Her Private Life

Her Private Life
Ridiculous elite class students


__ADS_3

"Sihir-sihir? kekuatan kami? harus darimana dulu menjelaskannya? atau siapakah antara kami bertiga yang harus menjelaskan pertama?" tanya Irin.


"Aku sudah hidup miliaran tahun lebih sebagai penyihir biasa dulu, hingga sesuai kisahku yang kuceritakan, raja iblis membantai dunia kami dan hanya akulah satu-satunya manusia yang tersisa"


"Lalu apa yang terjadi?" tanya Isami.


"Aku di selamatkan oleh dewa, di angkat menjadi dewa, di rawat disana, hinnga kekuatan ku yang semakin besar bisa pergi untuk ke dunia lain" jelas Akira.


"Jadi begitu, kupikir kamu hanya hidup miliaran tahun untuk mencari Yuna, berbeda denganku"


"Soal kekuatanku, itu akan terus bertambah kuat setiap detiknya, maka pemuda itulah yang datang padaku dan kadang menuntunku untuk lebih mengerti beberapa hal"


"Pemuda? beberapa hal?"


"Benar, Alshian itu, pemuda yang seperti hantu yang hanya melihatnya saja sudah membuat kakimu bisa gemetar"


"Siapakah dia? apakah dia seorang penyihir dari Magical World juga?"


"Tidak, dia bukan manusia, bukan penyihir, dan juga bukan dewa, aku lebih suka menggangap nya sebagai setan yang baik"


"Lalu, bagaimana dengan kalian berdua lagi?"


Irin: "Sihir-sihir ini kudapatkan dengan sendirinya tanpa tahu penyebabnya, dan soal Yuna yang mengatakan bahwa aku bisa melakukan semua kemampuannya?"


"Apa? tidak mungkin!! kamu bisa memiliki semua kemampuannya? bagaimana bisa?!"


"Ya, soal perkataannya yang benar dan terbukti ketika aku mencobanya melihat ke dalam simpanan ingatannya, semua sihir yang dia gunakan itu, sepertinya sihir-sihir terlarang yah?"


"Benar! apakah kamu benar-benar menggunakannya?"


"Kurasa belum, jika aku menggunakannya, aku pasti akan mengubahnya menjadi aliran sihir bersih"


"Bagaimana denganmu nona kejam?!"


"Jangan memanggilku seperti itu! aku bisa saja membunuhmu ketika tidur lho..."


"Hah! jangan bercanda! tidak akan semudah itu"


"Baiklah, aku mendapatkan sebuah skill, bukan sebuah sihir, singkatnya skill peniruan teknik orang lain entah gerakannya atau sihir nya"


Dia dengan singkat menjelaskan, karena itu juga di dapatkan untuknya tanpa sebab apapun, jika yang di tiru adalah gerakan, maka itu adalah peniruan gerakan dan menjadi gerakannya sendiri, dan jika itu adalah sihir orang lain yang di tiru, maka sihir itu juga akan menjadi kemampuan untuknya, dan mengeluarkan tanpa perlu mantra atau apapun itu.


"Ngomong-ngomong...Alshian itu aku belum pernah melihatnya" tanya Cian.


"Ah benar, dia datang di saat yang tidak akan pernah kau duga, sepertinya dia baru memperlihat kan padaku dan Irin soal dirinya, orang itu kuat sekali!"


"Benarkah? maka sesuatu yang bagus jika aku akan meniru kemampuannya, hahahaha..."

__ADS_1


Irin: "Meniru? apakah itu akan berhasil? aku juga penasaran kamu dapat meniru nya"


"Kemampuan apa memangnya yang dia gunakan?"


"Menciptakan alam semesta baru" Singkat Irin.


"Apa? aku tidak salah dengar bukan?"


"Tentu tidak"


Isami yang mendengarkan juga merasa tercengang dan ingin melihat bagaimana orang itu melakukannya, apakah ada seseorang yang memiliki kekuatan seperti itu? itu seharusnya adalah dewa-dewa dunia luar.


"Itu, kamu menyebutnya hantu? aku lebih menggangapnya sebagai dewa, jika kekuatannya sangat besar hingga menciptakan alam baru semudah itu, sulit di percaya! dia pasti seorang dewa! bagaimana wujudnya?"


tanya Isami dengan penasaran.


Pertanyaan Isami juga mewakili pertanyaan yang akan di tanyakan Cian tentang bagaimana wujud Alshian itu.


Kemudian mereka mulai menjelaskan bagaimana wujud Alshian itu sebagai sosok yang terlihat sedikit lebih muda daripada mereka berdua, menggenakan baju biasa berwarna putih, celana panjang putih, sepatu putih, kaos kaki putih, rambut putih...


"Tunggu! tunggu! tunggu! kenapa putih semua?"


Tanya Isami.


"Yah, memang seperti itulah seluruh warna pakaiannya, mau di apakan lagi?!"


"Okeh, setelah semua yang ku katakan tadi berwat putih, sekarang adalah rambutnya putih dan bahkan bulu mata nya putih, aku sendiri tidak tahu kenapa itu serba putih, namun warna kulit nya bukan berarti seputih baju itu"


Alshian ini memili warna kulit yang normal pada umumnya, tidak hitam, tidak coklat, dan tidak juga seperti terlalu putih, itu adalah warna kulut cerah seperti yang dimiliki seorang gadis, pada dasarnya, kebanyakan kulit perempuan itu lebih cerah dan terawat daripada kulit laki-laki.


