
...Hari demi hari pun berlalu dan waktu pun terus berjalan, kini tiba saatnya hari yg di tunggu-tunggu oleh keluarga besar wijaya yaitu hari pernikahan Re dan Aira. Re terlihat tampan dengan balutan jas berwarna putih yang senada dengan warna celananya. Dengan wajah yg bersinar dan kebahagiaan yg berseri-seri membuat Re terlihat semakin mempesona. Begitupun dengan Aira, wajah cantik dan bentuk tubuhnya yg penuh dengan lenggak lenggok dibalut dengan gaun pengantin berwarna putih membuat Aira semakin terpancar kecantikannya dan membuat setiap laki- laki terpesona melihatnya.
Anggap saja ini foto Aira!!...
Gadis yg dulu menikah muda dan masih belia, kini sudah menjadi gadis dewasa yg sangat cantik. Meskipun dia sudah memiliki dua anak namun hal itu tidak memudarkan kecantikannya. Justru kini Aira terlihat lebih cantik, lebih anggun, dan lebih baik dari sebelumnya. Tapi dibalik semua itu dia juga mempunyai segala keunikan yg tersembunyi dalam dirinya.
Setelah Aira resmi menikah dengan Re, kini giliran Ze yg ingin berbicara dihadapan semua orang. Ze mengambil miqropon dan berkata, "Hai semua, apa kabar??. Saya harap semua baik-baik saja. Untuk semua saudara dan rekan-rekan bisnis yg terhormat, yg hadir disini, ada sesuatu yg ingin saya sampaikan kepada kalian semua".
Mendengar Ze berkata seperti itu semua orang tertuju kepada Ze dan menatap Ze dengan seksama. Ze berjalan lurus ke depan, Ze berhenti dihadapan Sasa dan langsung berlutut dihadapannya. Sasa bingung melihat Ze bertingkah seperti itu kepada dirinya. Sasa berkata, "Apa yg kau lakukan Senior??. Ayo cepat bangun!!. Semua orang sedang menatapmu" ucap Sasa sambil memegang bahu Ze namun Ze tetap tidak bangun.
Kemudian Ze berkata, "Aku tdak peduli jika srmua orang menatapku yg aku pedulikan saat ini dan seterusnya hanyalah dirimu"
Sasa terdiam dan ternganga mendengar perkataan Ze. Sasa terus menatap mata Ze seakan tidak percaya dengan apa yg baru saja ia dengar. Kemudian Ze kembali berkata, "Will you merry me?" sembari mengeluarkan cincin dari dalam saku bajunya.
Seketika wajah Sasa panik dan kaget mendengar perkataan Ze. Sasa sangat bingung dan malu, dihadapan orang banyak Sasa tidak berani mengatakan apapun. Sasa menatap semua orang yg hadir disana dan semua orang membantu Sasa memberikan jawaban, "Terima.. Terima.. Terima.. Terima". Namun Sasa masih tetap diam kemudian Sasa kembali menatap wajah Ze dengan tampang bingung bercampur bahagia. Sasa tidak tahu harus berkata Apa dan akhirnya Sasa hanya menganggukkan kepalanya menandakan bahwa ia menyetujuinya. Sejak awal bertemu Sasa juga sudah menyukai Ze namun Sasa tidak berani untuk mengutarakan isi hatinya tersebut.
Tanpa berfikir panjang Ze langsung berdiri dan memeluk Sasa dengan erat dan karena penghulu masih ada disana, Ze ingin segera melangsungkan pernikahannya dengan Sasa. Ze akan menikah dengan Sasa apabila Nando mengizinkannya dan merestui pernikahan mereka jadi Ze tetap meminta Restu terlebih dahulu kepada Nando sebelum pernikahannya. Karena Nando tidak bisa berbicara dan keadaannya masih lumpuh jadi Nando hanya memberinya isyarat melalui mata dan senyuman. Akhirnya Ze dan Sasa pun resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri.
Kini semua orang khususnya keluarga Wijaya sedang berbahagia. Ze dan Sasa berencana ingin bulan madu di Amerika sedangkan Re dan Aira tidak ada rencana untuk bulan madu. Mereka ingin dirumah saja layaknya pasangan suami istri biasa. Re dan Aira tidak ingin meninggalkan Nando dan Anaya sendirian bersama Leon dan Liam, sementara mereka berdua asyik berbahagia memadu kasih. Mereka akan berbulan madu jika waktunya sudah tiba, mereka menunggu waktu yg tepat untuk hal itu. Lagi pula Aira blum kepikiran untuk memiliki momongan lagi, begitu pun dengan Re. Re masih harus menyelesaikan pekerjaan perusahaannya antara Amerika dan Indonesia. Re harus rela bolak-balik Amerika Indonesia demi membahagiakan Anak dan istrinya.
Kini Aira sangat bahagia dengan pernikahan keduanya. Kali ini Aira benar-benar bahagia karena Re sudah berubah dan Re selalu berusaha memperbaiki semuanya. Aira yg tadinya belum menerima Re sepnuhnya, seiring berjalannya waktu Aira luluh dengan perlakuan lembut Re selama ini kepadanya. Aira sudah memantapkan hatinya untuk menerima Re sepenuhnya karena sebenarnya Aira juga masih sangat mencintai Re dan setelah bertahun-tahun lamanya ia menderita, kini Aira kembali merasakan kebahagiaan yg dulu pernah hilang darinya. Aira sempat berfikir bahwa kebahagiaan itu tidak akan pernah datang lagi kepadanya. Aira sangat menyesal karena telah berfikir seperti itu. Sekarang Aira yakin bahwa Allah akan memberikan kebahagiaan bagi hambanya diwaktu yg tepat. Allah tidak pernah ingkar janji dan Allah juga tidak pernah tidur, Allah mengetahui segala sesuatu yg terjadi kepada setiap hambanya.
