
Saat ini Aira sudah berada di bandara Xx Amerika Serikat. Aira sedang menunggu jemputan Ze. Beberapa menit kemudian Ze sampai dengan mobil mewahnya yaitu Lamborghini Veneno Roadster. Aira yang melihat mobil mewahnya Ze bertanya-tanya..
"iini mobilmu Ze?" Sambil memegang dan mengelus semua bagian mobil itu. Aira tampak Seperti orang bodoh karena ini pertama kalinya Aira melihat mobil yang bentuknya seperti itu.
"Emang kamu fikir itu apa??. Hah??. Becak??" ucap Ze
"Bukan. Tadi aku fikir ini adalah mobil mainan"
"Hahaha.. Airaaaa Aira. Dasmri segi ukuran saja harusnya kau sudah bisa membedakan mana yang mainan mana yang asli. Katanya juara 1 umum di sekolah, kenapa masih ogeb??"
"Aku mana ngerti masalah mobil ze" ucap Aira
"Ya sudah, ayo masuk. Kau mau pulang atau tinggal di sini"
"Tega sekali kau ini" ucap Aira
"Ya sudah cepat msuk ke mobil"
Ze membukakan pintu mobil untuk Aira. Aira pun masuk, betapa terkejutnya saat di dalam mobil ternyata dalamnya begitu mewah.
"Ini bener mobilmu Ze?"
"Iya, kenapa memangnya??"
"Tidak apa!!"
"Aku beli mobil ini dari hasil kerja kerasku sendiri"
"Aku fikir kalian berdua mobilnya sama-sama"
"Hahaha.. Kau ini bagaimana??. Jika mobil kita hanya satu, lalu kita pergi kerja bagaimana??. Kita beda jurusan Ai, jadi tidak bisa sama-sama mobilnya" ucap Ze
"Jadi maksud mu kak Re punya mobil seperti ini juga??"
__ADS_1
"Yes. Betul sekali"
Aira terdiam tanpa mengeluarkan satu patah kata pun. Mobil Ze kini melaju dengan kecepatan tinggi.
30 menit kemudian Aira sampai di rumah Re. Aira keluar dari mobil dan terkagum-kagum, melihat rumah mewah yang ada dihadapannya. Aira seakan tak percaya ternyata suaminya sangat tajir.
"Ya Tuhan. Ini rumah apa istana??. Astaga, rumahnya besar sekali. Masha Allah"
Ze tersenyum nelihat Aira, mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah. Ze melangkah menuntun Aira ke kamar Re. Setelah sampai di depan kamar Re, Ze berkata, "Ini kamar kak Re" kemudian Ze membukakan pintu kamar Re.
Aira masuk lalu duduk di kasur empuk yang ada di kamar itu
"Waaaw... Kamarnya besar sekali. Ya allah.. Ternyata begini jadi istri orang kaya. Aira tidak pernah membayangkan sebelumnya. Terimakasih Ya Allah" Gumam Aira
"Ai.. Aku pergi ke Rumah Sakit dulu ya. Siang ini ada jadwal pasien"
"Oke"
Re pergi berlalu meninggalkan Aira, sedangkan Aira membereskan semua baju-baju yang dia bawa ke dalam lemari pakaian yang ada di kamar itu. Setelah selesai Aira segera mandi membersihkan diri. Aira mengambil handuk dan melangkah menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi Aira mengambil baju di lemari. Aira memilih mengenakan baju tanpa lengan. Karena Aira sangat nyaman saat tidur megenakan baju tanpa lengan. Lalu Aira merebahkan tubuhnya di kasur dalam posisi tengkurep. Karena perjalanan yang begitu jauh itu membuat tubuhnya sangat lelah. Aira mencoba memejamkan mata dan akhirnya tertidur.
Sementara di kantor Re sedang berkutat dengan berkas-berkas dan laptopnya. Re mencoba menelpon Aira seharian ini tapi aira tidak menjawabnya sama sekali. Aira sengaja tidak menjawab telpon dari Re karena Aira ingin memberikan kejutan kedatangannya di Amerika.
Re begitu cemas, takut jika erjadi sesuatu kepada Aira. Akhirnya Re memutuskan menelpon Tasya. Tapi disaat Re ingin menekan tombol telponnya, Re menghentikan jempolnya. Karena Re melihat keluar jendela hari sudah malam dan saat melihat jam ternyata pukul 23:30. Re takut jika Bundanya sudah tertidur, maka itu akan mengangunya.
Hari ini di kantor Re benar-benar tidak fokus. Aira tidak seperti biasanya, Aira selalu menjawab telpon Re jika Re menelponnya. Tetapi kali ini Aira tidak menjawab semua telfon dan pesan dari Re. Aira selalu menjawab setiap panggilan, Sms, Chat, Vidio Call, tapi hari ini Aira mengabaikan telpon dan pesan dari Re.
__ADS_1
Akhirnya Re memutuskan untuk pulang. Sampai di rumah Re langsung melangkah menuju kamarnya, betapa terkejutnya Re melihat seorang gadis tidur di dalam kamarnya.
Re berteriak memanggil Ze, "ZEAAAN!!"
Ze yang sudah kembali dari Rumah Sakit dan saat itu sedang berada di kamarnya, mendengar teriakan kakaknya sontak saja langsung bangun. Karena kamarnya dekat dengan kamar Re, Ze langsung berlari keluar kamar dan menghampiri kakaknya.
"Ada apa kak!!"
"Siapa gadis yang tidur di kamarku"
"Gadis mana?. Tidak ada gadis di rumah ini"
"Lalu itu siapa?? Hah??" Re menunjuk ke arah Aira dan ze melihatnya.
"Haiiis kau ini!!. Gadis yang kau maksud itu Aira kak"
"Whaaat!! Airaaa!! Jangan bercanda Ze, Aira ada di Indonesi. Bagaimana mungkin dia sampai ke Amerika"
"Hm, dia mulai lagi!!. Tadi aku yang menjemputnya di bandara kak!!."
"Jadi itu sungguh Aira??. Kau tidak berbohong??. Kau sedang tidak menjebakkku kan??"
"Apa aku seburuk itu dimatamu😒"
"Huuh. Syukurlah. Ya sudah sana kembali ke kamarmu"
"Oke😑... Punya kakak gini amet ya" Gerutu Ze
Re masuk ke kamarnya bergegas mandi membersihkan tubuhnya setelah mandi Re mengenakan bokser saja. Re membalikkan tubuh Aira pelan-pelan, lalu ikut berbaring di samping Aira. Re menatap lekat wajah Aira, wajah yang sangat dia rindukan selama ini. selama 3 tahun lamanya Re hanya menatap wajah ini melalui ponselnya.
Tapi yang dilihatnya kali benar-benar nyata, wajah itu benar-benar ada dihadapannya. Re membenahi rambut Aira yang menutupi matanya. Re tersenyum bahagia, Re meletakkan tangannya untuk menjadi bantal Aira. Re pun tidur sambil memeluk Aira.
__ADS_1
Anggep aja begitulah ya gambarnya