HASRAT CINTA

HASRAT CINTA
Bab 1


__ADS_3

Anya masih membersihkan taman belakang Rumah keluarga Wira.Sambil sesekali bersenandung riang. Hari ini adalah hari pertama Anya masuk kuliah.Dia begitu bahagia sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Dengan baju kemeja dan celana levis Anya terlihat sangat santai tapi rapi.Gadis 18tahun itu sangat menawan di antara seumurannya.


Tubuhnya lebih padat,kenyal dan pas.Sangat cocok di tubuh Anya.Mmbuat gadis itu nampak begitu seksi.


“Apa karena dia pernah hamil?ya....mungkin itu.”


“Anya...ayo kita berangkat!”ajak Bulan yang sudah menunggu di ambang pintu.


Anya dan Bulan memang berteman sangat dekat.Tapi itu tidak merubah apapun karena selamanya status Anya tetaplah anak seorang pembantu.


Hari ini suasana kampus begitu ramai,karena memang saatnya untuk mahasiswa baru Registrasi ulang.Anya membuka tasnya saat dia sudah di hadapan dengan bagian Registrasi.Tapi seperti orang bodoh Anya tidak mendapatkan apa yang ia cari.Entah kemana perginya kertas durhaka itu karena menghilang tiba-tiba saat di butuhkan.


“Ada apa?”tanya Bulan saat melihat Anya seperti kebingungan.“Kita geser ke sana saja!”Bulan menarik tangan Anya agar menyingkir.Dia begitu gerah dengan padangan kesal orang-orang yang berada di belakang Anya tadi.


“Oh ya Tuhan,Bulan!! Aku meninggalkan kartu Registrasiku...! Benar-benar durhaka kartu itu.!!”rutuk Anya.


Bulan terdiam dan sedikit berpikir.Dia berlari ke arah papan informasi dan melihat jadwal tutup Registrasi.Sebuah senyum terulas di bibir Bulan yang membuat hati Anya menjadi tenang.


“Bagaimana kalau besok kita kemari lagi??”


“Jadi besok masih bisa??”Bulan mengangguk cepat.


Kedua gadis itu akhirnya berpikir untuk main sebentar di kampus.Anya sangat sayang pada Bulan ,selain karena keluarga Wira memperlakukan dirinya sangat baik.Anya juga mengingat pesan Ibunya untuk tidak pergi dari Rumah Keluarga Wira sebelum mampu membiayai hidup sendiri.Keluarga Wira membuat Anya seperti anaknya sendiri.Tapi Anya tetap sadar diri apalagi saat dia masih ingat ada Genta yang akan membuat hari-harinya bagai Neraka.

__ADS_1


Ya pria itu katanya akan pulang dalam waktu dekat membuat Anya benar-benar frustasi di buatnya.Apalagi saat dia mengingat bagaimana Genta membuatnya berakhir seperti gadis kotor oleh permainan nakalnya.


“Siall”Anya mengumpat kesal dan menggelengkan kepalanya bila mengingat kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidupnya sejak Genta berhasil menggodanya.


Pria yang memiliki alis tebal dan wajah yang bersih itu sangat angkuh!! membuat Anya merasa sangat kesal jika melihatnya. Wajahnya sangat datar dan tidak banyak bicara. Semua orang bilang dia adalah pewaris usaha Kelurga Wira.Tatapannya sangat mirip dengan Tuan besar Keluaga Wira.Tatapan yag bisa menekan Rekan Bisnisnya,tatapan yang bisa membuat setiap wanita menjadi candu.Ya....Genta memilikinya.


Hal itulah salah satu yang mempengaruhi Anya hingga bisa jatuh dalam pelukan pria dingin itu.Anya tidak menyangka di masa mudanya dia bisa berbuat sebodoh itu.Jatuh ke atas ranjang anak majikannya dalam usia muda dan hamil hingga keguguran terasa seperti mimpi bagi Anya.


Tidak ada yang mengetahui ini kecuali Anya, dan Genta sendiri.Ya ini sengaja di rahasiakan karena Anya pun tahu di mana letak kepantasan dirinya.Dulu dia merasa terlalu tinggi dan di atas angin saat Genta menggodanya dengan janji-janji manisnya, Tapi kini Anya bukanlah wanita bodoh!! Dia tidak akan membiarkan dirinya jatuh ke dalam mimpi buruk itu lagi.


