
hari hari pun terus berganti, dimana Zia masih sibuk dalam hayalan nya. Zia juga memikirkan bagaimana nasib mereka selama ini. Zia berfikir sesaat dengan mendengarkan kata-kata bibi Nina dan juga Kata-kata Sahabatnya Rani, dia harus cepat bertindak, karena bagaimana pun segala kebutuhan keluarga Zia tidak akan terpenuhi dengan Gaji Ayah dan Zia yang tidak seberapa. untuk biaya berobat Ibunya saja masih kurang, gimana untuk biaya makan dan biaya sekolah adek-adek nya.
Zia selalu hanyut dalam pikiran nya. sampai-sampai dia tidak menyadari puput sedari tadi menggedor-gedor Pintu kamar Zia.
Tok Tok Tokkkkkkkkkkkk
Puput "Kak Ziiiiiaaa??? ( teriak sambil gedorin Pintu)
Zia " 😲(Kaget) apaan sih dek, brisik banget dari tadi. mau apaa???kenapa?? ?ada apaa????😑
Puput " kakak sih, lama banget bukain Pintunya. Puput kan jadi kesal. Puput gedorin lah pintunya. supaya kakak cepat bangun😁
kakak sudah di tungguin tuh di meja makan. kita sarapan sama-sama😊
yapp😊 memang setiap hari minggu adalah waktu Zia berkumpul bersama keluarga, di hari minggu juga mereka bisa makan bersama, seperti keluarga pada umumnya. karena kalau hari senin- sabtu semua anggota keluarga Zia pada sibuk dengan aktivitas masing-masing, sehingga tidak dapat berkumpul untuk sarapan bersama.
keluarga Zia merupakan keluarga yang bahagia, walau terbilang keluarga miskin. tetapi itu tidak menjadi penghalang dalam keharmonisan keluarga mereka.
Zia sangat beruntung bisa hadir di tengah-tengah keluarga kecil ini, Zia bersyukur kepada Tuhan telah di lahirkan dari Ibu yang sangat menyayangi nya dan ayah yang sangat bertanggungjawab. bahkan adik-adik nya sangat dekat kepada Zia, mereka sangat Lucu. sifat Alex yang Humoris dan penuh tanggungjawab, yaaa walaupun masih SMP, di usianya yang 15 Tahun Alex sudah membantu Ayah dan Kakaknya untuk memenuhi kebutuhan mereka, Zia sangat menyayangi adik nya tersebut, terkadang Zia tidak tega melihat adiknya harus bekerja, tetapi dengan keras kepala adiknya Zia harus mengijinkan nya bekerja. sekalian supaya dia belajar bagaimana menghadapi Dunia yang kejam ini dan Juga Tanggungjawab nya kepada keluarga. Puput juga bekerja, jualan gorengan di sekolah, walaupun yang di jual gorengan ibu kantin dia cuma bantu jual kan supaya dapat upah, yaa walaupun ibu tukang kantin hanya memberi upah Puput 1000 rupiah dan gorengan saja.kalau jualan Puput laku banyak ibu kantin akan naikan upah Puput, tetapi kalau tidak ada yang laku ibu kantin juga menghargai usaha Puput dengan memberikan Gorengan kepadanya. Puput sangat bersyukur. karena akhirnya di sekolah dia tidak kelaparan lagi.
semua anggota keluarga Zia penuh dengan Tanggungjawab, tidak ada yang ingan bersantai, tidak ada yang malas-malasan. mereka semua pekerja keras. ya walaupun tidak kaya-raya jugaa, setidaknya kebutuhan mereka sedikit terpenuhi.
lain hal ibu Yuli, ibunya Zia, Alex dan Puput, ibu Yuli dilarang keras untuk bekerja berat, ibu Zia cuma memasak untuk makanan mereka saja, bahkan kerjaan Rumah yang mengerjakan Alex dan Puput, kalau Zia punya waktu Zia juga akan membantu Alex dan Puput mengerjakan rumah.
*
*
*
*
__ADS_1
~di meja makan.
mereka semua sudah selesai sarapan dan disinilah Zia ingin mengutarakan isi hati Zia yang akan pergi merantau, Zia ingin meminta Restu dan doa supaya dalam perantauan Zia sehat dan murah rejeki.....
*
*
*
Zia " ayah, Ibu, Zia mau ngomong sesuatu...
ibu " mau ngomong apa nak, Bicara sajaa😊
Ayah, Ibu, Alex dan Puput memandang Zia yang sedang berfikir dan akan mengutarakan isi hati nya.
