?"
"Iya. Aku serius. Aku tidak akan membiarkan dia merenggut kebahagiaanku lagi. Sekarang aku benar-benar ingin berpisah darinya" ucap aira.
"Baiklah. Jika kau ingin merahasiakannya aku tidak akan memberitahu siapa pun termasuk kak Re"
"Trimakasih Ze"
"Sama-sama Aira."
"Baiklah, karena ini sudah malam Ayo kita pulang sekarang!!. Bapak Dokter yang terhormat!!"
"Baiklah. Ayoo kita pulang"
"Hm"
Mereka pun kembali ke Apartemen dan langsung menuju kamar masing-masing. Aira merebahkan dirinya di kasur, Aira mengelus-elus perutnya sambil berjata, "Sayang. Maafkan Mommy ya!! Karena Mommy sudah memisahkanmu dari Daddymu bahkan sejak kalian belum lahir ke dunia ini. Tapi itu lebih baik dari pada kita harus menderita sepanjang hari. Mommy sudah tidak tahan lagi dengan sikap Daddymu yang selalu menyiksa batin Mommy. Maafkan Mommy sayang". Aira berbicara dengan janin yang ada di perutnya.
__ADS_1
"Sayang. Mommy janji, Mommy akan berusaha membuatmu bahagia. Mommy juga akan berusaha untuk menghidupimu. Mommy tidak akan membiarkanmu menderita seperti saat Mommy masih kecil. Bahkan sampai sekarang Mommy selalu saja menderita. Tapi setelah Mommy tahu kau hadir dalam rahim Mommy, Mommy merasa semua penderitaan Mommy hilang dalam sekejab. Mommy merasa bahagia yang tiada duanya. Terimakasih, kau sudah hadir dalam kehidupan Mommy". Ucap aira sambil mengelus-elus perunya..