Gadis Desa

Gadis Desa
Apisode 57


__ADS_3

Sore hari tepat pukul 17:00 Nando kembali ke butik Aira, Nando langsung menuju ruang bermain dan menemui kedua cucunya itu.


"Sore cucu-cucu Oppa!!." Ucap Nando


"Cole Oppa!!." Jawab Liam sedangkan Leon hanya diam tak bersuara.


Melihat ekspresi wajah Leon yang seperti itu Nando berkata, "Ada apa Leon??. Apa kau tidak suka Oppa datang kemari??."


Leon masih tetap diam kemudian Liam berkata, "Oppa, tadi kak Leon dimarahi sama Mommy!!."


"Oowh, sekarang Oppa mengerti. Kau pasti melakukan kesalahan karna itulah Mommymu marah kepadamu. Oppa benar kan??." Ucap Nando


"Hm." Leon masih memasang wajah kesalnya.


"Sudahlah, jangan marah terus. Nanti tampannya hilang jika kau memasang wajah kesalmu itu!!." Ucap Nando mencoba membujuk Leon namun Leon masih tetap diam.


"Ya sudahlah. Jika tidak mau biacara kepada Oppa, Oppa juga tidak mau bicara kepada Leon!!."


"Oppa!!. Memangnya Leon calah jika ingin punya Daddy??. Leon juga mau melacakan kacih cayang Daddy, Oppa!!."


"Haiihh... Oppa tahu apa yang Leon inginkan saat ini. Tapi Leon juga tidak boleh seperti itu kepada Mommynya. Apapun yang dilakukan Mommynya Leon, semua itu demi kebaikan Leon dan Liam juga. Jadi Leon tidak boleh seperti itu!!."


"Iya Oppa. Maafkan Leon!!."


"Hm.. Sekarang Leon harus minta maaf kepada Mommy. Ok!!."


"Ok Oppa!!."


Leon berlari keruangan kerja Aira. Saat Leon membuka pintu terlihat Aira sedang melamun berdiri di depan jendela. Leon yang melihat Aira langsung berlari dan memeluk Aira dari belakang. Aira dikagetkan dengan kedatangan Leon yang tiba-tiba langsung memeluknya.


Aira berkata, "Sayang!!. Kau kenapa??."


Sambil menangis Leon berkata, "Hiks.. Hiks.. Hiks.. Mommy!!. Maafkan Leon!!. Leon cudah bicala cepelti itu cama Mommy!!. Leon janji, Leon tidak akan bicala tentang Daddy lagi. Maafkam Leon Mommy!!. Hiks.. Hiks.. Hiks.."


"Cup.. Cup.. Cup.. Anak Mommy tidak boleh menangis. Anak Mommy kan pintar, jadi tidak bole menangis ya!!. Mommy sudah maafkan Leon. Mommy juga minta maaf karena sampao saat ini Mommy belum bisa memberikan Daddy untuk Leon dan Liam!!." Ucap Aira


"Tidak Mommy. Mommy jangan minta maaf. Leon yakin Apaun yang Mommy lakukan itu cemua demi kebaikan Leon dan Liam!!." Ucap Leon


Mendengar apa yanh dikatakan Leon buliran-buliran Air Mata Aira membasahi pipi Aira. Kemudian Aira memeluk Leon dan Berkata, "Trimakasih sayang!!. Mommy janji, Mommy akan mencari Daady kalian!!."


"Heem.." Leon tersenyum kepada Aira dan menghapus air mata Aira lalu berkata, "Mommy jangan menangic, Leon cayang cama Mommy!!. Mommy bica melakukan apapun!!. Leon pelcaya apaun itu pacti untuk kebaikan kita cemua."


mendengar perkataan Leon Aira menghapus Air matanya dan tersenyum lebar, "Momy tidak menangis sayang, Mommy bahagia karena memiliki anak seperti Leon!!. Terimakasih sayang." Ucap Aira

__ADS_1


Tanpa Aira sadari Liam mendengar semua pembicaraan Leon dan Aira. Liam berlari menghampiri Aira, "Mommy!!"


"Liam!!. Sayang Mommy!!." Ucap Aira


"Liam juga cayang cama Mommy, cayaaaang banget!!." Ucap Liam


"Iya sayang. Mommy juga sayang sama Liam. Momy sayanaaang banget sama Leon dan Liam. Kalian adalah kehidupan Mommy sayang. Tanpa kalian Mommy pasti akan tiada. Leon dan Lian adalah jantung hati Mommy." Aira tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca kemudian memeluk kedua pitranya itu hingga akhirnya tangis Aira pun pecah.


Leon dan Liam menghapus Air mata Aira dan berkata, "Mommy!! Jangan menangis!!."


kemudian Aira menghapus Air matanya yang membanjiri pipinya sambil berkata, "Iya sayang. Mommy sudah tidak menangis lagi."


Ditengah-tengah suasana haru nando mengatakan sesuatu, "Apa sekarang kita sudah bisa pulang Tuan Muda??."


Nando tersenyum melihat kedekatan antara ibu dan anak itu. Karena Nando menyebut Tuan Muda, Leon dan Liam tersenyum lebar kemudian Leon berkata, "Tentu Oppa!!. Kita bica pulang cekalang."


Leon melirik ke Aira, "Mommy juga ikut ya??. Leon mohon!!. Belapa hali ini Mommy cangat cibuk campai lupa cama Leon dan Liam. Mommy ikut pulang ya??."