Zia " bu, ayah, Zia ingin pergi merantau ke kota X, Zia ingin mencari pekerjaan disana, Zia mau meminta restu sama ayah dan ibu untuk mengijinkan Zia merantau😞
Ayah " maafkan ayah nak, Ayah belum bisa memenuhi setiap kebutuhan kamu, ayah juga meminta maaf, tidak bisa bertanggung jawab terhadapmu nak😞. kamu masih muda, seharusnya kamu melanjutkan pendidikan ke Universitas yang bagus, tetapi karena ayah yang tidak bertanggungjawab, tidak mampu membiayai segala kebutuhan mu nak. maafkan Ayah nak😞😢
Alex dan Puput hanya diam sajaaa, mereka tidak mau ikut campur ke masalah orang dewasa. mereka hanya mengikuti alur, selagi itu masih wajar😊
Zia "ayah dan Ibu jangan ngomong seperti itu😞, Zia bangga punya ayah dan Ibu, Zia sangat bersyukur bisa hadir di tengah-tengah ayah dan ibu. ayah dan ibu jangan khawatir Zia bakalan cari uang yang banyak, supaya ayah tidak capek bekerja lagi dan Ibu dapat berobat kerumah sakit yang bagus.
Zia gak mau lihat ayah capek lagi, Zia gak mau lihat Ibu sakit-sakit lagi. Zia juga ingin melihat Adik-adik Zia bersekolah sampai Perguruan Tinggi. Zia tidak ingin Adik-adik Zia seperti Zia. Zia ingin Adik-adik Zia mempunyai Gelar yang bagus nantinya😊😊😊
setelah Zia mengutarakan isi hati nya, mereka semua berpelukan. ayah dan ibu Zia tidak melarang Zia pergi ke kota X, karena keadaan mereka yang sangat sulit, sehingga merelakan Zia pergi jauh merantau. Ayah dan ibu Zia cuma berharap kalau Zia dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.
Hari-hari pun berlalu, tiba saatnya Zia berangkat ke kota X, perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan, memakan waktu tiga hari dua malam dengan menggunakan kendaraan Bus. sebelumnya Zia sudah pamit kepada sahabatnya Arif dan Rani, Zia juga mendoakan yang terbaik untuk hubungan Arif dan Rani, tidak Lupa Zia juga pamit kepada Bini Nina dan pamit Juga kepada Paman Slamet dan istrinya.
keluarga Zia, Paman Slamet dan istrinya, Arif, Rani dan Bibi Nina sangat sedih saat Zia pergi😞. bagaimana tidak, mereka kehilangan sosok ceria dan penuh ambisinya Zia, karena Zia memang terkenal Ceria, Ramah, bawel dan penuh ambisi dalam Uang . Zia cuma mempunyai satu hayalan yaitu " Kaya-raya". mungkin dengan kaya-raya keluarga Zia tidak akan kesulitan lagi dan akan selalu bahagia.
__ADS_1
~Di bus
Zia" aaarrrrggghhhhh. (zia meregangkan badannya, karena dia sangat lelah di dalam bus sudah 2 hari 2 malam, perjalanan ke kota X itu memakan waktu 3 hari 2 malam. saat ini pantatnya sungguh teramat sakit, pegal dan arghhhhh, seperti orang yang sudah sakit ambeien saja.) "kenapa lama sekali bus ini berhenti? kapan sampenya? aku sudah sangat lelah, aku capek😞 pantatku yang indah ini seperti nya sudah jadi melebar karena duduk terus"😞(kata Zia dengan suara pelan, tapi masih bisa di dengar orang terdekat, kebetulan ada yang mendengar ocehan Zia, dia berada di tempat duduk tepat di belakang Zia)
penumpang " Hai, kamu sabar saja, sehari lagi bus ini akan sampai ke tujuan😊.
ini pertama kalinya kamu naik bus dalam perjalanan jauh ya?? ( yap tinggal nunggu besok saja, bus ini sudah sampai ke tujuan)
Zia " eehh Iii..iiyya aaa(Gugup) maaf ya udah gangguin waktu istirahat kamu(canggung) .
ehh iya, ini pertama kalinya aku naik bus, dan ini pertama kalinya aku pergi dalam perjalanan jauh😊(kata Zia dengan senyuman canggung)
Penumpang " namaku Brian 😊. aku dari kota S, dan baru naik bus ini beberapa jam yang lalu.
boleh aku tau nama kamu? (Brian memperkenalkan namanya dengan ramah)
Zia" eehh hhhh, (canggung)
nama aku Kezia...Kezia Lauren, aku dari desa Y. (Zia memperkenalkan diri kepada Brian)
di dalam bus mereka jadi akrab, walaupun baru ketemu sudah begitu dekat, Zia berfikir bahwa Brian adalah orang yang baik, sehingga dia tidak canggung lagi kepada Brian. kalau di lihat-lihat, Brian sangat Tampan dengan Tubuh yang menggodaa😁😁😁
Zia menceritakan alasan zia pergi ke kota X, Zia juga bercerita di kota X dia mempunyai sepupu, Zia akan tinggal bersama sepupunya yang bernama Angel. sepupu Zia berbeda dengan Zia. alasan Zia ke kota X untuk bekerja, namun berbeda dengan sepupunya Angel di kota X sedang melanjutkan pendidikan.
*
*
*
*
__ADS_1
*
Terimakasih sudah membaca guys.