
Pertempuran mengakibatkan kerusakan sampai merusakkan setengah bagian kota, banyak sekali korban yang berjatuhan. Mereka tidak dapat berpindah untuk bertarung di tempat lain, karena sesuatu penghalang telah menghalang kekuatan mereka.
Keduanya seperti benar-benar kelelahan, di tempat lain Airin sedang mengkonsentrasikan sihir nya ke langit untuk menyerang dengan petir. Awan-awan mulai menghitam di langit berputar membentuk lingkaran dan bergemuruh.
Tangannya mengerahkan kekuatan yang di tujukan pada Vallen, Akira segera membawa Cian untuk menghindar secepat mungkin. Kilatan listrik besar turun dari langit menyambar Vallen, kilatan listrik yang sepertinya lebih tinggi dari 1000KV mungkin daya sebesar itu sudah tidak terukur lagi, seseorang sudah pasti mati jika terkena daya listrik setinggi ini, tapi berbeda dengannya dia adalah malaikat, mahluk yang telah di usir dari ranah Tuhan.
Tentu saja kekuatannya tidak selemah yang dikira, Vallen segera bangkit lagi setelah jatuh ke tanah, sayapnya yang menutupi dirinya terbuka lebar lagi. Kali ini sepertinya dia akan mulai menyerang dengan serius meskipun tidak mengerahkan kekuatan penuh. Medan pembatas sihirnya sangat kuat hingga dapat membatasi energi mereka bertiga untuk di keluarkan. Akibatnya mereka menjadi sangat lemah sekarang.
Pedang nya menyala lagi dan dibungkus oleh aura ungu, kemudian menggerakkan pedangnya seperti memotong sesuatu mengarah pada mereka bertiga dengan sangat cepat.
"Menghindar!" Teriak Airin pada mereka.
Semuanya menghindar secepatnya dari jangkauan serangan tersebut. Seperti cahaya ungu yang menembak dari pedang dengan kecepatan tinggi merobek udara dengan sangat jauh, kekuatan serangan ini bahkan sampai menembus dan membelah awan dan lautan. Jarak serangannya sangat jauh.
Kemudian dia mencoba menyerang lagi untuk kedua kali nya, serangan kedua akan lebih kuat daripada sekedar menghancurkan setengah planet ini, mungkin akan menebas terbelah sampai ke inti bumi. Segera setelah itu, serangan kedua di lontarkan lagi, nampaknya mungkin mereka bertiga mulai hampir pasrah dengan keadaan dimana kekuatan mereka benar-benar di batasi.
Serangan maut akan mendekati dengan cepat. Hampir tak terlihat oleh mata, namun ledakan besar terjadi karena serangan pedang tersebut terhalang oleh sesuatu yang dapat menahan serangan ini. Akibatnya ledakan pun terjadi dan menggagalkan serangannya. Kekuatan ledakan telah di serap untuk menahan ledakan tersebut. Irin mengerahkan tenaganya untuk menyerap energi serangan malaikat ini.
Kemudian menyerang balik dengan kekuatan yang di serap, energi kembali terpantul keluar dari tangannya, dengan daya serangan yang sama akan segera mengenai Vallen.
Vallen: "Penyerapan energi?"
Kekuatan itu datang dengan cepat dari sebelumnya untuk menabraknya, segera kedua sayapnya terlipat lagi untuk melindungi nya layaknya kelelawar yang menutupi diri mereka
Dia cukup yang bahwa serangan ini mungkin tidak akan terlalu besar untuknya, segera serangan mendarat padanya, kemudian di luar dugaannya serangan balik berpengaruh padanya bahkan sayapnya sampai hancur, tubuhnya benar-benar seperti luka seseorang yang terbakar terkena lava sampai mengakibatkan setengah wajahnya seperti hilang, beberapa saat ketika dia mulai mencoba berdiri lagi, Akira berada di belakangnya untuk menyerang dengan cepat.
__ADS_1
Vallen: "Sialan!!"
Dia tidak berharap orang-orang ini masih dapat mengontrol aliran sihir di dalam area penahan sihir yang sudah diciptakannya. Meskipun ini hanyalah tubuh fana yang diturunkannya ke dunia bawah, Vallen yang sedang tidak diketahui keberadaannya merasa bahwa serangan balik nya sudah bukan seperti daya serangan yang dia berikan.
Serangan itu bahkan lebih kuat. Jika dia terus menerus di serang dengan serangan mereka, mungkin meskipun tubuh virtual nya hancur, tubuh aslinya saat ini akan menderita sakit sesuai yang yang di serang oleh tubuh virtualnya.
Dia segera terpojok, berpindah dengan cepat terbang ke arah bagian langit membuka worm hole untuk melarikan diri. Worm hole yang sangat besar seperti lubang hitam terbuka di angkasa merobek langit-langit.
Vallen: "Sialan, aku belum kalah!! Cepat atau lambat aku akan kembali merebut semua kemampuanmu!!"
Worm hole segera menarik nya dalam sekejap tertarik dengan begitu cepat seperti akan menghisap bintang-bintang dan semua objek angkasa ke dalamnya. Dia melarikan diri entah dimana dia berada sekarang.
Semua mulai tenang sekarang dengan keadaan setengah kota yang rata dengan tanah bahkan jika serangan tadi berhasil mungkin akan membuat bumi meledak separuh. Stabilisator area telah runtuh lagi karena Vallen telah melarikan diri, sekarang memperbaiki setengah kota yang rata dengan tanah mungkin akan mudah di ciptakan kembali, tapi... mustahil bagi mereka untuk menghidupkan orang kembali.