"Iya Mommy cangat cibuk campai tidak menguluc anaknya lagi. Hm." Sambung Liam sambil memonyongkan Bibirnya.


Aira tersenyum melihat tingkah anak-anaknya yang begitu menggemaskan, "Baiklaah. Mommy akan ikut pulang. Tapi janji tidurnya sama Mommy!!."


"Ok. Ciap Mommy!!." Ucap Leon


Mereka semua pun pulang ke rumah keluarga besar Wijaya, karena Aira membawa mobil sendiri akhirnya Aira menyuruh supirnya untuk pulang ke rumahnya Aira. Aira, Leon dan Liam naik ke mobil Nando begitupun dengan Lisa. Tidak ada satupun yang berbicara di dalam mobil, semua orang diam dan membisu. Sesampainya di rumah Nando, mereka semua langsung masuk ke dalam rumah. Nando menyuruh Aira untuj tidur di kamarnya yang dulu.


Saat aira masuk kedalam kamar lamanya itu ternyata tidak ada yang berubah sama sekali. Kamar yang sama, dekorasi yang sama, tempat tidur yang sama, semua masih tetap sama seperti yang di tata Aira dulu saat Aira masih tinggal di kamar itu. Tak terasa Aira menitihkan air mata teringat akan kenangan yang ada di kamar itu.


Melihat Aira yang sedang menangis, Leon dan Liam mendekati Aira kemudian berkata, "Mommy!!"


"Mommy kenapa menangic??" tanya Leon


"Apa kita membuat kecalahan hingga membuat Mommy menangic??" sambung Liam


Aira menghapus Air matanya kemudian berkata kepada Leon dan Liam, "Tidak apa sayang!!. Ada debu yang masuk ke mata Mommy."


"Mana??. Cini bial Leon tiup!!"


"Tidak perlu sayang, Mommy baik-baik saja!!. Sekarang kalian berdua mandi sama Mba Lisa ya!!. Mommy juga masih ada sedikit pekerjaan" ucap Aira sembari membuka laptopnya.


"Ok Mommy!!" jawab Leon dan Liam bersamaan.


Sementara Aira melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda, Leon dan Liam turun ke lantai bawah mencari Lisa.

__ADS_1


"Mba Licaa!!. Mba Licaaaa!!. Mba Licaaaaa!!" Leon dan Liam berteriak memanggil Lisa."


Setelah beberapa kali Leon dan Liam berteriak memanggil, Lisa menjawaab dari kejauhan, "Iya Tuan Muda. Ada apa??" sembari Lisa berlari menghampiri Leon dan Liam.


"Kita ingin mandi Mba Lica!!" ucap Liam dan Leon.


"Ooowh.. Kalian ingin mandi??. Maaf ya, tadi Mba Lisa sedang menerima telfon.


"Iya tidak apa, cekalang kita ingin mandi Mba Lica!!"


"Ok. Ok. Ayoo kita mandi!!" ucap Lisa mengajak Leon dan Liam.


Lisa memandikan Leon dan Liam, setelah selesai Lisa membawa Leon dan Liam ke kamar Aira. Saat membuka pintu dilihatnyalah Aira yang sedang berkutat dengan laptopnya. Leon dan Liam berlari masuk ke kamar menghampiri Aira yang sedang bekerja, "Mommy!!"


"Iya sayang!!" jawab Aira.


"Apa pekeljaan Mommy macih banyak??" tanya Leon.


"Hm, tidak sayang. Hanya beberapa lagi saja. Sudah sana!! Cepat pakai baju dulu, nanti masuk angin!!" ucap Aira.


"Siap Mommyku cayang!!"


Leon dan Liam berlari menghampiri Lisa yang sedang berada di dekat lemari pakaian. Lisa memakaikan baju untuk Leon dan Liam tak lupa Lisa memberi minyak telon di seluruh badan Leon dan Liam. Setelah Leon dan Liam rapi Lisa mengambilkan makanan untuk Leon dan Liam. Lisa menyuapi makanannya sampai habis meskipun harus berlari kesana kemari Lisa mengejar Leon dan Liam.


Selesai makan, Leon dan Liam masuk ke kamar Aira karena Leon dan Liam sudah mengantuk. Saat masuk ke kamar Leon dan Liam melihat Aira yang belum selesai juga dengab laptopnya. Leon & Liam menghampiri Aira sambil berkata, "Mommy!! Leon cudah mengantuk!!"


"Iya Mom. Liam juga cudah mengantuk Mommy!!"


Lisa melihat Aira yang sepertinya sangat lelah akhirnya berkata, "Tuan Muda!!. Tuan Muda tidur sama Mba Lisa saja Ya!!."


"Tidak mau. Leon mau tidul cama Mommy" ucap Leon.


"Hm.. Liam juga mau tidul cama Mommy!!" sambung Liam.


"Biarkan saja Lisa, biar mereka tidur bersamaku malam ini" icap Aira sembari menutup laptopnya.


"Tapi sepertinya Nona sangat lelah. Nona juga butuh istirahat!!" ucap Lisa.


"Tidak apa Lis!!. Sudah sana, pergilah!!. Kau juga harus istirahat. Terimaksih karena sudah membantuku merawat Leon dan Liam" ucap Aira.


"Sama-sama Nona. Kalau begitu saya permisi" ucap Lisa.


"Hm" jawab aira.

__ADS_1


__ADS_2