Cian dan Isami sangat penasaran untuk bertemu dengannya, dan melihat bagaimana wujudnya, sedahsyat apa kekuatan itu.


Harusnya mereka pada saat itu sudah berada di tempat yang sama di dalam ruang ciptaan Isami, yang membunuh Akira hingga menjadi roh, namun begitulah mereka yang pada waktu itu tidak bisa berinteraksi dengan mahluk yang tak berwujud, maka hanya antara Akira dan Alsian inilah yang saling berkomunikasi.


Alshian ini juga yang menghidupkan nya kembali untuk pembukaan segel tiga per sepuluh, dan sebenarnya Akira tidak mati, mungkin bagi orang biasa itu jelas mati, namun roh dan jiwa nya masih ada, seharusnya dia bisa mengambil tubuh orang lain kapanpun dia mau, atau selama apapun itu.


Jika dia mengambil tubuh orang lain sama seperti wadah kesadarannya, itu sama saja seperti Cian yang mengambil tubuh gadis kecil itu, maka jika Akira mengambil alih tubuh orang lain dan keluar lagi setelah seratus tahun, maka orang itu hanya akan merasa seperti bangun dari tidur yang sangat panjang.


Kenyataannya, dia tidak menua, tubuhnya di kontrol oleh mahluk lain, dan ketika dia bangun dalam waktu selama itu, mungkin dunia, pemandangan, keluarga yang dia kenal sudah berbeda, karena dia berada di zaman yang tidak dia ketahui di masa depan dan sudah mencapai ke sana.


"Lalu, Cian? bagaimana dengan teknik wanita itu? yang sebelumnya kita temui, apakah kamu berhasil meniru nya?"


"Wanita itu? Asuka itu? sepertinya sedikit"


"Tunggu dulu, aku seperti pernah mendengar nama itu? tapi aku lupa dimana pernah mendengarnya" tanya Isami.


"Asuka Lloyd"

__ADS_1


"Nahh! itu dia! aku ingat sekarang!"


"Kamu mengenal nya?" tanya Irin.


"Ya, penyihir tingkat atas yang pernah ada di akademi yang sama denganku! kenapa kalian bisa tahu dia?"


"Kami bertarung dengannya"


jawab Irin.


"Bertarung? apakah kalian menang? apa yang terjadi?"


"Kami lari darinya, seharusnya aku tidak boleh membiarkannya terbunuh, maka dari itu aku harus membawa Cian pergi dari sana"


"Kalian? di buat terpojok olehnya? sepertinya dia memang cukup berbakat seperti waktu pernah menjadi angkatan senior di akademi sihir, orang-orang Lloyd itu memiliki kemampuan sihir yang baik!"


Akira: "Hei, itu sama seperti nama belakang Irin! apakah itu ada hubungannya?"


Irin: "Entahlah"


"Benar! wanita itu cukup berbahaya, aku agak lupa setelah apa yang terjadi, tapi senjata nya itu sangat hebat!"


Isami: "Senjata apa?"


Kemudian Irin menjawab juga seperti semua yang dia ketahui.


"Pistol flintlock, mungkin kamu akan melihatnya sebagai pistol jadul, namun itu adalah pistol dengan peluru sihir yang dia gabungkan, bahkan seperti peluru teknik ketiganya, aku ingat itu"


Isami: "Jangan-jangan Paradox magic bullet?!"


Cian: "Paradox magic bullet? apa itu?"


"Peluru teknik ketiganya itu, cukup berbahaya! aku tau dan mengenal teknik itu, itu akan membalik ke waktu sebelumnya yang tidak kamu sadari, dengan begitu ketika waktu kembali mundur, dia akan menyerang mu di masa lalu"


Akira: "Apa maksudnya itu?"


kemudian Isami mulai menjelaskan lagi untuk lebih rinci menurut yang dia ketahui.


"Senjata itu, ketika dia menggunakan sihir teknik ketiganya itu, peluru nya akan menyerang mu di masa lalu, ketika peluru itu berhasil mengenai mu, waktu akan terkembali ke masa sebelumnya, dan kamu sudah terluka! bahkan mati"


Akira: "Tapi, jika memang Cian berhasil meniru kemampuan itu, tidak akan kesulitan melawannya bukan?"


Isami: "Mungkin bisa di coba!"


Cian: "Semua awalnya hanya kesalahpahaman, dan Asuka ini tidak bisa di ajak berbicara hingga membuatku di kurung ke dalam kristal ungu itu! untung saja Irin datang saat itu"


Mungkin Irin dan Cian akan berencana datang lagi untuk membuat Asuka mengeluarkan semua kemampuan terhebat nya untuk di tiru, Isami dan Akira juga akan ikut dan bersembunyi di balik bayang-bayang untuk melihat pertarungan mereka, atau rencana lainnya adalah pertukaran posisi antara mereka berdua dengan Irin dan Cian.

__ADS_1


Dengan kata lain, yang membuat Asuka mengeluarkan semua kemampuan nya adalah Akira dan Isami harus bertarung dan jangan membunuhnya, hingga Irin dan Cian yang berhasil melihat semua tekniknya dan meniru nya, Akira dan Isami tidak boleh sampai membunuhnya.


__ADS_2