__ADS_1
Hari sudah malam dan kini waktu mereka untuk beristirahat, seperti biasa Aira terlebih dulu menidurkan kedua putranya. Setelah Leon dan Liam tidur, barulah Aira masuk ke kamar tidurnya. Aira membersihkan diri terlebih dulu sebelum tidur karena itu sudah menjadi kebiasaannya sejak ia mengenal keluarga Wijaya. Ia melihat Re yg sudah tertidur pulas, dengan perlahan Aira membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dan mencoba memejamkan mata. Namun saat ia memejamkan mata tiba-tiba Re memeluknya dengan erat sehingga membuat Aira susah untuk bergerak dan bernafas.
Ternyata Re belum tidur ia hanya pura-pura tidur agar bisa memeluk Aira. Aira yg merasa canggung dipeluk oleh Re jadi sedikit salah tingkah. Wajar saja jika Aira merasa canggung, selama ini Aira tidak pernah bersentuhan dengan pria manapun.
"Semakin hari kau semakin cantik" ucap Re memuji istrinya.
Aira tersenyum, "Heemh😊. Ayolah Re, jangan seperti anak kecil kau sudah berumur!!"
"Heey, apa kau bilang??. Aku sudah berumur??. Enak saja. Suaimu ini masih muda, masih kuat dan masih mampu membopongmu. Kau tidak lihat betapa besar otot di tangan ku ini" ucap Re.
"Ya ya yaaaa, aku melihatnya. Tapi berhentilah memelukku, badanku ingin remuk saat kau peluk dan nafasku juga ingin putus saat kau memeluk seperti ini" sambung Aira.
Re tersadar bahwa ia memeluk Aira dengan sangat erat, akhirnya ia pun melepaskan pelukannya. Namun tetap saja Ia meletakkan tangannya untuk menjadi bantal Aira, "Letakkan disini kepalamu!!. Aku ingin mengulang masa-masa bahagia kita" ucap Re.
"Sama sekali tidak" jwb Aira
"Mulai sekarang panggilah aku seperti dulu dengan panggilan Sayang atau Hubby saat kau memanggilku. Aku sangat suka dengan panggilan itu!" ucap Re
"Ooh iya??. Benarkah??" tanya Aira seakan tidak percaya
"Iya Cagia, aku sungguh tidak berbohong. Aku merasa sangat nyaman dipanggil dengan sebutan itu" ucap Re
"Baiklah, mulai sekarang aku akan memanggilmu Hubby" sahut Aira sambil tersenyum lebar kepada Re.
__ADS_1
Disaat wajah mereka saling berhadapan, saat mata bertemu mata, Aira dan Re mulai memajukan wajah mereka satu sama lain dan bibir merekapun saling bersentuhan. Saat bibir mereka bersentuhan Re langsung memegang tengkuk leher Aira dan menekannya ke depan, beberapa saat kemudian terjadilah adegan yg selama ini sangat dirindukan oleh keduanya. Setelah melakukannya beberapa kali, Re dan Aira sangat kelelahan akibat adegan yg mereka lakukan barusan. Kemudian Ree memeluk tubuh Aira, Aira juga memeluk tubuh kekar suaminya dan mereka berdua pun tertidur dengan sangat pulas.
Sejak saat itu kebahagiaan Aira kembali seperti dulu, namun mereka belum berencana untuk memiliki momongan lagi. Kini keluarga Aira dan Re utuh dengan memiliki dua orang anak yang bernama Wileon Zean & Wiliam Zean yg kini diganti menjadi Wileon Rein Wijaya & Wiliam Rein Wijaya.dan mereka biasa dipanggil dengan nama Leon & Liam.
Begitu pula dengan Ze dan Sasa yg kini sudah menetap di Amerika tepatnya dirumah Ze yang ada di Amerika. Mereka sangat bahagia apalagi saat ini Sasa sedang mengandung anknya Ze dan kandungannya sudah berusia 6 minggu.
Sementara Anaya kini menikah dengan Alan Adriano, siapa sangka bahwa mereka kini saling mencintai dan mereka masih tetap tinggal di indonesia mengembangkan Rumah Sakit milik ayahnya Alan.
T A M A T
...Hai hai hai... Assalamualaikum wr wb.....
How are you reading??
Semoga kalian semua baik-baik saja dan semoga Allah melindungi kita semua dari segala wabah apapun..
Aamiin...
Author minta maaf ya men temen, NOVEL sudah tamat dan jika terdapat banyak kekurangan dalam NOVEL "Gadis Desa" mohon di maklumi dan diberi masukan yg baik. Agar kedepannya Author bisa lebih hati-hati lagi dalam menulis atau mengarang ceritanya.
Kalian pasti bertanya, kenapa Novel ini Author buat tamat? Karena Author ingin membuat kisah baru untuk Leon & Liam. Author buat Season 2 "Gadis Desa" dengan judul yg berbeda. Jangan lupa kasih dukungan yg banyak karena dukungan kalian adalah semangat Author dan bantu like, komen, vote nya juga. Nanti akan Author umumkan di episode berikutnya jika Season 2 sudah Author up..
Terimakasih karena sudah menjadi pembaca setia Novel "Gadis Desa". Sampai jumpa dan sampai bertemu lagi di Season 2. Assalamualaikum wr wb🥰🥰...
__ADS_1