Kini sudah 3 tahun lebih dari kejadian itu.Ini tidak akan mudah bagi Anya saat mendengar kabar Genta akan pulang!! Pria yang lebih tua darinya beberapa tahun itu sudah menyelesaikan kuliahnya di Luar Negeri.Entah bagaimana wajahnya Anya pun tidak ingin tahu, Yang jelas Anya sangat membencinya.


“Anya!!”Bulan menggoyangkan tubuh sahabatnya itu agar tersadar dari lamunannya.


“Apa yang kamu pikirkan hah?”tanya Bulan dengan mata yang tajam.


“Apa ini mahasiswa di jakarta?”suara itu begitu datar dan dingin.Mampu membuat bergindik orang yang mendengarnya.Anya tidak ingin menatap ke arah suara itu,dia benar-benar tidak ingin melakukannya.Ada hawa yang tidak enak mengelilingi tubuhnya.Anya sangat benci itu!! Anya membenci suara itu.


“Kak Genta!”teriak Bulan yang mendapatkan Genta di belakangnya.Mata Genta masih menatap Anya,dia tidak membiarkan gadis itu bebas dari tatapan matanya.Rengekan yang keluar dari bibir Bulan tidak bisa membuyarkan fokusnya pada Anya.


“Anya...Kak Genta sudah pulang!!”Bulan menggoyangkan tubuhnya bahagia.Tidak ada yang lebih bahagia dari ini bagi Bulan karena dia sangat menyayangi saudaranya itu.


“Anya!!”Bulan menarik tangan Anya agar sahabatnya itu melihat ke arah Genta.


“Bulan..Dimana kantin??”tanya Genta sambil melihat ke sana ke mari seolah mencari sesuatu.

__ADS_1


“Ada apa Kak?? Kakak cari apa?? biar Bulan aja yang ke kantin.”jawab Bulan yang melihat Kakaknya itu seolah membutuhkan sesuatu.


“Belikan aku satu air mineral!!”Genta memberikan uang pecahan 50 ribu pada Bulan.Sebenarnya Genta tidak haus,dia hanya ingin berduA dengan Anya saat ini.


Mata Genta kembali menatap Anya yang membuang wajahnya ke arah lain.Genta diam-diam tersenyum melihat sikap Anya kepadanya.Genta bisa mengerti atas sikap itu,dirinya salah karena pergi begitu saja setelah Anya mengalami keguguran di usia muda.


Meninggalkan anak yang masih berusia 15 tahun dalam kekalutan dan kepercayaan diri yang hilang.


Genta berjalan kearah Anya.tangannya terulur memeluk wanita itu.Mendekapnya lembut hingga tanpa sadar Anya pun tidak menampik tangan Genta yang memeluknya.


Anya merasa sesak!! bahkan setelah beberapa tahun lamanya ternyata rasa sakitnya masih sama.


Anya...wanita yang selalu berada pada bayangan harinya.Wanita yang tidak dapat bisa membuatnya berhenti menegang hanya dengan membayangkannya saja.Wanita yang membuatnya mengerti apa itu cinta.Dan akhirnya wanita yang membuatnya harus mencari pelepasan dengan wanita lain setiap malam.


“Siall!!”tiba-tiba saja Genta menginginkanya.


Mengingikan tubuh Anya yang masih terasa lekat di tubuh Genta.“Wangi tubuh Anya masih sama.Dia tidak berubah,bahkan shamponya juga msih sama.Apa hatinya masih sama?”


“Kak..Ini air mineralnya..”ucap Bulan dari jauh dan membuat Genta dengan cepat melepaskan pelukannya yang terasa amat sebentar.Dia akan mengulanginya lagi nanti.


*BERSAMBUNG...


Halo teman-teman,saya disini ingin mencoba membuat novel bergenre Romantisme yg esentrik, jadi mohon dukungannya dan saran agar saya lebih bersemangat dalam mengerjakan novel ini.


Ya novel ini original buatan saya jadi waktu upnya tidak menentu,author usahakan akan up setiap hari !!!!

__ADS_1


Sampai jumpa di chapter selanjutnya*......


__ADS_2