Ada lebih dari ribuan korban jiwa yang tewas akibat reruntuhan kehancuran dari serangan tersebut, bahkan gedung-gedung pencakar langit terbelah-belah menjadi dua atau tiga bagian di bawah kekuatan serangannya.
Airin: "sepertinya aku akan mencoba dulu."
"Mencoba apa?!?!" Tanya Cian dan Akira.
Airin: "Mencoba menyelamatkan kembali semua orang."
Kemudian mata normal nya berganti menjadi mata berwarna biru cerah bercahaya yang luar biasa. kemudian kekuatannya meluap-luap untuk kembali menciptakan gedung yang telah hancur, dia sebenarnya mencoba apakah sihir ini akan berhasil atau tidak, karena sihir ini benar-benar mengambil banyak energi sihir dari dalam tubuhnya. Kekuatan luar biasa untuk mengulang kembali ruang dan waktu.
Dia mencoba memundurkan waktu, untuk mengulang semua kejadian sebelum Vallen datang. Dengan energi kuat tersebut, semua kembali dengan normal seolah-olah tidak pernah terjadi, tetapi hal ini akan segera terulang dia seperti sebelumnya, si malaikat jatuh akan datang, tapi kali ini dia telah mengantisipasi.
__ADS_1
Kali ini mereka telah bersama-sama menciptakan ilusi sebelum Vallen datang, seakan-akan mereka berbincang dengan keadaan awal, taktik telah di buat untuk mengubah hal yang sebelumnya terjadi, mereka berada di posisi lain di dalam sekolah kemungkinan di bagian gedung lama sekolah.
Gedung lama sekolah di kenal horror karena di masa lalu ada seorang siswa korban perundungan yang mental tidak kuat lagi menahan pembullyan, maka dia mencoba menonton banyak film-film horror yang lebih mengandung banyak hal-hal yang sadis di dalamnya.
Hal itu mempengaruhi sampa mental nya berubah dan membunuh banyak siswa dan guru di sekolah dengan sadis, terjadi 5 pembunuhan yang di lakukannya selama 5 hari berturut-turut pada saat itu. Korban siswa pertama dan ketiga adalah siswa yang di bunuh nya dengan merobek leher mereka sangat dalam, kemudian memasukan kertas bertuliskan "HAHAHA" di dalam leher mereka masing-masing.
Korban keempat adalah seorang guru kimia sekitar yang di bunuh olehnya di dalam sebuah lab sekolah, dia mencungkil kedua bola mata nya kemudian mengisi bahan-bahan kimia dari lab ke dalam lubang kedua matanya lalu kedua bola matanya setelah di cabut di tancapkan dengan pisau bedah yang ada lab tersebut.
Korban terakhir adalah murid lagi yang di bunuh dengan cara berbeda, kepala nya di penggal hidup-hidup, dan organ tubuh lainnya di potong-potong sebagian di gantung di langit langit kelas, sebagian anggota tubuhnya lagi di sebarkan di banyak tempat dengan darah berceceran.
Semenjak melakukan pembunuhan dia di temukan membunuh dirinya sendiri dengan berlari melompat dari lantai 3 sekolah seperti yang terekam di kamera-kamera sekolah.
Mulai saat itu banyak yang tidak berani mendekati gedung itu mungkin hantu mereka bergentayangan, dan rumornya kadang ada yang melihat seseorang siswa tengah malam berada di gedung sekolah dengan wajah penuh darah. Namun Irin, Akira, dan Cian berada di gedung ini sekarang mencoba membuat diri mereka menjauh dari pengawasan orang lain, membuat formasi sihir untuk memindahkan Vallen virtual yang akan datang.
Ilusi sedang berjalan, partikel hitam di kelas tiba-tiba mulai muncul dari sesuatu yang tidak terlihat membentuk bayangan hitam dan mewujudkan bentuknya sambil berjongkok di atas meja guru seperti tadi. Semua akan terjadi sama seperti sebelumnya.
"Perbincangan yang cukup bagus..."
Bertepuk tangan lagi dengan perlahan, ketika tepukan tangan ketiga akan saling menyentuh telapak dengan telapak, sebuah pedang tiba-tiba melaju sangat cepat tanpa membuatnya bereaksi, pedang tersebut menembus otaknya.
Sebenarnya dia masih sadar dan akan segera mencabut kembali pedang itu dari kepala nya yang menembus sampai ke belakang, tiba-tiba sebuah tangan-tangan yang mirip seperti tangan zombie dan mayat hidup keluar satu persatu dengan cepat dari sebuah retakan ruang, menarik nya dengan cepat seperti vacuum cleaner yang menghisap sebuah debu. Retakan yang muncul dengan cepat menariknya kedalam, dan menutupnya kembali tanpa akan terbuka lagi.
Akira: "Kemana kamu membawanya?"
Irin: "Entahlah kemungkinan ruangan kosong yang tidak berisikan apa-apa, itu lebih mirip sebuah dimensi lain, aku mengurungnya disana hingga tidak akan pernah keluar dan menikmati sisa hidupnya disana."
__ADS_1
Sebenarnya mereka tahu bahwa ini hanyalah tubuh avatar Malaikat itu, mereka yakin mungkin suatu hari dia akan datang lagi.
Ada kemungkinan Vallen akan datang lagi dengan wujud aslinya dan kekuatan sebenarnya.